
‘Seorang anak yang masih berumur sepuluh tahun, di temukan tergeletak di pinggiran sungai Thames. Di duga, dia adalah korban pelecehan dan kekerasan, karena di temukan beberapa luka pada tubuh nya.’
Seorang laki-laki yang tengah meneguk wine yang ada di gelas nya. Ia menatap tajam pada layar televisi yang memberitahukan berita yang sangat membuat nya marah. Seketika itu juga, ia langsung melemparkan gelas yang ia pegang itu kepada beberapa penjaga yang berdiri tak jauh dari nya.
Pyarrrr!
“Bagaimana bisa, kalian kehilangan dia! Jawab!” bentak nya begitu marah dan langsung menatap tajam pada para pengawal nya.
“M—maafkan kami Tuan, kami—“
“Segera temukan anak itu, dan jangan sampai nama ku sampai tercium oleh polisi!” kata laki-laki itu langsung memotong ucapan pengawal nya, lalu memilih untuk bangkit dan pergi.
🍁🍁🍁
Beberapa tahun kemudian ...
“Skyla, cepat!” teriak seorang gadis berambut ekor kuda itu begitu kesal karena menunggu sahabat nya yang begitu lama untuk membeli minuman.
__ADS_1
Tak berapa lama, seorang gadis berambut pendek sebahu dengan bando warna ungu serasi dengan baju olah raga milik nya, langsung duduk di sebelah gadis yang tadi meneriaki nya dengan memberikan nya minuman botol yang dingin.
“Pelajaran ini paling menyebalkan dalam sejarah!” cetus gadis bernama Skyla itu langsung memanyunkan bibir nya kesal.
“Why?” tanya gadis berekor kuda itu mengerutkan dahi, “Padahal ini pelajaran paling menyenangkan.” Imbuh nya seraya menatap langit yang begitu cerah di atas sana.
“Ini sangat melelahkan, Alina!” keluh Skyla langsung menghela napas nya panjang, “Kalau boleh memilih, aku lebih suka pelajaran di dalam kelas. Adem dan juga tenang, daripada disini. Kita harus lari larian dan sumpah ini sangat panas!”
“Kau itu terlalu banyak mengeluh, ckckck!” kata Alina menggelengkan kepala nya, “Sudahlah, ayo kita ganti baju!”
Jam pelajaran olah raga sudah usai sejak beberapa menit yang lalu. Di saat, semua siswa dan siswi langsung berhambur untuk berganti pakaian, namun berbeda dengan Alina dan Skyla, yang justru memilih untuk istirahat dan membeli minuman. Dan setelah beberapa saat, di rasa toilet sudah tidak antri, barulah kedua gadis itu memilih untuk berganti pakaian.
“Aduuhhh!” pekik Alina yang tubuh nya langsung terhempas ke lantai saat tanpa sengaja ia bertabrakan dengan seseorang.
“Alin, kamu gapapa?” tanya Skyla segera membantu sahabat nya.
“Sakitt!” keluh Alina memanyunkan bibir nya kesal, terlebih saat ia mendongakkan kepala nya dan menatap siapa yang sudah ia tabrak, “Bisa gak sih itu badan di kecilin! Atau, paling enggak di empukin dikit, biar gak sakit kalau nabrak orang gini!” seru nya dengan ketus.
__ADS_1
“Heran, ada gitu dada manusia yang keras banget kaya beton gitu!” imbuh nya saat sudah berdiri.
Sementara itu, laki laki yang tadi menabrak Alina hanya mampu menatap gadis itu dengan datar tanpa berniat untuk menolong nya.
“Udah salah, bilang maaf kek, bantuin kek. Bukan diem aja kaya gini, bisu?” cibir Alina kembali mendengus.
“Sudahlah Lin, ayo kita pergi saja.” Kata Skyla sedikit berbisik.
“Iya , kamu benar La. Lebih baik kita pergi, daripada nanti kita ketularan bisu kaya dia!” ucap Alina dengan ketus dan menatap laki laki itu begitu sinis.
Baru saja beberapa langkah Alina dan Skyla berjalan melewati laki laki itu, tiba tiba langkah nya harus terhenti saat Alina merasakan tangan nya ada yang menahan.
“Pulang bareng aku!” ucap nya datar dan singkat, lalu tanpa menunggu jawaban dari Alina, laki laki itu segera pergi begitu saja meninggalkan kedua gadis yang masih terdiam melongo.
...~To be continue .......
Hayoo gimana ya kelanjutan nya. Jangan lupa mampir yah.. Klik profil Mommy dan masuk ke kamar Yasha dan Reva 🥰🥰🥰 Masih anget dan baru banget 🥰🥰
__ADS_1