Cinderella Step Sister

Cinderella Step Sister
bertemu dengan mama.


__ADS_3

Tak terasa sekarang aku sudah kelas dua Sma,dan sebentar lagi aku akan memasuki kelas tiga,yang artinya tak lama lagi sekolahku ini dapat kuselesaikan.



dari semenjak pengakuan cinta dari kak rico,kak martin setahun yang lalu,dan semua ku tolak secara halus karna kutahu mereka biar begitu tengil Kelakuannya,tapi Mereka adalah orang-orang yang sangat baik dan perhatian padaku.


semenjak itu mereka menganggap ku seperti adik,mereka menjagaku dan melindungi ku dari laki-laki lain yang membuatku tidak nyaman.


dan ada satu hal lagi yang cukup menarik,ternyata kak Kris dia dan rianti mereka berpacaran dan bodohnya lagi aku belum lama ini mengetahui nya.


sungguh hebat temanku ini menyembunyikan hal ini dariku,ya aku tau memang hal-hal aneh yang terjadi pada sahabat ku ini dia terkadang senyum sendiri gak jelas,melamun dan hal-hal aneh lainya.


tapi aku yang memang belum pernah jatuh cinta mana tahu hal yang seperti dirasakan oleh rianti.jadi lah sekarang aku memaklumi tingkah sahabatku ini.



#dirumah rianti#




"assalamualaikum ",kris menyalam.


"waalaikumsalam",balasku.


kudengar suara orang mengucapkan salam dari luar rumah tante maya.


sekarang hari minggu dan tante maya lagi keluar kota sama om bagas menghadiri kawinan anak temen tante,dan aku sedang dirumahnya untuk mengerjakan tugas sekolahku bareng rianti.


"eh kak kris mari masuk",kataku padanya.


"makasih gi,rianti panggilan dong",katanya.


"sabar dulu dong,tau deh yang pacaran mau minum apa kak",tanyaku.


"apa aja deh,eh tapi gi biar rianti aja yang buat aku kangen buatan calon istriku",jawab kak kris sambil tertawa geli.


ku putar bola mataku malas,rasanya aku jadi obat nyuk disini,segera kupanggil rianti dan menuju dapur rasanya aku sedikiylt lapar.



#diruang tamu rianti#


"honey buatin aku teh manis dong,tapi gulanya jangan banyak",kata kris dengan nada manja.


"tumben kamu minta jangan manis kak",jawab rianti dengan nada sedikit heran.


"aku gak mau kena diabet,soalnya aku minum deket kamu yang udah manis,wajahmu semanis madu gula aja kalah sama kamu honey",jawab kris dengan senyum menggoda dan sedikit mencuri cium bibir rianti.


rianti tersenyu malu sambil mencubit pinggang kris gemas.


"ih kakak dari dulu gak pernah berubah,gombal nya gak ilang-ilang",jawab rianti dengan wajah merah bak kepiting rebus.


"biar aja yang penting kakak cuman gombalin calon istri kakak",sambil mengelus rambut rianti.


"ya udah tunggu aku buatin tehnya",jawab rianti.


rianti segera pergi menuju dapur dan membuatku minuman untuk kekasihnya.


sedang asik mengaduk teh tiba-tiba kris datang dan memeluk rianti dari belakang,mencium pipi rianti dan meletakkan kepalanya dibahu rianti.


mereka begitu romantis hingga tidak sadar masih ada anggi disana menjadi penonton tak diundang.



"ekhemmm,enak ya kalian berdua",kataku dengan datar dan penuh intimidasi.


"hehehehe sorry gi,kakak gak liat kamu disini lagian siapa suruh kamu gak nerima cinta martin atau rico,nasiblah liat kita beromantis ria",jawab kris dengan muka tanpa dosa.


"ya udah gi sorry nih kayaknya aku bakal keluar nih sama kak kris,kamu gak apakan aku tinggal sendiri",tanya rianti.


aku terdiam sejenak berpikir,kulihat rianti dan kak kris menunggu jawabanku sedikit cemas.


"ok gak apa kok,tapi inget ri jangan lama-lama entar tante maya pulang sore",jawabku mengingatkan rianti.


"kamu tenang aja gi,kakak bakalan jaga calon istri kakak,lagian om bagas udah kasih restu kok",jawab kris dengan pede nya.


"serah kakak deh",jawabku datar.



akhirnya pagi itu rianti dan kak kris pergi ngedate,dan akupun memutuskan pulang kasian oma dirumah,untungnya tugasku udah Beres.



#rumah Anggita #



"assalamualaikum oma anggi pulang",salamku pada oma.


"oh waalaikumsalam salam sayang",balas oma.


"oma kenapa kok pucet mukanya",tanyaku cemas.


kulihat wajah oma yang sedikit pucat,rasa cemas memenuhi hati dan pikiranku semenjak ayah tiada hanya omalah satu-satunya keluarga ku.


"oma gak apa sayang,hanya sedikit lelah saja",balas oma.


"tapi oma kita kedokter aja dulu",kataku

__ADS_1


"gak sayang oma cuma butuh tidur sebentar",balas oma meyakinkan.


akhirnya ku bantu oma kekamar nya membiarkan oma istirahat.


sekarang aku sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan ulangan kenaikan kelas,dan yah kak martin,kak rico dodi dan kris sekarang mereka sudah selesai ujian akhir dan tinggal menerima kelulusan.



siang itu di kantin sma bunga bangsa, kak martin dan sahabat-sahabatnya datang menemui aku dan rianti,yah sejak cinta mereka kutolak mereka menjadi seperti bodyguard pribadiku hingga tidak ada seorangpun yang berani mengganggu aku dan rianti.


siapa yang tidak kenal geng martin cs,ketua tim basket sekolah kumpulan cwok-cwok tajir dan tampan ya Walaupun yang tampan hanya sahabat"nya aja 4 sekawan itulah panggilan ku untuk mereka.


"dek kita mau ajakin kalian berdua hangout nih sehabis kalian selesai ujian",kata martin.


"kemana",jawabku singkat


"ah elah dek padat ama jawabanmu,bukanya kita semua udah jadi sohib sekarang",kata dodi dengan muka tengil dan sok gantengnya.


"ia nih gi masa kamu gak berubah-berubah sih datar-datar aj ama kita 4 sekawan tampan",kata kris dengan muka menggodanya.


"kamu tenang aja gi,kita mau ajak kalian jalan-jalan,nonton,makan pokoknya habisin waktu deh",imbuh kak rico menatapku lembut.


"ia gi,kita ikut aja lagian males juga nih dirumah terus",kata rianti membujuk ku.


"emmm bilang aja kamu mau pacaran ama kak kris",jawabku datar dan menyipitkan mata ke arah kak kris.


diamku cukup lama berfikir,"em sepertinya gak ada salahnya juga keluar refresing abis memeras otak"gumamku dalam hati.


"ok terserah,aku ikut aja deh",kataku singkat.


"nah gitu dong cantik",kata dodi sambil mengedipkan mata ke arahku.


"kamu kenapa kak dodi,sakit mata ya",kataku dingin dan menatapnya datar.


"ah elah gi,kamu gak ada manis-manisnya dikit",kata dodi dengan muka pura-pura sedihnya.


"ampun dod,anggi kamu godain ya gak mempan lah si putri es ini mana mempan di gombalin ",kata martin.


"oh atau kamu aja ri,mau gak kakak gombalin",kata dodi sambil bermain Mata pada rianti dengan muka sok gantengnya.


"eh mau mata lu gua colok",kata kris tak terima pacarnya digoda sahabat Nya.


siang itu kami bercanda ria dikantin dengan guyonan receh kak dodi yang ditimpalin dengan jitakan oleh kris,karna tak ayal rianti jadi korban ke gombalan receh dodi,sementara aku hanya jadi pendengar dan sering kali tersenyum mendengar kelakar mereka.



hari yang ditunggupun tiba,pagi itu 4 sekawan bersama rianti datang kerumah ku,hari ini mereka.datang dengan mobil avanza milik kris,kata rianti biar cukup buat semua.


setelah berpamitan pada nenek akupun menemui Mereka diluar.


didepan duduk kris dan rianti,sementara ditengah aku duduk bersama kak rico dan kak martin dan dibelakang kak dodi sendirian sibuk dengan hanphone nya.


dalam mobil menuju sebuah mall kami hanya tertawa dengan segala kata-kata konyol dan lawakan kak dodi.



Martin akan ke jerman ,rico akan kembali ke amerika,dodi akan pulang ke solo,sedangkan kris akan kuliah di singapore.


jadi intinya hari ini adalah pesta perpisahan kami,sedangkan rianti dia memutuskan akan ketempat kris setelah lulus sekolah,dan sebelum itu keluarga kris dan rianti sudah memutuskan mengadakan acara pertunangan untuk Mereka.



hari sudah mau sore,Sekarang kami sedang ada di sebuah restoran untuk makan,karna tadi siang kami sempat lupa makan siang Karna asik dengan semua kegiatan kami.


"emm maaf ri,aku ke toilet bentarya",kataku


"ya udah gi,cepet sana",Jawab rianti.


kutinggalkan rianti bersama dengan 4 sekawan tampan.


ditoilet aku sadar lupa menelpon oma,kuputuskan menghubungi oma.



tut...tut...tut..



"hallo asalamualaikum oma",kataku.


"waalaikumsalam salam,anggi kapan pulang sayang",kata oma.


"bentar lagi oma,sekarang anggi lagi makan sama temen-temen",kataku.


"ya sudah kamu hati-hati,langsung pulang",kata oma.


"ya oma assalamualaikum",jawabku.


"waalaikumsalam",balas oma.


kututup telfon ku dan bergegas keluar tiba-tiba karna terburu-buru aku menambrak seseorang hingga tubuhku terjatuh.



BRUG....



astaga kaget aku,tiba-tiba rianti datang dan menolongku,kami belum sempat melihat siapa yang bertabrakan denganku.


__ADS_1


"gi kok kamu lama banget kak rico ama kak martin sampe suruh aku nyusulin kamu,kamu ngapain sih",kata rianti


"ia maaf tadi aku telfon oma dlu takutnya dia cemas,lagian aku agak lama belum balik",balasku.


kulihat wanita itu sudah berdiri mematung di depan ku dapat kulihat dari ujung mataku ada seorang gadis sepantaran kami berdiri disampingnya,segera ku menoleh kearahnya



DEG...DEG...DEG


jantungku seakan berhenti,rasa sesak dihatiku,rianti disampingku berdiri mematung.


tiba-tiba waktu seakan berhenti ingatan akan ayah menjalar dihatiku.


wanita itu yah,dia berdiri dihadapanku segera ku kendalikan hatiku dengan wajah datar dan suara dingin ku sapa dia.


"maaf saya tidak sengaja",kataku dingin sambil menatap matanya penuh kebencian.


"i,,,i,,,ia gak apa nak",jawabnya terbata.


segera kutarik tangan rianti dan bergegas pergi meninggalkan wanita itu.


sebelum beranjak kudengar dia memanggilku.


"ang,,,anggi apa kabar kamu nak",katanya penuh kesedihan.


dapat kudengar nada sedih dan kerinduan di suaranya.


"maaf jangan sok kenal dengan saya,saya tidak mengenal anda",jawabku dingin dan datar.


segera kutinggalkan dia dapat kulihat dia terjatuh sambil menangis di pelukan gadis disampingnya,masa bodoh kutinggalkan Mereka.



"gi kamu gak papakan",tanya rianti cemas.


"emang aku kenapa ri",balasku datar.


"sekarang kita pulang aja yuk,aku kasih tau kak kris dulu",kata rianti.


"ok"balasku singkat.



sepanjang perjalanan pulang aku hanya diam dengan tatapan kosong dan hal itu disadari oleh ke empat laki-laki yang mengajak kami jalan.


"ri,Anggi kenapa honey",tanya kris.


martin,rico dan dodi hanya diam menatapku binggung,sangking kosongnya pikiranku aku tak sadar percakapan mereka.


rianti akhirnya menceritakan apa yang terjadi padaku ,mereka turut sedih dan tidak bisa melakukan apa pun untuk menghiburku.


sebenarnya bukan Karna rindu pada wanita itu yang membuat aku seperti ini tapi kesedihan akan ayahku yang membuat rasa sakit dihatiku.


setelah mengantar ku pulang merekapun pamit karna melihat suasana hatiku yang tidak baik,rianti yang ingin menemani ku pun aku suruh pulang karna aku ingin sendiri dulu.



"assalamualaikum oma Anggi pulang",salamku.


"waalaikumsalam salam cucu oma",balasnya sambil mencium pipi ku.


ku temani oma makan malam,setelah sholat akupun tidur dengan segala perasaan rinduku pada ayah,terbersit rasa sakit hatiku pada wanita itu,bahkan untuk menyebutnya mama saja aku tak sanggup,yah aku menangis dalam diam tak ingin aku orang melihat kelemahan ku.


"papa aku merindukan mu,apa papa juga merindukan ku disana,apa papa bahagia",gumamku dengan isak tangis dari dasar hatiku.



pagi ini aku pergi menumpahkan segala bebanku dimakam papa.



hiks...hiks...hiks


aku terisak dengan tubuh bergetar pilu,sudah lama aku tidak menangis seperti ini ,tapi karna melihat wanita itu kemaren membuat luka dihatiku kembali terasa.


"papa kemaren aku bertemu dengan mama,dia terlihat baik-baik saja dan pastinya sudah bertemu dengan suami yang kaya dan bisa memenuhi semua gaya hidupnya,aku menyesal papa dulu bisa mencintai wanita seperti itu.


pa,aku sangat Merindukanmu rasanya hatiku begitu sakit pa,tak kah papa tau aku ingin berlari dan memeluknya,tapi mengingat derita papa hanya rasa benci yang tersisa,jika aku masih bisa berharap pada Tuhan,lebih baik aku tidak memiliki ibu seperti dia.


ya sudah papa anggi pulang dulu,kasian oma di rumah sendiri",batin anggi.



setelah cukup lama menangis Anggi memutuskan langsung pulang.



don't forget to coment and like this story,thanks for your attention😉


and wait for the next chapter.






__ADS_1




__ADS_2