Bukan Surga Impian

Bukan Surga Impian
Pertengkaran


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Setelah menempuh perjalanan beberapa saat, kini Mike dan Chila sudah tiba di apartemen. Apartemen yang seharusnya Chila datangi, apartemen yang di katakan sebagai tempat tinggal Mike. Namun, Chila tidak tahu apakah benar suaminya tiur dan tinggal di apartemen itu atau di mansion bersama Els.


"Apa hubungan mu dengan laki laki tadi?” tanya Mike to the point, seketika menghentikan tangis Chila, “Jawab!”


“Dia suami dari sahabat Chila, Mas. Memang nya mas berharap kami memiliki hubungan apa, hah?” kata Chila balik bertanya, sungguh ia tidak habis pikir mendengar pertanyaan itu muncul dari mulut suami nya.


“Kalau dia suami dari sahabat kamu, kenapa kamu berpelukan dengan nya? Kenapa kau pergi dengan nya sampai sini? Berduaan!” ucap Mike menahan amarah nya.


“Astagfirullah, Mas. Apakah kamu cemburu sama Clayton?” tanya Chila semakin tak habis pikir.


“Apakah kamu lupa status kamu hah! Kamu itu perempuan, bersuami. Kenapa kamu bisa pergi dengan laki laki lain? Apakah kau sudah bosan dengan ku? Apakah kau benar ingin berpindah kapal untuk mengantarkan mu berlayar hingga akhir? Jawab Chila, jawab!” bentak Mike dengan penuh emosi dan mencengkram tangan Chila.

__ADS_1


“Mas, kamu marah karena aku dan Clayton. Atau kamu marah karena aku datang kesini dan mengetahui kebohongan kamu?” tanya Chila meringis menahan sakit di pergelangan tangan nya. Bukan hanya pergelangan tangan nya yang sakit, namun perut nya juga masih terasa semakin sakit.


Deg!


Dan seketika itu juga, Mike langsung melepaskan tangan Chila. Benar, ia marah bukan karena melihat istrinya bersama laki laki lain.


Namun ia marah pada keadaan yang membuat nya semakin berantakan. Ia tidak menyangka bahwa pada akhirnya, Chila bisa datang ke jerman. Dan di saat yang bersamaan, keadaan Els kritis, hingga membuat pikiran Mike semakin kacau. Ia tidak tahu harus marah ke siapa, jadilah ia melampiaskan amarah nya kepada Chila.


“Kenapa Mas? Kenapa kamu mempermasalahkan aku dan Clayton? Kenapa kamu tidak coba bertanya, mengapa aku bisa disini? Dan sejak kapan aku disini? Atau bagaimana aku bisa bertemu dengan Clayton? Kenapa kamu harus menghajar nya dengan tiba tiba dan membentak ku seperti ini? kenapa mas? Tidak bisakah kau berbicara lembut sedikit padaku? kenapa harus dengan seperti ini?Hiks hiks.” gumam Chila terisak seraya menahan rasa sakit di hati dan juga fisik nya.


“Bagaimana aku tidak ingin lompat, bila saat di tengah kita berlayar dan menguras air yang masuk ke dalam kapal itu, justru kamu dengan sengaja menabrakkan kapal kita ke sebuah batu karang. Sehingga membuat kapal tak lagi hanya retak dan bocor. Melainkan juga hancur di tengah samudra. Bagaimana aku tidak mencari kapal lain, saat nahkoda yang ku harapkan akan menolongku agar tidak tenggelam di dalam kapal, justru memilih pergi untuk berlayar sendiri!" Balas Chila semakin terisak, “Apakah kamu ingin melihat ku tenggelam bersama kapal itu sendiri Sementara kamu sudah menyelamatkan diri bersama masa lalu mu? Jawab Mas?” Pekik Chila meluapkan segala emosinya.


Untuk pertama kalinya Chila berkata kasar dan tinggi. Sejujurnya ia juga tidak mau, namun rasa sakit yang ia rasakan, terus mendorong nya untuk bisa meluapkan semua amarah nya. Walaupun menurut segelintir orang, teriakan Chila tak berarti apa apa.

__ADS_1


Untuk sesaat, Chila menarik napas nya dalam, “Awalnya, Chila berfikir, cinta itu akan hadir dengan seiring berjalan nya waktu. Tapi ternyata Chila salah. Bagaimana cinta itu akan hadir, bila kamu tidak bisa melepaskan masa lalu kamu, Mas. Kamu masih sangat mencintai kak Els, lalu kenapa harus menikahi Chila saat itu?”


“Bagaimana tawaran tante Felly? apakah kamu akan benar menikahi kak Els? Kalau begitu bagaimana kalau kita bercerai?” tanya Chila dengan menggigit bibir bawah nya, karena rasanya semakin sesak, "Daripada Mas terus berbohong dan menambah dosa. Lagipula Mas tidak pernah mencintai Chila, mas masih mencintai kak Els dan mas juga lebih banyak menghabiskan waktu bersama nya.”


“Segitu ingin kah kamu bercerai dari ku?” tanya Mike yang langsung menatap tajam pada Chila, selah tidak terima mendengar kata perceraian dari mulut istri nya.


“Bukan Chila yang ingin bercerai, tapi mas sendiri yang menginginkan itu!” jawab Chila semakin berseru. Siapa yang menginginkan perceraian dalam rumah tangga? Tapi bila memang tidak ada cinta yang menyerta di dalam nya, untuk apa di pertahankan? batin Chila.


Prannngg!


“Katakan kalau kau ingin bercerai dariku Chila. Katakan!” bentak Mike lagi semakin emosi dan langsung menendang meja kaca di depannya hingga pecah berhamburan. “Maka saat itu kamu akan melihat sisi buruk ku!”ancam nya dengan menggertakkan gigi nya dan menatap tajam pada Chila.


Napas nya semakin memburu, karena ia tidak menyangka bahwa Chila bisa meminta perceraian padanya.

__ADS_1


...~To be continue ......


__ADS_2