Cinderella Step Sister

Cinderella Step Sister
Perasaan yang menjalar


__ADS_3

hai all CSS balik lagi hehehehe,jgn lupa kasih El vote,like koment ya guys,El tunggu lho😄


☕happy reading all☕


sinar mentari menembus lapisan kaca membangunkan tidur seorang gadis yang tengah terlelap.


terasa seluruh tubuhnya kaku dan sedikit berat,terutama pada bagian perut sang gadis.


dengan separuh kesadaran yang belum terkumpul,Anggi mencoba membuka matanya dan nampaklah sepasang lengan kekar tengah memeluknya erat,Anggi mencoba dengan perlahan berbalik dan menatap wajah seorang pria tampan yang masih tertidur dengan begitu damai di sisi nya.Anggi menatap intens pahatan sempurna seorang pria bernama Rafendra yang masih terpejam di sisi nya.


alis hitam nan tebal,mata setajam elang yang akan nampak saat mata itu terbuka,hidung mancung serta bibir yang begitu tipis menggoda,jangan lupakan rambut hitam sekelam malam.


Deg!!!


Deg!!!


Deg!!!


"kenapa dengan jantungku ini,dan mengapa kami bisa tidur seranjang?"batin Anggi merasa bingung serta jantung yang berdebar saat menatap wajah damai Rafendra.


tak mau berlama lama demi kesehatan jantungnya,Anggi mencoba dengan perlahan memindahkan tangan kekar Rafendra dari perut rata nya.


"oh tuhan Rafen bangunlah"gumam Anggi pelan,bukanya melemah pelukan Rafendra justru semakin erat bahkan pria itu kini malah menenggelamkan wajahnya diceruk leher jenjang Anggi menghirup aroma gadis itu layaknya candu,meski masih terpejam Rafendra bahkan tidak membiarkan anggi bergerak seincipun.


Anggi mulai merasa kesal,dengan perasaan jengkel ia menepuk keras lengan Rafendra yang masih bertengger dengan santai nya diatas perut rata anggi.


Puk!!!


anggi memukul keras lengan kekar Rafen,pria itu nampak tersenyum penuh arti.


"Rafen,cepat bangun kau sangat berat"anggi berkata dengan nada jengkel yang sangat kentara.


Rafendra tidak menggubris permintaan anggi dan semakin menenggelamkan wajahnya di ceruk leher anggi dan dengan gemas menciumi leher putih gadis itu.


"sebentar saja please,jika tidak aku akan mengigit lehermu ini bagaimana?"Rafendra bertanya dengan nada menggoda serta tatapan jail ke arah anggi.


gadis itu mendengus kesal,dan tiba tiba dengan seenak jidat Rafendra tanpa aba aba mengigit serta menghisap gemas leher anggi hingga meninggalkan jejak biru keunguan disana.


AAAKKH


"dasar kau jerk ,kenapa kau mengigitku"teriak anggi sambil menghempas keras lengan Rafendra hingga terlepas dari dirinya.


"hehehe maaf ya baby,kau begitu menggoda,siapa suruh kau sudah mencuri hatiku,lagipula omelanmu itu membuatku gemas"Rafendra berkata dengan santai nya tanpa dosa.


"huh,terserah pergi sana aku mau mandi"ketus anggi berlalu pergi menuju kamar mandi di kamar resort tempat mereka menginap.


"baby,bagaimana untuk menghemat waktu kita mandi bareng?"goda Rafendra sambil menaik turunkan alisnya jail.


"your stupid man idiot,your jerk go to the hell"maki anggi yang sudah seluruh wajahnya memerah entah karna malu atau sedang menahan amarahnya akibat kemesuman Rafendra yang sudah terlampau akut.


anggi membanting pintu kamar mandi kasar sambil mengucapkan sumpah serapah makian untuk Rafendra.


Rafendra terkekeh geli melihat kekesalan Anggi,dengan wajah memerah yang justru terlihat lucu dimata Rafen.


"oh ayolah baby,buka pintunya suamimu ini mau masuk ,kau tega membuatku menunggu lama disini?"goda Rafendra sambil menahan senyumnya dibalik pintu kamar mandi,dan jangan lupakan gedoran pintu yang lumayan keras dan mengganggu.


"siapa?aku bukan istrimu dan kau sejak kapan menjadi suamiku?"omel anggi dengan kata kata terdengar pedas.


"ini semua salahmu kau sudah masuk dalam hatiku,jadi kau harus bertanggung jawab"goda Rafen dengan nada serius nya.


"oh,jadi itu semua salahku,lagi pula kenapa kau bangun,dan kenapa kau bisa tidur seranjang denganku,lagipula siapa yang mengajakku kemari,oh tuhan kenapa aku bisa terjebak dengan pria mesum sepertimu"anggi berteriak frustasi dari balik kamar mandi.


"hahahha,kau ini ,dengar ya sayang aku tau kau begitu menikmati wajah tampanku maka dari itu aku harus bangun dan membalas perbuatanmu yang sudah seenaknya memandangi wajahku,lagipula kau tidak izin padaku ,masa hanya kau saja yang boleh menikmati ,aku nya tidak boleh sih?"goda Rafen lagi dan kini tawanya sudah pecah hingga air matanya nampak dari sudut matanya.


anggi terdiam sesaat

__ADS_1


"ya tuhan,apa aku tertangkap basah memandanginya tadi"batin anggi cemas.


"sayang,baby girl,kenapa diam aku benarkan,lagian kenapa aku tidur seranjang denganmu


itu karna aku masih sangat sangat merindukanmu"kini nada suara Rafen terdengar lebih serius.


"sudah aku mau mandi,nanti kita bicara lagi"kemudian hanya terdengar suara gemericik air dari balik pintu kamar mandi.


tak lama Anggi keluar dengan balutan jubah mandi berwarna putih,ia memandang Rafendra yang tengah menatapnya intens.


Deg!!


Deg!!!


debaran jantung keduanya.


anggi langsung memutuskan kontak mata diantara mereka berdua.


"ke kenapa kau su sudah rapi?"tanya anggi tergugup menatap penampilan Rafendra yang nampak sudah fresh.


"bodoh kau anggi,kkenapa jadi gugup begini"batin anggi merutuki kebodohannya.


"hahaha,sudah jangan banyak tanya,pergi lah dan jalan jalan kelilingi seluruh resort milik calon suami masa depanmu ini"goda Rafen menatap wajah memerah Anggi.


"baby"panggil Rafendra


"apa"jawab ketus anggi.


"jangan lupa tutupi leher jenjang mu itu"ucap Rafen menahan senyumnya menatap anggi geli.


seketika anggi menatap tampilan dirinya pada kaca full body disudut kamar resort itu.


"what the hell,what this is RAFEN KENAPA BANYAK KISSMARK DILEHWER AKU"teriak anggi gusar menatap banyaknya tanda biru keunguan dileher jenjangnya.


mendengar teriakan Anggi,Rafendra hanya bisa meringis sambil.menutup kedua telinganya,dan tak lama ia segera bangkit dan dengan langkah 1000meninggalkan Anggi yang tengah terbakar amarah.


Prank!!!!


sebuah vas bunga melayang mendarat menghantam daun pintu.


"dasar pria mesum sinting,akkkkhhh ,gimana ini"maki anggi melihat noda noda di leher putih jenjangnya.


Rafendra.duduk disebuah gapura di tepi pantai sambil menunggu Anggi pria itu memesan sarapan untuk mereka.


tak lama Anggi tiba dengan wajah merah menahan kesal.


"ayolah baby jangan marah lagi,aku punya kejutan untukmu nanti"ucap Rafendra sambil tersenyum manis kepada Anggi.


sejenak anggi tertegun,namun tak lama manik matanya memincing tajam menatap Rafen penuh selidik.


"pasti kau ingin membuat hal aneh aneh ia kan?tidak usah aku tidak tertarik dengan kejutanmu"kata Anggi sarkas.


"terserah,kau pasti akan suka,aku janji"balas Rafen tenang.


setelah selesai sarapan,Anggi bangkit dan memilih jalan jalan mengitari resort.



rambut hitam panjang anggi tertiup angin lembut berkibar indah dimata Rafendra yang menatapnya dari jauh,anggi menikmati terpaan angin serta sinar mentari pagi yang menerpanya.


"terima.kasih tuhan kau mempertemukan aku dengan nya,aku Rafendra.berjanji akan selalu mencintainya tanpa syarat,aku mencintaimu my baby,tetaplah tersenyum seperti itu,jangan lagi menangis,tuhan sungguh aku mencintainya"kata Rafendra sambil tersenyum hangat menatap anggi dari jauh.


Deg!!!!


Blush!!!

__ADS_1


wajah anggi memerah panas menjalar di seluruh wajahnya.


sedetik keduanya bertatapan dan anggi tersenyum manis membalas senyum hangat Rafendra padanya.


"tuhan apa sebenarnya perasaan ku pada pria bernama Rafendra itu?"batin anggi terus menatap wajah tampan Rafen yang semakin tampan dengan senyum kalem nya.


sekilas kemudian anggi melihat banyak wanita yang mencuri curi pandang menatap Rafen,dan tak jarang senyum serta kerlingan menggoda mereka lemparkan pada pria itu.


anggi menghela nafas gusar


"kenapa denganku,kenapa aku sangat kesal dengan tingkah genit wanita wanita itu sih?apa aku mulai cemburu?"batin anggi.sambil menggelengkan kepalanya mencoba mengusir pikirannya terhadap Rafendra.


tak berbeda jauh dengan Anggi,Rafen kini menatap penuh amarah pria pria yang menatap tubuh berbalut gaun pantai tipis Anggi dengan lapar seakan mereka sedang menelanjangi Anggi dengan tatapan mereka.


dengan mata memerah serta rahang yang sudah mengeras menahan amarah,Rafen bangkit berjalan menghampiri Anggi.dengan lembut Rafen merangkul pinggang anggi dan membawanya menelusuri keindahan pantai di resort miliknya.


Anggi berdecak kagum akan keindahan alam pantai di area resort milik Rafen.


sepanjang jalan mengelilingi pantai ,Rafendra terus menggenggam tangan Anggi lembut.


deburan ombak serta semilir angin menemani langkah mereka,Rafendra tak bosan bosannya tersenyum bahagia bisa berjalan berdua dengan gadis pemilik hatinya.


"gimana baby,indah bukan?"tanya Rafendra sambil menatap wajah gadis cantik yang sedang berjalan disampingnya.


wajah yang awalnya begitu bahagia kini entah mengapa berubah menjadi sendu.


"hei baby,apa begitu bahagianya hingga wajahmu murung seperti ini,hem?"tanya Rafendra penuh sayang.pria itu berhenti dan menangkup wajah cantik Anggi dengan kedua tangan ya.


tes


tes


tes


air mata anggi jatuh tak terkendali.


Rafen seketika menjadi panik.


"hei baby,please don't cry,tell me what happen?"tanya Rafen sambil mengusap air mata anggi penuh cinta.


"hiks maaf hiks aku merindukan ayahku,dulu kami selalu ke pantai bertiga dengan oma"jawab anggi terisak.


entah mengapa dan sejak kapan ia merasa nyaman berada disamping pria itu,Rafendra mampu meruntuhkan dinding kokoh yang melapisi hatinya.


"suut,jangan menagis kumohon baby,aku berjanji akan memenuhi hidup kita hanya dengan cinta dan bahagia didalamnya,aku berjanji untuk membuat mu selalu bahagia tiada lagi air mata dan tangisan"ucap Rafen lembut mencium kedua manik mata anggi .


hari sudah beranjak siang dan matahari mulai beranjak terik.anggi sudah terlelap dalam pelukan Rafen dibawah teduhan pohon kelapa ditepi pantai.


dengan sangat pelan dan hati hati,Rafen membawa anggi dalam gendongannya ala bridal kembali kekamar mereka.


semua mata menatap iri pada keromantisan Rafendra pada Anggi,bahkan para pekerja resort milik nya berdecak kagum menyaksikan sikap lembut bos mereka yang terkesan datar,dingin dan tak tersentuh berubah sangat hangat penuh cinta pada seorang gadis cantik yang nampak terlelap dalam dekapannya.


selepas meletakkan anggi yang masih terlihat lelah sehabis menangis terisak tadi,Rafendra menelpon anak buahnya untuk mempersiapkan segala rencananya.


"hallo tuan Rafen,semua sudah kami selesaikan"


"bagus nanti malam pastikan.semua sesuai keinginanku,jika ada yang kurang kuhabisi kalian"Rafen terdengar dingin kemudian tak mau berlama lama sambungan terputus dan ia memilih berbaring sambil memeluk erat tubuh gadis cantik disampingnya.


"aku janji baby,ini akan menjadi hal terindah yang akan kulakukan pada seorang wanita,tidak ada yang lain selain dirimu,thanks my wife for everything"


cup!!!


Rafendra mengecup lama kening dan berakhir pada bibir ranum gadisnya sebelum bersama terlelap ke dasar mimpi.


TBC.......

__ADS_1


ok guys cukupya next chap El tunggu vote like komen dari reader tercayang😂😂



__ADS_2