
hai all jangan lupa tinggalkan vote,like &komen ya guys buat CSS tetap semangat lanjut sampai end........๐
ย
๐๐๐Cindrella step sister๐๐๐
ย
seminggu sudah Rafendra kembali dari rumah sakit,dan semua pekerjaan pria itu diserahkan seluruhnya pada Bimo dan Alex,keduanya dibantu oleh Thomas dan Jeremi wakil ketua tim elit Be.
semenjak kembali dari rumah sakit,entah karna pengaruh kehamilan atau apa,namun anggi nampak menjadi lebih feminim dan senang bermanja pada sang suami,Rafendra tentu saja senang bukan kepalang melayani segala keinginan istri cantiknya itu.
3 Bulan kemudian.............
Rafendra pria itu tak ada hentinya tersenyum penuh arti menatap sang istri yang tengah menyantap sarapannya.semenjak hamil,anggi wanita itu bertambah berisi dan semakin chabby.bukannya mengurangi pesonanya,Rafendra justru semakin jatuh pada pesona yang terpancar dari aura sang istri.
sesuai saran rekomendasi dari Dr Charles.Rafendra hari ini akan menemani istrinya untuk cek kehamilan pada Dr Susan selaku dokter spesialis kandungan yang telah direkomendasikan oleh Charles sebelumnya untuk mengetahui perkembangan buah hati Rafendra dan istrinya.
"ayo sayang kita harus segera berangkat menemui dokter Susan"ucap Rafendra membelai lembut surai panjang nan halus Anggi.
"ia Rafen sebentar aku ganti baju dulu"jawab anggi tersenyum cerah pada suami tampannya itu,Rafendra tertegun,senyuman sang istri entah kenapa selalu bertambah mempesona setiap harinya dan Rafen selalu menyukai senyuman bahagia sang istri.
"Rafen aku ingin ganti baju"ucap Anggi kesal,suaminya ini nampak tidak peka sekali.
"ganti saja sayang,aku kan tidak melarangmu"ucap Rafendra geli melihat raut kesal sang istri yang terlihat menggemaskan dengan pipi chabby itu semakin menggembung kesal.
"keluarlah dari walk in closet ini dan tunggu didalam kamar"ucap anggi kesal.
"oh ayolah aku sudah melihat semuanya sayangku"goda Rafendra menahan tawanya,ingatkanlah ia untuk bisa menahan diri agar tidak menerkam tubuh montok sang istri yang semakin menawan dengan perut yang semakin terlihat membuncit.
"keluar Rafen,jika tidak "tekan anggi sudah mulai jengkel.
"ia ia aku keluar sayang,ck untuk apa malu aku ini suamimu ,semua bagian dari tubuhmu itu adalah makananku"goda Rafen dengan senyum mesumnya.
"RAFEN DASAR SUAMI MESUM"teriak anggi jengkel.
HAHAHAHAHA
"IA SAYANG AKU JUGA MENCINTAIMU"teriak Rafendra tertawa puas hingga membuat para bawahannya mengelus dada sabar melihat kelakuan absurd bos tirani mereka yang berubah 180'bila bersama wanita cantik yang berstatus istrinya itu.
dengan sweet sleve neck Lace spliced flower pattern thicken dress berwarna abu abu membuat penampilan anggi terlihat manis,Rafendra tersenyum lebar menyambut kehadiran sang istri yang sudah ditunggunya cukup lama di ruang lobby mansion.
"wah manisnya istriku,kau sangat cantik sayang"puji Rafendra sembari mengelus pipi berisi nan halus sang istri penuh kelembutan.
Blushhhh......
perkataan Rafendra sukses membuat rona merah menjalar dikedua pipi mulus anggi,wanita itu entah kapan mulai jatuh pada segala perhatian dan pesona seorang pria arogan dan tirani seperti suaminya itu.
anggi menelisik penampilan Rafendra intens.
Deg.........
"tampan,entah bagaimana aku baru menyadari betapa sempurnanya suamiku ini,bodohnya kau anggi"batin anggi tenggelam dalam tatapan lembut penuh kasih seorang Rafendra Wiguna.
Rafendra terlihat semakin mengagumkan dalam balutan kemeja hitam yang ditutupi jas mantel berwarna coklat pastel serta celana jeans biru gelap tidak lupa sebuah jam tangan mahal melingkar elegant di lengan kokohnya.
Cup......
sebuah kecupan hangat dan singkat menyadarkan keterdiaman anggi.
"kau melamun sayang,ayo kita berangkat sekarang"ucap Rafendra menatap heran pada ekspresi wajah anggi.
__ADS_1
"i...ia "jawab anggi gugup.
Cup......Cup.......
"aku tau priamu ini memang tampan,tapi kau kan sudah menikmati semua dalam diriku jadi kenapa gugup begitu"goda Rafendra setelah mengecup kedua pipi mulus sang istri.
cup.......
cup.......
cup......
merasa gemas akan ekspresi horor nan syok istri cantiknya itu,Rafendra semakin gencar mengecupi seluruh wajah anggi yang semakin melotot horor.
"yak,berhenti Rafen "ucap anggi sedikit jengkel akan ulah jahil suaminya itu.
"hahahah ia maaf sayang wajahmu itu lucu sekali jadi jangan salahkan aku jika ingin menikmatinya selalu"jawab Rafendra tertawa tanpa dosa.
deg.......
"kenapa suara tawanya begitu terdengar menyenangkan di telinga ku,hei anak mommy apa kalian suka mendengar tawa daddy"batin anggi sembari mengelus perutnya yang mulai terlihat membuncit.
didalam mobil nampak suasana penuh kebahagiaan melingkupi Rafendra dan sang istri.tangan kekar nan besar Rafen tak berhenti mengelus sayang perut anggi pelan sangat lembut seakan ia mampu berkomunikasi dengan sang calon buah hati mereka.
"sayang ayo turun sudah sampai"ucap Rafendra lembut sembari menoel pipi tembem anggi yang entah sejak kapan bisa tertidur pulas disamping Rafendra,dan Rafendra tak menyadari itu karna sebelah tangannya sibuk mengelus perut sang istri dan sebelah lagi sibuk menyetir dengan pandangan fokus kedepan mengingat calon buah hati dan belahan jiwanya sedang ada bersamanya dalam satu mobil..
"engghh,sudah sampai"lengguh anggi dengan suara serak berusaha mengumpulkan seluruh kesadarannya.
"ia sayang ayo cepat turun"gemas Rafendra akan kelemotan sang istri.
*********
Dokter Susan nampak mengulas senyum setelah memeriksa kondisi kandungan anggi.
kini Rafendra menarik lengan anggi lembut agar duduk berdekatan dengannya,entah mengapa ,Rafendra tidak suka Berada terlalu jauh dari sang istri,bahkan keposesifan Rafendra semakin bertambah semenjak mengetahui kehamilan anggi.bahkan anggi sering merasa jengkel karna ke over protektife-an suaminya dan bahkan tidak jarang semua orang akan menyindir kelakuan absurd Rafendra dalam menjaga istrinya.namun Rafendra tetaplah seorang pria yang tak mau kalah,bahkan tidak jarang kekesalan anggi dan sindiran halus dari istrinya itu dibalas oleh kata kata manis diselingi tingkah mesumnya hingga tak jarang membuat anggi merona malu dan harus banyak menahan sabar akibat kelakuan absurd suaminya itu.
"be....benarkah bayi kami kembar dokter"ucap anggi berbinar hingga tak dapat menormalkan rasa gugupnya.
tak terasa anggi dan dr susan sudah berbincang cukup lama,dan Anggi baru menyadari satu hal,Rafendra pria itu suaminya tak bersuara sejak tadi.
dr susan dan Anggi sontak menoleh dan mendapati Rafendra tengah tersenyum lebar sembari menatap wajah sang istri.
"Rafen,kamu itu kenapa jadi kayak gak waras gini,hentikan senyuman mu itu aku takut"ucap anggi sambil menatap dr susan tak enak hati.
Rafendra melotot horor mendengar ucapan anggi,hell gak waras.istrinya ini memang wanita tega suami senang gini dibilang gak waras,mana ada pria setampan Rafendra gila.are you kidding me.
"ck,gak tau apa aku lagi senang hingga tak dapat berkata apa apa.dan jangan durhaka sama suami sendiri,masa kamu tega katain aku gak waras"kesal Rafendra,hilang sudah bunga bunga dihatinya menatap wajah seakan tak berdosa istrinya.
Anggi dan dr Susan tertawa geli melihat kekesalan seorang pria seperti Rafendra,sangat tidak mencerminkan Wiguna sekali mana kesan datar,dingin dan tak tersentuh pria itu,bersama Anggi sang istri Rafendra seperti bukan dirinya lagi.
"tidak taukah kau Valeri ku sayang betapa untuk mendapatkan dan memiliki mu itu sulit sekali,jadi jangan salahkan akan sikap overku padamu,untung cinta jadi apapun yang kau lakukan tak bisa membuatku marah padamu"batin Rafendra berteriak nelangsa.
cup.......
"sudah jangan melotot gitu,jelek tau .
ya sudah maafkan aku Rafen,sungguh aku hanya bercanda tadi,sekarang aku lapar kita pulang ya"ucap anggi memeluk manja lengan kekar Rafen dengan senyum polosnya membuat Rafendra gemas menahan diri meraup bibir manis yang tengah mengerucut manja itu.
dr Susan terkekeh geli melihat kebersamaan pasangan didepannya,wanita paruh baya itu jadi mengingat alm suaminya.
"emm terima kasih dokter,kami permisi dulu"ucap anggi sopan.
"ya sampai jumpa lagi Mrs Wiguna"balas dr susan tulus.
************
__ADS_1
"hei Alex temani aku ke dermaga ada balapan nanti malam,lumayan taruhan ya sebuah Range Rover"celetuk lingga yang datang tiba tiba mengagetkan Alex yang tengah sibuk memeriksa laporan keuangan pabrik senjata BE.
"sialan kau bocah,kau mau membuatku mati jantungan"sinis Alex jengkel.
lingga memutar bola.mata malas
"ayolah sebentar saja,aku ingin membantai si Roki itu"ucap lingga memelas.
"jangankan keluar balapan,aku ingin berkencan dengan zenit saja tak bisa,kau lihat tumpukan laporan sialan ini,kepalaku bisa pecah lama lama"kesal Alex.
"ia baiklah itu nasibmu kawan,ya sudah ku ajak saja Thomas atau Jeremi mungkin,kau tau aku dan Yura akan sekalian berkencan wah sungguh nikmat dunia.dan kau nikmati kencan dengan kertas kertas itu hahahhah"ejek lingga tanpa dosa berlalu pergi dengan tawa nistanya.
"bocah sialan,ini lagi bos ngasih kerjaan gak kira kira,nah dia enak enakan bareng Valeri.nasib bawahan malang"ucap Alex nelangsa.
ditempat lain......
"SIALAN KALIAN,MASALAH BEGINI SAJA TIDAK BISA LALU KALIAN BISA KERJA TIDAK,KALIAN SENANG MELIHAT KU JADI BULAN BULANAN BOS HAH"maki Bimo sambil melempar laporan kursa saham STAR D'ART W.CORP
nampak semua orang ketua dari setiap devisi menunduk takut melihat kemarahan tangan kanan bos besar Rafendra itu.
"dan kau Mr.Lukas kenapa perbandingan nilai pengeluaran tahun lalu dan tahun ini begitu mencolok,dan dalam laporan mu semua malah baik baik saja,apa kau mau menipu ku "tanya Bimo mencoba menahan emosinya.sudah lebih dari sebulan ia menangani masalah perusahaan tanpa kehadiran langsung sang bos,karna pria itu masih enggan meninggalkan sang istri hingga masa morning sick anggi berkurang.
"kau Mrs Fina kenapa devisi kalian belum juga membawa laporan hasil kerja sama dengan client dari jepang itu,sebenarnya kalian bekerja tidak"ucap Bimo penuh penekanan dan dalam.
"KELUAR DAN BERESKAN MASALAH INI SEKARANG"teriak Bimo emosi.waktu senggangnya terkuras habis akibat ketidak becusan para karyawan WJC hingga banyak masalah yang harus ia handle.
"bos kapan kau kembali ke kantor,lama lama aku bisa gila"ucap Bimo memijit keningnya yang tengah berdenyut sakit.
ceklek........
pintu terbuka menampilkan wajah khawatir zeline melihat wajah lelah kekasihnya itu.
bimo tersenyum senang melihat kedatangan kekasihnya itu seakan semua beban nya sedikit berkurang.
"kenapa marah marah,suaramu terdengar hingga keluar,bersabarlah sayang semua pasti baik baik saja,ayo kita makan siang aku bawa bekal untukmu"ucap zeline lembut.
bimo tersenyum lebar dan mengangguk senang.
mereka.makan dengan bekal masakan zeline dalam suasana tenang.
*******
Anggi menyuapi Rafendra yang tengah memeluknya manja dalam posisi anggi duduk dipangkuan suaminya itu.
"sayang makan yang banyak,sekarang bukan hanya kamu tapi ada anak kita juga disini butuh nutrisi"ucap Rafendra sambil menyuapi anggi dengan telaten membalas suapan dari istrinya tadi,jadilah mereka makan suap suapan dengan posisi anggi dipaksa duduk dipangkuan Rafendra suaminya.
Anggi mengusap sudut bibir Rafendra yang terkena saus dengan ibu jarinya,dan Rafendra berdesir hangat akan perlakuan anggi padanya.
"terima kasih sayang,apa sudah kenyang?"_ucap Rafendra lembut.anggi mengangguk saja sambil melempar senyum secerah mentari pada Rafendra.
"Rafen,aku pengen ke rumah bunda sama ayah mau kue buatan bunda Maya"ucap Anggi pelan sambil membenamkan wajahnya di dada bidang nan kokoh Rafendra,menghirup aroma maskulin berbau mint itu sepuasnya.
Rafendra terkekeh geli sambil membelai sayang surai halus nan panjang istri cantiknya.
"tentu besok Kita berkunjung ke indonesia menemui ayah dan bundamu "ucap Rafendra enteng.
anggi menganguk senang mendengar balasan suami tampannya itu.
Rafendra mengambil ponselnya dan menghubungi lingga,karna hanya bocah itu yang masih bebas tugas.
"lingga siapkan pesawat pribadiku besok pagi ke indonesia"ucap Rafendra to the point.
"baikalah bos ada lagi"balas lingga cepat.
"tidak itu saja,dan suruh Jeremi bersiap ikut"tambah Rafendra kemuadian menurup sambungan sepihak.dan percayalah disana lingga sedang menyumpah serapahi kelakuan nista sang bos kesal.
__ADS_1
*************
TBC.....see you next part.........