
CINDERELLA STEPS SISTER
Ini thor bagi visual dewi
"kalian"
malam ini Devan dikejutkan dengan kedatangan sahabatnya Rafendra Kusuma Wiguna,pria tampan yang memiliki wajah bak aktor korea,dia datang bersama dengan adiknya Selenia adiyaksa Wiguna.
seperti diketahui sebelumnya keluarga Wiguna sudah lama menetap di inggris.dan kedatangan mereka yang tiba tiba menjadi sebuah kejutan bagi devan.
"kalian berdua kapan datang,kenapa gak kasih kabar gue sih Raf"tanya devan terkejut atas kedatangan tiba tiba sahabatnya.
"gak usah banyak nanya kenapa loe"jawab fendra datar.
"masih aja sikap arogant loe gak ilang ilang_"maki devan kesal
"hahahha sabar kak dev,kak fendra emang arogant man banget dia"kata selenia sambil melenggang masuk.
"kalian kok bisa di indo sih?ada apa nih"tanya devan.
"eeeh sebelum nanya kita ,kenapa muka kak devan kok kusut gita "tanya selenia bingung.
"huft masalah pribadi sel,kamu jangan tanya dulu,makin mumet kepalaku"jawab devan sambil membuang nafas kasar.
"paling masalah wanita,udah basi loe"tegas fendra jijik.
"enak aja nada bicara lo,kalo suatu saat nanti lo ngerasain cinta,gue yang paling keras ngetawain lo,sialan "maki devan tak Terima.
"what ever"jawab fendra santai.
mereka semua duduk bersantai di ruang Keluarga yang terdapat di panthouse milik devan ditemani berbagai camilan dan secangkir kopi,dan selenia lebih memilih teh.
"kak dev,kami kemari mau menghadiri pernikahan kak Davin sekaligus ada hal yang harus kak fendra urus disini,soalnya ada sedikit masalah di universitas milik keluarga wiguna disini"jelas selenia sambil menikmati tehnya.
"oh gitu,berapa lama kalian di indo"tanya devan lagi.
"gak lama seminggu aja kurang lebih"balas fendra singkat
"eh kak dev,telpon kak davin dong gak seru gak ada dia,lagian sel mau liat calon istrinya"pinta selenia antusias.
"ok"jawab devan
"ngomong ngomong soal davin,aku gak liat dia selama dibutik tadi,apa jangan jangan dia juga liat Kristi ya?aduh bisa gawat ini mana davin benci banget sama Kristi,apa yang harus aku lakukan?"batin devan bingung.
"kok ngelamun sih kak?buruan telfon dia ,sekalian ajakin calonnya kesini"kata selenia.
tak berapa lama devan mengambil hanphone nya lalu menghubungi sang adik.
tut tut tut
panggilan pertama tidak diangkat
panggilan kedua,ketiga masih tidak diangkat.
akhirnya panggilan ke empat diangkat oleh davin.
hening........
walaupun diangkat namun davin tidak berbicara sama sekali,begitupun dengan devan.
akhirnya karna sentakan selenia devan membuka suaranya.
"emm halo davin,bisa kesini gak ada fendra sama selenia datang,mereka nyariin kamu"kata devan sedikit canggung.
"............emang ada yang harus kita bicarakan"jawab davin terdengar sinis.
setelah itu davin memutus sambungan sepihak tanpa mendengar balasan dari devan.
"kak kok bicaranya canggung gitu,kalian ada masalah"tanya selenia bingung dengan gaya bicara devan dgn davin.
"gak ada apa apa kok"jawab devan singkat tidak ingin membicarakan masalahnya.
"apa jangan jangan davin udah liat semuanya"batin devan frustasi.
__ADS_1
saat devan dan selenia sibuk dengan saling bertanya hal yang sekiranya terjadi pada kakak beradik itu,fendra hanya memperhatikan dua orang didepannya dalam diam.
----------
sementara itu davin yang kebetulan bersama dengan rianti dalam perjalanan menengok Anggi,memutuskan memutar arah menuju panthouse milik devan.
"kita harus memperjelas masalah ini kak,rianti gak mau anggi terluka pada akhirnya"kata rianti penuh amarah.
"kamu tenang aja dek,biar kakak yang urus"jawab davin tak kalah emosi juga.
sementara itu di rumah Anggi ,gadis itu tengah duduk diam diteras belakang rumahnya memandangi langit malam dalam kesunyian.
suara telpon didalam sakunya membuyarkan lamunan ya.
panggilan dari nomor tidak dikenal....
lama anggi menatap layar handphone digenggaman ya.
tut tut tut
akhirnya Anggi mengangkat panggilan telpon nya.
"halo siapa ya"tanya Anggi malas.
"gimana rasanya tunangan lo diambil orang lain enak kan" ternyata panggilan itu dari dewi saudara tirinya.
"gak ada yang perlu aku jelaskan ke kamu ,lagian bukan urusanmu juga"jawab Anggi datar.
"hahahaha selamat menikmati patah hati lo,gue terhibur banget dan itu balasanya buat jalang kaya kamu"sambil tertawa dewi menghina Anggi.
"terserah kamu,kamu liat aja nanti siapa yang tertawa pada akhirnya"setelah menjawab dewi,anggi memutus sambungan dewi sepihak.
sementara itu dewi sangat geram karna tidak terdengar nada suara sedih dari percakapanya dengan anggi ditelpon padahal ia yakin sekarang anggi pasti tengah menangis sejadinya karna devan.
"baiklah aku harus segera menghasut si Kristi itu,supaya dia jadi alatku menghancurkan anggi"gumam dewi.
tak lama dia mengirim pesan pada Kristi,tujuannya Meminta bertemu untuk membicarakan masalah devan.
Dewi
Kristi.
bisa dew,besok pagi jam 10 di cafe mawar.emang ada masalah apa?
dewi
besok aja dewi kasih tau,selamat malam mbak.
setelah puas dengan rencananya,dewi memutuskan untuk tidur.
-----------
kini davin dan rianti tengah duduk bersama diruang keluarga panthouse devan setelah sebelumnya saling berkenalan dengan Rafendra dan selenia.
"kak davin selamatya bentar lagi jadi suami,tapi ngomong ngomong kok muka kalian pada tegang gitu"tanya selenia menatap bingung pada devan,davin dan rianti.
"saya memang kemari karna ada masalah yang harus diperjelas oleh laki laki satu ini"jawab davin dingin sambil menunjuk sang kakak.
Rafendra menatap tajam kedua adik kakak itu sekaligus sahabatnya tanpa bertanya apa apa atas sikap davin yang terlihat menahan amarahnya.
"kamu kenapa sih vin,ada masalah kamu bicara seperti itu padaku"devan mulai emosi ditambah sampai sekarang anggi belum bisa dihubungi.
"laki laki seperti kakak memang tidak pantas buat sahabatku"kini rianti mulai berbicara dengan nada sinis Kepada devan.
tak berapa lama tiba tiba davin yang mulai gerah atas sikap pura pura devan bangun dari posisi nya dan mulai menghajar sang kakak.
BUGH BUGH BUGH
suara keras pukulan davin yang diberikan secara membabi buta pada devan,davin mulai tidak bisa menahan emosinya.
davin memberikan bogem mentah ke perut sang kakak,Sementara devan memukul wajah davin dengan tinjunya.
selenia terpikik kaget atas amukan davin.
" KYAAA ,aduh kak cepat hentikan kak davin,kasian kak dev itu udah babak belur"teriak selenia pada sang kakak yang masih duduk santai di kursinya sambil menyilangkan kedua kakinya dan melipat kedua tangannya didepan dada sambil menatap biasa perkelahian devan dan davin tanpa ekspresi apa apa di wajahnya.
__ADS_1
hal yang sama dilakukan oleh rianti,dia diam saja melihat kekasihnya menghajar devan.
selenia yang jengkel melihat sikap sang kakak dan sikap rianti yang tidak bertindak akhirnya mengambil seember air dan menyiramkanya ke devan dan davin yang masih baku hantam tidak mau berhenti.
kedua lelaki itu sudah sama sama mengeluarkan darah dari sudut bibirnya,dan wajah mereka sama sama terdapat luka lebam akibat saling memberi bogem mentah.
reflek kedua lelaki itu berhenti akibat guyuran selenia.
"kalian apa apaan sih,kalo Ada masalah bicarakan dulu baik baik jangan main kekerasan"hardik selenia geram.
"kamu gak usah ikut campur sel,memang begitulah para lelaki bicara"kata fendra santai tanpa beban.
"rianti kok kamu diam aj sih kalo mereka sampai masuk rumah sakit gimana"tanya selenia tidak habis pikir atas sikap rianti.
"kamu gak usah ikut campur sel,mending kamu tanya aja langsung sama si brengsek ini,teganya dia sudah membeli cincin buat saudaraku dan Sudah berjanji akan menyusul kami,tapi bajingan ini masih berciuman dengan wnita lain,mana mantannya lagi"terang rianti penuh emosi,sambil memberi tatapan mencemoh pada devan.
semua orang terdiam dengan pikiran masing masing,rianti sedang merawat luka davin dikamar tamu,sedangkan selenia merawat luka devan dalam diam,dia terkejut dengan penuturan rianti.
"jadi kamu sudah menemukan bidadarimu dev,dan sekarang setelah kau temukan kau malah mengambil sampah yang sudah kamu buang"kata fendra tersenyum dingin kearah devan.
semenjak mendengar penuturan rianti fendra sedikit kesal pada sikap devan,walaupun fendra Tidak terlalu perduli dengan Wanita ,namun tidak pernah sekalipun dia ingin bermain dengan hati.
"aw!!pelan sedikit sel"kata devan meringis menahan sakit pada luka lukaku.
"apa pas kak dev baku hantam ingat sakit gak?"tanya selenia ketus.
"itu salahmu sendiri kenapa bermain main dengan saudara calon istri adikmu"kata fendra dingin.
"selenia gak nyangka kak dev seperti ini"kata selenia sambil dengan sengaja menekan luka devan.
tiba tiba davin serta rianti berjalan kearah Meraka duduk(devan,fendra,selenia)
"kau memeng tak punya otak,bagaimana kau bisa berciuman dengan wanita sampah itu saat kau sudah berjanji menikahi Anggi ,JAWAB"maki davin berang dengan suara tinggi dia membentak devan.
"satu hal lagi ,kak dev pikir bagaimana perasaan saudaraku itu saat melihat kau berciuman dengan Kristi,asal kau tau meski dia memasang wajah tanpa ekspresi saat melihatmu tadi,tapi dia hancur kak,kau sudah menambah luka baru untuknya"kata rianti sambil memukul meja dihadapan Devan emosi,dan hal itu cukup membuat semua orang semakin diam tak bersuara.
"jadi benar dia kembali dev,jika kau benar benar tetap Bersamanya kau sungguh menyedihkan"kini fendra mulai ikut bicara,walau dengan ekspresi datar dan nada suara dingin.
devan hanya terdiam mendengar makian semua orang padanya,dan ia tau memang semua adalh salahnya .
"kau tau aku adalah adikmu,aku tau semua kehidupanmu,kebiasaan mu kita bersama dari kecil,dan sebagai saudaramu aku tak ingin kau terlibat masalah.sekarang aku ingin bertanya ,apa kau benar benar mencintai Anggi?"Tanya davin sambil menatap devan penuh selidik,kini suaranya sudah terdengar agak sedikit tenang.
"ia aku mncintainya,aku mencintai anggi"jawab devan
tegas
rianti menatap devan sinis.
"cinta kak dev bilang,hahaha.
kalo itu benar kau tidak akan menyentuh wanita lain saat orang yang kau cintai berada didepan matamu"hardik rianti dengan senyum menghina.
devan menelan kata kata pahit rianti,dia bahkan tidak tau bagaimana harus bersikap.di satu sisi dia sudah mencintai Anggi dan disisi lain masih ada suatu rasa untuk Kristi,devan merasa frustasi.
"kau dengan teganya berciuman dengan Kristi didepan anggi,jujur ketika kak davin menceritakan semua padaku,Jika aku jadi anggi,aku akan menghajar kau saat itu juga dan pastinya menjambak wanita gila itu.kakak mudah mendekati anggi berlaku manis padanya kemudian dengan entengnya kakak berciuman dengan wanita lain.apa kau pernah berfikir tentang perasaan anggi?"kata rianti membentak devan dengan emosi ,dan sekarang nampak semua orang terdiam dalam pikiran masing masing.
"sekarang aku akan bertanya sekali lagi,kau mencintai siapa?,Anggita atau Kristi ,JAWAB ?"maki rianti,meskipun nadanya sedikit melunak tapi semua orang juga bisa melihat kilatan amarah di mata nya.
"emm,aku tidak tau ri"jawab devan frustasi sambil mengacak rambutnya.
"APA KAU GILA HAH,SUDAH AKU TIDAK MAU PERDULI LAGI,JIKA SAMPAI KULIHAT KAU BERSAMA WANITA ITU,JANGAN MEMANGGILKU LAGI SEBAGAI ADIKMU,CAMKAN ITU SIALAN"maki davin kembali emosi.
kemudian dia mengajak rianti pergi, tapi sebelum beranjak rianti kembali memperingatkan devan.
"kuharap kak dev segera memilih,kau tidak bisa memiliki keduanya,dan jika anggi nanti sampai bertindak ku harap kau tidak akan menyesalinya nanti,kau harus tau sahabatku itu jjika sudah mengambil keputusan ,selamanya dia tidak akan kembali lagi,sekali dia merasa dihianati jangan harap dia akan mau menerima mu lagi nanti"setelah menyampaikan peringatannga rianti dan davin berlalu pergi meninggalkan panthouse devan.
"sialan kemana pikiranku ini aku mencintai anggi,tapi aku juga masih butuh kejelasan Kristi ?"batin devan.
"sebaiknya kau segera memutuskan masalah mu dev,jadilah laki laki terhormat,jangan membuatku kecewa"fendra memperingatkan devan kemudian berlalu mengajak adiknya pergi.
kini tinggalah devan merenungi sendiri.
ketika sepasang kekasih bersama,takdir belum tentu mengizinkan mereka untuk bisa bersama selamanya.
-thor-
__ADS_1
sakit banget gak punya pacar macam devan ini 😯