
hai all maafx jika El belakangan ini lama up,jadi mohon dimaklumi😊
jangan lupa tinggalkan vote,like n komen
ok cekidot.........
🍁🍁🍁Cindrella step sister🍁🍁🍁
☕happy reading☕
kini hampir dua minggu Anggi berada di rumah sakit,kondisinya mulai membaik dan luka luka pada sekujur tubuhnya telah hampir pulih tak berbekas akibat racikan obat hasil eksperimen Charles.
tak terasa hari ini Anggi sudah diperbolehkan pulang,dan betapa Rafendra sangat senang untuk itu di dlam otak jeniusnya telah terpikir berbagai rencana agar bisa semakin dekat dan memonopoli istri cantiknya itu.
hari ini dengan tegas Rafen mengusir semua keluarga dan para bawahan nya,malam ini Rafendra benar benar ingin be romantis ria dengan wanita cantik yang sudah membuat nya kalut seperti orang yang tidak waras.
sekarang didalam mansion besar itu hanya ada mereka berdua dan anggi terlalu malas untuk bertanya ini itu pada suami mesumnya itu.
"sayang"panggil Rafen manja.
"apa"Anggi menjawab cuek tanpa menoleh,sejujurnya ia masih kesal akan pengusiran Rafendra atas keluarga angkatnya karna Anggi masih ingin bermanja ria dengan kedua ayah dan kedua bundanya bersama para saudara angkatnya,namun dengan seenak jidat Rafen mengusir halus semua orang dan menyisakkan mereka berdua saja didalam mansion mewah milik suaminya itu.
"sedang apa sayang,kok mukanya jelek gitu?"goda Rafen sambil menoel pipi chabby sang istri.
"apa sih jangan mulai deh"omel Anggi kesal .
"lagi apa sayang"ucap Rafen geli menatap wajah kesal istri cantiknya itu.
"mandi!!!"jawab Anggi malas.
Rafendra berdecak kesal.
"duh ketus banget ,lagi PMS ya?"goda Rafen menggerling mata.
"diam kau dasar suami gak waras,sudah tau nanya"jawab anggi kesal.
"ck,oooh mana ku tau sayang"ucap Rafen sedikit lucu mengingat pertanyaan ya yang tepat sasaran.
"gara gara kamu tuh ya,sekarang gak ada yang bisa ku mintain tolong,kamu suruh semua orang pergi liburan dan meninggalkan kita berdua disini,sekarang bagaimana,mana diluar hujan deras"ucap Anggi gelisah.
"memang ada apa sih sayang,kamu butuh sesuatu?"tanya Rafendra binggung .
"aku tuh lagi bulan merah Rafen,bulan merah"ucap Anggi dongkol.
"ia terus kenapa dong,kamu ngambek gini aku mana tau sayang my baby?"ucap Rafen gemas sendiri.
anggi menatap intens Rafen,di otak cantiknya telah memikirkan sebuah rencana licik untuk memberi pelajaran pada suami kurang ajar nya itu,dan tatapan anggi berhasil membuat Rafendra bergidik dan gugup seketika.
"sayang,a...ada apa kok ngeliat nya begitu amat,aku tau wajahku memang tampan,tapi kok kayaknya tatapanmu itu sedikit membuat ku merinding,kamu gak mikir aneh anehkan baby?"tanya Rafen cemas.
Anggi menyerigai senang mendengar nada gugup suami mesum dan tiraninya itu.setelah puas berfantasi ria,anggi berdehem sebentar lalu menatap penuh harap pada Rafen .
"sayang,kamu taukan disini gak ada siapapun dan diluar sedang hujan deras?"ucap Anggi tenang.
"taulah sayang,emang kenapa sih,kamu mau kita khem sekarang,tapikan kamu lagi dapet"goda Rafen tersenyum puas.
Blush........
"sem.....sembarangan,mana ada kayak gitu,aku gak mau tau ya kamu harus keluar beliin aku pembalut"ucap Anggi tanpa dosa setelah menelan rasa gugupnya akibat godaan suami tampan nya?ah tampan,gak tapi mesum.
"APA!!!!"syok Rafen mendengar permintaan istri cantiknya itu.
"apa,kenapa teriak kamu gak mau?"ucap anggi ketus.
"bu...bukan gitu sayang,tapi masa pria tampan pujaan wanita dan mafia besar sepertiku beli pembalut sih,apa kata dunia"ucap Rafen memelas.
"gak ada tapi,beli sekarang atau aku telpon daddy buat jemput "ucap Anggi tersenyum puas menatap wajah putus asa suami tampan nya yang sayangnya memiliki kemesuman akut .
akhirnya karna takut dengan ancaman istri cantiknya ,Rafen walau terpaksa tapi tetap beranjak mengambil kunci mobil sport nya menuju supermarket terdekat demi membeli kebutuhan sang istri ,untung cinta.
"sayang,beli yang ada sayapnya "ucap anggi sembari mencium mesra pipi Rafen lembut.
Deg......Deg.....Deg.....
"gila jantungku,dicium aja udah kayak gini,gimana kalau aku ajak tempur kayak dulu,mati kali mungkin"batin Rafen merana.
Plak........
sebuah tamparan sayang mendarat dengan tidak etisnya menyadarkan Rafendra dari keterpakuannya yang sedari tadi diam dengan senyum aneh di wajah nya .
"jangan ngelamun aja,pergi sana "ucap anggi jengah melihat suami tampan nya itu mendadak bodoh.
"hehe ia sayang nih aku jalan"ucap Rafen tersenyum puas .
Cup.......
sebuah kecupan singkat duberikan rafen dibibir ranum istrinya sambil berjalan santai tanpa dosa meski wajah istri cantiknya telah berubah memerah malu sekaligus jengkel akan sikap mesum suaminya.
__ADS_1
"MESUM "teriak anggi jengkel.
"BIARIN,ISTRI SENDIRI KOK"balas Rafen tak kalah keras sambil tertawa lepas.
"ck dasar,untung cinta"ucap anggi tersenyum malu sembari berlalu memasuki kamar utama mereka.
*************
kini semua mata wanita tengah memandang lapar penuh pemujaan pada sesosok pria tampan dengan kaos putih berbalutan jaket kulit hitam serta jelana jins serta snikers putih,sosok tampan yang tengah sibuk dengan pemikiran nya sambil menatap bingung pada jajaran aneka jenis merk pembalut wanita yang ada dihadapannya.
"ck,susah sekali mana banyak lagi,tau gini Selenia aku paksa balik ke mansion tadi"gerutu Rafen jengkel.
sedari tadi nampak banyak para pengunjung wanita yang nampak menikmati pemandangan langka dimana seorang pria tampan tuan muda Wiguna tengah sibuk memilih pembalut tanpa menyadari dirinya menjadi hiburan bagi wanita wanita haus belain......
"hei tampan mencari apa"seorang wanita berbaju seksi datang dan tanpa malu mulai menggoda Rafen dengan sengaja menggesekkan dadanya pada lengan kekar Rafendra.
"ck,bisakah dada oplasmu menjauh dari lenganku,punya istriku lebih menggoda dari dada silikonmu"ucap Rafen sinis.
HAHAHHAHA
nampak terdengar suara tawa dari sekitar mereka,wanita itu menunduk malu sambil berlalu pergi dengan wajah kesal.
"maaf tuan,ada yang bisa saya bantu?"tanya seorang penjaga supermarket itu sopan.
"kebetulan, carikan pembalut bersayap untuk istriku"ucap Rafendra dingin plus wajah datar tanpa dosa.
pelayan itu mengelus dadanya sabar menghadapi sikap tuan muda Wiguna ini memang terkenal sebagai pria dingin dan tanpa ekspresi.
"wah suami idaman sekali"
"beruntung sekali istrinya"
"sudah tampan mapan perhatian lagi"
"tuh sayang kamu kayak tuan muda itu dong"
"bla bla bla"
dan masih banyak lagi pujian pujian yang masuk ketelinga Rafendra,namun memang dasarnya Rafendra adalah orang yang cuek,jadilah ia masa bodoh saja..
"ini saja tuan,anda ingin berapa banyak?"tanya pelayan itu sopan .
"berikan saja selusin"ucap Rafen dingin.
"baik silakan ke kasir tuan"ucap pelayan itu sambil berlalu pergi.
kini Rafendra tengah mengemudikan mobilnya cepat karna takut istri cantiknya semakin ngambek mengingat Rafendra sudah cukup lama pergi membeli pesanan sang istri.
********
"sayang,udah dong ngambek nya"ucap Rafen frustasi .
"abis beli satu barang aja lama,kamu pasti abis godain wanita lain,ia kan?"ucap Anggi sinis.
"ya ampun sayang,mana ada wanita lain selain kamu"ucap Rafendra gemas melihat tingkah istri cantiknya yang tak biasa.
"siapa taukan,ngaku aja deh"ucap anggi menatap tajam wajah Rafen yang kini tersenyum lebar.
"kamu cemburu ya?ish kok makin cantik dan manis sih istriku ini,jadi pengen makanin kamu"goda Rafen sembari mengigit gemas pipi chabby sang istri yang nampak mulai memerah.
"ish lepasin sakit tau"omel anggi sambil menarik keras telinga Rafen hingga gigitan pada pipinya terlepas.
"duh kok bar bar nya kambuh?"ucap Rafen sembari mengusap telinga yang memerah sakit.
"biarin"ucap Anggi ketus.
"sayang,main yuk"kata Rafendra antusias.
"main?kemana?apa?tanya Anggi gak peka.
"hujan sudah reda,kita ke taman pasti ada pelangi"ucap Rafen sabar.
"ngapain ke taman"ucap Anggi masih tidak peka.
"tidur sayang,tidur"ucap Rafendra mulai jengkel sambil mendengus kesal.
Anggi terkekeh geli melihat raut kesal suami tampan nya itu.
"kalau mau tidur di kamar aja Rafen,ngapain ke taman buang waktu aja"goda anggi tersenyum puas.
"ck ck ck,istri ku peka dikit kenapa sih,aku ini ngajak kamu kencan tau gak"kesal Rafen .
"oh kencan,masa sih?"goda anggi tersenyum geli.
"harus nya kamu bangga sayang,pria tampan dan sempurna sepertiku mengajakmu tanpa syarat,coba lihat wanita diluaran sana,mereka sampai mengemis cintaku lho,bahkan rela jadi simpanan aja"ucap Rafen bangga tanpa sadar raut sang istri mulai menggelap.
"oh jadi kamu mau melihara simpanan?"ucap anggi sinis.
Deg.......
"sial salah lagi"batin Rafendra melihat wajah kesal sang istri menahan amarah.
"ngak kok sayang,becanda aku tadi"ucap Rafen sambil tersenyum canggung .
"awas kamu macem macem ku potong junior mu abis"ucap Anggi menyerigai sadis.
__ADS_1
Glek......
"astaga istriku cantik cantik sadis juga"batin Rafen ngeri.
"jangan dong,entar aku gak bisa olahraga ranjang bareng kamu,terus dedek bayi kapan adanya kalo gitu,bisa ngamuk ntar daddy sama mommy"ucap Rafendra merana.
"bodo amat"ucap Anggi melenggang pergi.
"sayang mau kemana?"tanya Rafen sembari mengejar langkah cepat sang istri.
"ganti baju,katanya mau kencan kamu tuh gimana sih tadi kata-"ucapan anggi terpotong oleh ciuman ganas Rafendra.
Cup..............
"mmmpmphhm"anggi memukul dada bidang Rafen akibat mulai kehabisan nafas.kini keduanya nampak terengah engah meraup udara sebanyak banyaknya.
"hos....hos...kamu ...gila ...mau bikin aku mati"ucap anggi kesal.
"manis,makanya kamu jangan cerewet sayang bibirmu itu jangan di maju majuin bikin aku gemes aja,untung gak khilaf"ucap Rafen tersenyum puas.
**********
anggi terlihat anggun sekaligus cantik dengan dress simple berwarna abu abu.
( ini model dress Anggi)
Rafendra tidak kalah tampan dengan model gaya busananya yang terkesan simple.
(ini model busana Rafen)
ditengah keramaian pasar malam,Anggi dan Rafendra menjadi pusat perhatian seketika,pasangan sempurna dimana pria berwajah tampan terkesan datar dan dingin memeluk mesra pinggang ramping seorang wanita cantik menjurus manis yang nampak tersenyum puas melihat suasana ramai pasar malam tempat mereka berada sekarang.
"senang gak?"tanya Rafen geli melihat wajah berbinar sang istri.
"hem,lumayan kok"jawab anggi pura pura kurang senang.kan gengsi kalau suami mesumnya itu sampai tau Anggi begitu antusias diajakin kepasar malam aja.
"masa,mukanya gak singkron dengan kata katanya lho?"goda Rafen geli.
"ck apasih,ia seneng puas"kesal anggi,suaminya ini gak bisa dibohongi sama sekali.
"oke,sekarang mau makan apa sayang?"ucap Rafen lembut.
"Bakso"tanpa sadar anggi menjawab dengan antusias.
Rafendra terkekeh geli melihat tingkah manis sang istri.
"tuhan betapa manisnya istriku ini,aku janji akan selalu menjaganya dengan nyawaku sendiri"batin Rafendra bahagia .
tak lama mereka segera menuju sebuah kedai sederhana yang menjual bakso dan mulai memesan porsi jumbo ,istilahnya semangkok berdua.
"duh romantis nya"
"astaga pasangan couple goal banget"
"cantik banget ceweknya"
"ish ganteng jadi pengen"
"bla bla bla"
suara bisik bisik serta tatapan memuja dilayangkan kepada pasangan Rafen dan Anggi,bahkan kaum adam tak malu melayangkan tatapan lapar pada Anggi,dan Rafendra ingin sekali mencongkel mata mata mesum yang menatap lapar pada tubuh montok istri cantiknya itu.
tak mau ambil pusing,Rafen segera mengajak sang istri bicara dan memintanya segera menyelesaikan acara makan mereka sebelum berlalu pergi dari tempat ini.
"gimana udah kenyang?"tanya Rafendra mengusap rambut panjang anggi lembut.
"masih laper,kamu tau aku lagi dapet jadi makan ku banyak"ucap anggi terkekeh melihat wajah bingung Rafendra.
"mau makan takoyaki,tadi aku liat ada cafe deket sini,kita kesana yuk"anggi bangun dan menarik lengan kekar suaminya keluar dari kedai penjual bakso setelah Rafen membayar makanan mereka sebelumnya.
"emang perut kecil dan ramping istriku ini masih muat?"tanya Rafen terkikik geli melihat wajah merajuk istri cantiknya.
"masih lah,kalo gak dapat,makan ku juga gak banyak ini"ucap anggi kesal.
"ia ia gak usah ngambek ntar cantiknya ilang,ya udah kamu boleh makan apa aja,asal perutmu jangan sampai sakit ya sayang"ucap Rafen lembut sembari mencium mesra pipi anggi yang sedikit memerah.
"lagian tadi siapa yang nanyak aku udah kenyang belum?"ucap Anggi jengkel.
"hahhaha ia ia sayang ,ya ampun perut kecil gini ternyata makanya banyak juga,susah emang ngadepin istri apalagi kalo lagi PMS"ucap Rafen tertawa geli.
"aku pulang nih"ucap anggi ketus.
"eits jangan dong,sensi amat beb,ok kita beli takoyaki sebanyak mau kamu deh"bujuk Rafen tertawa terpingkal pingkal dalam hati.
nampak suasana romantis tersaji sebagai pemandangan yang membuai mata keduanya.
"pelayan berikan seporsi takoyaki,segelas jus jeruk dan secangkir cappucino"ucap Rafendra dingin.
"baik mohon tunggu sebentar tuan dan nyonya"ucap pelayan tersebut menatap lapar pada sosok Rafen.
"ya udah pergi sana malah bengong gak niat banget ngelayanin pelanggan"ucap anggi ketus.
__ADS_1
Rafen terkekeh melihat istrinya mengomel kesal.
TBC.........