
hai all jangan lupa tinggalkan jejak vote,like dan komentar ya guys.......
silent reader itu merugikan😅😅😅
ok cekidot...........
🌴🌴🌴Cindrella step sister🌴🌴🌴
sepasang paruh baya baru saja turun dan menginjakkan kaki di bandara internasional kota London.terlihat jelas bagaimana wajah yang mulai menua itu nampak cemas,gelisah Dan senang sekali waktu.
"pa,akhirnya setelah bertahun tahun aku bisa segera menemui putri dan cucuku"Winda berbicara penuh haru dan kecemasan dalam satu tarikan nafas.
"sudah ma,sekarang kita ke hotel dulu lalu sewa mobil dan perlahan kita temui putri dan juga cucu kita"ucap Hari pelan.
"ya pah,papa benar kita butuh tubuh dan pikiran yang fit saat menemui mereka"binar Winda.
"ayo ma taksinya sudah ada"pasangan itu kemudian memasuki taksi dan melaju ke hotel yang sudah mereka pesan sebelum berangkat ke London.
nampak sepasang mata penuh kesedihan berbalut benci menatap pasangan itu terluka .
"jadi mama benar benar meninggalkan dewi,baik sekalian saja pergilah temui mantan suami mama yang sudah membusuk di neraka"ucapnya tersenyum kecut.
diam diam dewi mengikuti kedua orang tuanya ,amarah dan kebenciannya memaksa agar terus mengikuti keberadaan kedua orangtuanya.hatinya terselimuti dendam dan amarah penuh kedengkian tak berujung.
mobil yang disewa dewi mengikuti kedua orang tuanya secara diam diam.
"semua sama saja,semua meninggalkan ku kakak,papa,mama semua orang pergi.hahaha jika Tuhan lebih senang aku sendiri.baiklah kulenyapkan saja semua orang"dewi tertawa dan menangis secara bersamaan,tubuh jiwa dan raga nya telah kosong ingin mencari kepuasaan mengisi lubang hitam dihatinya.
***************
"bagaimana?"suara dingin seorang pria menggema disebuah ruangan yang terdapat beberapa orang pria lain disana.
"apa bos,kalau ngomong irit banget"kesal lingga.
Rafendra menghela nafas berat,entah mengapa ia merasa bawahanya menjadi semakin bodoh terutama lingga,pria itu semakin tua bukanya semakin pintar justru semakin bodoh.
"apa yang kau dapat dari pantauan di indonesia?"Rafendra mendelik tajam dengan intonasi suara rendah menahan kekesalannya.
"ooo....heheheh bilang kenapa dari tadi bos"cengir lingga sambil memberikan sebuah map coklat entah berisi apa saja.
"bodoh"gumam Bimo pelan.
"idiot"tambah Alex jengah.
"kenapa tidak kau bereskan saja si itu wanita ular,tumben sekali kau memberi waktu"ucap Xavier yang kini sibuk dengan gadget nya.
"aku tak ingin terburu buru,tunggu dan lihat saja"Rafendra menyerigai misterius entah apa arti dari senyuman evilnya itu.
"katakan pada Jeremi,awasi terus biarkan wanita itu berbuat sesuka hati selama tidak membahayakan keluargaku itu tak masalah"ucap Rafendra dingin.
"Bimo bagaimana kurva saham?"tanya Rafendra pada Bimo,pria itu memang cenderung membantu Rafendra dalam mengawasi kemajuan perusahaan..
"stabil,kita masih pemasok utama di benua eropa ini"tegas Bimo.
Rafendra mengangguk dan menatap Alex.
"Alex,BE bagaimana tidak ada masalah pada pabrik dan Markas?"tanya Rafendra pada Alex yang sedari tadi memantau dalam diam.
"no problem bos,kita akan mengirim pesanan senjata laras panjang ke Berlin bulan depan.100 box dengan amunisinya"imbuh Alex.
"minta Thomas dan lingga membantu jika Pabrik tidak bisa menyanggupi ,hubungi Markas yang di Manhattan suruh mereka rakit kekurangan ya"tegas Rafendra.
"tidak masalah bos kami bisa menyanggupi"balas Alex yakin.
"hm"gumam Rafendra.
"pabrik senjata dan racun BE mulai tersebar sampai daerah Manhattan?"tanya Xavier.
"ia bos ingin merajai seluruh Ingris raya"bangga Lingga pada organisasinya.
"tak kusangka betapa kayanya kakak iparku"gumam Xavier terkekeh.
*************
malam kini telah datang dengan bulan yang telah duduk disinggasananya.Rafendra baru saja pulang dan tak mendapati istri dan kedua putranya di sekitar rumah.
"hei kemari"ucap Rafendra pada seorang maid yang tidak sengaja lewati di depan ya.
"i...ia tuan besar Rafendra"ucapnya gugup.
__ADS_1
"dimana istri dan putraku"to the point Rafendra.
"dikamar utama tuan"jawabnya cepat.
tanpa basa basi Rafendra melenggang pergi mencari keluarga kecilnya.
sayup sayup terdengar suara sang istri sedang bercengkrama bersama putra kembar mereka.
Ceklek.......
"wah kayaknya senang banget ada apa nih kasih tau daddy dong"ucap Rafendra lembut.
"DADDY"teriak Arion heboh menerjang ke arah sang ayah.Rafendra dengan sigap menangkap tubuh mungil putranya dan menggendongnya ala koala.
"Kansas gak mau digendong daddy sayang"goda anggi yang menatap putra sulungnya itu.
"no"balas Kansas cuek.
"why?"binggung anggi.
"daddy bau belum mandi"jawab Kansas dengan santai nya.Rafendra melonggo dan sang istri justru tertawa terpingkal pingkal.hell!!!!kurang ajar memang anak sulungnya ini.tidak ada dlam sejarah seorang most wanted man like Rafendra bau,meski beraktifitas berjam jam dibawah tarik matahari sekalipun,tubuh maskulinya akan tetap wangi dengan aroma hutan pinus dan mint yang menyegarkan.
"enak saja bilang daddy bau,kakak tuh yang bau "sewot Rafendra.putra sulungnya ini memang menjengkelkan.
"sudah Rafen,mandi sana"ucap anggi lembut.
"Rion sini dek sama mommy dulu biar daddy mandi"panggil anggi lembut.putra bungsunya itu menurut dan kembali bergabung bersama ibu dan kakaknya berbaring di atas ranjang.
Rafendra mendengus tak rela jika harus mandi dan melewatkan moment manis keluarga kecilnya itu.
20 menit..........
Rafendra keluar dari kamar mandi berbalut piyama hitam menuju ke arah istri dan Putra mereka tengah bercengkrama.
terlihat anggi tengah menggelitiki si kembar dan kedua bocah itu nampak tertawa bahagia bersama ibu mereka,Rafendra tersenyum lembut dan bersyukur pada tuhan atas kebahagian yang begitu besar ini.
"daddy gabung dong twin"ucap Rafendra berjalan menuju ranjang dan berbaring disamping Kansas.kini posisinya anggi ditengah twin dan Rafendra diujung ranjang disamping Kansas.
tanpa aba aba Rafendra mengangkat tubuh Kansas hingga posisi mereka anggi dan Rafendra bersisian.
"twin kembali kekamar kalian ,daddy mau bobo peluk mommy"ucap Rafendra santai mengusir kedua putranya.ayah egois memang gak bisa lihat anaknya bahagia.
Plak..........
"aduh,kok Kakak malah pukul punggung daddy"sebenarnya tidak sakit saat Kansas tiba tiba memukul punggungnya .tangan kecil itu tak berasa apa apa .
"yah. daddy ngalah dong,kita mau bobo sama mom"tambah Arion merajuk.
"yah, daddy maunya peluk mommy gimana dong?lagian mommy ini punya daddy"Rafendra semakin gencar menjahili putra tampannya itu,semakin marah semakin merah lah wajah manis itu dan Rafendra semakin gemas melihatnya.
kini tubuh anggi sepenuhnya berada dalam pelukan Rafendra,sifat memonopolinya bahkan tidak berkurang walau pada putranya sekalipun.
"hiks....mommy"rengek Arion sudah mulai menangis,dan si sulung mendelik jengkel pada sang ayah.
"Rafen.....lepas dulu tuh putraku menangis kan"kesal anggi sambil mencubit gemas lengan kekar yang melingkari perut ramping nya.
"gak mau,kamu wangi banget sih sayang"goda Rafendra tak memperdulikan wajah keruh kedua putranya.wajahnya semakin maju mengecup gemas pipi halus istri cantik nya itu.
"kamu gak mau ngalah sama twin?ya udah tidur diluar sana"ancam anggi mendelik tajam pada suami manjanya itu.
"sini saya samping mommy,gak usah liatin daddy,ayo sayang mommy ngantuk lho"ucap anggi lembut .
keduanya mengangguk dan kini anggi tertidur ditengah kedua putranya.
"tapi mommy peluk kita ya,gak usah peluk daddy,Rion marah pokoknya"ucap si bungsu merajuk.
dengan keras Kansas mendorong wajah Rafendra menjauhi tubuh anggi dan memeluk leher ibunya itu erat,Rafendra terkekeh geli melihat sifat posesivenya menurun pada kedua putranya.
tangan Rafendra menjalar mencoba meraih tubuh sang istri.
Plak.....
tangan kecil Kansas menepis keras lengan sang ayah.Rafendra meringis pelan,pedas juga pukulan putranya itu.
"jangan peluk mommy,daddy kok bandel sih"kesal Kansas.wajah datarnya terlihat marah namun Rafendra malah tergelak geli.
Cup.......
Rafendra mencium gemas pipi tembem putranya itu,Kansas melotot lucu.
"daddy jangan cium Kansas ,cuman mommy yang boleh cium pipi Kansas"omel si sulung jengkel.
"hiks......mommy daddy jahat"rengek Arion mulai menangis lagi.
"sayang kenapa bilang daddy jahat"binggung anggi.
__ADS_1
"daddy cium kakak aja,adek gak dicium"rengek Arion menatap iri pipi sang kakak,bilang saja kamu mau dicium juga dasar bocah.
anggi terkekeh geli,Rafendra tergelak tawa dan Kansas memutar bola matanya malas.
"dasar bayi"ejek Kansas.
"adek bukan bayi,mommy rion mau cium juga"rengek Arion masa bodo dengan ejekan saudara kembarnya itu.
setelah perdebatan panjang dengan rengekan rengekan unfaedah si kembar.bocah itu tertidur juga.usapan lembut anggi dan Rafendra pada punggung si kembar membuat mereka akhirnya diam dan terbuai alam mimpi.
"sayang"panggil Rafendra lembut.
"heem"jawab anggi bergumam pelan.
"maaf"ucap Rafendra lirih.
"kenapa minta maaf Rafen"anggi tersenyum.membelai rahang kokoh suaminya itu.
"aku membuatmu mengurus twin sendiri,pekerjaan dan kedudukanku membuat waktuku berkurang bersama kalian"sesal Rafendra,semenjak menjadi ibu ,anggi memang tidak mau bayinya diurus oleh baby sitter seperti wanita karir pada umumnya.sehingga anggi memilih bekerja dibalik layar dan mendesain pesanan client dirinya dirumah saja.hingga twin tidak kekurangan kasih sayang.
"jangan bicara seperti itu.mereka putra ku,putra kita daddynya bekerja dan mommy akan mengurus dirumah seperti itulah seharusnya sayang"ucap anggi lembut.
Rafendra bernafas lega dan kembali memeluk lembut tubuh putra sulungnya dan sang istri memeluk si bungsu erat.
"night my darling"Rafendra mengecup sayang kening istri dan kedua putranya.
"night to my husband"balas anggi kemudian membalas mengecup singkat sudut bibir Rafendra lembut.
keduanya tersenyum hangat dan menyusul si kembar menyapa sang mimpi.
🌹🌹🌹Cindrella step sister🌹🌹🌹
nampak seorang wanita tengah mengendap endap dengan penampilan yang sangat mencurigakan,suasana sepi membuatnya semakin leluasa melancarkan niat jahatnya.kini tanganya sibuk memotong kabel rem pada sebuah mobil sedan putih yang terparkir rapi di bawah basemant sebuah hotel.
"maaf,ini pilihan kalian jangan salahkan aku"gumamnya lirih.
mentari namoak mulai menjulang tinggi.
Winda dan Hari sudah siap menuju alamat yang diberikan menantu mereka.alamat dimana seseorang yang sangat dirindukan winda berada.
"pa,ayo cepat mama sudah sangat mwrindukan putri mama dan ingin melihat cucuku"antusias Winda.
"ia tunggu sebentar papa cari kunci mobilnya"balas Hari sabar.
keduanya meninggalkan hotel dengan mengendarai sebuah mobil sedan sewaan Hari.dibelakang mereka sebuah mobil Audi hitam mengikuti dari jarak cukup jauh.
mobil terus melaju pelan,namun tiba tiba di arah turunan tajam,Hari berusaha mengerem dan memelankan laju mobilnya,namun naas rem blong.Hari panik seketika.
"pa,ini kenapa mobilnya pa pelan pelan"panik Winda.
"remnya blong ma,papa juga gak tau"Hari sudah berusaha menguasai laju mobilnya.
BRAKKKKK.........
mobil terguling dan menghantam pembatas jalan.
dari dalam mobil dengan separuh kesadarannya winda berusaha keluar
dari atas jalan raya,dewi melihat kosong keadaan mobil kedua orang tuanya.perlahan ia turun dan mendekati Hari dan Winda.
"ma,andai mama mendengarkan dewi dan tidak mencari anggi,dewi tidak akan setega ini"ucap dewi terlihat menatap kosong keadaan kedua orang tuanya.
Hari tak sadarkan diri,dan Winda menatap tak percaya pada sosok wanita muda dihadapannya itu.
"lebih baik kalian mati dari pada mengacuhkanku.maaf ma aku terpaksa melakukan ini"dewi berucap tanpa sesal sedikitpun.matanya terlihat tak menyesal sama sekali.
"de...dewi uhuk...kau....kau merencanakan ini uhuk....kau mau membunuh orang tuamu"winda terbatuk darah,kakinya tergenjet badan mobil hingga tak dapat bergerak.oli mobil telah bocor dan mulai mengaliri seluruh badan mobil.
"aku sudah bilang,lebih baik kalian mati dari pada hidup mengabaikan ku"ucap dewi acuh,tak perduli bau bensin sudah menyebar.
wanita itu menatap tak perduli lagi pada kedua orang tuanya.
"selamat tinggal ma,mama jangan takut om Aksan sudah menunggu mama.aku juga kirim papa sekalian untuk menemani mama.good bye mama sampai jumpa di neraka hahahha"dewi tertawa hampa melenggang pergi.
DUAR..................
mobil meledak sudah menewaskan pasangan Hari dan Winda pergi untuk selamanya.
"kalian yang memilih mati dengan mengacuhkanku,jadi kalian matipun bukan salah ku"dewi melihat kobaran api yang tengah melahap jasad kedua orang tuanya.pandanganya dingin dan gelap penuh kebencian dengan ruang hampa menelan jiwa.
TBC.....
__ADS_1
gila dewi kejam sampai tega membunuh orang tuanya sendiri....jangan lupa tinggalkan jejak vote like n komen....jangan baca aja gak di respek😂😂😂