
...~Happy Reading~...
Hari demi hari berlalu, harapan tak seindah kenyataan, itulah yang saat ini di rasakan oleh semua orang. Bila Dokter mengatakan, paling lambat dua hari Chila akan sadar. Namun, nyatanya hingga kini Chila masih belum juga sadar dari tidur panjang nya.
Terhitung sejak kelahiran baby Yusuf, kini sudah hampir dua bulan. Bahkan, kini kaki Mike sudah bisa berjalan normal seperti biasa. Namun sang istri masih juga belum mau membuka mata. Dan seperti biasa, setiap jam makan siang, pasti Mike akan datang ke Rumah sakit untuk mengunjungi istri nya.
“Assalamualaikum, Ya zaujatii. Sampai kapan kamu akan terus menghukum ku, hem? Apakah luka yang sudah ku torehkan, sangat dalam dan sulit untuk di sembuhkan? Maafkan aku, aku benar benar sudah menyesal. Aku mohon, bukalah mata indah mu itu, lihat lah putra kita, dia sangat ingin bertemu dengan mu.” Bisik Mike di telinga Chila, seraya menggenggam jemari tangan nya.
“Besok, weekend. Aku akan membawa Yusuf kemari, apa kamu juga ingin bertemu dengan nya?” tanya Mike yang selalu tidak mendapatkan respon apapun.
Ia menghela napas nya berat. Meskipun tidak mendapatkan respon, tapi ia berharap bahwa Chila bisa mendengar suara dan kata kata nya. Laki laki itu melihat lagi jam di pergelangan tangan nya. Sudah hampir satu jam dirinya berada di sana.
“Aku akan kembali ke kantor. Dan besok pagi aku baru bisa kembali kesini, maafkan aku. Bukan ingin mengabaikan mu, hanya saja aku harus mengurus Yusuf juga. Segeralah bangun, agar kita bisa merawat dan mengasuh Yusuf sama sama, cup.” Uap Mike lagi di akhiri dengan sebuah kecupan hangat di kening Chila.
Mike bangkit dan segera keluar dari ruang perawatan Chila. Sebentar lagi, mungkin bunda Anna atau mami Renata yang akan datang untuk menemani Chila. Mereka memang sering bergantian setiap hari nya. Begitupun dengan para ayah.
__ADS_1
...🍁🍁🍁...
Kini semua permasalahan sudah usai. Bahkan, pelaku utama pun sudah berhasil di tangkap oleh kepolisian, tentu saja setelah Vino mengancam. Bila memang keadilan tidak bisa di tegakkan, maka dia sendiri yang akan menegakkan, atau menghukum Brahma dengan caranya.
Tak hanya para orang tua yang maju, melainkan para sahabat Chila, juga ikut maju. Terlebih Clayton dan lagi lagi Davis sampai di utus kembali ke Indonesia hanya demi kasus yang menimpa Chila.
“Dasar bodoh! Apa gunanya kau belajar selama ini, bila akhirnya aku juga yang harus turun tangan!” seru Davis begitu marah kepada Miyya, karena sudah lalai dan tidak bisa menyelesaikan masalah.
“Jangan kau menyalahkan nya. Biar bagaimana pun, ini salah mu!” sahut Clayton yang melihat Davis memarahi bawahan nya.
“Ya salah mu mengutus dia. Harusnya kamu mengutus pengawal lain!” balas Clayton seketika membuat Davis menghela napas nya kasar.
“Sudahlah, lebih baik kalian kembali saja ke Italia. Urusan disini sudah usai semua, dan biar aku sendiri yang memastikan si Brahma membusuk di penjara. Atau aku akan membawa nya ke Shie Shien, nanti.” Ucap Clayton, menatap dua orang di depan nya.
“Saya juga kembali? Bagaimana dengan Nona Arsy?” tanya Miyya mengerutkan dahi nya.
__ADS_1
“Tidak apa, dia sudah banyak yang menjaga disini. Lebih baik kalian fokus dengan pekerjaan kalian,” kata Clayton menghela napas nya berat, “Bukankah bulan depan akan ada operasi lagi? Apa kalian sudah mengecek nya?”
“Aku sudah menyiapkan semuanya. Dan aku yakin, ini akan menjadi operasi terakhir buat mereka,” jawab Davis dengan senyum menyeringai.
“Bagus, aku suka cara kerja kamu. Sekarang lebih baik kalian pergi,” usir Clayton dari dalam ruang kerja nya, “Ah iya, kalian pakai pesawat umum saja. Karena aku dan Shiena akan pergi babymoon. Jadi aku tidak mau menunggu,” imbh Clayton.
“Kapan kau pergi?” tanya Davis langsung menatap datar pada Clayton.
“Minggu depan!” jawab nya santai.
Seketika itu juga, Davis langsung memejamkan mata nya erat. Ingin mengumpat kasar pada sosok bos sekaligus sahabat nya tersebut. Ia akan pergi minggu depan, sementara bila ia menggunakan pesawat pribadi itu untuk mengantarkan nya ke Italia, paling lambat tiga hari pesawat itu sudah berada di Indonesia. Tapi Clayton malah melarang nya dan menyuruh nya menggunakan pesawat umum.
Bukankah itu namanya bos sekaligus sahabat lucknat? Umpat Davis dalam hati.
...~To be cntinue ......
__ADS_1