Cinderella Step Sister

Cinderella Step Sister
Berita


__ADS_3

hai all jangan lupa tinggalkan jejak vote,like dan komentar ya guys...dan jangan lupa mampir ke novel el yang lain Princess of darkness.......thanks guys😁


ok cekidot..........



 


🌿🌿🌿Cindrella step sister🌿🌿🌿


 


Hiks.......


Hiks......


Hiks......


suara tangisan pilu menyayat hati terdengar mengiang ngiang ditelinga seorang wanita cantik yang saat ini berdiri linglung.


meski wanita cantik itu dikelilingi ribuan bunga yang menari indah,namun entah mengapa perasaan menjadi tidak enak dan gelisah.


"siapa?siapa yang menangis?"anggi merasa jantungnya berdebar disertai perasaan gelisah yang pekat.


"hiks.....Anggi hiks....maafkan mama"


tolonglah anggi merasa gemuruh hebat seakan menghantam jantungnya.suara itu terdengar amat pilu dan penuh penyesalan.


"ma.mama,apa benar itu kau ma.to...tolong dimana ?"anggi meracau dan berlari tak tentu arah,air matanya mengalir disertai keringat dingin di seluruh tubuhnya.


"maafkan mama sayang,maafkan mama hiks....maaf mama pergi dan mama mencintaimu putriku"suara itu kembali terdengar dengan begitu lirih dan mampu meremas jantung anggi.


hiks.......


"ma...mama tolong dimana,apa maksudnya ini"ucap anggi yang sudah jatuh bersimpuh menutup wajahnya dengan telapak tangan yang bergetar pilu .


"mama pergi sayang,dan tolong maafkan semua yang sudah mama lakukan padamu"tiba tiba sebuah bayangan terasa melingkupi seluruh tubuh anggi dan membelai sayang wajahnya.anggi menutup mata dan meresapi semua yang seakan sebentar lagi tak akan bisa dirasakan lagi.


"selamat tinggal putriku"hening semua terasa sunyi.


"TIDAK.....MAMAAAA "


"sayang hei..bangun Valeri kumohon bangun ada apa"dengan lembut dan nada yang penuh Kekawatiran,Rafendra menepuk pipi anggi yang berteriak histeris dalam tidurnya.


anggi terbangun dengan nafas memburu dan keringat dingin di wajah dan telapak tangan ya.pandangan nya gelisah dan hatinya diliputi kecemasan.


"sayang ada apa?mimpi buruk?"ucap Rafendra sambil menepuk punggung anggi yang langsung memeluk nya erat.


"hiks....Rafen a...aku bermimpi ma...mama menangis dan meminta maaf padaku hiks...aku takut sesuatu terjadi"isak anggi sembari memeluk erat tubuh atletis Rafendra,kini kaos pria itu sudah basah oleh air mata sang istri yang terus mengalir deras.


Rafendra diam memandang sang istri dalam,sebenarnya pria itu sudah mengetahui apa yang terjadi.namun biarlah orang lain yang bicara nanti.


drrt.....drrt......drrt.......


suara panggilan mengintrupsi suasana yang tengah terjadi .


my brother Tommy calling........


masih dengan isakan kecil,anggi mengangkat panggilan kakak tirinya itu dengan tangan masih bergetar.


"i...ia kak,ada apa?"suara anggi nampak terputus putus menahan gemuruh di hatinya.


disebrang sana,tommy terdiam sejenak.pria itu sudah mengetahui seperti apa kini kondisi adik tirinya itu,sudah seminggu semenjak pemakaman kedua orang tua mereka bersama sesosok jasad yang diduga sebagai dewi.atas permintaan Bagas dan Maya,Tommy menunda memberitahukan kematian ini pada anggi.bukan apa apa,hanya takut sang adik terguncang hebat mengingat bagaimana hubungan anggi dan kedua orang tuanya dulu.


"anggi,sebelumnya maafkan kakakmu ini .maaf karna terlambat memberi tahumu dan tabah lah adikku"suara tommy terdengar lirih dan berat.


"a...ada apa kak,jangan menakutiku"ketakutan mulai menyerang seluruh hati anggi.Rafendra diam membiarkan istrinya berbicara dengan kakak tirinya .


"mama,papa dan dewi sudah tiada ,mereka sudah dimakamkan seminggu yang lalu"


Duarrrr..........


bagai petir menyambar di siang bolong,anggi tidak lagi dapat mendengar apa yang tommy ucapkan,telpon itu jatuh


hiks........

__ADS_1


"dek...dek...jawab kakak anggi,kamu gak papakan dek,tolong tabah lah"Tommy nampak panik mendengar isakan Anggi.


Tut..........


pangilan terputus,Rafendra langsung menarik dan memeluk tubuh rapuh istrinya itu.


"sudahlah sayang,doakan saja menangis juga tak bisa mengembalikan masa yang hilang,aku percaya kau adalah wanita yang kuat"Rafendra berucap lembut sembari mencium kening sang istri.


"hiks...aku hisk...harusnya aku tidak membenci mama hiks...harusnya aku dan mama tidak bertemu lagi setelah ia pergi meninggalkan kami hiks....hiks pasti mama tak perlu sampai mencari ku seperti ini .aku menyesal Rafen hiks....aku juga ingin memeluknya seperti dulu"isakan isakan anggi membuat hati Rafendra mencelos sakit.


"sudah sayang,swmua sudah takdir dan kumohon jangan menangis.tangisanmu membuat hatiku sakit"ucap Rafendra semakin memeluk erat tubuh anggi.


"ingat lah ke 2 putra kita,mereka akan sedih jika melihat mommynya seperti ini,tenang lah sayang"Rafendra mengelus pelan surai panjang anggi dan terus membisikkan kata kata lembut.


tak lama anggi jatuh terlelap karena lelah menangis.Rafendra membaringkan tubuh sang istri dan memeluknya dalam dekapan hangat penuh kelembutan seakan takut menyakiti tubuh rapuh itu.


"maafkan aku my love,semua ini kulakukan untukmu goodnight my wife"satu kecupan mendarat dibibir peach anggi dan tak lama keduanya kembali terlelap.


🔥🔥🔥 🔥🔥🔥


Cindrella step sister


♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣


nampak terlihat dua orang pria memasuki lobby lantai perusahaan WJC.Corp.


semua karyawan menunduk hormat melihat dua pria berbeda aura, kaki tangan sang Ceo itu memasuki lift.


lingga tersenyum lebar menanggapi bisik bisik genit para karyawan wanita disana,dan Alex hanya menggeleng bosan menghadapi kehebohan akibat kedatangan mereka,sudah biasa.


Alex berjalan duluan meninggalkan lingga dan segala tingkah absurdnya.


Pletakkk...


"damn"kaget lingga saat sebuah pukulan kasar mendarat di kepala nya.


terlihat Jeremi menatapnya tanpa dosa.


"hei gorila,aku ini ketuamu kenapa kau itu tidak ada hormat hormatnya padaku,ini apa lagi kau anggap kepalaku gendang main kau pukul"kesal lingga melihat ekspresi acuh Jeremi.


"maaf pak ketua,mana ada ketua bodoh seperti mu"suara Jeremi nampak mengejek posisi lingga yang memang adalah ketua dirinya di tim delta.


dengan beringas lingga membalas Jeremi tak perduli mereka jadi bahan tontonan.


lingga dan Jeremi masih sibuk dengan pukulan,sikutan bahkan jambakan terlihat amat tidak sesuai dengan julukan mereka di dunia bawah.seorang pria tampan berjalan memasuki area lobby didampingi wakilnya dibelakang berjalan dengan santai.Rafendra terlihat geram melihat kelakuan kekanakan lingga dan Jeremi yang malah meladeninya.dan bimo memutar bola mata jengah sedang Alex sudah cekikian melihat hiburan pagi yang disuguhkan rekan kerjanya itu.


pandangan Rafendra semakin tajam kala melihat karyawan karyawan nya mulai tertawa.


"rilex bos,anggap saja mereka badut penghibur"geli Alex menatap wajah kesal sang bos.


Rafendra bertambah geram kala lingga semakin menjadi menjambaki rambut Jeremi dan Jeremi yang mengerang kesakitan .Rafendra seakan habis kesabaran apa apaan bawahanya itu bahkan tidak mengangap kehadiran ya.


"DIAM"suara tinggi Rafendra membuat lingga dan Jeremi twrpikik kaget hingga jatuh dengan tidak elit didepan pintu lift hingga menjadi bahan tontonan semua karyawan Rafendra.


"apakah kalian masih bocah?ini bukan playgroup,apa kalian tidak ingat umur.perusahaan ini bukan tempat bermain main,jika kalian masih ingin bertingkah kekanakan keluar dari perusahaan ku"suara Rafendra begitu dingin mencekam,nampaknya suasana hati sang bos tengah buruk pagi ini.


Rafendra segera memasuki lift khusus petinggi diikuti Bimo,Alex dan Jeremi . saat lingga ingin masuk,ucapan Rafendra membuat nyali pria manis itu ciut.


"kau,siapa yang mengizinkan mu masuk.pergi gunakan lift umum"Rafendra berucap datar dan dingin membuat lingga kesal seketika.


"dasar bos labil,lagi pms malah diriku ini yang ketiban sial nasib nasib"lingga terus mengomel tidak jelas hingga membuat para karyawan itu menatapnya geli.ganteng ganteng kok gila!!!..


"apa liat liat,mau kucongkel mata kalian"sinis lingga jengkel.


"ck,bos setan memang.kesialan yang datang di pagi yang cerah ini,dasar gorila busuk ini semua ulahmu"kesal lingga mengingat Jeremi yang tersenyum mengejek padanya tadi.


 


〰〰〰〰〰〰➰〰〰〰〰〰〰


 


siang ini Bimo,Alex dan lingga tengah berkumpul diruangan sang bos.tak lama muncullah Marvel dan Xavier.


"kalian gelandangan ya?"

__ADS_1


"kau bicara apa lingga?"heran Alex menatap wajah sok polos minta ditendang lingga.


"hei Marvel,Xavier apa kalian pengangguran pergi dari kantor ku"ucap Rafendra datar.


"hai kami bosan setidaknya biarkan kami mengacau disini "Xavier berkata tanpa beban.


"tidak jelas"ucap Bimo heran.


Brakkkk..........


"oh my god its disaster"pekik lingga tiba tiba,semua mata langsung tertuju pada pria manis yang terlihat panik itu.ada pancaran penasaran dari kawan kawanya terkecuali sang bos yang nampak biasa saja.meski sorot matanya mulai tertarik.


"a...ada apa lingga,kenapa wajahmu tegang begitu kau membuat kami takut"ucap Marvel menyelidik was was.


"damn,ini sangat bu...buruk"lingga nampak gugup.


"markas diserang,sistem dibobol?"tanya panik Alex.


ke 5 pria tampan itu menatap tegang pada lingga,Rafendra yang biasa kalem dan santai berwajah datar itupun tak kalah terpengaruh.


lingga nampak hendak menangis dengan mata berkaca kaca,Alex segera menepuk bahu kawannya itu.


"i...ini lebih gawat dari urusan markas"suara lingga terdengar frustasi.


"katakan cepat"Rafendra angkat bicara penasaran juga tak biasanya bawahan tengilnya itu seperti ini.


"yu....yura"ucap lingga tergagap.Bimo,Alex,Marvel,Xavier bahkan Rafendra semakin was was.


"kekasihmu kenapa ?lingga jawab dong nih setan malah diem"kesal Alex.merwka semua sudah menerka nerka kejadian buruk apa yang menimpa kekasih kawan tengil mereka itu.


lingga meneguk ludahnya grogi dan menatap kosong semua mata yang tengah memandangnya.


"YURA MENGAJAKKU BERKENCAN DINNER ROMANTIS,HELL!!!AKU HARUS PAKAI BAJU APA AGAR TERLIHAT TAMPAN"


UHUk.......


GUBRAkkk......


Bimo tersedak salivanya sendiri,Alex dan Marvel bahkan Xavier langsung terjungkal dari kursi akibat terkejut suara teriakan heboh lingga,dan Rafendra sudah mengelus dada sabar menghadapi tingkah awkward lingga.sungguh rasanya otaknya bisa pecah saat ini.


"LINGGAAAAAA"teriak jengkel Bimo,Alex,Marvel dan Xavier serentak.


lingga menatap polos bak bayi yang tak berdosa menatap binggung reaksi kawan kawannya.


"hei,kenapa kalian duduk dilantai"bingung lingga saat melihat Alex,Marvel dan Xavier yang masih duduk tak elit di lantai.


ke3 pria itu mendengus kesal,ingin sekali melempar lingga ke jurang paling dalam di bumi,setidaknya otak kecil itu bisa bwrputar normal.


"oh god tidak bisakah kau membuat kawanku ini sedikit normal,hei lingga kau membuat kami gila"frustasi Alex.


Marvel mengangguk setuju dan Xavier sudah membuang nafas berat dengan kepala mendongak keatas.sedang Rafendra mulai memijit pelipisnya yang berdenyut sakit.


Lingga sweetdrop melihat tingkah kawan kawannya yang nampak frustasi,drama picisan yang dipastikan tidak akan laku dipasaran.lingga menatap semua orang yang nampak berkomplot memojokkan dirinya,dasar lingga masih tak sadar semua ini ulah drama receh nya.lingga bwrdecih sewot seolah dirinya sudah membuat kesalahan besar luar biasa hingga ia terpojok seperti ini.


"dasar sinting"ucap Rafendra pusing melihat keadaan awkward ruangannya itu.


"hei kalian,kembali kekantor kalian.ruanganku bukan tempat penampungan"usir Rafendra pedas pada Marvel dan Xavier.


"dan kalian bertiga,pergi dari sini jika tidak akan kutendang kalian dari perusahaan ku"Rafendra memicing tajam pada Bimo,Alex terutama lingga.


"santai bos,ini juga mau pergi.lebih baik aku bersiap dengan kencanku dari pada bersama kumpulan suami takut istri"lingga melenggang santai tanpa dosa .


"bodoh"maki Bimo.


"sinting"tambah Alex.


"jomblo"ejek Marvel.


"gila"tambah Xavier.


"ia ia orang ganteng tak perlu dipuji,aku tau wajahku lebih tampan dari kalian dan selamat tinggal para Budak istri"lingga benar benar minta di twmbus peluru Baretta milik bos besar Be.


"SETANNNN"kesal Alex,bahkan Bimo ,Marvel dan Xavier sudah memerah ingin menghabisi pria manis itu dari muka bumi.


"holly shit,bocah kepar*t"maki Rafendra jengkel.

__ADS_1


TBC......


jangan lupa mampir ke PRINCESS OF DARKNESS novel el lain ya😀


__ADS_2