Cinderella Step Sister

Cinderella Step Sister
Terhianati


__ADS_3

hay hay para reader terkece jangan lupa kasih like,coment ,bintang buat karyaku sebagai penyemangat lho😆😆😆



HAPPY READING



Pagi hari ini suasana hati Anggi sangat cerah,secerah langit yang telah ditinggalkan oleh awan gelap,memang benar kata pepatah "habis gelap terbitlah terang".



ungkapan perasaan yang diutarakan oleh pria bernama Devan kemarin,sukses membuat moodnya yang semula down menjadi lebih baik.


seperti halnya pagi ini,kekasihnya datang menjemputnya pulang dari rumah sakit,dengan senyum bahagia terukir jelas di wajahnya yang tampan,dengan membawa seikat bunga lili putih segar,dan sebuah kotak berbentuk hati,ia datang dan langsung memeluk tubuh gadisnya.



Anggi tersenyum bahagia melihat kedatangan Devan,sejenak ia melupakan segala masalahnya dan fokus pada pria yang sekarang berdiri di depan ya .


"hay my angel,are you ready back home" tanya devan sembari mengecup kening anggi,tangannya sudah melingkar di pinggang ramping gadisnya.


"yes i am"balasku sambil ikut memberikan senyum manis ku padanya.


"oh no shit that smile will be kill me"gumam devan dalam hati,rasanya ribuan bunga bermekaran didalam hatinya,"kenapa aku jadi kayak anak abege yang baru kenal cinta sih"pikir devan,dia geli sendiri pada perasaan ya.


"oh come on don't smile like that,you can kill me my angel"kata devan lagi dengan nada manja.


"why?apa aku harus cemberut kalo ketemu kakak,kayak gini"sambil sedikit memajukan bibirnya,anggi memasang tampang cemberutnya,yang malah terlihat sangat menggemaskan dimata devan.



tidak tahan dengan hal itu,devan langsung menyambar bibir Anggi dan melumatnya sekejap


"emmm,,,emmpp "suara ciuman devan memenuhi ruang inap anggi .


"no,if you like this,i can't stop my self to kiss you"dengan tatapan geli akan reaksi Anggi atas ciumannya yang tanpa permisi,devan tetawa terkekeh.



deg deg deg semburat wajah anggi berubah memerah blusing.



Anggi diam sesaat kemudian memberikan cubitan pelan pada perut devan,yang dihadiahi ciuman bertubi tubi pada wajah anggi oleh devan.


"auwww geli sayang kamu harus dihukum karna nyubit aku"


cup,,,,,cup,,,,,cup


"kak dev stop geli tau"anggi melepas pelukan devan,dan melanjutkan acara berkemasnya.


"sayang,sepertinya kakak akan segera memberitahu om Bagas dan semua keluarga kita Tentang hubungan ini,kakak gak sabar nikahin kamu dek"terang devan bahagia.


"terserah kakak aja,yang penting kakak gak ngelarang aku kuliah"jawab anggi.



tak berapa lama devan dan anggi telah tiba di rumah Bagas,setelah duduk berbincang akhirnya devan mengutarakan prihal hubungannya dengan anggi Pada Bagas dan Maya,awalnya mereka semua terkejut,namun pada akhirnya menerima semua asalkan itu membuat anggi bahagia.



"ayah dan bunda tidak akan berkomentar apapun pada hubungan kalian,asalkan kalian memang serius dan siap menjalaninya,terutama kamu anggi,ayah tidak mau kamu terluka pada akhirnya"kata Bagas lembut sambil mengelus rambut panjang anggi,keluarga Bagas telah menjadikan anggi sebagai putri angkat mereka.


"tentu saja ayah,devan janji akan membahagiakan anggi dan menjaganya sepenuh hati"jawab devan penuh keyakinan.


setelah berbicara panjang lebar devan meminta pamit pulang pada Bagas,karna dia masih harus kembali mengurus pekerjaannya di kantor.



sepulang devan,anggi yang tidak melihat rianti sejak tadi merasa binggung dan bertanya pada Maya dimana keberadaan rianti.


"bunda,mana rianti kok gak keliatan dari tadi"tanya anggi pada Maya.


"dari tadi dikamar kayaknya sayang,coba kamu liat dulu,ayah sama bunda mau keluar dulu,kalo kalian lapar makan aja duluan"jelas maya sambil berlalu Ke kamar nya.



didalam kamar,rianti nampak sedang gelisah dan raut wajahnya dipenuhi kesedihan.



kret


suara daun pintu terbuka menyadarkan rianti dari lamunanya.


"ada apa ri,kenapa kamu sedih seperti ini"tanya anggi pada sahabatnya ini.


test,,,,,test,,,,test


air mata rianti turun Tanpa bisa dikendalikannya.


anggi begitu panik,tidak Biasanya rianti menangis seperti ini.

__ADS_1


"hey ri,sudah sudah jangan menangis lagi hemmm,,


sekarang katakan padaku ada apa"tanya anggi lembut sambil memberi pelukan hangat pada sahabatnya ini.


"hiks,,,,hiks,,,hiks,,gi tadi aku nelfon kak kris,ta,,,tapi yang ang,,,,angkat perem,,,puan,pas aku nanya di,,,,dima,,,na kak kris dia bilang lagi dikamar mandi"jawab rianti terbata bata sambil menahan tangisnya.


"astaga kamu yang bener ri,sebenernya hubungan kalian baik baik aja kan"tanya anggi sedikit terkejut.


"sebenarnya beberapa bulan kebelakang kak kris Udah susah diajak komunikasi gi"rianti menarik nafasnya lama sambil memejamkan matanya untuk Kemudian melanjutkan ucapanya lagi.


"aku gak tau kenapa kak kris berubah gi,seakan dia sudah mencoba melupakan aku,Sepertinya aku harus menanyakanya langsung padanya,aku akan ke Singapure akhir pekan nanti,aku gak mau papa sama mama menanyakan hubunganku dengan kak kris "kata rianti menjelaskan semua masalahnya padaku.


"ok semua keputusanmu,apa aku harus ikut nemenin kamu ri"tanyaku Pada rianti.


"itu lebih baik gi,lagian sebentar lagi kita libur semester"balas rianti.


akhirnya kami memutuskan untuk beristirahat karna aku juga baru pulang dari rumah sakit.



seminggu kemudian aku dan rianti segera berangkat ke Singapure,terlebih dulu aku meminta izin pada devan,biar bagaimanapun sekarang statusnya Adalah kekasihku,kami pergi dengan alasan ingin liburan sebentar.



setelah sampai di bandara Singapure kami langsung cek in hotel dan Memutuskan beristirahat sampai besok,karna perjalanan kami cukup lama dan melelahkan.



saat sampai di hotel tempat kami menginap,kami langsung memutuskan beristirahat melepas lelah,sampai malam tiba aku dan rianti segera mencari restoran terdekat untuk dinner.



hotel tempat aku dan rianti makan malam tekesan sangat elegan dengan nuansa tradisional yang apik,mataku menjelajah setiap ruang di restoran tersebut,tanpa sengaja aku bertabrakan dengan Seorang yang kuyakini adalah laki laki karna perawakanya yang tinggi menjulang di depan ku.



Brugh,,,,


aku jatuh terduduk,rianti kaget dan reflek membantuku bangun kami belum sempat melihat wajah orang yang menabraku,hingga suara baritonnya menyadarkan ku.



"lho anggi,rianti kalian ada disini"kata pria tersebut,kemudian aku langsung mengangkat kepalaku,mata kami saling bertemu,tanpa sadar mulutku sedikit mengangga sangking terkejutnya.


"astaga kak martin"pekik kami bersamaan.


martin tertawa geli melihat ekspresi keterkejutan kami yang nampak lucu di mata nya.


"ia ini aku martin,kalian kok bisa ada di Singapure"tanya martin kembali.


"kamu makin cantik aja sekarang gi"goda martin dengan wajah tanpa dosanya.


"gak Biasa aja kayaknya"balas anggi datar.


"hahaha ia deh ice princess,ngomong ngomong ada apa kalian disini"tanya martin.


"gini kak Sebenarnya aku dan anggi mau ketemu kak kris,dan kok bisa kakak disingapur,lagi liburan kah?"tanya rianti.


"ia kakak mau ketemu sama kris juga sih,eh btw nih ngapain kamu nyari kris ri?bukanya kalian udah putus ya"martin bertanya dengan wajah bingung.


Seketika keterkejutan melanda aku dan rianti mendengar pernyataan martin.



"sejak kapan kris bilang putus sama rianti"pertanyaan pertanyaan tentang hubungan sahabatku bertebaran di otakku,bagaimana Bisa martin tiba tiba mengatakan kalo kris dan rianti sudah putus.


"kak,kok bicara begitu sih,emang kapan kris dan rianti putus"tanyaku pada martin,kulihat dahinya berkerut,menandakan kebingungan akan reaksi kami pada kata katanya.


"gini loh gi,kris lusa akan bertunangan dengan putri dari keluarga Tan Shin ,pengusaha perhotelan dikota ini,jadi kami semua sahabat Nya sudah mendapat undangan dari kris,lagi pula sudah sebulan lebih Mereka berpacaran makanya kakak pikir kamu udah putus dari kris rianti?"martin menjelaskan panjang lebar kebingunggan kami.



seketika tubuh ku membatu,dan rianti jangan ditanya lagi,dia sudah jatuh terduduk dengan air mata mulai membanjiri dari kedua matanya.


"hiks,,,,hiks,,,hiks kenapa?Kenapa kakak mengkhianati rianti?salah rianti Apa kak"rianti menangis pilu,segera tatapan seluruh pengunjung restoran tertuju pada kami,tidak mau menjadi bahan tontonan,martin segera membawa kami kearah parkiran mobilnya.



"ok sekarang kasih tau gue ri,sebenernya status kalian sekarang apa"tanya martin,posisinya sudah duduk dibelakang kemudi,sementara rianti duduk disebelah martin dan aku memilih duduk dibelakang memberi ruang pada martin menjelaskan keadaan kris pada rianti.



"jadi gini rianti,kris udah berpacaran dengan Lusiana Tan Shin,putri dari pengusaha Tan shin mereka sudah berpacaran sebulan yang lalu dan akan segera menikah 2bulan setelah acara pertunangan Mereka yang akan diadakan lusa depan,mereka sudah dijodohkan sebelumnya oleh ayah kris,"jelas martin dengan wajah turut sedih atas nasib rianti dan rasa kecewa Pada kebohongan kris.


"hiks,,hiks,ta,,ta,,tapi kak,kak kris janji akan menikahi rianti saat dia kembali dari kuliahnya disini,dan orang tua rianti sudah tau semua rencana uang kak kris katakan Pada rianti,karna dia sendiri yang berbicara langsung pada papa"rianti menjelaskan sambil menahan isak tangisnya.


"memang bener yang kak martin bilang?kalau giti tolong antarkan kami menemui kak kris "pinta Anggi pada martin.


sejenak martin terdiam terlihat sedang berfikir,lalu menganggukkan kepalanya tanda setuju.



tak berapa lama mobil martin tiba disebuah restoran mewah,yang kuyakini disini kak kris sedang makan siang dengan kekasihnya lusi,karna Mereka langsung terlihat dimata anggi begitu dia turun dari mobil martin.

__ADS_1



aku langsung turun dari mobil martin,darahku mendidih melihat keromantisan kris pada kekasihnya,dan menggantungkan hunungannya dengan sahabatku rianti.


kulihat rianti masih duduk didalam mobil sambil menangis.wajahku sudah merah menahan amarah,aku tidak suka penghianatan.



kedua tanganku sudah mulai mengepal,walau wajahku masih terlihat tenang namun aku yakin sekarang mataku pasti sudah memerah.


dengan langkah tenang namun penuh amarah aku menuju meja tempat kris bersama kekasihnya.


martin mencoba menahan ku,namun kutatap matanya penuh kilatan amarah,dia melepaskan tanganku.



"tunggu anggi,jangan membuat kekacauan disana,sebaiknya kita kembali,kasian rianti"bujuk martin sambil menahan pergelangan tanganku.


"tunggu kakak bilang"dengan senyum tenang diwajahku,aku menghempaskan cekalan tangan kak martin,dan melanjutkan kata kataku.


"orang seperti kak kris itu,tidak pantas diberi waktu,tunggu dan liat saja disini"dengan senyum dingin diwajahku,aku meninggalkan martin yang nampak sedikit gelisah menemani rianti yang masih duduk dengan tatapan kosong.



Anggi berjalan tenang kearah meja kris,semua mata melihat kedatangannya dari arah pintu masuk restoran.


seorang gadis cantik bak model berjalan anggun menuju meja sepasang kekasih yang sedang nampak Berbicara mesra disana.


kedatangan anggi membuat wajah kris langsung pucat seketika.




dengan senyum penuh penghinaan ,Anggi menyapa kris.


"hallo kak kris,lama gak ketemu,gimana kabar rianti"tanya anggi dengan senyum dingin.


"a,,angi ka,,,kamu sedang apa disini"kris menjawab terbata bata,ekspresinya sekarang seperti seorang yang sedang tertangkap tengah berselingkuh.


"kenapa kak?anda belum menjawab pertanyaan saya tadi,gimana rianti"aku bertanya lagi dengan suara datar penuh ejekan.



"siapa rianti sayang,dan siapa wanita ini"tanya wanita yang kutahu bernama lusi.


"benar benar,anda ini laki laki pengecut,bisanya hanya menggantungkan perasaan orang,kalo anda tidak bisa menjaga hati terus terang saja jangan bermain kucing kucingan,be a man don't make me so sadly look at you"kata anggi dengan nada mencibir namun tetap tenang dan dingin.



semua mata memandang kearah kami,namun aku tidak bergeming dan masih berdiri angkuh didepan meja kris.


"now look at me,katakan kenapa kamu menggantungkan sahabatku JAWAB"suaraku mulai meninggi walau masih dengan gesture tenang.


namun wanita itu tiba tiba berdiri dan hendak menamparku.


"apa yang kamu lakukan,dasar cewek gila,datang datang menghina kekasihku"lusi memekik marah sambil mencoba melayangkan tangannya kepadaku.


aku tidak tinggal diam kutahan tangannya yang hendak mendarat dipipiku,lalu kuhempaskan hingga dia terjatuh dan semua makanan dimejanya berserakan dilantai.



"hey jalang,karna kau kaya,bukan berarti kau bisa bermain dengan laki laki yang sudah memiliki ikatan,dan kau brengsek,apa kau lupa bahwa mulutmu itu sudah berjanji Pada orang tua sahabatku akan menikahi dia,dasar SAMPAH"makiku geram,Walau terlihat tetap tenang,namun suara bentakanku cukup membuat restoran ini menjadi sunyi.



"cukup anggi,memang aku bersalah pada rianti,tapi aku sudah tidak mencintainya lagi,dan aku akan segera menikahi lusi,jadi tolong jangan mengusikku"kris mulai geram.


"hey brengsek,siapa yang mengusikmu kau itu tidak lebih dari S,A,M,P,A,H kau yang meminta sekarang kamu pula yang mencampakkan rianti,mikir bodoh"dengan wajah datar dan senyum mengejek aku membalas kris.


"lantas kau mau apa Anggi"kris mulai emosi.


kutarik ujung bibirku tersenyum tenang,lalu secepat kilat kutampar kris sekuat tenaga hingga bibirnya berdarah,tak terima lusi mencoba menyerang ku,namun kuelak cepat dan menendang perutnya keras hingga dia tersungkur.



kris bergegas menghampiri lusi ,dia bejongkok hendak membantunya berdiri,secepat kilat aku menumpahkan dua gelas ice tea diatas kepala mereka,aku tersenyum puas melihat karyaku.



"ini balasan kalian pada sahabatku,dan kamu pria brengsek,jika kau menampakkan wajahmu lagi kuhabisi kalian,biar kalian tau aku tidak takut pada siapapun kecuali Tuhan,ingat itu kalian pasangan menjijikan"aku segera berlalu pergi,tidak menghiraukan tatapan kekaguman semua pengunjung restoran akan perbuatanku,kulihat martin tersenyum sambil menggelengkan Kepalanya,dan rianti menatapku senang


"terima kasih gi,kamu sudah melakukan keinginan hatiku"kata rianti.


"it's okey,that my job as a friends and sister"balasku


lalu kami kembali ke hotel diantar oleh martin.




__ADS_1




__ADS_2