Cinderella Step Sister

Cinderella Step Sister
Awal bencana


__ADS_3

hai all maafkan El x lama up,jangan lupa untuk selalu beri vote like dan komen buat El......๐Ÿ˜„


ok cekidot......๐Ÿ˜‰


โ˜•happy reading allโ˜•


seorang pria tampan nampak duduk di kursi kebesarannya sambil manik kelam setajam elang mencermati setiap informasi yang tengah dibacanya.


sorot matanya menampilkan keinginan membunuh yang sangat kuat,Rafendra tersenyum menyerigai menatap profil musuh yang telah diberikan oleh bimo salah satu orang kepercayaan nya.


"jadi pria ini yang sudah mencari mati denganku"ucap Rafendra datar.


"wah aku tak sangka musuhmu kini adalah Darius Lean,si raja kasino"Marvel bicara tenang menatap wajah suami adik angkatnya itu.


yah,didalam ruang kantor nya kini sudah ada Bimo,lingga,Marvel serta Xavier.


Marvel datang untuk membicarakan hubungan kerja sama Houston dan WJC ,hal yang samapun dilakukan oleh Xavier.


"mengapa kau bisa bermasalah dengan pria licik itu?"tanya Xavier penasaran.


"dia adalah kakak dari sherly Lean,kekasih bos Rafen dulu,karna bermain api dengan bos,wanita bodoh itu mati ditangan bos,bos menembaknya bersama selingkuhan nya,hebat bukan"lingga menjawab santai pertanyaan Xavier.


semua orang nampak mengangguk paham,Rafen hanya menatap datar dan tak berminat pada musuhnya.


"baiklah apa yang Alex sudah kerjakan untuk ini?"tanya Rafen pada Bimo.


"menurut informasi yang diberikan oleh Alex,Darius punya 5 buah kasino di England dan 2 diantara nya merupakan yang terbesar di sana,lalu bisnis ilegal penjualan manusia,obat obatan terlarang,dan juga senjata selundupan"terang Bimo sambil tangannya sibuk mengutak atik data di laptop nya.


"apa lagi?"ucap Rafendra tersenyum evil.


"Alex sudah meledakkan 2 kasino milik darius dan salah satunya merupakan sumber penghasilan terbesar Darius"terang lingga santai.


"bagus,ratakan semua dan aku sendiri akan menyambut kehancuran manusia bodoh itu,berani sekali dia mencoba menyakitkan istriku"ucap Rafen dingin dan tanpa ekspresi,hanya aura kelam dan tirani yang terasa.


Glek........


semua orang nampak menahan nafas bergidik ngeri akan aura iblis dibalik tampilan malaikat seorang Rafendra.


"sungguh pria ini berbahaya"batin Marvel.


"ku harap dia bisa menjaga veleri"batin Xavier.


"wah bos benar benar seorang tirani"batin lingga.


"habislah si Darius itu"batin Bimo merinding menatap sang bos .


"Bimo,urus semuanya dan pastikan pria itu habis,jika aku masih melihatnya kau yang akan kujadikan korban selanjutnya"ucap Rafen tersenyum penuh arti.


"siap bos"ucap Bimo dan lingga bersama kemudian beranjak meninggalkan ruangan sang bos.


"kalau begitu kita juga pergi Rafen"ucap Marvel dan Xavier .


setelah kepergian semua orang,Rafen dengan cepat meraih telfon genggamnya dan mendial nomor wanita yang sudah memenuhi hati dan seluruh pikiran nya dan wanita itu kini adalah istrinya.


tut........


tut.......


beberapa kali panggilannya tidak diangkat oleh sang istri.


"baby ayo angkat"gumam Rafen mulai gusar.


klik......


"hallo Rafen,kenapa?"jawab anggi tanpa dosa


"kenapa lama sekali baby,aku merindukan mu"ucap Rafen kesal.


terdengar suara kekehan geli dari sebrang ,suara sang istri benar benar seperti melodi yang indah ditelingan Rafen,pria itu tersenyum hangat meski ia tau istrinya itu tak akan bisa melihatnya.


"ia maaf,kenapa sayang?"ucap anggi merasa geli akan panggillan kata sayang untuk pria mesum yang sayangnya adalah suaminya.


"apa baby,coba ulangi lagi kau panggil aku apa tadi?"ucap Rafen sungguh ia merasa senang mendengar istrinya memanggilnya sayang,sesuatu yang sangat mahal di telinga nya.


"tidak mau,tidak ada siaran ulang,sekarang katakan kenapa kau menelponku,aku benar benar sibuk Rafen,ada banyak sekali yang harus aku kerjakan semenjak kantorku berdiri,wah rasanya semua tubuhku mau remuk,banyak sekali para pengusaha datang untuk membahas rancangan gaya bangunan kantor mereka"terang anggi begitu antusia tanpa sadar disebrang sana suaminya begitu bahagia akan reaksi senang sangat istri.


"aku akan lakukan apapun demi membuatmu tersenyum bahagia baby,kau adalah hartaku yang paling berharga"batin Rafendra.


"ya baiklah nyonya Rafendra,asal kau jangan sampai tertarik dengan para pengusaha muda itu,kau tau aku akan cemburu nanti"ucap Rafen dengan nada sedikit merajuk.

__ADS_1


sungguh anggi merasa pria yang terkenal sebagai pria datar,dingin arogant dan tirani ini sungguh tidak cocok dengan pandangannya selama mereka menikah,Rafen menjadi pria mesum dengan tingkah kekanak kanakan yang sayangnya mampu membuat ia tersenyum dan tertawa lepas meski pada akhirnya ia akan memberi pelajaran pada suaminya itu jika sudah sangat kelewatan.


"baby,aku jemput ya kita lunch bareng,aku kangen kamu "ucap Rafen terdengar memelas.


"emm ok aku tunggu dikantor ,jangan lama loh,nanti aku pergi bareng client eksekutif muda ninggalin kamu"goda anggi,sungguh menggoda balik suaminya sangat menyenangkan.


"eh jangan baby,kamu mau pria itu ku buat tinggal nama"jawab Rafen kesal.


"hahahah,ia ia bye sayang"anggi langsung menutup sambungan telponya sepihak tanpa mendengar jawaban dari suami tampannya itu.


"ck,dasar untung sayang"ucap Rafen kemudian memandang telfon nya yang menampilkan wajah cantik istrinya.


************


Marvel berjalan santai memasuki kantor sang adik angkat,Raval desain art.


sudah sebulan lebih kantor anggi berdiri dan sudah banyak proyek proyek interior yang di tangani oleh Raval D'art.


banyak mata memandang kagum dan penuh minat pada sosok Marvel begitu ia melangkahkan kakinya memasuki kantor sang adik.


"dimana kantor Mrs Anggita?"tanya Marvel datar pada seorang wanita resepsionis yang memandangnya tak berkedip.


Marvel sungguh kesal sekarang.


"kamu tidak dengar ucapan saya"geram Marvel,sungguh sekarang ia merindukan adik angkatnya itu.


"eh ia maaf pak,lantai 10 ada di lantai 10 "jawab resepsionis itu tergugup.


Marvel tanpa banyak bicara menuju lantai 10 ruang kerja sang adik.


ting.......


pintu lift terbuka dengan santai Marvel berjalan sambil memasukan kedua tangannya ke dalam saku celana kain hitam pria itu.


nampak seorang wanita cantik tengah berjalan terburu buruk dengan kepala tertunduk sambil membawa tumpukan map ditangan nya.


sangking fokus pada wanita itu Marvel tanpa sadar bahwa wanita itu tengah berjalan cepat ke arahnya dan.


Brak........


"aduh,kok tembok ada disini sih,sakit banget nih bokongku"seorang gadis nampak mengusap jengkel bokongnya yang dengan sempurna menyentuh lantai.


"eekhem,saya bukan tembok nona"ucap Marvel sambil mengulurkan tangan ya kepada wanita cantik yang masih sibuk dengan omelannya.


wanita itu nampak terkejut mendengar suara maskulin yang tengah berbicara padanya,ia menongak dan


Deg........


Marvel tertegun melihat sepasang manik mata indah bening berwarna coklat itu menatapnya bingung.


untuk sesaat kedua insan itu saling menatap lama sebelum akhirnya sang wanita bangkit dan berterima kasih lalu beranjak pergi dengan terburu buru.


Marvel terdiam mematung,untuk pertama kkali selain anggi ada wanita yang mengacuhkannya.


"so interesting women"ucap Marvel tersenyum penuh arti.


tok


tok


tok


suara ketukan pintu mengganggu konsentrasi anggi.


"masuk"tanpa melihat tamu yang datang anggi masih sibuk akan berkas berkas nya.


"apa kau tidak merindukan kakakmu ini"goda Marvel tersenyum geli menatap wajah kaget sang adik.


"astaga,kapan kau datang kak?kenapa tidak beri tahu aku"ucap anggi bangkit memeluk sang kakak.


"kau tau,suamimu itu tak mau kau lebih dekat denganku,dia sangat over posesif sekali"tawa Marvel sambil mencari posisi yang nyaman di sofa ruangan sang adik.


"kakak mau minum apa,biar aku minta pada sekertaris ku buatkan?"tanya anggi sambil menatap bingung wajah Marvel yang dari masuk tadi hingga kini terus tersenyum lebar.


"hei kak,kenapa dengan wajahmu itu,kau tidak gila kan?"tanya anggi tersenyum geli.


"enak saja "jawab Marvel kesal.


"Zoya,antarkan dua cankir mocacino ke ruangan ku"anggi menghubungi asistennya itu melalui saluran interkom di ruangan ya.

__ADS_1


"jadi,ada apa kau kemari kak?"tanya anggi sekali lagi.


"mau makan siang bareng lah,apa lagi"jawab Marvel santai.


"ck,Rafen sudah ngajak tadi,kau gabung saja"ucap anggi santai.


"kau mau aku mendapat masalah karna menggangu kencanmu dengan si es itu"jawab Marvel malas.


"oh ayolah kak,kalau tidak mau ya sudah"anggi menatap jengah pada sang kakak yang masih menampilkan ekspresi aneh di wajah tampan nya.


tok....


tok....


tok....


"Mrs veleri,saya Zoya,ini pesanan anda"ucap sang asisten dari balik pintu.


"masuk Zoya"balas anggi.


ceklek......


"taruh dimeja sana Zoya,oh ia file file tadi udah bereskan?"tanya anggi tanpa menatap wajah sang asisten.


sementara itu,tanpa kedua wanita itu sadari,Marvel tersenyum penuh arti pada wanita bernama Zoya,asisten sang adik.


"khem"Marvel berdehem cukup keras dan itu sontak membuat kedua wanita itu tersadar.


"astaga kau masih disini kak?"tanya anggi tanpa dosa.


"adik durhaka,kau mengusir kakakmu?"tanya Marvel jengkel.


"hahahha,maaf oh ia Zoya,kenalkan ia Marvel lee Houston,kakakku"ucap Anggi mulai mengerti akan senyum sang kakak.


"lho si tembok ini kakak Mrs veleri,saya baru tahu anda punya kakak eh"buru buru Zoya menutup mulutnya yang secara tidak sadar sudah tidak sopan pada pria tampan dihsampingnya itu.


hahahhahahha


anggi tertawa geli melihat ekspresi syok sang kakak.


"kau barusan mengatai ku tembok nona,ya ampun sungguh tidak sopan ,apa kau tidak lihat betapa tampan diriku"ucap Marvel penuh percaya diri.


"sudah sudah ,kok kalian malah ribut disini,baiklah kak bagaimana jika kau ajak Zoya lunch ,aku akan pergi dengan Rafen"ucap Anggi melihat wajah senang sang kakak dan wajah syok serta malu Zoya.


"tapi Mrs,saya ti-"ucapan Zoya terpotong melihat ekspresi tak terbantahkan anggi.


"sudah Zoya kembalilah ke ruanganmu dan cepat urus berkas berkas itu,kak Marvel akan menjemput mu saat makan siang nanti"ucap anggi mutlak.


"baiklah,saya permisi"jawab Zoya pasrah.


"bagaimana kak,kau sudah ku beri jalan,sekarang pergilah aku malas melihat wajah anehmu itu"goda anggi sambil mengusir sang kakak secara halus.


"ck,fine tapi thank's kau kok bisa tau aku tertarik pada sekertaris mu itu?"tanya Marvel antusias.


"tentu saja wajah bodohmu itu terlihat seperti buku terbuka untukku,sekarang pergilah kau mengganggu waktu sibuk ku"ucap anggi malas .


"baiklah princess Rafen,kau sekarang 11 12 dengan. suamimu suka mengusir orang"jawab Marvel jengkel.


"ok good luck my brother"ucap anggi tersenyum menggoda.


akhirnya siang itu Marvel mengajak Zoya lunch bersama dan berharap semoga perasaan aneh yang ia rasakan pada wanita itu adalah cinta,ia sudah ikhlas akan melepas anggi untuk Rafen,dan ia harap Zoya bisa menggantikan posisi anggi dihatinya.


***********


disisi lain seorang pria yang nampak berumur sudah kepala 3 tersenyum licik memandang foto seorang gadis manis dengan seorang pria tampan merangkulnya.


"Selenia kau akan membayar hutang kakakmu padaku"ucap pria itu tersenyum menyerigai.


" apa kau yakin melakukan ini,kau tau berhadapan dengan siapa?"tanya seorang pria berambut pirang dihadapannya.Damian salah satu kaki tangan pria itu,damian yang dipercaya mengurus kasino milik Pria itu.


"dia sudah menghancurkan 3 kasino milkkku dan menggagalkan banyak transaksiku,dia harus ku balas ,adiknya akan menjadi korbanku selanjutnya"tawa Darius terdengar seperti seorang iblis.


mereka tertawa bersama tanpa tau sedang mengusik seorang pria dengan jiwa lucifer didalamnya..................


ok segini dulu guys don't forget give me vote.like n komen.......


see you next chap...๐Ÿ˜„


TBC............

__ADS_1



__ADS_2