
...~Happy Reading~...
“Sayang ... “ panggil Mike ketika memasuki kamar nya, untuk mencari keberadaan istrinya.
“Iya Mas, Chila disini,” jawab Chila yang tengah berada di dalam walk in closed kamar suaminya, “Ada apa apa?”
“Kamu ngapain?” tanya Mike ketika sudah sampai di depan istrinya.
“Enggak, hanya mau membereskan ini sedikit. Ada apa? Mau pulang sekarang?” tanya Chila menatap bingung pada suami nya, sudah dua hari ini mereka menginap di rumah orang tua Mike, dan rencana nya memang sore ini akan pulang. Tapi, mereka biasanya akan pulang setelah makan malam. Dan kini waktu masih sangat sore.
“Ada yang mau aku bicarakan sama kamu,” ucap Mike lalu ia menarik tangan istrinya dan mengajak nya untuk duduk di tempat tidur.
“Ada apa?” tanya Chila, kini ia sudah duduk di depan suaminya di atas tempat tidur.
“Ada masalah dengan perusahaan yang di Jerman, aku harus ke sana. Kalau untuk sementara kamu disini bagaimana? Aku khawatir kalau kamu di rumah sendirian,” tutur Mike dengan sangat hati hati, “Setidaknya disini ada kak Michele dan mama.”
“Hemm,, berapa lama?” tanya Chila, seketika itu juga wajah nya nampak berubah menjadi murung.
__ADS_1
Bagaimana tidak, mereka baru pulang dari berbulan madu, dan kini hendak di tinggal lagi. Tentu saja akan berat untuk Chila, ingin ikut namun ia juga tidak mau mengganggu bila urusan pekerjaan.
“Aku belum bisa memastikan nya.” Ucap Mike menggenggam tangan Chila dengan begitu lembut, “Aku akan pergi besok pagi sama kak Aldi.”
Dengan Om Aldi, sangat tidak mungkin bila Chila ingin ikut. Apakah dirinya berlebihan bila selalu ingin berada di dekat suaminya? Huhh, ingin rasanya Chila menangis saat ini.
“Hey jangan sedih gitu dong. Jangan buat aku berat untuk pergi,” tutur Mike lembut dengan menghapus air mata Chila yang sudah mulai menetes membasahi pipi nya.
“Tapi jangan lama lama,” cicit nya begitu lirih menahan isak tangis.
Chila tidak menjawab, ia hanya menganggukkan kepala nya saja. Dan semakin mengeratkan pelukan nya. Rasanya sungguh berat saat harus berjauhan atau LDR. Apalagi, keduanya terbilang masih sangat baru dalam berumah tangga.
“Jadi kita gak pulang nih?” tanya Chila memastikan sekali lagi.
“Iya, kita disini saja. Karena besok pagi aku harus berangkat pagi, maaf ya,” ucap Mike lagi dengan penuh rasa bersalah.
“Kayaknya Chila yang harus meminta maaf,” gumam gadis itu lirih dan masih menundukkan kepala.
__ADS_1
“Kenapa?” tanya Mike menarik dagu istrinya dan mengangkat nya agar menatap ke arah nya.
“Maaf karena tidak bisa memberikan hak kamu malam ini,” cicit Chila menggigit bibir bawah nya.
“Udah datang?” tanya Mike sedikit kecewa,“Tapi tadi pagi belum ada?”
“Baru saja siang tadi.” Gumam Chila menghela napas nya berat, “Makanya jangan lama lama di sana nya.” Imbuh wanita itu seraya mengusap lembut dada bidang suaminya.
“Semoga, dalam satu minggu semua urusan nya sudah selesai. Pas saat itu tamu kamu udah pergi, cup.” Bisik Mike denan gemas dan langsung mengecup pipi Chila.
“Iiiihh geli tau, modus!” pekik Chila langsung tergelak ketika suaminya malah mengangkat tubuh nya dan menggelitik pinggang nya.
Sejak menikah dengan Chila dalam beberapa bulan ini. Sikap Mike yang dingin dan cuek, perlahan mencair dan lebih sering tersenyum bahkan tertawa. Mama Crystal dan Michele pun turut ikut bahagia karena merasa bahwa usaha mereka menjodohkan keduanya tidaklah sia sia. Karena terbukti, mereka lebih sering mendengar suara Mike dan tawa lepas nya.
‘Emang dari waktu masih tuyul, gue udah feeling kalau mereka itu akan berjodoh. Ya Allah, terimakasih, adikku dan anakku bersatu,’ gumam Michele terkekeh ketika melewati pintu kamar Mike dan mendengar suara gelak tawa dari dalam nya karena pintu Mike yang tidak tertutup rapat.
...~To be continue .......
__ADS_1