
semenjak hari dimana pertemuan ketidak sengajaan antara dewi dan anggi anak dari mama tirinya membuat dewi sedikit khawatir,pasalnya dia menjadi sedikit tidak percaya diri mendapati betapa jelitanya wajah saudara tirinya,dia takut jika nanti anggi tinggal bersama dengan ibunya maka kasih sayang dan perhatian ibunya akan berkurang padanya,yah katakan saja dewi egois tapi rasa cintanya kepada sang ini tirinya sangat besar hingga membuatnya bertekat menjadi putri kesayangan satu-satunya dari mama tirinya,walaupun ia tahu betapa winda sangat menyayangi dewi,tapi dia tidak mau harus berbagi kasih ibu dengan anggi.
siang itu dewi dan juga winda sedang duduk santai di gazebo dekat kolam renang di halaman belakang rumahnya.
" ma dewi pengen tau,apa mama menyayangi dewi",kataku.
"tentu saja sayang,kenapa tanya seperti itu",balas winda.
"gak ada sih ma,cuman nanya aja,mama janji ya sama dewi apapun yang dewi minta mama akan kabulkan"kata dewi
"ia sayang apapun yang putri mama minta pasti mama kabulkan",balas winda
mendengar perkataan mama winda,betapa sangat bahagianya dewi,dia bertekat untuk menyimpan semua kasih sayang winda hanya untuknya saja.
bukanlah hal yang mudah,dewi dan tommi sudah sangat merindukan kasih seorang ibu,semenjak ibu mereka tiada ayah mereka selalu sibuk bekerja dan hanya tommi saja yang selalu menemani dewi di masa kanak-kanak.
sampai winda datang dan memberi kasih sayang seorang ibu pada kedua anak Hari.
pertemuan pertama dewi dan Anggi benar-benar menimbulkan kecemburuan dan rasa iri dalam diri dewi.Anggi yang terlihat begitu cantik tanpa perlu repot memoles diri,berbeda dengan dewi dia tidaklah secantik anggi,bahkan karna merasa kurang percaya diri akan bentuk hidungnya dewi bahkan melakukan operasi plastik demi terlihat sedikit mancung.
yah dewi memiliki hidung yang cenderung pesek dan pori-pori yang kasar,sehingga dia memutuskan untuk sering melakukan perawatan di salon kecantikan, demi bisa berjalan beriringan dengan mama tirinya,winda meski sudah cukup berumur tetapi dia masih terlihat cantik dan anggun maka tidak heran ayahnya sampai cinta mati dengan ibu dirinya ini.
akhirnya dengan semua jenis perawatan salon kecantikan yang dia lakukan sejak masih smp,sekarang wajahnya lumayan cantik.
tapi saat melihat betapa jelita nya wajah saudara tirinya membuatnya takut kehilangan kasih sayang dari winda,rasanya semua perawatan salon selama ini sia-sia.
sore ini rianti mengajak anggi untuk liburan berdua ke bali,Anggi yang merasa butuh refreshing akhirnya menyetujui usul rianti,setelah packing dan mengantar oma ke rumah tante maya, rianti dan Anggi diantar mang Sarmin ke bandara,mereka berangkat dari jakarta ke bali naik pesawat yang sudah di booking oleh om bagas.
" hay ri,kita mau nginap dimana nanti",kata anggi.
"tenang aja gi,temen papa punya vila deket pantai kita bisa nginap disana.lagian papa udah ngomong sama temenya",balas rianti.
setelah menempuh perjalanan yang cukup lama anggi dan rianti tiba di bandara,mereka langsung memesan taksi dan menuju vila dimana tempat mereka akan tinggal sementara liburan di bali.
begitu sampai villa langit nampak gelap dan dua gadis manis itu memutuskan langsung tidur dan besok bisa mulai menjelajah pantai dan menikmati kuliner nya.
suara kicau burung,deburan ombak dan silaunya matahari membuat anggi membuka mata indahnya.
"oh astaga aku ketiduran",pekik anggi.
__ADS_1
dengan perasaan tidak enak dia bangun dan mandi ,walaupun anggi melewatkan subuh mau bagaimana lagi siapa suruh dia kesiangan.
"hey gi,kamu kenapa pagi-pagi muka ditekuk kayak tukang sayur gak laku",ejek rianti sambil tertawa geli.
"ih sebel aku ri,subuh gak dapet keburu siang",balas anggi sebel.
"hahahah tobat sana,tumben tidurmu kayak kebo gitu",canda rianti.
"jetleg aku kayaknya semalem ri",balasku .
"ya udah gak usah manyun kita cari breakfast yuk",kata rianti.
"emmm"balasku datar.
sementara rianti dan Anggi liburan ke bali,winda datang menemui oma sari untuk menanyakan keadaan anggi,walaupun dia tau bagaimana nanti reaksi mantan mertuanya itu.
sementara di rumah maya dan suaminya sedang keluar untuk menghadiri acara pernikahan salah satu staf Bagas di kantornya.
hal itu diketahui winda makanya dia sengaja datang untuk berbicara dengan oma sari tanpa gangguan maya dan bagas.
"ada apa kamu datang kemarin,belum cukup kamu menyakiti anak dan cucu saya hah"geram oma sari.
oma sari begitu emosi dengan segala kemarahann ya ia memaki mantan menantunya itu.
"bu saya minta maaf telah menyakiti mas Aksan dan anggi,saya kemari untuk menebus segala perbuatan saya pada anggi",winda berbicara dengan isak tangis dan tubuh bergetar mengharap maaf dari mantan mertuanya ini.
sementara Hari yang ikut mengantarkan istri hanya bisa memeluk winda untuk memberi sedikit kekuatan pada istrinya itu,ia tau tidak bisa berbuat apa-apa untuk membantu meredakan amarah mantan Mertua istrinya,walau bagaimanapun ia tahu disini istrinya lah yang salah.
"minta maaf katamu,winda..winda apa dengan kamu minta maaf aksan akan hidup lagi,dan anggi akan kembali seperti dulu lagi,MIMPI KAMU".jerit oma sari.
"bu tolong maafkanlah winda bu,saya tahu memang apa yang sudah saya lakukan adalah salah ,tapi saya benar-benar menyesal dan ingin merawat anggi,tolonglah bu",isak winda.
"apa yang harus saya lakukan untuk menebusnya"pinta winda.
" jangan pernah datang menemui cucuku dan jangan perlihatkan wajah kurang ajar mu di depan ku"hardik oma sari
"bu tolong maafkanlah istri saya,saya berjanji akan mengurus anggi seperti putri saya sendiri"kata hari.
"enak saja kalian main datang dan mau Membawa anggi,jangan MIMPI,saya tidak sudi"maki oma sari.
ditengah pertengkaran winda dan oma sari,maya dan bagas telah kembali dari resepsi.
"ngapain kamu kesini winda"hardik maya.
"ada urusan apa kamu mencari anggi lagi winda,belum cukup kamu menyakiti anak itu"kata bagas dengan nada menghina.
"maya,bagas saya kemari hanya ingin melihat anggi,saya sangat merindukan dia"tangis winda.
"hah rindu kamu bilang,ibu macam apa kamu meninggalkan anak dan suami yang sedang dalam kesulitan,saya tidak habis pikir sama kamu winda setelah sekian lama kamu datang mencari mereka,apa otakmu sudah mulai lumpuh hah"maki om bagas.
Hari yang tidak tega melihat istrinya dimaki oleh mantan mertua serta sahabat dari mantan suaminya memutuskan membawa winda pulang untuk menenangkan diri.
"sudahlah ma,kita pulang dulu setelah tenang baru kita bicarakan lagi baik-baik"pinta Hari.
"siapa yang mengizinkan kalian kembali,pergi dan jangan kembali saya tidak sudi anggi melihat wajahmu disini"maki oma sari.
dengan langkah lunglai winda meninggalkan rumah maya,sementara itu oma sari langsung jatuh pingsan setelah kepergian winda.
__ADS_1
"astaga pa,oma pingsan"
"cepet ma siapkan mobil,biar papa gendong oma"maya dan bagas bergegas membawa oma sari menuju rumah sakit terdekat
setelah sampai langsung oma sari dilarikan ke ruang UGD oleh perawat yang berjaga.
maya dan bagas terus mondar mandir menunggu dokter keluar dari dalam ruang pemeriksaan oma sari.
"kalo sampe terjadi apa-apa sama oma saya tidak akan memaafkan winda masih"emosi maya.
"tenang dulu ma,jangan emosi kita tunggu saja apa kata dokter",balas bagas l.walau dengan suara tenang tapi penuh dengan amarah tertahan.
sementara itu sunset pulau bali begitu indah Anggi begitu gembira sambil bercanda ria dengan rianti kedua gadis itu saling berlarian dipinggir pantai yang mulai terlihat sepi.
anggi yang begitu bersemangat melempar rianti dengan pasir,mereka berdua nampak seperti anak kecil yang baru pertama bermain di pantai.
tanpa mereka sadari sepasang mata biru sedang memperhatikan anggi dari jauh.
"cantik dan sangat manis".
pria itu berjalan dengan santai ke arah anggi,akhirnya tanpa sadar anggi menabrak pria itu,anggi jatuh tepat diantas pria bermata biru langit itu dengan posisi anggi diatas dan pria blasteran itu dibawah,sadar akan posisinya anggi segera bangun dibantu rianti.
"i'm sorry i didn't mean to hit you",kata anggi.
melihat tampang laki-laki ini seperti orang asing membuat anggi berfikir dia adalah turis.
pria dengan badan tegap,maskulin dengan kulit putih dan badan atletis itu tersenyum tampan.
"its okey i'm fine"balasnya.
segera anggi pergi menarik tangan rianti dan beranjak dari sana dia tidak mau berlama-lama dengan orang asing.
"aduh gi ganteng banget,ngalahin kak kris"kata rianti dengan muka alaynya.
"sadar ri"balasku cuek.
sementara pria bermata biru itu hanya menatap kepergian anggi dengan senyum misteri dan berlalu dari sana.
"emmm menolak ku ,tidak pernah ada wanita yang mengacuhkanku,aku Devan aksara akan menemukan mu manis ku"
yah laki-laki tampan itu adalah Devan aksara putra sulung pemilik Aksara Entertainment.
__ADS_1