Cinderella Step Sister

Cinderella Step Sister
Battle


__ADS_3

hai all jangan lupa tinggalkan jejak vote like & komentar ya guys........


El usahain up tiap hari jika komen dan likex bisa nyampe diatas 300😆😆


rada males aja udah lelah nyri ide malah pembaca gelap gak mau ninggalin jejak,,,serasa ironis gimana gitu😂😂


oh ia maaf lama El bru kluar dr RSU,,,jd br mlai nulis css lagi......


ok cekidot.............



🌿🌿🌿Cindrella step sister🌿🌿🌿


"bos markas kita di daerah manhattan diserang,kelompok gengster Kalaidos mereka masih meminta lahan yang sudah berhasil diambil Bimo untuk pabrik senjata yang baru"lapor Jeremi dengan nafas masih memburu.


bimo,alex serta lingga yang mendengar laporan Jeremi sudah tersenyum lebar,para anggota BE sudah nampak berbinar senang.


"akhirnya,ada tempat lemesin otot"ucap Alex menyeringai.


"hehehe tanganku dah gatal buat nyayat kulit para tikus"cengir lingga bertepuk tangan dengan heboh.sungguh kekanakan.


"Bimo,siapkan anggota tidak usah banyak tim alpha sudah cukup sisanya antar istriku pulang dan jaga markas"ucap Rafendra cepat.



"Rafen ,hati hati dan cepat pulang aku tidak mau jadi janda"ucap anggi sambil membelai sayang rahang kokoh Rafendra dengan lembut .


Cup.........


"hm,aku akan pulang dan tidur disampingmu tunggu aku"ucap Rafendra lembut mengecup singkat bibir ranum anggi.


"antar istriku Jeremi dan tetap waspada"printah Rafendra tegas.


pergi,kini sang istri telah pergi bersama Jeremi wakil ketua delta,raut wajah Rafendra berubah datar dan tajam.sorot membunuh yang kembali terlihat begitu bringas,sadis dan tak kenal ampun.


dengan rompi anti peluru dan sepasang sarung tangan hitam,Rafendra siap membawa tim terkuat BE membantai para tikus pemberontak.


kini 3 serangkai ketua setiap devisi BE sudah siap dengan senjata dan timnya masing masing dengan Rafendra memimpin didepan.


"20"ucap Rafendra dingin.


"hah,apa bos"ucap lingga binggung.


"ck,bawa tim elit alpha dan Betta sisanya delta.cukup 20 orang saja"ucap Rafendra tenang.


"ok bos lumayan buat pelepasan otot yang sudah lama break"ucap Alex puas.


"let's go"ucap lingga berbinar mengikuti langkah sang bos.


***********


nampak jalanan mulai ramai dengan iringan mobil sport modifikasi yang siap tempur anti peluru.


mobil mobil sport berisi rafendra beserta para anggota Blood Eagle berjalan beriringan dengan kecepatan diluar batas normal.


Ckitttt.........



suara gesekan aspal dan ban mobil beradu memekakkan telinga.


"wah wah wah anak anak burung sudah keluar sangkar"ejek Anton ketua dari kalaidos.


"eh induk tikus bercicit keras"kali ini lingga membalas tak kalah telak.


"berikan kami tanah itu"geram niko tangan kanan anton.


"banyak omong"balas Alex sengit.


Dor...........


satu anak buah anton tumbang akibat tembakan Rafendra secara mendadak.


"******** MATIKAU"teriak anton murka.


Rafendra.menyeringai sadis tak nampak terganggu amarah Anton ketua gangster kalaidos.


Bugh......Bugh......


Dor.......Dor......Dor.....


Krak......Brak.....Duagh......


kedua kubu Blood eagle dan kalaidos saling serang dengan bringas.saling pukul saling serang dengan senjata api,pedang dan apapun yang bisa dipakai melawan musuh.


darah,teriakan dan korban mulai berjatuhan.


"AARRGGHH BAJING*N"maki Niko kala lingga menebas cepat punggungnya dengan belati panjang pria Cantik itu.


darah segar keluar dari luka mengangga dari punggung Niko,belati itu menyayat dalam dan panjang punggungnya.


"hei bodoh apa yang kau lihat,kemari dan lawan aku lemah"ejek lingga puas melihat niko meraung sakit .


"MATI KAU"teriak niko mulai menyerang bringas lingga dengan pedangnya.


sementara itu Alex dan bimo saling menjaga punggung dengan senjata api masing masing ditangannya.


"kau tembak berapa orang?"tanya bimo.


"15,kau?"balas Alex.


"hehe 20 mungkin,ck mereka banyak sekali tau begitu aku pakai saja pedang biar kutebas sekalian tikus ini menganggu sekali"oceh Bimo jengkel.



Senjata MI6 sudah menembak dan menembus kulit banyak musuh.Bimo yang kalem sudah berubah ke mode haus darah.

__ADS_1



"yeah mari berpesta"ucap Alex dengan Kel-Tec RFB AUG miliknya menembak membabi buta bagai orang kehilangan akal.



3 serangkai BE mulai membuat musuh tumbang dengan cepat dan bringas tanpa ampun.


300 orang anggota kalaidos melawan 20 tim elit


Blood eagle.


"wah,bos benar benar membuat kita kerja rody"maki Bimo kala musuh mereka berkali lipat lebih banyak.


"santai saja masing masing melawan 20 orang gampang kan"ucap Alex enteng.


"shit!!!!"maki lingga kala lengannya tertembus peluru anggota Kalaidos.


"siapa yang berani menembakku"ucap lingga jengkel.


syut.........


srak........


sret.....jleb.....


Aaarrggghhh.......


dengan kalap lingga melempar beruntun belati dan jarum beracun koleksinya bagai hujan panah menumbangkan Kalaidos.


"hei Bimo,lingga mulai menggila"ucap Alex melihat kawan tengil nya itu mulai serius membunuh lawan.


"biar saja sudah fokus aku mulai jengah"ucap Bimo jengkel,pelurunya mulai habis .


Bugh....


bimo jatuh terjungkal tidak siap menerima tendangan Lando,kaki tangan anton.


Uhuk.....


Bimo terbatuk darah,perutnya memar dan begitu sakit.


"SIALAN"teriak Bimo murka.


"apa,sini lawan aku banci"ejek Lando.


"oke fight battle no weapon"balas Bimo angkuh...


Bugh.....Bugh....


Krak......


Bimo dan Lando saling pukul,dengan tangan kosong.wajah mereka mulai memar dan luka .


uhuk......


Alex terus menyerang membabat siapa saja kalaidos dihadapannya.


nampak sudah banyak mayat berjatuhan dengan kondisi mengerikan.Darah segar berceceran dan bau amis tercium menjijikkan.


Rafendra kini tengah berhadapan dengan Anton.wajah datar itu tetap tenang meski sorot matanya amat tajam penuh amarah.


"kau ingin kuburan atau rumah sakit"ucap Rafendra dingin dan tenang.


"cih.....aku tak takut rasanya akan menyenangkan jika aku membunuhmu atau istri cantikmu itu"tekan Anton pada kalimat terakhirnya.


Rafendra menggeram,emosinya memuncak.sorot matanya semakin tajam dengan aura dingin yang mampu membuat siapapun bergetar ketakutan.


"baik,akan kubunuh dan kupisahkan setiap bagian tubuhmu"ucap Rafendra dalam.


Syut...


jleb......


pedang Rafendra melayang cepat menusuk lengan kiri Anton.


"BRENG*EK ,BAIK MARI KITA BERTARUNG SAMPAI MATI,JIKA TIDAK AKAN KUJADIKAN ISTRIMU BUDAK NAFSUKU"teriak berang Anton.


keduanya saling beradu,suara pedang saling berdenting.Rafendra dan Anton menyerang bringas.


paha kiri Rafendra terkena sabetan pedang Anton,namun pria itu tetap berdiri kokoh.Anton sendiri mendapat tebasan pada dada dan lengan kirinya.


uhuk.....


Anton terbatuk darah akibat tendangan Rafendra menghantam lukanya.


Niko membelalak kaget melihat keadaan bos mereka,bagaimana bisa?baru kurang dari 15 menit bos mereka sudah hampir tumbang akibat serangan bos BE itu.


"get the fu*k out of my wife life,don't you dare to disturb her life.if there is something happen to my love,you'll get my pleasure to bring you to the hell"ucap Rafendra dalam menahan emosi .Rafendra berjalan perlahan mendekati Anton yang tengah meringis menahan sakit pada luka lukanya.


Sret....Srak.....jleb.....


dengan ketenangan luar biasa,Rafendra menebas tangan,kaki,dan perut Anton dengan tebasan tebasan dalam.


AAARRRGGGHHH........


"******** KAU IBLIS"maki Anton kesakitan.


para Kalaidos meringis ngeri melihat betapa sadisnya ketua Blood eagle itu.


langkah kaki Rafendra begitu tegas dan menakutkan bagai lantunan melodi kematian.


Grep.......


Rafendra mencengkram bahu Anton kemudian tangan satunya lagi mencekik leher laki laki itu kuat.wajah Anton mulai memucat dan nafasnya mulai tersendat sendat.


Rafendra terkekeh pelan melihat musuhnya hendak menemui ajal.

__ADS_1


"BE,habisi semua aku tak mau ada tikus yang lolos"perintah Rafendra dalam,suaranya begitu menakutkan dan dingin sampai ketulang.


Bimo nampak kacau,musuh mereka begitu banyak dan ia dan kawan kawannya melawan dengan sekuat tenanga.


dari 20 orang saja mereka sudah mampu melawan hampir 300 orang musuh.meski anggota mereka harus babak belur dan terluka parah.luka lebam serta darah yang mengalir banyak dari tubuh mereka tidak menghentikan langkah BE membabat habis siapa saja yang mencoba mencari masalah.


wajah bimo dan Alex penuh lebam dengan luka tembak menggores kulit.lingga bahkan babak belur dengan pinggangnya membiru akibat tendangan Niko.


Rafendra,pria itu harus menahan sakit akibat paha dan lengan kanan serta perutnya tersabet pedang Anton.


meski terpukul akibat banyaknya anggotanya yang hampir tewas,namun Rafendra tetap berdiri kokoh tak ingin bawahannya melihat kelemahan hati pria itu.


Anton sudah tewas dengan kaki terpotong serta leher membiru jejak cekikan Rafendra padanya.


"bakar"perintah Rafendra dingin kemudian berlalu pergi diikuti para bawahannya.


***********


Anggi bergerak gelisah mondar mandiri di ruang utama mansion menunggu kepulangan suaminya.


"nona Valeri tenanglah,mereka sudah akan kembali"ucap Jeremi tak kalah cemas.


"bagaimana aku tenang,ini sudah hampir pagi dan mereka belum kembali"ucap Anggi kalut.


tak lama terdengar suara suara mobil memasuki halaman mansion.


anggi berjalan cepat tak sabar melihat sosok yang amat ia rindukan.


"hiks....hiks....Rafen"ucap anggi kala melihat keadaan para pria yang kembali ke mansion.terutama pria tampan yang kini berjalan tertatih meski senyum lembut terpatri diwajahnya.


"hei,jangan menangis aku tak apa"ucap Rafendra lembut membawa tubuh anggi kedalam pelukannya.


"hiks....kalian terluka,kau terluka hiks...kau bodoh apa tidak Bisa melawan sampai luka begini"omel anggi sambil menangis terisak.


Rafendra meringis mendengar omelan sang istri,hell!!!bukanya dipeluk,dicium atau apalah yang romantis ini malah di omeli,untung cinta.


Brughhhh........


semua orang terbelalak kaget saat tubuh lingga jatuh lepas tak sadarkan diri.


"LINGGAAAA"teriak panik Bimo serta Alex.


"shit!!!perutnya tertembak"maki Bimo yang baru saja sadar darah terus mengalir dari perut kawan tengilnya itu.


"CEPAT PANGGIL CHARLES"teriak Rafendra panik.


"ba..bawa dia ke kamar cepat"ucap anggi tak kalah panik.


tubuh lingga diangkat Jeremi serta anak buah BE yang menjaga mansion karna bimo maupun Alex sudah tak memiliki tenaga lagi akibat luka mereka.


"Rafen,ikut aku akan ku obati lukamu"ucap anggi cemas .


Rafendra menurut dan masuk kekamar bersama sang istri.


"hiks....hiks...bagaimana ini lukamu dalam dan panjang sekali hiks...apa kau terkena tebasan pedang?kenapa kau bodoh sekali hiks..."isak anggi mulai membersihkan luka Rafendra dengan alkohol dan kapas.


"issshh....."Rafendra meringis kala luka itu teramat pedih bak terbakar.


"ma...maaf aku akan berhati hati hiks...tahanlah meski sengat sakit"isak anggi mencelos kala melihat keringat dingin mulai nampak diwajah tampan Rafendra.


Charles datang dengan Jordy dan 10 orang perawat lainya mulai merawat luka Rafendra dan anggota lainya.


luka Rafendra telah dijahit dan pria itu mulai tertidur akibat obat bius mulai bekerja.


Bimo dan Alex sudah dirawat oleh Jordy sedang lingga harus dioprasi demi mengeluarkan peluru yang bersarang di perutnya.


sepanjang hari Charles harus bekerja keras mengobati para anggota BE beserta para ketua mereka serta sang bos besar.


anggi tertidur sembari menggenggam erat tangan besar nan hangat suaminya.


"kau harus kuat demi twin suamiku aku tak ingin kau terluka"ucap anggi sendu.


Cup.....


anggi mencium sudut bibir Rafendra lembut kemudian terlelap disamping pria itu.dalam tidurnya Rafendra tersenyum bahagia.


**********


"tuan Fredy,apa papaku akan dibebaskan dari tuntutan?"tanya dewi begitu melihat kedatangan Winda dan pengacara keluarga mereka dari kantor polisi melihat keadaan Hari.


"papamu akan dibebaskan bersyarat,untunglah keluarga Jhonatan membantu kita membebaskan papamu sayang"ucap winda menghela nafas berat.


"yah,sayangnya restoran kalian harus ditutup karna surat perintah BPOM "ucap Fredy pengacara keluarga Hari.


"hiks....bagaimana ini ma,semua usaha papa hilang satu persatu,hanya tinggal restoran di ibu kota saja"isak dewi pilu.


"tenang sayang,selama kamu bisa menikahi dean,kita bisa bangkit kembali"bujuk Winda yakin.


"ia ma,bagaimanapun pernikahan kami harus terjadi"ucap dewi memaksa.


"kalau begitu saya permisi nyonya"pamit Fredy.


"ia silahkan dan terima kasih bantuannya"ucap winda .


tinggallah winda yang menatap dewi penuh arti.


"besok kau dan dean harus tidur bersama,sebelum kandunganmu berusia lebih dari 2 bulan,mama akan urus semuanya"ucap winda penuh rencana.


"baik ma dewi mengerti"balas dewi tersenyum puas.


"yah,besok dean akan menjadi milikku seutuhnya"batin dewi senang.


TBC.........


maaf x kalau kurang feel-nya....


__ADS_1


__ADS_2