
...~Happy Reading~...
“Euugghh!” Mike mulai membuka mata nya dengan perlahan, merasakan sebagian tubuh nya yang begitu sakit luar biasa.
Farel dan Crystal yang mendengar suara putra nya, segera bergegas mendekat. Tak lupa, Farel juga menekan tombol darurat untuk memanggil dokter agar segera memeriksa putra nya.
Dua hari Mike tidak sadarkan diri. Dan dokter mengatakan bila sampai lebih dari tiga hari Mike tidak sadarkan diri, maka besar kemungkinan dia akan mengalami koma yang cukup lama.
“Alhamdulilah, akhirnya kamu sadar juga, hiks hiks Mama takut, Mama takut,” ucap Crystal terisak seraya memeluk putra nya.
Ya, Crystal juga masih begitu takut melihat Mike mengalami koma. Karena belum lama, laki laki itu juga sempat koma selama satu minggu akibat di berikan pelajaran oleh Rasya.
Meskipun Crsytal tidak membenarkan apa yang di lakukan oleh Mike saat itu, namun sebagai seorang ibu, ia tetap merasa takut bila harus kehilangan anak.
“Ma, Chila mana. Chila Ma ... “ gumam Mike meringis menahan rasa sakit di kepala dan badan nya, namun ia masih tetap mengingat dan memikirkan keadaan istri dan anak nya.
__ADS_1
“Putra kamu sudah lahir, dia baik baik saja dan sangat tampan, seperti mu. Sekarang, kamu fokus dulu untuk istirahat ya, agar kamu bisa segera bertemu dengan mereka, ya.” Jawab mama Crystal sedikit menahan rasa sesak.
“Ma, bagaimana keadaan Chila? Mike harus bertemu mereka dulu Ma, Mike harus—arrrkkkhhh!” Pekik nya saat berusaha untuk bangun, namun justru kepala nya semakin sakit.
“Mike, tenang dulu. Mereka baik baik saja, Mama mohon, kamu tenang.”
Cklek!
Mendengar suara pintu yang di buka, membuat ketiga orang itu langsung menoleh dan melihat seorang dokter dan perawat yang datang untuk memeriksa kondisi Mike.
“Apakah saya lumpuh?” tanya Mike dengan ekspresi wajah datar nya.
“Tidak! Kaki anda akan baik baik saja, hanya untuk sementara lebih baik anda memakai kursi roda atau tongkat,” jelas Dokter memberikan saran.
“Apa guna nya kaki bila tidak boleh di gunakan untuk jalan?”
__ADS_1
“Bukan begitu maksud saya, hanya—“
“Dan dimana istri dan anak ku!” tanya Mike lagi yang langsung menatap tajam pada dokter, hingga membuat dokter dan perawat itu terdiam seraya melirik ke arah Farel dan Crystal.
“Dimana anak dan istri ku!” seru Mike seraya menahan rasa sakit nya, “Berikan aku kursi roda! Aku akan mencari mereka!” imbuh Mike dengan menahan rasa tak sabar.
“Mike ... “ tegur papa Farel menggelengkan kepala nya.
“Pah! Mike hanya ingin bertemu mereka, Mike ingin memastikan mereka baik baik saja! Pa, Mike mohon!” pinta Mike benar benar menatap ayah nya dengan tatapan penuh permohonan.
“Tapi kamu baru sadar, keadaan kamu masih kaya gini. Besok pagi, setidaknya kamu harus istirahat sebentar, oke!” kata papa Farel mencoba memberikan pengertian pada Mike.
“Enggak Pa! Mike mau bertemu mereka, Papa tahu bagaimana Mike menantikan kelahiran anak kami, Papa tahu bagaimana kami menunggu hari bahagia ini, Mike mohon Pa, bawa Mike bertemu mereka.”
Akhirnya, mau tak mau Farel membiarkan Mike untuk menemui Chila dan anak nya. Sebenarnya, bukan Farel tidak mengizinkan atau tidak mau Mike bertemu dengan keluarga nya. Farel hanya ingin Mike fokus pada kesembuhan nya dulu, karena laki laki itu baru saja membuka mata, dia baru sadar dari koma.
__ADS_1
...~To be continue ......