Bukan Surga Impian

Bukan Surga Impian
Rasa sakit Chila


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Hingga beberapa saat, Chila masih tidak mau membuka suara untuk masalah yang ia hadapi. Dan juga karena Claire yang terus menangis karena sudah mengantuk, akhirnya dengan berat hati Shiena dan Clayton segera pamit pulang, atau kembali ke Hotel.


“Ar, kalau ada apa apa langsung telfon aku ya. Plis, besok pagi aku kesini lagi,” ucap Shiena mengusap wajah Chila dengan lembut.


Chila tidak menjawab, ia hanya menganggukkan kepala nya dan menatap ke arah Shiena, “Terimakasih ya Na. Kamu sudah membantu ku, aku gak tau bagaimana kalau tadi tidak ketemu kalian. Terimakasih Clay,” imbuh nya menatap ke arah Clayton.


“Anty gak maacih cama Laier?” tanya gadis kecil itu dengan polos nya hingga membuat Chila sedikit tersenyum walau air mata nya masih membahasi wajah nya.


“Anty gak buleh nais ya. Halus senyum telus, bscok kalu Laire udah bangun bobo na, Laire cini lagi cama Mami, hoaamm,” ucap Claire dengan sok bijak dan menguap karena memang sudah sangat mengantuk.


Setelah ruangan nya sepi, Chila kembali merebahkan kepala nya di bantal, ia menatap langit langit kamar perawatan nya dengan tatapan yang sulit di artikan. Tangan nya terulur untuk mengusap pada perut nya yang sejak tadi terasa begitu sakit.

__ADS_1


Bayangan akan bayangan, dimana dokter mengatakan kondisi nya membuat hatinya seakan terasa sesak. Seharusnya ia bahagia, namun rasa bahagia itu seolah hilang saat melihat suami nya yang sudah membohongi nya.


‘Ya Allah kenapa harus seperti ini?’ gumam Chila dalam hati nya ingin menjerit.


Chila mengambil ponsel nya dan melihat jam yang sudah menunjuk angka tiga dini hari waktu Jerman. Ia menarik napas nya panjang, rasa penasaran nya masih belum hilang, mengapa suami nya bisa berada di rumah sakit bersama Els.


‘Sayang, kuat ya?’ gumam Chila dalam hati sambil mengusap perut nya dan mulai berjalan keluar ruangan.


Ya, Chila di nyatakan hamil oleh dokter. Dan rasa sakit yang ia rasakan adalah kontraksi akibat terlalu lelah dan stres. Dokter mamaklumi itu karena mendengar dari pengakuan Chila yang baru saja datang dari Indonesia, habis melakukan perjalanan jauh, jadi dokter menyarankan agar Chila banyak istirahat saja.


Deg!


Langkah kaki Chila terhenti tepat di sebuah tikungan lorong, dimana di balik dinding nya itu adalah ruang perawatan Els, mungkin. Karena Chila bisa melihat ada om Aiden, tante Felly dan juga Mike.

__ADS_1


“Tante mohon Mike,” ucap tante Felly menggenggam tangan Mike dan terus memohon.


“Tante ... “ Mike mencoba melepaskan tangan tante Felly, begitu pun dengan om Aiden, namun tante Felly terus menggelengkan kepala nya sambil menangis terisak.


“Hanya sebentar Mike. Umur Els tidak akan lama lagi, dan kamu tidak perlu mengatakan itu kepada istri mu,” pinta tante Felly, yang membuat jantung Chila semakin berdetak begitu kencang.


Tidak perlu mengatakan padanya? Mengatakan apa? Batin Chila bertanya tanya. Belum hilang rasa keterkejutan nya, tiba tiba ia melihat sosok seseorang yang sangat ia kenal tengah berlari menuju ke arah Mike dan tante Felly.


Deg!


‘Ya Allah kejutan apa lagi ini?’ gumam Chila langsung menutup mulut nya dengan kedua tangan. Air mata nya semakin mengalir deras, ia benar benar merasa sangat di bohongi. Bukan hanya suami nya, melainkan orang yang sangat ia percaya, ternyata juga mengetahui kedekatan Mike dan Els.


‘Mama hiks hiks hiks.’ Gumam Chila dalam hati nya dan langsung menggigit bibir bawah nya agar suara isak tangis nya tak terdengar oleh siapa pun.

__ADS_1


...~To be continue ......


...Mom kasih 2 bab, jadi jangan lupa tinggalin jejak ya 🥰🥰...


__ADS_2