Cinderella Step Sister

Cinderella Step Sister
Hukuman yang manis


__ADS_3

hai all jangan lupa tinggalkan jejak vote,like & komentar ya guys.......


ok cekidot..........



 


🌹🌹🌹Cindrella step sister🌹🌹🌹


 



dikamar mewah bernuansa coklat tenang,seorang pria tengah berdiri angkuh dengan senyum geli yang tersembunyi dibalik wajah datarnya sedang menatap wajah gugup sang wanita.


anggi duduk canggung tak berani menatap wajah Rafendra yang sedang menatapnya menyelidik.


"buncit hem?"ucap Rafendra menatap geli wajah malu sang istri.


"si...siapa yang buncit, kapan aku bilang kamu buncit"ucap anggi gugup berusaha mengelak dari tatapan mengintimidasi Rafendra,suami tampannya itu sungguh menekannya sekarang.


"siapa tadi yang sedang memuji pria lain,mana ngatain aku seperti ini ia lihat perut sixpack itu,kalau Rafen sih buncit"ucap Rafen menirukan gaya bicara sang istri,sungguh ia ingin tertawa melihat wajah gelagapan istri Cantiknya itu.


"bu...bukan itu tadi Yura sama Zeline yang ngomong"sungguh anggi ingin bersembunyi sekarang,malu ia benar benar malu melihat wajah mengejek Rafendra sekarang.


Rafendra memicing tajam melihat gelagat tidak peka sang istri,perlahan lahan Rafen mendekat dan menarik dagu anggi agar menatap matanya.


deg.....deg.....deg.....


bunyi jantung anggi seakan ingin meledak,jarak wajah ia dan suaminya begitu dekat.salahkan saja wajah tenang Rafendra begitu tampan serasa berbeda saat ia bertingkah menjengkelkan dan mesum.alis hitam nan tebal,bulu mata yang membingkai sorot mata tajam,hidung mancung,bibir tipis nan merah segar menandakan bahwa pria itu tak pernah merokok serta rahang kokoh terpahat sempurna.sungguh anggi munafik bila menyangkal suaminya itu begitu tampan dengan segala sikap dan kekuasaannya.


"ingin lihat roti sobek sayang"goda Rafendra geli.


Rafendra mundur perlahan sembari melepas Gasper yang melingkar sempurna di pinggang nya.alis hitam itu sembari naik turun menggoda,sungguh ia ingin tertawa lepas melihat raut panik anggi.sungguh menggemaskan dan mampu menggelitik perut.Rafendra akan membuat istrinya itu sadar setelah lama tersesat dengan segala kelakuan absurdnya hingga tak tau arah jalan pulang .


anggi duduk gelisah ditepi ranjang,satu alisnya naik.wanita itu mulai menelan salivanya gugup saat melihat Rafendra mulai membuka dan melepas rompi serta kemejanya satu persatu.dan lihatlah kini didepan matanya tubuh atletis sempurna dengan dada bidang serta cetakan kotak sempurna membentuk perut sixpack pria itu.


Rafendra menyerigai puas melihat anggi,istri cantiknya itu menatap tubuh atasnya tanpa berkedip.


"yang ini bagaimana,mau hm??"goda Rafendra.


anggi tanpa sadar mengangguk polos dengan wajah melongo takjub.


"kenapa Rafen ini semakin hari semakin tampan,oh Tuhan apa benar pria ini suamiku?"batin anggi berteriak malu malu kucing.


Rafendra ingin tertawa tapi tak bisa,sekarang perutnya keram menatap wajah bengong sang istri.pria itu meraih tangan anggi lembut dan meletakkan tangan halus itu diatas perut sixpacknya.


"sekarang lihat,siapa yang paling sempurna.suamimu atau para atlet renang itu"goda Rafendra puas,dibawanya telapak tangan sang istri mengelus perut sixpacknya.


wajah anggi memerah malu namun tak ayal wanita itu melakukan perintah suaminya mengelus acak naik dan turun perut idaman semua wanita.tanpa sadar Rafendra mendesah dengan kondisi junior yang tiba tiba 'on going'maklum saja sentuhan sekecil apapun jika dilakukan anggi wanita pujaan hatinya itu maka juniornya itu akan langsung bereaksi.jangan katakan Rafendra pria kurang belaian,salahkan saja cinta yang amat besar yang sudah ia berikan pada sang istri membuatnya jadi pria budak cinta sekarang.


Rafendra mendorong tubuh anggi dengan lembut dan menindihnya dengan sorot mata gelap.nafsunya sudah naik akalnya sudah buntu tak mampu berfikir apapun lagi.anggi gelagapan,wajahnya bertambah memerah melihat senyum mesum itu kembali lagi di wajah tampan Rafendra.


"Rafen ma....mau ap...apa,awas jangan macam macam ka...kau tidak ingat pesan dokter Sarah.jangan ber....berhubungan sampai aku melahirkan nanti"gugup anggi panik.


Namun Rafendra tetaplah Rafendra,pria arogant serta dominat tidak bisa dibantah.Rafendra sudah kepalang tanggung dan ia harus menuntaskan hasratnya sebelum istrinya itu kabur dan bertingkah aneh lagi.


Rafendra menciumi seluruh wajah anggi selembut mungkin tak ingin membuat wanita itu kabur nanti,lembut namun menuntut,bibir itu saling bertemu.


Cup.............


ciuman panjang dan dalam,Rafendra mengharapkan sang istri membalas dengan desahan nikmat yang akan membuat juniornya puas.tak butuh waktu lama,anggi pun merasa hanyut dengan permainan lembut yang dilakukan oleh suaminya itu.

__ADS_1


"manis,bibirmu selalu manis dan membuatku mabuk sayang,katakan apa yang sudah kau lakukan padaku hingga rasanya bisa membuatku gila"racau Rafendra sembari menahan gairah yang membakar seluruh tubuhnya.


perlahan entah kapan Rafendra sudah melucuti pakaian anggi hingga wanita itu sudah polos tanpa sehelai benangpun,dan Rafendra amat memuja ke sempurna yang diciptakan Tuhan atas tubuh dan hati sang istri.


wajah anggi memerah seperti menahan sesuatu,dan Rafendra tak menyadari itu.


"mmpphh ra...Rafen"desahan anggi berusaha menyadarkan suaminya itu.


Rafendra seakan tuli dan terus mengecap seluruh tubuh anggi lebih ganas dan mengebu gebu.Rafendra mengira sang istri pun sudah ikut terbakar dalam gairahnya juga.


"AAHHH"desah anggi saat Rafendra dengan perlahan menyatukan dirinya kedalam tubuh sang istri,Rafendra tersenyum puas ketika merasakan kehangatan tubuh sang istri mencengkram juniornya erat.


Tok.......Tok.....Tok......


Rafendra menggeram jengkel disaat ia belum terpuaskan namun suara ketukan pintu yang berbunyi terus menerus membuatnya kesal dan ingin memaki kala melihat senyum mengejek sang istri.


"shit"umpat Rafendra sembari melepas penyatuannya dan memakaikan kembali pakaian ditubuhnya serta tubuh anggi.ia tak rela nanti anak buahnya sampai melihat kondisi acak acakkan sang istri yang justru nampak terlihat seksi.


"KAKAK....YUHUUU KAKAK IPAR LINGGA CAPEK BERDIRI DISINI KAYAK SATPAM TERUS...OPEN THE DOOR PLEASE"teriak lingga dengan santai nya.tak tau saja dibalik pintu itu ada seekor singa yang siap menerkamnya.


sementara di dalam kamar anggi sudah terkikik geli melihat wajah kesal Rafendra.


"awas saja jika tidak penting,akan ku jahit mulut berisik bocah setan itu"maki Rafendra jengkel.


ceklek.....


Rafendra membuka pintunya dengan hati dongkol ditambah lagi melihat cengiran bodoh lingga tanpa dosa menyapa sang istri.


"hai kakak ipar"sapa lingga semangat,anggi tersenyum geli melihat Rafendra.mendengus jengkel.


"kau datang dan merusuh hanya ingin menyapa istriku,kau tidak lihat ada aku bosmu disini"tekan Rafendra menyebut kata bos pada lingga.


"oh,hai bos"sapa lingga acuh,bos nya ini sungguh menjengkelkan sudah buat dia menunggu lama tidak peka lagi.


"dan kenapa kau mencari istriku mau apa kau"maki Rafendra,ingin rasanya ia menguliti anak buah yang satu ini.sudah tengil,petakilan,heboh belum lagi sikap kekanakannya sungguh membuat BE malu saja.


lingga menghela nafas bosan,sungguh ia harus ekstra sabar menghadapi pria tirani ini.sudah salah pake memaki orang lagi.


anggi melihat jengah kelakuan 2 pria dihadapannya ini.


"lingga,ada apa kau mencari ku"tanya anggi sabar.


"ini penting kakak ipar,kalau tidak aku tidak akan menganggu singa jantan ini buang waktu saja"bukannya menjawab pertanyaan anggi,lingga justru mendumel jengkel.


"kau berani,mau ku pindahkan kau ke afrika jadi penjaga si Alpha di sana.lumayan ngurangi pekerja yang ngurus aligator di penangkaran"ucap Rafendra mengancam.


"eeeh,ja...jangan dong bos.ya sudah tidak jadi aku beri tahu,tapi jangan menyesal nanti"jawab lingga gelagapan.


"sudah lingga jangan ngambek,kamu kayak pms aja.sekarang gak usah liat bosmu itu dan lihat saja kakak iparmu ini.jadi?"tanya anggi kembali .


"ck,kau lupa kak.hari ini kalian harus menemui Charles dan Dr Sarah,jadwal suntik serum dan cek kehamilan ini sudah 7 bulan kak"jawab lingga jengkel.


"ASTAGA LINGGA AKU LUPA"anggi terpekik kaget.


"main terus sih,babynya gak diurus"sinis lingga menatap sang bos yang menatapnya menyelidik.


"kamu sih Rafen,mesum terus gak inget waktu jadi kayak gini kan"omel anggi menyalahkan suaminya itu.


"loh kok aku sayang,siapa suruh bodymu itu seksi panas lagi"ucap Rafendra frontal menggoda dengan kerlingan jahilnya.


"khem,kalo mau mesra mesraan jangan pamer juga kenapa sih bos.gak mau pergi nih ya sudah aku tinggal,berasa jadi nyamuk disini"grutu lingga serasa tidak dianggap.kesal sekali rasanya sudah dibuat menunggu,di ceramahi unfaedah oleh sang tirani malah sekarang dikacangin .poor lingga!!!


"eh jangan marah dong,ya udah lingga ganteng boleh libur seharian ini jalan jalan sama Yura pake mobil BN Rafendra juga boleh"tawar anggi geli melihat wajah merajuk pria cantik itu.

__ADS_1


Rafendra melotot horor,hell!!!tidak ada seorangpun yang boleh menaiki mobil Avendor kesayanganya kecuali sang istri.mobil lain sih boleh asal jangan si Black Night Avendor miliknya.


"sayang jangan si BN dong,itukan mobil.kesayanganku kenapa kamu suruh lingga pake"kesal Rafendra tidak terima.


lingga berbinar senang mendengar tawaran istri bosnya itu.jarang jarang bisa naik Mobil kesayangan sang bos jangankan naik,pegang dikit aja udah kena siraman rohani so.....nikamat mana yang kau dusta kan wkwk.


lingga langsung menengadahkan tangan dengan tampang masa bodohnya.


"apa"ucap Rafendra sinis.


"kunci bos kunci Avendor mana"tekan lingga dengan senyum mengejek penuh kemenangan.


dengan berat hati Rafendra menyerahkan kunci mobil kesayangannya pada bawahan tengilnya itu.


"lecet kupenggal kepalamu"ancam Rafendra menatap tajam wajah gelagapan lingga.


"heheh santai bos aman"cengir lingga nampak bagai habis memenangkan jackpot.


"ok deal see you my Mrs bos"pamit lingga girang.


"bocah setan"geram Rafendra menatap kepergian lingga dengan hati dongkol.


"udah gak usah marah gitu dong,mobil lain kan banyak senyum dong sayangku"goda anggi geli.


Rafendra melotot horor dengan senyum lebar yang nampak aneh dimata anggi.


"kamu panggil aku apa tadi,coba ulang aku gak dengar tadi?"ucap Rafendra berbunga bunga.sumpah demi apapun anggi pintar sekali membuatnya luluh.


anggi menaikan sebelah alis matanya menggoda.


"yang mana sih,aku gak paham"goda anggi.


"ck yang tadi kamu panggil aku"gemas Rafendra ingin sekali ia gigit pipi chabby itu sangat menggoda.


"sayangku"ucap anggi geli.


"lagi"


"sayangku"ucap anggi mulai ingin tertawa melihat senyum Rafendra bak seorang anak kecil yang diberi sebuah permen.


"tambahin namaku my Love"gemas Rafendra.


"sayangku Rafen"ucap anggi sembari mengelus rahang kokoh itu lembut.


"oh astaga ambil saja nyawaku,kau manis sekali istriku"ucap Rafendra sungguh seakan ribuan kupu kupu terbang diperutnya.


"ya udah dong ini kapan jalannya"anggi mulai jengkel suaminya itu malah mulai menciuminya sana sini.


"sini peluk dulu baru aku jalan"ucap Rafendra manja.


"ya udah sini dasar bayi besar"omel anggi geli sendiri.Rafendra.menenggelamkan wajahnya di ceruk leher anggi dan mengigitnya gemas.


"AAKKHH"pekik anggi kaget Rafendra mengigit lehernya kuat,pria ini sungguh mesum tidak tau waktu .tidak ingatkan bahwa mereka hendak pergi keluar.jengkel anggi sungguh kesal sekarang.


"RAFEN JANGAN GIGIT KITA INI MAU PERGI NAH KAN JADI MERAH GINI LEHER AKU"teriak anggi kesal mencubit pinggang Rafendra kuat.


"iisshh aduh ampun sayang,ia maaf ini jalan deh"pasrah Rafendra,gila sakit juga ternyata sentuhan sayang istri bar bar nya ini.


akhirnya dengan kesal anggi berjalan duluan meninggalkan Rafendra yang masih tersenyum senyum menjengkelkan dibelakang nya.


TBC....


say hay from lingga....

__ADS_1



__ADS_2