
...~Happy Reading~...
“Mass!” teriak Chila terkejut, namun wajah nya juga berbinar, ketika melihat kedatangan suami nya. Pasal nya, Chila baru saja hendak pergi ke bandara, namun saat baru menuruni tangga, ternyata Mike sudah lebih dulu sampai di rumah.
Tidak sabar karena langkah sang suami yang pelan, membuat Chila segera berlari dan langsung menghambur memeluk nya. Bukan, hanya memeluk, namun wanita itu juga langsung meminta gendong ke suaminya.
“Astagfirullah!” pekik Mike, meskipun ia sudah bersiap, namun tetap saja ia terkejut karena dengan tiba tiba Chila langsung loncat ke tubuh nya.
“Kenapa sudah sampai rumah? Kan Chila baru mau berangkat?” tanya Chila menatap wajah suaminya.
“Mas kan sudah bilang, kalau mas gak mau kamu kecapean,” kata Mike lalu segera mengajak istrinya untuk pergi ke kamar dengan posisi Chila yang masih berada di gendongan nya.
“Kemarin ayah telepon, katanya kamu sakit. Kenapa gak bilang hem?”
__ADS_1
“Enggak kok, hanya sedikit pusing doang. Tapi kan gapapa, buktinya tadi udah ke butik kok, lagian kenapa ayah ngadu ke kamu sih mas?” jawab Chila sedikit berdecak karena ternyata di belakang nya, ayah nya suka melaporkan keadaan nya kepada sang suami.
“Bukan mengadu, Sayang. Hanya saja, ayah khawatir sama kamu, lagian mas juga jadi gak tenang di sana kalau kamu sakit, maaf ya,” ujar Mike begitu lembut.
Kini keduanya sudah tiba di dalam kamar, Mike menurunkan Chila di atas tempat tidur dengan perlahan, lalu ia duduk berjongkok di depan nya sambil menggenggam tangan sang istri.
“Mas kayaknya capek banget ya?” tanya Chila setelah memperhatikan wajah suami nya yang terlihat begitu lelah dan sedikit kusut. Jemari tangan yang begitu lembut, mengusap wajah Mike dengan penuh hati hati, membuat sang empu nya langsung memejamkan mata.
“Mandi dulu gih, nanti Chila pijitin ya?” imbuh Chila yang langsung di balas anggukan kepala oleh Mike, laki laki itu segera bangkit dan pergi menuju kamar mandi.
“Kamu kenapa?” tanya Mike yang sudah selesai mandi dan melihat istrinya hanya berdiam diri di ambang pintu menuju walk in closed nya.
“Hah, gapapa Mas. Kok cepet banget sih mandi nya?” kata Chila malah balik bertanya.
__ADS_1
“Iya, mas capek banget mau langsung istirahat,” jawab Mike dan Chila hanya menganggukkan kepala nya, sedikit kecewa. Tentu saja, bagaimana bisa Mike mengatakan ingin langsung istirahat saja, setelah sekian lama mereka berjauhan.
Namun, Chila berusaha untuk mengerti, bahwa suami nya memang sedang kelelahan.
“Mas gak mau makan dulu? Atau sholat?” tanya Chila ketika Mike sudah selesai memakai baju nya dan ikut menghampiri Chila di atas tempat tidur.
“Tadi Mas sudah sholat di bandara. Dan sudah makan juga,” jawab nya, dan langsung mengambil posisi, yakni tidur di pangkuan sang istri.
Inilah yang paling di sukai oleh Mike sejak dulu. Ia sangat suka bila tidur di pangkuan istrinya, dengan kepala yang terus di usap usap lembut.
“Mas kangen banget di manjain gini,” gumam nya setengah mengantuk, hingga membuat wanita itu terkekeh.
“Jangan pergi lagi Mas, Chila gak mau di tinggal lagi,” kata Chila pelan, namun masih terdengar oleh Mike. Dan seketika itu juga, Mike langsung kembali membuka mata nya dan menatap sang istri.
__ADS_1
“Kamu kenapa?” tanya Mike mengerutkan dahinya seolah tak suka mendengar ucapan istrinya.
...~To be continue .......