Cinderella Step Sister

Cinderella Step Sister
Keluarga Houston


__ADS_3

Seorang pria tampan duduk di kursi penumpang sebuah limousin hitam dengan lambang sebuah naga perak sebagai hiasan depannya,yah lambang keluarga Houston.


ia memandangi jalanan kota Los Angeles yang nampak sedang diguyur hujan yang lumayan deras.pria itu duduk dengan penuh wibawa,kedua kakinya menyilang sedang satu tangannya memegang segelas wine.


"maaf tuan muda,apakah anda ingin langsung kekantor atau kembali ke mansion?"seorang pria yang nampak berusia tidak jauh dari pria tampan itu yang bertugas sebagai supir pribadinya bertanya sopan.


"tidak max,langsung ke mansion saja aku sedikit lelah"jawab pria tersebut.


Marvel lee Houston pria tampan blasteran Amerika korea,putra sulung dari pasangan Jack lee Houston dan kim Hana.seorang pria workaholic,pria tampan dengan predikat seorang ladykiller.


pria yang dipanggil max itu menangguk paham kemudian melajukan mobilnya menuju mansion keluarga Houston.


"maaf tuan Marvel,barusan ada panggilan dari tuan besar Jack,beliau berkata akan pergi berlibur bersama nyonya Hana,dan ia berpesan agar tuan muda menemani nona Rebecca di mansion dan urusan kantor diserahkan pada Ethan asisten anda.karna sebentar lagi tahun pertama masa kuliah nona Rebecca"jelas max memberi tahukan mandat dari tuan besarnya.


"ada apa dengan ayah,bukannya ada kevin yang bisa mengurus Rebecca,lagi pula urusanku itu sudah menggunung,ck menyebalkan sekali"gerutu Marvel jengkel.


sementara Max hanya bisa menggelengkan kepala akan kekesalan tuan mudanya itu.


------------


mansion Houston


seorang gadis tengah merenggangkan tubuhnya yang seakan terasa kaku.


"jam berapa ini"ucapnya sambil mengucek kedua matanya,kemudian beralih melihat jam Winnie yang tergantung di dinding kamarnya.


"WHAT THE ****,KOK BISA AKU KETIDURAN GINI,PADAHAL AKU ADA JANJI SAMA MR SAMUEL"pekik anggi panik,yah sebelum tidur tadi mrs Teresa sudah menghubungi anggi untuk bertemu mr Samuel selaku orang yang bertanggung jawab mengurus beasiswa nya di LA.


"aduh untung masih ada satu jam,aku bisa siap siap dulu"kata anggi kemudian berlalu menuju kamar mandi .


tak butuh waktu lama hanya 15 menit anggi sudah selesai dengan ritual mandinya,ia membuka koper Nya dan mencari pakaian apa yang akan ia kenakan bertemu dengan calon dosennya itu.


sebuah kaos berwarna coklat caramel dipadukan dengan jaket denim,lalu sebuah celana jeans hitam lengkap dengan sepatu model peep toe berwarna putih menjadikan penampilanya terkesan sporti.


setelah memoles sedikit bedak dan liptin berwarna soft pink lalu menyemprot sedikit parfum beraroma vanila dengan campuran mawar,satu kata perfecto.


tak perlu make up berlebih,wajah cantik anggi sudah lebih dari cukup.


----------


"tuan kita sudah sampai"ucap max menyadarkan lamunan tuan mudanya.


"baiklah ,terima kasih max"ucap Marvel sambil membuka pintu limosinnya.


semua orang pelayan serta para bodyguard berjajar rapi di depan pintu masuk mansion menyambut kedatangan anak sulung pemilik mansion.


"selamat datang tuan muda Marvel"ucap semua serempak.


"terima kasih,silakan lanjutkan pekerjaan kalian"jawab Marvel ramah.


-----------


anggi keluar dari kamarnya yang berada di lantai 2 mansion dengan terburu buru .


"aduh sial semoga aku tidak terlambat,sebaiknya aku meminjam mobil Rebecca,lagian aku tau lokasinya"ucap anggi sambil berlari menuruni anak tangga.


Brugh!!!!!!!


tubuh mungil langsing anggi terpental jatuh dengan bokong yang sukses mendarat dilantai marmer mansion.


"sialan ,matamu butaya jalan pake nabrak gak liat badanku segede gini"maki anggi kesal,ia tidak mau melihat siapa yang menabraknya karna terburu buru.


"beca,pinjem mobil ,aku udah mau telat nih"kata anggi sambil berlari mengambil kunci mobil dugantungan khusus didekat pintu utama mansion.


semua orang hanya melongo melihat tingkah anggi.termasuk Rebecca dan terlebih lagi pria yang ia tabrak tadi.


pria itu bahkan membulatkan matanya tidak percaya akan sikap kurang ajar anggi .


"VAL,MAU KEMANA"teriak Rebecca dari dalam mension,anggi yang sudah berada didepan pintu mengangkat tangannya tinggi.


"ADA URUSAN,AKU PERGI DULU BYE"anggi ikut berteriak kemudian berlalu begitu saja.


"em,wanita yang menarik,siapa dia?"batin Marvel sambil matanya terus menatap kepergian anggi.


"beca,itu siapa?kenapa gadis itu bisa ada di mansion kita?dan kenapa bisa dia datang dari lantai 2?"tanya Marvel beruntun pada adiknya.


"baru kali ini ada wanita yang tidak mau melihat wajah tampan ku,menarik"ucap Marvel pada sang adik dengan senyum yang sulit diartikan.

__ADS_1


"kakak jangan macem macem,dia temen kevin,aku gak mau kakak ganggu dia"jawab Rebecca memperingati Marvel


"gak macem macem kok,cuman satu macem aja hahahah"tawa menyebalkan Marvel memenuhi lantai 1 mansion.


"ck dasar gak bisa dikasih tau"omel Rebecca sambil berlalu meninggalkan Marvel dengan kesal.


------------


restoran dellarasa


"selamat sore mr Samuel,maaf saya sedikit terlambat"anggi langsung meminta maaf pada pria paruh baya calon dosennya itu.


"oh ,tidak apa saya juga baru tiba,ini semua berkas pendaftaran yang harus kamu isi"jawab mr Samuel sambil memberikan sebuah map berwarna coklat pada anggi dengan tulisan university of missouri st.louis .


"terima kasih mister,saya tidak akan mengecewakan anda"balas anggi sambil mengambil map coklat dari mr Samuel.


"satu hal lagi kamu harus pastikan nilai kamu tidak berubah dan nanti saat ada lomba desain interior saya akan menguji kamu,jika kamu lolos kamu bisa lulus lebih cepat,serta mendapat recommended pada perusahaan besar"kata mr.Samuel tegas.


"baik mr.Samuel saya akan berusaha"balas anggi yakin.


"baiklah semua sudah beres,kamu bisa mulai seminggu lagi dan bisa menempati asrama ,ini nomor saya dan kalau begitu saya permisi"mr.Samuel bangun dan melangkah pergi.


anggi meninggalkan restoran ,namun tidak langsung kembali ke mansion gadis itu memilih berjalan jalan menikmati keindahan senja kota Los Angeles.


tiba tiba ponsel nya berbunyi menampilkan nama kevin.


kevin calling.........


"emm kenapa?"tanya anggi.


"lo kemana sih,cewek gue bilang lo udah dari jam 4 sore keluar dari mansion,ini sudah jam 6 sore,lo gak diculikkan?"tanya kevin asal,meski terdengar nada cemas dari suaranya.


"sembarang kamu kevin,mana ada yang berani nyulik aku,sebelum itu mereka udah babak belur duluan tau gak"kesal anggi.


"ia ia bawel lo,kapan balik?gue gak mauya yayang gue lebih mikirin lo dari gue"kata kevin pura pura marah.


"ck jijik banget omonganmu ,udah deh aku balik sekarang"anggi menutup sambungan telpon nya sepihak.


"sialan nih si valeri untung temen gue paling cakep lo,kalo ngak dah gue lempar ke laut nih manusia satu"grutu Kevin kesal.


mansion


"ia honey,bentar dia balik kok,kenapa kamu khawatir banget sih?"tanya kevin sambil menatap mata Rebecca lembut.


akhirnya Rebecca mencaritakan kejadian bagaimana kakaknya dan anggi bertabrakan dan bagaimana reaksi mereka berdua masing masing,Rebecca takut akan predikat buruk kakaknya,ia memberi tahu kevin agar laki laki itu bisa bicara pada anggi agar tidak berurusan dengan kakaknya.ia takut karna anggi adalah sahabat dari kevin dan ia tidak mau kevin membencinya jika nanti Marvel benar benar menjadikan anggi targetnya.


"kamu tenang aja,kamu belum tau aja gimana valeri,justru Marvel yang aku khawatirkan"jawab kevin sambil tersenyum membayangkan apa yang akan dilakukan anggi pada Marvel nanti jika laki laki itu berani mengganggunya.


"kok gitu honey?emangnya valeri bisa,Badan aja kalah besar dari kak Marvel?"tanya beca bingung.


"kamu tunggu aja dan lihat nanti nasib kakakmu itu hahahah"tawa kevin .


sementara itu Marvel menyimak percakapan sang adik dengan kevin dalam diam ,otaknya mulai berfikir gadis seperti apa valeri itu.


malam itu pukul 7 anggi tiba di mansion Houston,ia berjalan santai melewati ruang tamu ,ruang keluarga dan hendak menuju lantai 2 kamarnya.


"val,udah balik lo,sini makan malam dulu bareng"pangil kevin tiba tiba.


"ia val,aku cemas kamu keluar lumayan lama mana aku gak punya nomermu lagi"tambah Rebecca


"ia bentar"jawab anggi singkat kemudian berlalu naik ke lantai 2,tanpa memandang yang mengajaknya bicara.


"temenmu sungguh menarik kevin,baru kali ini ada wanita yang tidak terpesona melihatku,jangankan terpesona ,melihatku saja gadis itu tidak"ucap Marvel tiba tiba datang dan menarik kursi meja makan.


"sebaiknya kau jangan cari masalah Marvel,atau kau akan tanggung sendiri akibatnya nanti,jangan membuatnya marah"kevin memperingatkan Marvel.


"kenapa begitu?aku jadi makin penasaran padanya"ucap Marvel sambil tersenyum penuh arti menatap tangga yang dinaiki anggi tadi.


"terserah,yang penting aku sudah memperingatkanmu"kata kevin jengkel.


"sudah sudah,kita makan aja sekarang"ucap Rebecca jengah melihat adu mulut antara pacarnya dan kakaknya.


-----------


dikamar anggi masuk dan mulai menanggalkan pakaianya bersiap berendam dalam bathup nya.


"huft sangat nyaman"ucap anggi ,ia berendam selama 30 menit ,kemudian membasuh seluruh tubuhnya Dengan shower.

__ADS_1


diluar nampak sedang turun hujan deras,anggi berjalan ke arah kopernya dan mulai menyusun pakaianya di dalam lemari yang ada di dalam kamar Sementara nya.


tak lama karna merasa sedikit lapar,anggi berjalan keluar dari kamar menuju lantai bawah arah dapur mansion.


-----------


didalam ruang kerja Marvel sedang berbicara dengan kevin,tiba tiba lampu seluruh mansion padam


"ada apa ini,kenapa listrik nya bisa mati"kata Marvel heran.


"kau tidak lihat hujan petir diluar,kurasa itu sebab aliran listrik padam"ucap kevin santai.


"aku keluar dulu memeriksa keadaan mansion.tiba tiba masuklah seorang bodyguard keluarga Houston.


"maaf tuan muda,sebentar lagi listrik akan kembali menyala,hanya ada gangguan kecil"ucap bodyguard itu.


"yah sudah perbaiki cepat"jawab Marvel


tiba tiba suara teriakan Rebecca terdengar keras dari arah dapur.


------------


sementara Rebecca dan anggi sedang berada di dapur,anggi yang sedang membuat susu sedangkan Rebecca yang hendak mengambil air minum karna tenggorokannya merasa haus,tiba tiba lampu padam.


KYAAAAAA


Rebecca berteriak karna takut gelap.


"hei jangan berteriak,kau ini penakut sekali"anggi nampak kesal karna terkejut akubat teriakan Rebecca tiba tiba.


"a...aku takut val,lampunya kenapa mati sih"jawab beca terbata.


tiba tiba terdengar suara langkah kaki berlari mendekati mereka,karna gelap anggi tidak tau siapa yang tengah berlari itu,terlihat samar dua orang pria menuju ke arah Mereka.


tiba tiba anggi merasa seseorang memeluknya dari belakang.tak lama kemudian lampu kembali menyala.


anggi dengan kesal menarik lengan pria yang sudah berani memeluknya kurang ajar,lalu berbalik tiba tiba dan dengan sekuat tenaga membanting tubuh pria itu dan memiting lengannya kebelakang kemudian **** tubuh besar Marvel,yah pria malang itu adalah Marvel.


awalnya ia kira ia sedang memeluk sang adik berusaha menenangkanya ,namun naas ia salah orang.


Bugh!!!!!


suara tubuh Marvel menghantam lantai akibat bantingan dari anggi.


sontak semua orang melihat dengan tatapan kaget luar biasa.


"gila,gadis ini bar bar kuat juga bisa membantingku"batin Marvel sambil menahan sakit tubuhnya,belum lagi posisi tangannya yang ditekuk kebelakang oleh anggi.


"astaha val,lepasin kakaku plis,dia gak sengaja meluk kamu"pinta beca kasihan melihat posisi sang kakak yang terngkurap dilantai dengan tangan dibekuk kebelakang serta tubuh anggi yang mengunci pergerakan Marvel.


semua pelayan serta para bodyguard masih dalam model terkejut melihat seorang gadis dengan nyali besar sudah menghajar tuan muda mereka.


"udah gue peringatkan lo Marvel,sekarang kalian tau kan ,valeri itu gini gini jago karate tau,gue aja pernah dibanting sama dia"ucap kevin santai.


"serius honey,wah keren banget kamu valeri,jadi sekarang aku gak perlu Khawatir kalo kak Marvel gangguin kamu,kamu hajar aja dia hahahahha"jawab beca lalu mengandeng kevin pergi .


"dasar adek durhaka kamu beca"maki Marvel geram.


"emm gadis manis,mau sampai kapan kamu **** tubuhku,bisakah kau bangun ,badanku mulai pegal"ucap Marvel memelas,karna jujur bantingan anggi tadi sungguh mengejutkan ya dan lumayan sakit.


para pelayan serta bodyguard membantu Marvel.


"sudah kalian bubar saja"kata Marvel pada semuanya.


anggi kemudian hendak berlalu pergi sebelum tangannya dicekal Marvel.


"hei tunggu,kita belum berkenalan dan kau juga belum meminta maaf,kau sudah membuat dua kesalahan padaku"ucap marvel sambil menatap intens Anggi.


"gak perduli,lagian kayaknya aku gak ada salah sama kamu,gak kenal juga"jawab anggi ketus.


"hei kau tidak ingat menabrakku tadi siang lalu barusan kau malah membantingku ,aku ini tuan rumah disini dan aku adalah kakak Rebecca,kenalkan Marvel lee Houston,pria pujaan wanita"jawab Marvel dengan percaya diri penuh,senyumnya nampak sangat menawan,tapi tidak bagi anggi.


"kalo aku gak inget Rebecca,udah kucekik dan kucakar wajah songong nih orang satu"batin anggi jengkel.


anggi tidak perduli ocehan Marvel yang kelewat PD luar binasa.


"up to you,get out on my way your idiot"maki Anggi ketus.

__ADS_1


bukanya marah,malah senyum mengembang diwajah tampan Marvel.


__ADS_2