Cinderella Step Sister

Cinderella Step Sister
Pergi


__ADS_3

thor:


hai all,maaf kmaren gak up,thor lagi males soal para reader pada pelit kasih like n bintang koin buat thor😯


Anggi:


yang sabar ya thor,yang penting byak yang masih jadi pembaca nyata kok😄


Rafendra:


nasib lu thor,makax jangan nyusahin kisah cintaku😈


rianti:


hubungannya apa ama kisah lu kak?


Rafendra:


gak usah kepo lu😒


thor:


udah ah pada ngebacot lu pada.


ok kita capcus aja sebelum ditimpuk sepatu sama para reader😂😂


☕happy reading all☕


cinta adalah sebuah kata,sampai seseorang datang dan memberi arti akan makna cinta yang sesungguhnya.remember,suatu hari saat seseorang mengetuk dan membuka hatimu dengan kunci yang berasal dari hati yang sesungguhnya.


- thor-


Rafendra tersenyum manis melihat anggi,ia menyapu seluruh wajah manis anggi dengan tangan kekarnya.


kedua alis hitam yang melengkung sempurna,mata indah yang tertutup,hidung kecil yang mancung Serta jari Rafen berhenti di bibir cerry anggi yang kissable.


sesaat Rafen terpaku memandang pahatan sempurna bak seorang dewi disampingnya.


dan jangan salahkan seorang seperti Rafendra,salahkan saja Tuhan yang begitu sempurna menciptakan seorang gadis seperti Anggita.


Rafendra tidak dapat menahan dirinya.


tanpa sadar ia memberi pelukan yang begitu erat kepada anggi,pelukan yang begitu lembut ,takut apa yang Rafen lakukan akan membangunkan gadisnya.


bahkan seorang seperti Rafendra yang bisa melakukan apapun demi mwndapatkan segala keinginanya harus bersabar demi bisa meluluhkan hati gadis seperti anggi,Rafendra takut anggi meninggalkan nya dan ia tidak ingin dan tidak akan pernah membiarkan hal itu terjadi sampai kapanpun.


anggi merasakan tubuhnya menjadi kaku dan tidak bisa digerakkan,perlahan ia membuka matanya dan betapa kagetnya ia melihat Rafen tengah memeluknya erat sambil membenamkan seluruh wajahnya di ceruk leher jenjang anggi.


ada perasaan hangat dan nyaman saat bwrsama pria yang sudah menolongnya dan selalu ada saat ia dalam keadaan terburuk nya,menangis karna pria yang dia cintai telah mengkhianatinya.dan ada satu hal yang mengganjal dalam hati anggi.yah dia bahkan tidak tau mengapa pria yang tengah asik memeluknya begitu peduli padanya?.


tidak mau berlama lama dalam kegalutan hati dan pikirannya ,anggi masih tidak ingin membuka hatinya untuk pria manapun.


Rafendra masih setia


dalam posisinya ,tidak bergerak seincipun.


sejenak jantung anggi berdebar namun segera ia enyahkan.


"maaf apakah kau bisa melepaskan pelukanmu,aku sedikit sesak?"ucap anggi pelan .


refleks Rafen menjauhkan wajahnya namun tubuhnya masih setia memeluk anggi walau tidak seerat sebelumnya.


"oh god,astaga suaranya bahkan terdengar bertambah merdu di telinga ku!but wait,apa yang gadisku katakan tadi?menyuruhku melepaskan ya?maaf saja beberapa hari ini aku sudah menjadi sedikit gila karna ulahnya meninggalkan ku tanpa pamit,so i'm sorry my baby aku tidak akan bisa melepaskan mu lagi untuk yang kedua kalinya ,never ever "batin Rafen.


dengan wajah tanpa dosa serta tidak lupa senyum bodohnya Rafen menyengir pada anggi,dan tiba tiba


CUP!!!


Rafen mencium bibir anggi lembut dan untuk sesaat waktu seakan berhenti.Rafendra melumat dan mencecap bibir ranum Anggi penuh perasaan seakan tidak akan bisa merasakannya lagi.


anggi seakan terhipnotis oleh ciuman lembut Rafen,seakan ia adalah sebuah kaca yang sangat rapuh ,Rafendra mencium anggi sangat sangat lembut seakan menumpahkan segala perasaanya pada ciuman itu.


anggi tersadar dan mendorong tubuh kekar Rafendra,dan dengan emosinya menonjok keras perut sixpack Rafendra keras.sontak Rafendra menghentikan aksinya ,walaupun pukulan anggi bahkan tidak menimbulkan efek apapun pada Rafen.


"ke...kenapa kau menciumku seenakmu?dan bisakah kau melepaskan ku ,aku ingin pulang"ucap anggi jengkel.


"tidak"jawab Rafen datar,walau begitu ia masih setia memberikan senyum mesum pada anggi.


"kau tau tubuhmu sangat harum dan bibirmu itu sangat manis,dan semuanya hanya milikku"jawab Rafen datar.


"heran wajah sama bicaranya tidak singkron sama sekali,dasar pria aneh sebaiknya aku menyuruhnya cepat atau aku tertinggal pesawat nanti"batin anggi.


"terserahmu,sekarang bisakah kau mengantarkan ku pulang ,aku lelah ingin tidur"pinta anggi mengalah,anggi sudah tidak ingin menghadapi sikap absurd pria gila disampingnya.


"kau sudah memukulku tadi,kau harus bertanggung jawab my baby girl"ucap Rafendra tersenyum jail ke arah anggi dengan mengerlingkan sebelah matanya menggoda.


anggi menelan salivanya gugup.


"kau ma..mau apa?"tanya anggi gelisah melihat senyum aneh di wajah tampan Rafen.


"kau yakin tidak akan menyesalinya nanti my baby?"tanpa Rafen dengan sebelah alis yang terangkat dan jangan lupakan senyum menyebalkan ya.


"ia cepat katakan aku mau pulang,kau ini sudah gila,jangan meminta yang mahal mahal padaku?"kata anggi jengkel.

__ADS_1


"hei apa aku terlihat miskin di matamu my baby? aku bahkan bisa membeli sebuah pulau untukmu"kata Rafendra sombong


"huft,baiklah tuan kaya raya,apa mau mu?" tanya anggi sudah sangat jengkel,kini dia sudah melipat kedua tanganya didepan dada dan memandang sinis ke arah Rafen.


Rafen terkekeh melihat ekpresi kesal anggi yang bahkan nampak begitu menggemaskan di mata nya.


"oh my baby kau tak tau wajahmu itu begitu mengemaskan,kau lihat saja bagaimana aku akan memakan habis bibirmu itu,dan jangan menyesalinya nanti"Rafen tersenyum smirk yang terlihat mengerikan dimata anggi.


"mau apa pria aneh ini?"batin anggi gelisah.


Rafen tiba tiba merengkuh tubuh ramping anggi,kini wajah Mereka begitu dekat,bedanya tadi anggi sedang tertidur dan sekarang ia sadar sepenuhnya.


jantung anggi begitu berdebar berada begitu dekat dengan pria setampan Rafendra.


bayangkan saja wajah itu bak dewa yunani.


rambut hitam tebal,alis hitam yang sempurna,mata hazel yang teduh namun penuh aura intimidasi,hidung mancung,bibir seksi dan rahang kokoh yang tegas benar benar sosok pria yang dapat membuat wanita manapun menjerit.


anggi menutup matanya erat debaran jantungnya sungguh membuatnya Gila.


Rafendra tersenyum melihat wajah gugup anggi,ia menggerakkan sebelah tanganya membelai Rambut panjang anggi lembut ,rambut yang begitu wangi serta sangat halus rambut coklat kehitaman yang sangat indah.


Rafendra menghirup dalam aroma rambut anggi sambil memejamkan matanya,Rafen membawa wajah anggi menempel didada bidangnya agar gadis ituntau betapa kerasnya jantungnya berdegup saat ini.


ya!!hanya anggi satu satunya gadis yang bisa membuat jantung pria arogant dan dingin seperti Rafen seakan memberontak ingin meloncat keluar dari tubuhnya.


"Anggi kau begitu dasyat mengguncang hidupku my baby girl"batin Rafen bahagia.


lama mereka dalam posisi seperti itu hingga anggi mulai membuka matanya.


tanpa sadar ia bergumam.


"syukurlah dia tidak menciumku lagi"


HAHAHAHA


Rafen tertawa keras,Tawa yang sangat menyebalkan bagi Anggi.


"kenapa,rupanya kau ingin merasakan ciuman ku lagi ya kan my baby girl"ucap Rafendra menatap jail ke Anggi.


"e...enak sa..j


saja gak tuh?mana ada jangan banyak ngelantur deh"jawab anggi merasa dongkol,kini wajahnya sudah memerah malu.


"masa,tadi kamu tutup mata emang mikirin apa?kamu bilang aja ,aku bakal kasih ciuman terbaik ku buat kamu kok my baby"kata Rafendra tersenyum jail tanpa dosa.


"engga sudah jangan bicara lagi ka-"


cup!!


cup!!


cup!!


KYAAAAA


"GO TO THE HELL,DASAR PRIA GILA MESUM " maki anggi geram,ia keluar dari mobil mewah Rafen sambil membanting pintu mobil itu keras berlari membuka pagar Rumah alm ayahnya.


"HEI MY BABY KALO MOBILKU RUSAK ,KAU AKAN LANGSUNG KU BAWA KE PELAMINAN DAN LANGSUNG MEMBUAT KAU BERTEMU DENGAN RAFEN JUNIOR,BABY BABY KAU SANGAT SEKSI DAN MENGEMASKAN,BESOK KAU KUJEMPUT TIDAK BOLEH MENOLAK TITIK" teriak Rafendra dari dalam mobilnya sambil tidak dapat menahan tawanya melihat kejengkelan anggi.


"IN YOUR DREAM JERK"anggi balas berteriak jengkel sambil membanting menutup pintu rumahnya emosi.


hahahahha


Rafendra kembali tertawa geli melihat wajah kesal anggi.


"kau akan tetap menjadi my mine ,dan Devan aku tidak menyangka gadis yang kau bicarakan dulu adalah Anggi,gadis yang sekarang sudah mencuri hatiku juga hahahah,Devan devan,maaf sobat seperti nya sekarang akulah yang akan menjadi pria terakhir dalam hidup Anggi,kau sungguh bodoh kawan"ucap Rafen sambil mengemudikan Mobilnya menjauh dari rumah gadisnya menuju tempat Alex dan lingga.


----------


"sial sial sial dasar pria gila,seenaknya Saja dia memeluk bahkan menciumku entah sudah berapa kali semenjak aku bertemu dengan pria gila itu"gumam anggi frustasi.


kini anggi sudah siap dengan segala hal ,ia akan langsung berangkat kebandara menggunakan taksi yang sudah ia pesan sebelumnya.


ia mengambil ponselnya.


tut tut tut.


"maaf mrs Teresa,saya akan mengambil pilihan kedua Pada program beasiswa saya,saya akan memilih LA saja,yang sebelumnya saya cancel mrs"ucap anggi melalui sambungan telpon ya pada dosen pembimbingnya mrs Teresa.


"tidak masalah ,tapi kalau ke LA jadwalnya seminggu lagi,karna saya harus mengurus asramamu disana"terang mrs Teresa.


"its okey mrs Teresa,saya punya planing kok"jawab anggi mantap.


"baikalah mrs tutup sekarang,semoga sukses "jawab mrs Teresa kemudian menutup sambungan telpon ya .


setelah berbicara dengan Mrs Teresa ,anggi menelpon kevin


tut tut tut


"kevin ,bisa kau mencari tempat tinggal untuk ku di LA,aku merubah tujuanku sebelumnya"kata anggi to the point.


"wo wo wo calm down dulu gi,lo serius ,mendadak banget sih,ada masalah?"tanya kevin penasaran.

__ADS_1


"gak ada,gak usah nanya nanya urus aja kenapa sih,aku terbang jam 5 pagi nanti,tunggu aku di bandara"anggi langsung menutup telpon ya lelah,sementara disana kevin sedang menggerutu kesal karna kelakuan seenak jidat anggi.


"dasar ice princess,untung teman gue lu"kata kevin jengkel.


pukul 05.00 pagi.


anggi sudah bersiap dengan kaos putih polos dilengkapi dengan jaket kulit hitam,celana jins senada,sepatu stiletto putih,yah dirasa sudah cukup anggi bersiap memasuki taksi yang sudah ia pesan semalam.


anggi menatap rumahnya sejenak.


"aku akan pergi selama beberapa tahun untuk menggapai cita citaku"anggi menarik nafasnya sejenak.


"everything its gonna be alright,everything gonna be just fine its gonna good life.ayah anggi pamit"anggi kemudian mengunci pintu rumahnya dan masuk kedalam taksinya.


anggi menelpon Maya.


tut tut tut


telpon terhubung


"hallo bunda,anggi sudah akan berangkat sekarang,maaf semalam anggi pergi begitu saja"ucap anggi merasakan kembali sakit hatinya.


"astaga anak bunda,gak masalah sayang maaf kami tidak mengantarmu ke bandara,lagipula kamu kok ngerubah jadwalnya,bunda pikir berangkatnya semalam?"tanya Maya khawatir.


"ya bunda gak masalah,doain anggi aja,goodbye Bunda salam buat semua ,anggi pamit"ucap anggi sedih.


"ia sayang kamu juga


hati hati ya,jangan lupa selalu jaga komunikasi dan jika libur kami akan mengunjungimu"jawab maya


setelah percakapan singkat dengan Maya ibu angkatnya,anggipun tiba di bandara menuju keberangkatan ke L.A


----------------


Rafendra.tiba di sebuah rumah tua di pinggir kota,disana sudah menunggu ketiga sahabat sekaligus kaki tangannya.


Bimo,Alex serta lingga,mereka sudah menunggu Rafen sejak tadi.


"ck ,bos lama.amat sih,ngapain aja?"tanya lingga bosan.dan diangguki oleh alex serta bimo.


Rafen masuk dengan senyum mengembang diwajahnya,namun terkesan mengerikan bagi mereka,karna pria itu bahkan tidak pernah terlihat tersenyum pada siapapun,hanya ada wajah datar dan dingin yang menghiasi wajah tampan adonisnya.


"tidak perlu tau,mana kedua tua bangka itu?"tanya Rafen datar,kini wajahnya sudah kembali tidak berekspresi apapun.


"HEI KAU SANGAT KURANG AJAR,BERANINYA KAU MENYEKAP KAMI DISINI,BEDEBAH KAU ITU BARU ANAK KEMAREN SORE"maki si tua tansai


"LEPASKAN KAMI KAU PEMUDA KURANG AJAR"kini wakil mentri lohan mulai ikut terbawa emosi.bahkan sekarang wajah mereka sudah babak belur oleh Alex dan lingga.


HAHAHHAHA


Rafendra tertawa keras,tawa yang terdengar mengerikan bagi siapa yang mendengarnya.


ctar!!


char!!


suara cambukan langsung menghantam tubuh kedua pria paruh baya itu.


darah segar merembes keluar dari tubuh kedua pria itu.


akkkhh!!!!


"bajingan"


akkhhhh!!


"berhenti sialan kau"


maki keduanya


"ini akibatnya berani mengusikku"sringai licik terlihat jelas dari wajah pria tampan bak malaikat berhati iblis tanpa ampun.


"hei bimo,mana berkas akuisisi grup tansai"pinta Rafendra datar.


"ini boss"jawab bimo tanpa berlama lama menyerahkan seluruh berkas yang Diminta sang bos arogantnya.


"Alex,lingga pastikan mereka menandatangani semua ini setelah itu kurung mereka jangan habisi dulu aku masih ingin bermain main,lakukan dengan tenang,besok pagi aku ingin mentri sialan itu ditendang dari kabinet Dan tansai bangkrut,paham kalian?"


"siap boss"ucap Merek bertiga kompak.


"bimo ayo kembali"


kemudian Rafendra serta Bimo meninggalkan Alex serta lingga.


"tidak sabar rasanya menunggu pagi untuk bertemu lagi gadisku"batin Rafen tersenyum senang.


"sudah berhasil pdkt bos?"tanya Bimo jail


"diamlah kau ini mengemudi saja dengan benar"ucap Rafen jengkel karna bimo sudah mengganggu lamunanya.


hai karna udah janji nih thor ksih visual Rafendra.


ganteng kan😏

__ADS_1



__ADS_2