Bukan Surga Impian

Bukan Surga Impian
Indonesia


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Setelah menempuh perjalanan cukup lama, kini akhirnya Chila dan Mike serta Miyya sudah tiba di Bandara internasional Soekarno Hatta. Selama dalam pesawat, Chila duduk bersebelahan dengan Mike.


Dengan laki laki itu yang terus mengusap usap perut nya, karena hanya itu yang bisa membuat bayi dalam kandungan nya tenang. Sementara Chila, Wanita itu hanya bisa banyak diam dan terus melantunkan dzikir dalam hati nya.


Pada akhirnya, selama hampir enam bulan lama nya ia pergi, kini akhirnya ia kembali. Ia berharap, ujian nya selesai, dan semua berakhir indah.


Namun, entah mengapa, hatinya begitu sulit untuk menerima. Hatinya masih terasa begitu dingin dan gelisah. Ia belum bisa tenang, apalagi kembali ceria seperti dulu.


“Sayang!” Ayah Rasya yang sudah menunggu di Bandara, langsung memeluk putri nya saat melihat Chila berjalan dengan bergandengan tangan bersama Miyya.


Chila hanya berdekatan dengan Mike saat di dalam pesawat saja, setelah turun, Chila lebih banyak berdekatan dengan Miyya, karena ia masih sedikit risi berada di dekat sang suami.


“Assalamualaikum, Ayah,” ucap Chila tersenyum dan segera mencium punggung tangan ayah nya.

__ADS_1


“Walaikumsalam Nak, akhirnya kamu pulang,” kata ayah Rasya mengusap wajah anak nya.


“Maafin Chila, Ayah,” gumam wanita kecil itu menundukkan kepala nya.


Seolah mengerti dengan apa yang di ucapkan, Rasya hanya bisa tersenyum dan menganggukkan kepala, “Ayah hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk putri Ayah. Apapun itu ayah akan mendukung, tapi—“


Rasya sedikit melirik ke arah Mike yang berdiri di belakang Chila, “Kalau kamu sampai melakukan hal yang sama lagi, dan membuat putri ku pergi. Maka aku pastikan tangan ku sendiri yang akan menghabisi kamu, Mike.” Imbuh nya menatap tajam pada menantu nya.


“Astagfirullah, Ayah jangan begitu,” cicit Chila langsung menggelengkan kepala nya, “Chila yang salah, Chila yang terlalu kekanak kanakan. Harusnya Chila tidak kabur, ini bukan sepenuhnya salah mas Mike, jangan begitu Ayah.”


“Maaf Ayah,” kata Mike menundukkan kepala nya, membuat ayah Rasya hanya bisa menghela napas nya berat.


“Sudahlah Ras, kita pulang sekarang. Kasihan putri dan cucu kita,” ujar Vino yang sejak tadi diam kini akhirnya ia membuka suara, “Ayo sayang,” imbuh nya.


Laki laki itu segera menggandeng putri nya dan mengajak nya menuju mobil yang sudah di siapkan. Vino dan Rasya membawa dua mobil, dan kini mereka berada di dalam satu mobil. Sedangkan Mike dan Miyya serta dua supir berada di mobil satu lagi.

__ADS_1


“Pi, kok disini?” tanya Chila bingung saat ia hendak masuk ke dalam mobil yang sama dengan Mike, namun dengan cepat Vino menuntun nya dan membawa nya ke mobil di belakang.


“Papi sama Ayah masih kangen sama kamu,” jawab Vino dengan asal.


“Kita baru satu mingguan gak bertemu Pi,” jawab Chila menghela napas nya berat, hingga membuat Vino terkekeh karena niat dan rencana nya tercium oleh Chila.


Vino sengaja memisahkan keduanya karena sejujurnya ia masih belum rela bila Chila harus kembali dengan Mike secepat itu. Namun, ia bisa apa? Yang menjalan kan putri nya. Seperti yang di lakukan oleh Rasya, ia hanya bisa mendukung dan mendoakan yang terbaik.


Toh, Vino sendiri juga tidak semudah itu di bilangin. Dulu, andai orang tua nya tahu sejak awal, bahwa Renata sudah lebih dulu hamil dengan orang lain, pasti orang tua nya juga akan melakukan hal yang sama, yakni mengekang pernikahan nya dan menggagalkan nya.


Namun ternyata ia tetap kekeuh untuk mempertahankan Renata yang sudah hamil dengan rasya. Dengan sabar dan penuh perhatian, ia memberikan kasih sayang kepada Chila waktu di dalam perut. Vino tidak perduli bagaimana Renata mengkhianati nya, karena ia sangat mencintai wanita itu hingga membuat nya rela memberikan kesempatan.


Bahkan, Vino belum bisa berhubungan dengan Renata setelah menikah, ia selalu sabar menunggu hingga Chila lahir dan masa nifas Renata selesai. Baru ia menjalani rumah tangga normal. Semua itu karena cinta, seperti hal nya sekarang.


Vino memberikan kesempatan kepada Mike karena putri kecil nya itu sangat mencintai suami nya. Sekeras apapun orang lain mengekang dan melarang, pada akhirnya pasti akan kalah dengan yang menjalankan. Kini, Vino dan Rasya hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk putri kesayangan mereka.

__ADS_1


...~To be continue......


__ADS_2