Bukan Surga Impian

Bukan Surga Impian
Usaha Davis


__ADS_3

...~Happy Reading~...


“Davis, aku ingin pergi sebentar, sebentar saja,” ucap Chila menatap laki alki yang berdiri di sudut ruangan tempat nya di rawat.


“Apa kau tidak mendengar perkataan dokter Liana?” tanya Davis dengan wajah datar nya.


Kondisi janin Chila benar benar sangat lemah. Bahkan lebih buruk dari minggu kemarin, itulah sebab nya wanita itu harus kembali di rawat dan bed rest. Chila tidak di perbolehkan untuk beranjak dari brankar nya, bahkan untuk buang air sekalipun dokter melarang.


“Davis ... “


“Aku disini bukan karena kamu Ar, tapi karena papi mu! Aku dan Clayton hanya membantu papi dan ayah kamu. Tidak ada maksud apapun atau ikut campur urusan kamu dan suami mu. Tapi—“


“Aku tahu Vis, aku tahu akan hal itu, terimakasih,” ucap Chila segera memotong ucapan Davis, “Tapi untuk sekali ini saja. Izinkan aku bertemu dengan nya sebentar.”


“Biarkan dia yang kemari! Dokter Liana tidak mengizinkan mu untuk keluar!” Balas Davis dengan cepat.


Laki laki itu langsung keluar dari ruangan Chila dan menuju ruangan dimana Mike di rawat. Sebenarnya, Davis merasa lega karena pada akhirnya Chila mau menemui suaminya. Namun, ia juga sedikit kurang yakin, bahwa Chila akan menurunkan ego nya.

__ADS_1


Meskipun Davis baru bertemu dan mengenal Chila selama beberapa bulan, namun ia bisa mengerti bagaimana karakter Chila. Wanita itu begitu egois, namun juga lemah. Selalu berpura pura kuat dan tegar demi orang lain, tanpa pernah memikirkan kehancuran nya sendiri.


Dan memang benar, ini bukan urusan nya. Namun, Davis merasa sedikit kesal dan geram dengan sikap rumah tangga orang di sekitar nya.


Belum selesai urusan nya mencarikan anak dari sahabat bos nya yang hilang entah kemana, kini dirinya sudah mendapatkan tugas lagi untuk menjaga istri orang.


Bukankah Clayton sangat mengadi ngadi? Batin Davis berdecak kesal.


‘Mengapa orang berumah tangga sangat rumit. Bukan hanya Clayton dan Shiena. Edward juga istrinya, anak yang hilang, dan kini Arsy dengan suami nya. Astaga, sepertinya aku harus meminta predikat sebagai pemecah masalah rumah tangga rang lain!” gumam Davis terus menggerutu dalam hatinya.


‘Aku bersumpah tidak akan mau menikah! Sangat merepotkan!’ decak nya saat membuka pintu ruangan Mike.


‘Aku menyuruh mereka untuk memberikan mu sedikit pelajaran, bukan sebanyak ini!’ keluh Davis langsung memijit pelipis nya yang semakin terasa berdenyut.


Harapan tak sesuai kenyataan. Davis hanya mengatakan pada anak buah nya untuk sedikit memberikan pukulan. Namun ternyata luka yang di alami Mike cukup parah dari dugaan nya.


Bila boleh memilih, mungkin Davis akan memilih untuk berurusan dengan para musuh nya. Berperang dan membasmi sesama mafia, daripada harus ikut campur dalam urusan rumah tangga orang lain.

__ADS_1


Eugghhh!


Ternyata pendengaran Mike masih sangat tajam, untuk merasakan kehadiran seseorang. Laki laki itu mengerjapkan mata nya dan menatap ke arah Davis yang berdiri di sebelah nya.


“Dimana istriku?” tanya Mike langsung to the point seraya meringis menahan rasa sakit di sekujur tubuh nya.


“Apa kau ingin bertemu dengan nya?” kata Davis datar, “Untuk apa? Untuk memberikan nya luka lagi?”


Memang benar Davis ingin Chila dan Mike kembali bersatu. Namun, Davis juga harus memastikan bahwa keinginan nya adalah pilihan yang tepat. Maka dari itu, dia selalu bersikap datar dan dingin, seolah menolak keras pertemuan mereka, padahal dalam hatinya ia merasa lega.


“Aku mohon, aku harus bertemu dengan nya. A—aku shhhh!” Mike sadar, bahwa ia tidak akan bisa melawan laki laki itu dengan kekerasan.


Semakin ia memberontak dan mementingkan ego nya, dia akan semakin sulit untuk bertemu dengan Chila. Dan kini, ia benar benar memohon kepada orang yang tidak ia kenal, agar bisa bertemu dengan istri nya. Menurut nya, hanay dengan itu, dirinya bisa bertemu dengan Chila. Terlebih kini kondisi tubuh nya sudah sangat kacau.


“Aku ingin tahu, apa yang akan kau lakukan bila bertemu dengan nya? Apakah kau akan menyetujui surat gugatan itu? Kalau iya, aku akan membawa mu ke sana.” Ucap Davis yang seketika membuat mata Mike kembali membola.


“Tidak akan pernah! SShh aku tidak akan pernah menandatangi surat sialan itu! Sampai aku mati sekalipun, aku tetap akan mempertahankan rumah tangga ku! Aku tidak tahu siapa kamu! Tapi aku mohon, pertemukan aku dengan istri ku. Biarkan aku bicara dengan nya, hanya sebentar!” pinta Mike untuk kesekian kali nya benar benar memohon kepada Davis.

__ADS_1


...~To be continue .......


__ADS_2