
hai all jangan lupa tinggalkan jejak vote like dan komentar ya guys.......
El gak suka silent reader.........
ok cekidot.......
🌿🌿🌿Cindrella step sister🌿🌿🌿
seorang wanita paruh baya tengah diam menanti laporan orang suruhannya.hari ini winda sudah memutuskan untuk menjebak Dean bersama putrinya dewi disebuah hotel yang sudah ia pesan.
"bagaimana,apa sudah beres?"tanya Winda harap cemas.
"sudah,tinggal tunggu seseorang menelpon dan meminta nona dewi menjemput tuan dean dari club"jawab pria suruhan winda.
"bagus"ucap winda senang.
*********
seorang pria tampan sedang dalam keadaan cukup mabuk duduk di area bartender sambil menegak segelas wine yang sudah ia pesan.
berbagai masalah mulai dari keadaan keluarga tunangannya,sikap kakaknya dan masalah yang menghantam perusahaan cabang yang ia tangani membuat pria itu teramat pusing dan gelisah.
dan entah bagaimana ia sudah berada di sebuah club dan hampir mabuk disini.
Dean,pria itu nampak kacau sembari menegak terus minumannya.
dari jauh seorang wanita nampak tersenyum licik.
"rencana mama ternyata berhasil,sekarang giliranku"ucap dewi puas.
"dean"panggil dewi lembut.
dean menonggak dan sedikit terkejut melihat kedatangan calon istrinya itu.
"kau...kau disini dewi,ada apa sayang"ucap Dean mulai setengah sadar.
"ayo aku antar pulang,ini sudah larut"ucap dewi selembut mungkin.
pulang,bukan pulang.dewi membawa dean ke sebuah hotel dimana winda sudah menunggu mereka disebuah kamar.
dean diletakkan disebuah ranjang kingsize dan winda segera mengambil bagiannya kembali.
"beri dia suntikan ini dan setelah obatnya bekerja kau lakukan tugas mu sayang,hanya kita yang tau kau paham"ucap winda tegas.
"ia ma,dewi mengerti.sekali lagi dewi berterima kasih pada mama"ucap dewi.
tak lama winda keluar dan hanya menyisakan dewi dan dean.wanita itu diam diam menyuntikkan sesuatu kedalam tubuh dean dan tak lama pria itu bergerak gelisah,tubuhnya seakan terbakar panas dengan gairah sudah memuncak.
dan tak lama Dean segera menarik tubuh dewi dibawahnya.dewi menyeringai senang rencananya berjalan lancar.
tak lama hanya terdengar suara desahan dan teriakan penuh kenikmatan yang disambut senyuman lebar dari winda,wanita paruh baya itu meninggalkan hotel setelah berhasil menjalankan rencananya.katakanlah ia licik,namun demi keluarganya akan winda halal kan segala cara
ditengah kebahagiaan Winda dan Dewi,kedua wanita itu tak menyadari sepasang mata dengan sorot jijik menatap mereka.
"tertawalah sekarang,tak lama lagi kalian akan hancur,dasar manusia bodoh"
pria itu berlalu pergi dengan sebuah vidio penghancur ditangannya.
*************
matahari nampak menyinari hangat menerpa bumi.seorang pria tampan dengan segala keindahan pahatan sang kuasa tengah mencoba membuka mata dan mengumpulkan segenap nyawanya yang seakan tak bersama raga.
telapak tangannya terasa begitu hangat,pria itu menoleh mencoba melihat siapa.
"cantik"gumam Rafendra kala melihat tangan halus sang istri tengah menggenggam erat telapak tanganya.wajah damai anggi tengah tertidur sembari menggenggam telapak tangan Rafendra erat.
pria itu tersenyum bahagia,anggi wanita cantik yang telah menjadi ratu pemilik hatinya.
perlahan Rafendra mencoba bangkit tak ingin mengusik tidur pulas sang istri.
berjalan perlahan ke arah kamar mandi,Rafendra bergegas membersihkan diri.jangan berfikir luka kecil seperti sabetan pedang bisa menghambat langkahnya,seorang Rafendra tak akan kalah hanya dengan ini.
"bagaimana keadaan mereka?"tanya Rafendra pada Charles saat keluar kamar dan tepat bertepatan dengan keluarnya dokter itu dari ruang perawatan lingga ...
"semua ok hanya butuh sedikit perawatan,tapi lingga cukup parah butuh waktu mungkin lebih dari seminggu membuatnya pulih"ucap Charles menghela nafas berat.
"bocah itu terlalu banyak bermain"ucap Rafendra berat.
"Bimo dan alex sudah lebih baik,luka mereka tak parah.baiklah aku pergi dulu ada operasi"ucap Charles lelah.
"hm"gumam Rafendra dingin.
"ck,dasar es Batu"Grutu Charles jengkel ...
Rafendra tak perduli dan berlalu pergi begitu saja.
Ceklek........
pintu ruang perawatan lingga dimansion Rafendra terbuka perlahan.Bimo dan Alex nampak menoleh singkat.
"kau sudah lebih baik bos?"tanya Alex sedikit khawatir.
"hm,luka ini tak akan membunuhku"ucap Rafendra dingin tak ada ekspresi apapun di wajah tampan itu.
__ADS_1
"kalian"ucap Rafendra kemudian.
"baik,kami tak masalah bos"jawab Bimo yakin.
"bagus"balas Rafendra cepat.
"pulihkan diri kalian dan segera urus masalah pabrik baru di manhattan "tegas Rafendra sembari melirik sekilas pada lingga yang masih terbaring lemas sehabis operasi akibat peluru yang menembus perutnya.
Rafendra mengangguk puas,nampaknya anggotanya baik baik saja dan cukup tahan banting.
*************
hiks.....hiks.....hiks.....
samar samar terdengar suara tangis pilu di dalam pendengaran dean,pria itu mencoba bangun ditengah rasa pening mendera kepalanya.
mata itu terbuka dan terbelalak kaget kala mendapati sosok tunangannya terduduk sembil menangis disampingnya.
"de...dewi kau...kau dan aku ke...kenapa bisa begini"ucap Dean kala melihat tubuhnya dan dewi polos tanpa sehelai benangpun di tubuh mereka.
"hiks....kau sudah merenggut mahkotaku dean hiks....bagaimana bisa kau menodaiku
seperti ini hiks..."dewi mulai memainkan perannya dengan baik,wanita itu menangis selayaknya wanita lemah yang sudah teraniaya.
dean tercekat kaget,wajahnya memucat melihat noda darah pada kain seprei tempat tidur mereka.
"tenang lah dewi,aku berjanji akan bertanggung jawab dan menikahimu"ucap dean lembut membawa dewi kedalam pelukannya.tanpa disadari dean,dewi menyeringai puas rencana mereka berhasil.
"hiks...janji kau tidak akan membohongiku aku takut semua orang akan menghina ku karna sudah tak gadis lagi"isak dewi penuh ke pura puraan.
"ia sayang,sekarang tenanglah dan bersiaplah aku akan mengantarmu pulang"ucap dean membelai wajah dewi sayang.
"ia terima kasih dean"balas dewi senang.
"rencana berhasil,tinggal mengurus bayi para ******** ini"batin dewi tertawa tanpa dosanya.
************
winda berjalan bersama dewi memasuki sebuah klinik ilegal.
"dokter manda,ini putriku dan kandungan ya sudah memasuki bulan ke 3 sebelum benar benar kelihatan lakukan sesuatu"ucap winda pada seorang dokter kandungan selaku sahabatnya dulu saat berkuliah.
"tunggu sebentar win"ucap manda menyeringai .
tak lama manda dokter kandungan itu berlalu pergi ke sebuah ruangan dan kembali lagi membawa sebuah botol berisi obat obatan.
"minum ini dan nanti kau akan mengalami pendarahan hebat dan itu berarti bayimu telah tewas dan kau keguguran"ucap manda menyeringai.
winda dan dewi mengangguk puas.
"maaf aku tak menginginkan anak ini,dia akan membawa bencana bagi keluargaku jika dunia tau ini bukan anak dean"ucap winda sedikit merasa bersalah.
**********
AARRRKKHHH
teriakan dewi menggema di seluruh kediaman Hari.wanita itu menjerit kala merasakan perutnya seperti diremas dan dihantam batu besar,sakit.sungguh rasanya ia ingin mati.
darah menggumpal keluar dari area kewanitaannya.begitu hitam pekat dan berbau anyir begitu menjijikkan.dewi keguguran,bayinya telah tiada sebelum bisa melihat dunia.katakanlah dewi seorang wanita berhati iblis dan seorang ibu terburuk didunia,ia membunuh seorang bayi tak berdosa demi keuntungan dirinya sendiri.
winda bergerak gelisah mendengar teriakan putri tirinya itu,untung saja suaminya belum bebas dari penjara akibat kasus keracunan yang menimpa restoran mikiknya.yah,Hari harus mendekam selama 30 hari dan membayar denda sebesar 500 jt agar terbebas dari hukuman penjara yang lebih berat.
*************
tak terasa waktu telah berlalu 2 minggu sudah mampu membuat keadaan fisik Rafendra dan anggotanya membaik.
Rafendra mengeryit heran melihat wajah sang istri nampak sumringah.
"KAKAK...KAKAKKU SAYANG,YURA CAME BACK NIH"teriak yura memasuki mansion.
uhuk...
lingga tersedak minumanya sendiri,bimo mengelus dada sabar dan Alex melotot jengkel.
"beb,akhirnya kau datang"ucap lingga senang.
"ia aku cari kakak ipar nih"jawab yura nampak senang hari ini.
"kak jadi ikut gak?tanya yura melihat kedatangan anggi yang tengah dirangkul oleh Rafendra mesra.
"mau kemana beb"tanya lingga penasaran...
"mau lihat atlet renang latihan di kampus yura"jawab anggi senang.
"ia jadi yura mau ngajakin kakak liatin pria pria tampan akan shirtless or toples or telanjang dada or roti sobek yang seksi gimana gitu aaaaaa....yura gak sabar ayo kakak cepetan ...dadah semua kita pergi dulu"yura menarik tangan anggi dan melambai santai dimana semua pria disana nampak bengong dengan wajah bodohnya .
anggi dan yura sudah tak nampak .
1 detik....
5 detik....
loading complete.........
"BIMO,,,ALEX,,,LINGGA KENAPA KALIAN MALAH DIAM SEPERTI ORANG BODOH CEPAT KEJAR MEREKA"geram Rafendra menyadari mata indah istrinya akan menatap kagum pada pria lain,hell!!!akan ia ledakkan kampus yura nanti.
__ADS_1
"YURAAAA AKAN KU CINCANG PRIA YANG BERANI MENATAPMU"triak lingga heboh.
BWAHAHAHAH
tawa Jeremi pecah melihat lingga tak bergerak mengikuti langkah sang bos dan kedua kawannya Bimo dan Alex menuju mobil sport masing masing.
"kejar sana kekasihmu bodoh jangan berteriak seperti orang idiot"ejek Jeremi menatap geli wajah bodoh lingga.
"ia ya kau benar kenapa aku masih disini"ucap lingga linglung.
5 minute later.......
"WHAT THE F*CK I'M GOING CRAZY"heboh lingga berlari panik menaiki motor sport entah milik siapa didepan mansion.
lingga berlalu cepat bak seorang pembalap meninggalkan mansion.
"eh,Jeremi.itu bukan motormu"gumam salah satu anggota BE yang bertugas sebagai penjaga mansion Rafendra.
"SIAL,LINGGAAAA BALIK SINI BERANINYA KAU MENCURI MOTORKU"teriak Jeremi akhirnya sadar motor yang dibawa lingga adalah motornya .
***********
Rafendra memasuki aula latihan renang dikampus yura dengan Bimo dan alex disamoingnya.
"kyaaa mereka siapa tampan banget"
"astaga itu bukanya CEO wjc"
"oh my god tuan Rafendra aslinya tampan banget"
"Bimo i love you"
"Alex jadilah kekasihku"
"bla bla bla"
"brisik banget sialan"maki Alex jengkel.
"udah gak usah perduli,bikin nambah sakit kepala aja"ucap Bimo masa bodoh.
"merepotkan"acuh Rafendra berlalu tak perduli.salahkan saja wajah Rafendra dan kedua kawannya itu begitu tampan.siapa saja wanita yang melihat mereka akan memekik histeris karna jarang jarang para ketua BE itu terlihat ditempat umum terutama sang bos besar Rafendra Wiguna.
"kyaaaa siapa tuh cowok manis banget"
"hai tampan kenalan dong"
"ihh manis banget pria itu"
"bla bla"
lingga yang baru saja turun dari motor sport nya langsung dihadiahi teriakan teriakan memekakkan telinga dari para mahasiswi yang melihatnya.
lingga tak perduli dan bergegas menyusul sang bos.
Rafendra dan ketiga kawanya melotot horor kala melihat ternyata bukan hanya anggi dan yura.Zeline dan Zenitpun nampaknya tengah tertawa bersama berkumpul sembari menikmati pemandangan pria pria tampan para atlet renang tengah pamer body didepan para penonton .tubuh atletis dengan wajah tampan membuat pekikan heboh para wanita disana.
Rafendra mendengus kesal.Bimo dan alex mengelus dada kaget melihat kelakuan kekasih mereka dan lingga sudah melongo tak percaya akan pemandangan dihadapannya.
para wanita sibuk berkomentar ria mengagumi bentuk tubuh para pria yang tengah asik meliukan badan berenang bebas.
"wah,lihat kak.seksi banget badanya bagus"ucap zeline tersenyum lebar.
"ia kak zel,yura bener kan disini surga para pria tampan"balas yura bangga .
Rafendra bersama Bimo,Alex juga lingga diam mendengarkan dengan kuping panas.
"ia lihat perut sixpack itu,kalau Rafen sih buncit"tawa anggi tanpa sadar Rafendra tengah menarik senyum lebar penuh arti didalamnya.
"hahah....buncit hahaha....gila buncit"tawa lingga terpingkal pingkal.
"serius bos udah timbunan lemak hahaha....astaga serius"tawa Alex menimpali ucapan lingga.
"wah cetakanmu berapa bos"ejek Bimo tak mau kalah.
Rafendra melirik datar.
"kalian mau lihat,ayo ke base came biar ku jadikan kalian samsak"ucap Rafendra jengkel.
"heheh becanda bos,,,gitu aja marah"tawa lingga canggung.
Rafendra memutar bola matanya malas.
Tap......Tap....Tap....
"siapa yang buncit sayang"tekan Rafendra menyerigai melihat wajah kaget ke 4 wanita itu terutama sang istri.
"mampus,kenpa lucifer ini bisa disini"batin Yura panik.
"ra....Rafen kok di...disini"gugup anggi.
"ia sayang kau harus dihukum sudah nakalya berani melirik pria lain"tekan Rafendra diakhir ucapannya.hampir saja ia tertawa.melihat wajah ketakutan istri cantiknya itu tapi hharus tahan demi membuat istrinya itu jera.
Rafendra menyeringai senang kala melihat anggi menatapnya tanpa berkedip ,sungguh lucu dan menggemaskan.
TBC........
__ADS_1