
suara adzan pagi membangunkan ku,segera ku turun dari ranjang menuju kamar mandi dan berwudhu.
pagi ini adalah hari pertama masa orientasi sekolah ku,tak terasa sekarang aku akan masuk Sma.
sementara diluar Tante maya sudah datang bersama rianti dan menemani oma untuk sarapan pagi.
"oma apa anggi sudah siap",tanya rianti.
"sudah kok sayang,kamu tau anggi selalu bangun pukul 5 pagi bukan",bals oma.
"ya oma benar ,anggi memang anak yang sangat rajin dan berbakti",j awab tante maya.
"selamat pagi oma,tante,rianti",sapa ku.
"selamat pagi sayang",sapa tante dan oma kompak.
akhirnya setelah selesai sarapan tante maya mengantarkan aku dan rianti kesekolah baru kami
SMA BUNGA BANGSA.
#SMA BUNGA BANGSA#
seorang gadis cantik dengan mata hijau zambrud,rambut hitam panjang nan halus,tubuh yang sempurna dengan kaki jenjang dan kulit putih mulus serta wajah merona alami berjalan menelusuri pintu masuk Sma bunga bangsa,disampingnya berjalan seorang gadis manis dengan mata hitam dan rambut sebahu berkulit sawo matang dengan tinggi badan hampir setara dengan gadis bermata hijau zamrud,kedatangan mereka menjadi pusat perhatian semua orang yang berada disana.
yah kedua gadis itu adalah anggita dan rianti,jangan heran kenapa warna mata anggita bisa hijau zamrud,ini di dapat dari gen nenek dari ibunya yang aslinya adalah orang turki,meski ibu dan ayah anggi terlihat seperti orang pribumi asli,namun gen keluarga ibunya mengalir dalam darah seorang anggita,maka tidak heran Kecantikan nya sudah bersinar Sejak dia kecil.
hari ini semua kegiatan orientasi berjalan lancar,walau sejak awal sampai mau selesai ada saja murid laki-laki yang datang berkenalan dengan anggi dan menyatakan rasa kagum mereka pada kecantikan seorang anggi,namun anggi tidak bergeming dia terkesan cuek dan hanya menjawab seperlunya saja.
"hei kris,kamu liat gk calon adek kelas kita yang namanya Anggita,Gila cantik banget bohai lagi"
"bener tuh bro,sepanjang sejarah aku kenal cewek belum ada yang cantiknya kyk anggi"jawab rico.
"eh aku mau kenalan ah sama dia,mana tau dia mau jadi pacarku",kata dodi.
"elah kamu pede banget do,mana mau cewek cantik sama kamu",goda kris.
"eh btw mana nih si playboy kawan kita",tanya rico.
"maksud kamu martin",kata dodi.
"ah elah kamu kayak gak tau aj,paling lagi sbuk tebar pesona dia",balas kris.
"ah kalo itu dia gak perlu repot,gak kayak aku diakan udah ganteng ngedip dikit noh cewek-cwek pada ngantri",balas dodi.
#di halaman kegiatan orientasi #
baiklah semua karna kegiatan sudah selesai silahkan beristirahat dan langsung pulang besok kita akan lanjutkan kegiatan lagi.
Anggita dan rianti sibuk membereskan barang-barang mereka,tanpa mereka sadari ada sepasang mata hitam gelap sedang memperhatikan Anggita.
"emmm gadis yang sangat menarik".
#dilorong sekolah#
riko,kris dan dodi Sedang asik bercengkrama membahas cwek-cwek cantik calon adik kelas mereka,yah terutama Anggita
tiba-tiba datang martin sambil tersenyum penuh misteri dari raut wajahnya.
"eh sob kenapa lu",tanya riko yang melihat aneh atas kedatangan martin.
"tau tuh gila kali senyum-senyum sendiri,kesambet lu",kata dodi.
" sok tau lu semua,aku gak apa kok",balas martin.
tapi ke tiga laki-laki sahabat martin tau kalau sudah begini pasti ada yang disembunyikan martin dari mereka.
yah mereka adalah sahabat dari Smp sampai sekarang mereka selalu bersama hingga tak ada rahasia diantara nya,bahkan mereka adalah satu anggota tim basket di Sma Bunga Bangsa.
Martin mahendra cwok ganteng yang terkenal playboy dengan sejuta kata manisnya,berasal dari keluarga kaya dengan ayahnya pemilik beberapa resort di jawa barat,dia memutuskan untuk sekolah dijakarta dan tinggal di apartemen yang dibeli oleh ayahnya.
meskipun begitu martin adalah siswa yang cerdas dan berbakat di bidang olahraga.
Kristian sugianto sahabat martin adalah cowok tengil yang kejahilannya setinggat neraka kalo kata temen-temennya,walaupun tidak sekaya keluarga martin tapi keluarga kris lumayan berada.
Darrixo march adalah sahabat martin cwok blasteran amerika indonesia,meski tampan dia cwok yang cukup kalem dan tidak terlalu suka berinteraksi dengan cwek,karna menurutnya itu hal yang tidak berguna,keluarga rico tinggal di amerika karna profesi ayahnya seorang dokter,maka disini dia tinggal bersama neneknya.
dodi ajisaka adalah sahabat martin laki lagi dengan kelakuan super tengil dan petakilan pecinta humor dan suka ngelawak,orang tuanya orang jawa asli pengusaha batik dan suka dengan hal-hal berbau tradisional,bagi dodi tradisional itu unik.
karna mereka sudah bersahabat sejak lama,akhirnya mereka memutuskan untuk tinggal di satu lokasi apartemen yang sama agar bisa leluasa melakukan segala aktifitas petakilan mereka sebagai anak Sma.
"hey tin,lu mau ikut gak balapan tu si alex nelpon aku,lumayan taruhannya gede"kata kris
"ok siapa takut ,sore juga bosen di apartemen mulu",balas martin.
"ok kita sepakat gua ama rico semobil,lu ama kris gimana setuju gak"tanya dodi.
__ADS_1
sore itu mereka semua berkumpul di tempat yang diinformasikan oleh alex untuk balapan.
"hey lex apa taruhannyaa",tanya dodi to the point.
"santai napa lu,uang nih 10 juta,mau gak lu pada",tanya alex.
"ok deh kita mulai aja",balas rico.
semua sudah siap diposisi masing-masing
"eh tin kalo ampe lu kalah,gua bakalan ambil nih mobil lu"kata kris .
"tenang aja lu kris,kapan gua kalah",kataku.
"eh ric lu apa gua yang nyetir"kata dodi
"alah dod,lu aja gk lebih jago dari gua,tenang aja napa"balas rico.
ok semua siap 1,,,,2,,,,3 and Go.......
semua mobil mulai melaju kencang saling menyalip penuh perhitungan.
ada empat mobil yang ikut dua diantara nya milik martin dan rico,lalu milik gani dan alam.
mereka terus berpacu memperebutkan kemenangan,ini bukan soal hadiah tapi lebih ke harga diri laki-laki.
pada akhirnya martin memenangkan balapan disusul oleh rico,alam dan gani.
"ah gila lu tin,berantakan banget cara lu nyetir mau jantungan gua",kata kris.
martin terkekeh geli mendengar protesan kris.
"alah biar brantakan gua menang",jawab martin masih dengan senyum penuh ejeknya pada kris.
"eh lex mana duit gua,mau gua pake nih buat rombak nih mobil",kata martin.
"alah tin,lu kayak orang susah aja,duit bokap lu kan banyak timang 10jt aja lu segitunya ama gua",balas alex.
"hahahaha lex bagi gua duit tetep duit kali,lu kira bokap gua mau apa ngamburin duit buat hal gak guna"balas martin.
"yaudah bro kita balik dlu",kata rico.
akhirnya selesai acara balap liar mereka semua berkumpul di apartemen martin dan tidur disana.
"eh kris gua mau tanya ke lu nih,secara lu kan ketua orientasi siswa baru",tanya martin.
"mau tanya apa lu tin,tumben sok jaim ama gua",kata kris.
ketiga teman martin menatap martin penuh selidik dan ada rasa geli dimata mereka melihat martin yang biasanya to the point sekarang kayak orang lagi banyak pikiran,sering ngelamun dan senyum sendiri.
"ohhh"jawab ketiganya serempak.
"tau lah cewek tercantik dan terbohay di sekolah kita",kata dodi.
"kenapa tin,lu mau jadikan dia salah satu cwek lu"tanya kris.
"kayaknya gua gk rela deh kalo lu mau jadikan dia salah satu cewek lu tin",kata rico.
"eh tumben ric,lu berpendapat tentang cwek yang di taksir marti,biasanya lu diam aj kenapa",tanya kris.
"gak tau gue bro,kyaknya ada yang beda aj gitu dari si anggi,dari mantan-mantan lu tin",kata rico.
ke empat cwok famous dari Sma Bunga Bangsa tenggelam dalam pikiran mereka masing-masing mengenai seorang gadis cantik yang bernama Anggita.
Hari terakhir masa orientasi..
"hai gi kamu ada acara gak selesai ini",kata alan salah satu kakak pembimbing orientasi nya.
"maaf kak saya memang gak ada acara sehabis ini,tapi juga gak ada niat buat kemana-mana",jawabku dengan ekspresi datar dan suara dingin.
akhirnya karna malu atas sikap halusku yang menusuk kak Alan pun pergi dengan perasaan kalah sebelum memulai keinginannya.
"eh gi,kalo kamu begini terus kapan punya pacarnya",kata rianti.
"aku gak ada keinginan untuk pacaran dulu ri,bagiku cinta itu cuman rasa yang mudah basi dan meninggalkan jejak tidak enak dalam hati"balasku dengan nada datar.
yah begitulah semenjak mulai melangkah kan kaki di sekolah ini mungkin sudah hampir semua murid laki-laki yang berusaha dekat dan mengenal ku,namun kutanggapi dengan dingin dan cuek.
hingga akhirnya mereka hanya bisa menatap kagum pada kecantikan dan kecerdasanku tanpa berani berbicara padaku.
ku akui memang wajah cantik dan otak cerdas yang kumiliki membantuku dalam segala urusanku,tapi semua itu tak berati bagiku,semua ku cover dengan sikap dingin dan acuhku.
bagiku tak perlu berbaik hati pada orang-orang yang hanya melihat fisik saja,selama aku bisa menjalani pendidikanku tanpa masalah maka itu lebih dari cukup.
terkadang tante maya dan om bagas selalu menasehati ku untuk jangan terlalu acuh pada orang lain,tapi aku tak perduli bagiku orang-orang yang hanya selalu memuji fisik tidak lebih dari racun yang bisa suatu saat menyakiti diri kita sendiri.
saat itu di kantin sekolah setelah lelah dengan segala aktifitas orientasi,aku dan rianti bergegas menuju kantin untuk mengisi perut yang sudah lapar.
"gi mau pesan apa",tanya rianti.
"ap aja deh yang penting cepet",kataku.
setelah pesanan kami datang,langsung aku dan rianti makan dengan tenang,dua porsi nasi goreng dan dua gelas es teh manis.
belum habis makananku tiba-tiba ada empat orang cowok yang datang ke arah mejaku dan rianti.
ku abaikan mereka dan tetap fokus Pada makananku.
__ADS_1
tiba-tiba mereka seenak jidat duduk didepan ku tanpa permisi.
"hay anggi boleh gak kami duduk disini"kata seorang cwok berdialeg jawa yang lumayan masih kental.
aku masih diam dan terus melanjutkan makan ku,tapi tidak dengan rianti kulihat dia mulai gelisah karna tatapan seluruh cewek di kantin menuju ke kami.
kembali kudengar salah satu dari mereka kembali bertanya.
"hai anggi cantik kita boleh dong duduk disini,kenalin gua martin kakak kelas lo,ini kris lu udah tau dia ketua orientasi lu,trus ini dodi,dan yang terakhir namanya rico,kita anak basket",kata martin.
kuputar bola mataku jengah,karna bosen mendengar mereka akhirnya aku bicara.
"sorry kak,ngapain kakak minta izin sama saya,toh sebelum saya bicara kalian udah duduk duluan kan,jadi gak perlu basa basi gak ngaruh sama saya,permisi",balasku dengan nada dingin dan cuek
kemudian akupun bangun dari dudukku,kutarik tangan rianti dan berlalu dari kantin,masih dapat kulihat tatapan keterkejutan mereka dan semua murid dikantin atas perkataan ku.
belum keluar aku dan rianti dari kantin,tiba-tiba ada 3 murid cewek yang menghalangi jalanku,dapat kulihat tatapan benci dan tidak Suka dari mata mereka padaku.
"eh cwek belagu banget lo,sok cantik pake deketin martin lagi"
"masih diem lagi lo,bisuya"
kembali salah satu dari mereka bicara kepadaku dengan suara penuh emosi.
bosan dengan segala ocehan mereka akupun menjawab.
"maaf ya aku gak kenal sama yang namanya martin ",jawabku dengan nada datar.
kudengar mereka tertawa mengejek.
kali ini aku yang mulai bosan mulai bicara,sifatku ini seperti ayah tegas dan tidak suka berbelit-belit.
"eh kalo kalian ada perlu sama martin,silahkan orangnya dikantin gak usah ngalangi jalan orang",kataku sedikit emosi.
tiba-tiba dua orang cewek itu memegang tanganku,rianti yang melihat itupun tidak tinggal diam membantuku,tapi terlambat salah satu dari mereka menamparku dengan keras,sehingga mencetak noda merah di pipi putihku,semua orang yang berada dikantin hanya diam terkejut.
aku sudah kehilangan kesabaranku ditambah dengan rianti yang mereka dorong sampai terjatuh,membuatku semakin emosi walau ekspresi wajahku yang tidak berubah namun tak ada yang tau bom emosi yang sudah siap meledak dalam diriku.
PLAK..
suara tamparan keras yang kuberikan pada cwek yang sudah menamparku,kulihat darah dari sudut bibirnya dia jatuh tersungkur.
dia menjerit sambil memegang pipinya yang mulai bengkak,kulihat dua temanya membantunya berdiri.
dapat kulihat semua orang dikantin diam membeku mendengarkan jeritan cewek yang kutampar.
aku tak perduli dan menarik rianti pergi,sebelum pergi aku berkata pada mereka.
"lain kali jangan coba-coba menyentuh ku ataupun sahabatku,kalo tidak akan ku balas kalian lebih dari ini",kataku dengan suara dingin yang menusuk Serta tatapan mata datar.
dapat kulihat ekspresi sedikit takut dari wajah mereka,mungkin mereka berfikir dari wajah cantik ini aku mungkin seorang gadis yang bisa mereka tindas seenaknya,tapi mereka salah aku tidak akan berbaik hati pada siapapun yang mencoba mengusik ku.
"ayo rianti kita pulang",kataku sambil membantunya berdiri,kamipun pergi dan tante maya sudah menunggu dalam mobil menjemput kami.
"astaga sayang pipimu kenapa,siapa yang menamparmu",tanya tante maya dengan suara cemas.
aku tak menjawab hanya diam,karna hatiku masih sedikit emosi,akhirnya rianti buka suara menjawab pertanyaan mamanya padaku.
"ini mah cwek-cwek centil disekolah merasa kesaingi ama anggi karna Mereka kalah cantik",jawab rianti.
dapat kulihat wajah kaget tante,namun tak lama tante maya tiba-tiba terkekeh geli.
"aduh anggi kamu ini,trus kamu bales gk sayang",tanya tante maya padaku.
"maaf tante terpaksa anggi balas,Mereka udah keterlaluan",jawabku.
"bagus sayang,tante suka kalo kamu bisa balas",jawab tante maya.
aku dan rianti terkejut dengan balasan tante maya,kami pikir tante bakal marah atas perbuatan ku,tapi sukur deh tante mengerti.
"sayang hidup ini jangan mau ditindas,kalo kamu benar tante pasti belain kamu,asal kamu tidak mencari ribut duluan,masalah kamu menampar anak itu kamu tenang saja,kalo mereka mencari hal dan menyusahkan kamu dan rianti disekolah biar tante yang urus",kata tante maya panjang lebar pada aku dan rianti.
ok semua udah clear,artinya siapa pun yang menggangu aku atau rianti disekolah aku akan membalas nya karna tante maya udah kasih izin pada kami.
#martin pov#
astaga kembali aku terpana dengan sikap anggi,biasanya cewek kalo ditampar akan menangis Bombay,tapi dia malah menampar balik lebih keras hingga membuat yuli terjatuh,dapat kulihat darah dari sudut bibirnya.
aku sampai ngeri pasti sakit banget tamparan si anggi.
kulihat yuli menjerit Manahan sakit pada pipinya,tapi anggi bahkan tak ada perubahan pada mimik wajahnya tetap datar.
dia berjalan melewati yuli dan teman-temannya kemudian membantu temanya bangun akibat didorong oleh Lena.
sebelum dia pergi kudengar dia bicara pada yuli dengan ekspresi dingin dan tatapan mata datar, yang dapat ku pasti kan membuat mereka yang mendengar nya merasa takut.
"emmm benar-benar gadis yang menarik"gumamku tersenyum simpul.
#martin POV end#
.
__ADS_1