Cinderella Step Sister

Cinderella Step Sister
Rafendra janji.


__ADS_3

hai all mohon dukungannya ok😄


ok cekidot


☕happy reading all☕


Rafendra menatap dingin Pada Alex,tatapan penuh selidik dan mengintimidasi membuat Alex diterpa rasa ngeri yang begitu mencekik,Rafendra.dengan wajah datar dan aura dingin membuat semua orang diruangan itu menjadi seperti membatu.


"bagaimana charles,apa kau sudah mempersiapkan ruang perawatan calon istriku?"tanya Rafendra datar.


"te tentu sudah be beres tuan Rafen,sekarang nona valy sudah berada diruang yang kami sudah persiapkan sebelumnya,bos bisa langsung memeriksanya"jawab charles tergugup.


Rafendra melihat charles sekilas,kemudian tatapan setajam elang nya beralis ke Alex.


"dan kau alex,bagaimana dengan yang kuperintahkan kau selidiki?"tanya Rafen kembali.


"khem,beres bos tinggal tunggu perintah kami sudah siap membereskan black Orchid"setelah berdehem sebentar Alex menjelaskan secara lugas rencana mereka.


Rafendra tersenyum puas


"bagus,Bimo persiapkan keberangkatan ku kembali,kita akan berangkat dalam beberapa hari kedepan,setelah kubereskan para sampah itu aku akan kembali kesini lagi"printah Rafen kemudian berlalu menuju kamar rawat anggi yang telah dipersiapkan sebelumnya di mansion mewahnya.


dokter charles dipercayakan bersama dokter Erwin merawat anggi atas perintah Rafendra,ia membawa langsung dokter charles,dokter khusus yang bekerja pada blood eagle.


perlahan pintu kamar inap anggi terbuka,sebuah kamar bernuansa kayu yang cukup nyaman sebagai ruang perawatan anggi.


r



Rafendra masuk perlahan dan duduk disamping ranjang anggi,mata hazelnya memandang lembut wajah damai anggi.


Rafendra perlahan mulai mengantuk dan menyandarkan kepalanya disebelah ranjang anggi dengan tangan besarnya menggenggam hangat telapak tangan putih anggi.


5 menit


10 menit


15 menit


jari jemari anggi mulai bergerak perlahan,mata indahnya mulai terbuka,perlahan tapi pasti anggi mulai mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan tempat ia berada.


kemudian terasalah sebuah tangan hangat menggenggamnya erat,sangat hangat dan begitu nyaman.


anggi menatap wajah tampan seorang pria yang nampak sedang tertidur dalam posisi duduk disampingnya.


perlahan lahan anggi mulai mengangkat tangannya dan mengelus surai hitam pria itu.


deg!!!


deg!!!


"kenapa dengan jantungku?"batin anggi smbil menyentuh dadanya yang cukup berdebar,(ingat masih cukup lo,bukan berdebar banget)😞


perlahan Rafen mulai merasa ada yang menyentuh kepalanya dengan usapan pelan.


Rafen mulai membuka matanya dan mengangkat kepalanya.


deg!!!!


nampaklah sepasang mata bening menatapnya lembut,dengan wajah yang dipenuhi seutas senyum yang teramat manis,sejenak Rafen terpaku melihat keindahan dihadapannya.


"terima kasih cinta,kau masih memberiku kesempatan ,sekarang kau sudah sadar kembali sayang,cepat beri tahu aku kenapa kau lakukan itu,kenapa kau memasang badan menerima peluru itu?kenapa valy?"tanya Rafendra penuh sesak di dadanya.


"maaf,bukan maksudku seperti itu,kau tau aku tidak masalah jika harus mati,dengan begitu aku bisa bertemu lagi dengan ayah dan juga oma aku"jawab anggi pelan,kemudian ia memejamkan mata dan menarik nafas pelan dan mulai melanjutkan lagi.


"lagi pula aku sudah tidak memiliki siapapun yang akan menderita jika aku tiada,berbeda denganmu kau adalah pemimpin sebuah perusahaan besar,ada begitu banyak orang yang bergantung padamu,jika kau terluka siapa yang akan menggaji mereka,hehehe"terang anggi dengan senyum penuh kesedihan diwajahnya.


Rafendra begitu teriris mendengar perkataan anggi,dengan reflek ia membawa anggi kedalam pelukannya dan memeluk anggi erat,mengantarkan semua kehangatan dan rasa cinta yang ia miliki untuk seorang gadis rapuh yang berpura pura tegar dihadapannya.


"shhh,jangan bicara seperti itu,kau harus tau sekarang kau memiliki seseorang yang akan selalu menunggu dan memberimu cinta seumur hidupmu,aku Rafendra adalah rumah tempat kau kembali saat kau merasa sepi dan sendiri didunia ini,aku mencintaimu Anggita veleria hermawan,jadilah istriku ,menikahlah denganku dan kita penuhi hidup kita dengan keluarga kecil yang bahagia,aku,kau dan anak anak kita kelak,jadi jangan pernah berfikir menyerahkan nyawamu begitu saja,ya calon istriku"ucap Rafen tegas penuh cinta sambil mencium pucuk kepala anggi dan mengusap sudut mata yang sudah mulai mengkristal.


anggi tertegun mendengar penuturan pria arogant seperti Rafendra,ada ketulusan didalam setiap kata katanya tidak ada kebohongan sedikitpun.


tubuh anggi bergetar dengan isakan tangis yang ia tahan sekuat hati.namun apa daya kristal bening itu mengalir seperti anak sungai.


Rafendra begitu sakit melihat anggi menangis,diusapnya wajah cantik penuh air mata itu,perlahan Rafen mengangkat dagu anggi dengan tangannya penuh perasaan,lalu berlahan didekatkannya wajah mereka.


cup!!!

__ADS_1


dan Rafendra mulai menciium bibir anggi penuh cinta,tidak ada paksaan hanya ciuman lumbut penuh perasaan,ciuman yang mampu menjelaskan semua gambaran isi hati Rafen kepada anggi.


keduanya memejamkan.mata dan menikmati ungkapan isi hati keduanya dalam diam,seakan waktu berhenti dan membiarkann keduanya mengungkapkan isi hati mereka.


"kenapa ini?apa arti perasaanku pada Rafen,baiklah aku mencoba membuat semuanya jelas"batin anggi ditengah ciuman hangat mereka.


"terima kasih tuhan,aku tau betapa banyaknya dosaku,tapi kau sudah mberiku sebuah pelangi di tengah kegelapan hatiku,dan aku akan selalu berterima kasih untuk itu"batin Rafen penuh tekat.


anggi mulai merasa sesak dan dengan tenaganya yang masih lemah ia mumukul pelan dada bidang Rafen,Rafendra mengerti dan dengan berat hati melepas ciuman mereka.


"kenapa kau ingin menikahiku,aku tidak mencintaimu,carilah wanita lain"ucap anggi mencoba menerangkan semua perlakuan Rafen padanya.


"tidak ada alasan,hanya cinta dan"Rafendra menggantung kata katanya.


"dan apa?"tanya anggi penasaran.


Rafendra tersenyum hangat dan mengelus pipi anggi sangat lembut.


"kau tau,aku menyukaimu pada pandangan pertama,hatiku sakit melihat air matamu,aku tau kau begitu rapuh namun kau mencoba menjadi setegar batu karang,tapi aku tau semua itu palsu,jadi hatiku berkata bahwa aku harus menggenggam tanganmu dan menjadi rumah tempatmu pulang,walaupun kau belum mencintaiku sebesar rasa cintaku padamu,tidak masalah,aku Rafendra Wiguna bersumpah akan membuatmu perlahan melihat cinta dengan segala perbuatanku ,dan bukan hanya dengan kata kata,jadi cobalah membuka hatimu untukku"terang Rafen sambil mengelus surai panjang anggi.


"emmm,baiklah terserahmu saja,tapi aku ingin menemui keluarga Houston dulu,dady Jack dan mom Hana,apa mereka tau kau membawaku?"tanya Anggi setelah cukup lama tersadar dan tidak melihat keluarga Houston.


"tenang saja,itu urusanku nanti,oh ia aku senang kau tidak lagi membantah ku sayang,apa sekarang kau susah mulai mencintaiku hem"goda Rafen dengan senyum jail diwajahnya.


"ya ampun,jangan mulai deh,aku tidak punya tenaga sekarang meladeni kata kata ngawur dari mu"jawab anggi jengkel.


hahahaha


"baiklah sayangku ini harus diperiksa dulu,tunggulah aku panggilkan dokter dulu"kata Rafendra sambil mengacak gemas rambut panjang anggi.


"lepaskan tanganmu itu jangan sembarangan mengacak acak rambutku"ketus anggi.


"wah rupanya macan betinaku sudah kembali,oh ia bukan hanya rambutmu tapi hatimu nanti akan kuacak acak juga,tunggu ya sayangku"goda Rafen senang.


pria itu hendak keluar dengan perasaan bhgia memenuhi hatinya,tanpa ba bi bu ,Rafen keluar memanggil dokter,namun langkahnya terhenti akibat sebuah tangan halus yang tiba tiba mencengkram pergelangan tangannya.


"mau kemana?"anggi bingung melihat Rafen yang hendak berlari keluar,dengan mata polos ia memandang Rafen,darah pria itu berdesir dan reflek ia mencium punggung tangan anggi lembut.


"tenanglah,aku akan memanggil dokter baby"jawab Rafen hangat penuh cinta.


anggi menggeleng pelan dan meminta Rafen duduk disampingnya.


"tidak,mulai sekarang sampai hari pernikahan kita,kau akan tinggal bersamaku baby"jawab Rafen tegas.


"tapi aku ingin pulang sekarang"tolak anggi tegas.


"tidak,tunggulah setelah kau sudah pulih bbenar,aku sendiri yang akan mengantarmu,lagi pula jika kesibukan mereka berkurang mereka pasti kemarin"jawab Rafen berbohong,padahal ia tidak memberi tahu sama sekali kepada Houston bahwa ia membawa anggi.


"oh,baiklah emmm,tunggu apa lagi keluar sana"ucap anggi tanpa dosa.


"ck,kau ini bisa bisa nya mengusir calon suamimu,tadi aku mau keluar kau tahan,sekarang kau malah mengusirku teganya istriku ini"Rafendra pura pura merajuk dengan wajah memelas.


"hei hentikan ekspresi mu itu,tidak cocok dengan kepribadianmu yang arogant itu"kata anggi geli melihat wajah memelas Rafendra.


"hahahah baik baik aku keluar,istriku ini sungguh manis sekali"goda Rafen sambil mencium pipi anggi gemas.


"RA FEN DRA KAU PRIA MENYEBALKAN ,DASAR MESUM SINTING"maki anggi kesal sambil melempar bantal nya kearah pintu.


HAHAHHAHHA


"OH SAYANGKU SUNGGGUH MANIS "ucapan serta tawa Rafendra menggema di seluruh mansion,semua pengawas,pelayan bahkan Alex,Bimo,charles dan dr Erwin terkejut melihat perubahan sikap seorang Rafen.


pria yang biasanya datar,dingin arogant tak berbelas kasih tiba tiba untuk pertama kalinya tertawa begitu lepas setelah keluar dari kamar rawat seorang gadis bernama valy.


"hei bos,kau nampak senang sekali?"tanya bimo.


"diamlah jangan merusak suasana hatiku"jawab Rafen dengan seutas senyum di bibirnya ,tak berapa lama kemudian wajah datar itu kembali lagi.


"2 hari lagi kita berpesta,siapkan segala senjata kalian,dan beri tahu lingga bersiap disana"ucap Rafen datar.


"kau charles dari kau dr Erwin pergilah periksa calon istriku"perintah Rafendra datar.


"baik "ucap mereka bersamaan.


------------


"katakan dimana kalian memindahkan veleri,siapa yang memberi kalian izin"maki Marvel emosi.


"sudahlah Marvel,tenang dulu bertanyalah baik baik"kata Mr Hana lembut.

__ADS_1


"baiklah suster,katakan pada kami,dimana putri kami kalian pindahkan?"tanya Mrs Jack tenang.


kedua petugas layanan informasi di rumah sakit itu saling berpandangan.


"jika kalian ingin informasi detail,silahkan bwrtanya pada Mr Rafendra,dia dan dr Erwin susah memindahkan nona veleria tanpa penjelasan apapun pada pihak rumah sakit"jawab salah satu perawat itu.


Marvel mengepalkan kedua tangannya erat menahan emosi yang sudah di ubun ubun.


"dasar sialan kau Rafen,beraninya kau membawa pergi Val kami"geram Marvel.


sore itu Marvel dan Rafendra bertemu disebuah taman dekat rumah sakit.


"kemana kau bawa adikku sialan"maki Marvel tanpa ingin berbasa basi.


"tentu saja ke rumah ku"jawab Rafen santai dengan smirk diwajahnya.


"brengsek,cepat pulangkan dia kembali kepada kami"maki Marvel emosi.


"hei,bisakah kau tenang sedikit,kau harus memintanya dengan sopan kepadaku,aku akan membawamu menemui adikmu itu"jawab Rafen dengan menekan kata adik pada Marvel.


"terserah kau saja,percuma bicara dengan orang sinting seperti mu"jawab Marvel kesal.


Rafendra menyerahkan sebuah foto seorang gadis yang sedang tertidur dalam damai dengan sebuah alamat dibaliknya.


"kau bisa mencari disana"jawab Rafendra santai kemudian berlalu pergi.


------------


malam pun tiba seluruh keluarga Houston menuju alamat yang diberikan oleh Rafendra.


sebuah mansion mewah melebihi mansion Houston berdiri kokoh dihadapan mereka,seorang penjaga membuka gerbang dan mengarahkan mereka masuk kedalam mansion.


"wah wah wah cepat sekali Houston kemari,hei Marvel apa kau begitu merindukan adik cantikmu itu" sindir Rafen halus dengan wajah datar nya.


"sudahlah tuan muda Rafendra,kami ingin melihat veleri putri kami"kata.Mrs Hana halus.


"dokter Erwin kemari lah dan antar mereka"printah Rafendra kemudian berlalu pergi meninggalkan Houston ke ruang kerjanya.


di dalam kamar rawat anggi,anggi sedang tertidur karna efek obat yang diberikan oleh dokter Erwin sebelumnya,Hana membelai lembut rambut putri angkatnya itu.


"apa putri kami sudah sadar sebelumnya dokter?"tanya Mr Jack.


"sudah tuan Jack,sekarang kondisinya sudah membaik,dia akan pulih dalam beberapa hari"jelas dr Erwin.


"terima kasih dokter"jawab Mrs Hana.


setelah dokter pergi anggi perlahan membuka matanya.


"dady,momy,kak Marvel kalian disini"ucap anggi pelan.


"ya sayang kami disini,maaf kami tidak tau Rafendra memindahkanmu diam diam dari rumah sakit"ucap Mrs Hana sedih.


"Val apa yang kamu rasakan,apa sakit hem?"tanya Marvel lembut.


"tidak apa mom,kak Marvel Val baik kok"jawab anggi lembut.


"dad,kenapa diam saja?"tanya anggi melihat ayah angkatnya itu diam saja.


"nak,apa yang Rafendra katakan padamu,apa dia mengancammu sayang?"tanya Mr Jack pada anggi.


mereka semua terdiam menatap anggi dalam seakan mencari jawaban.


tiba tiba Rafen masuk dan menjawab pertanyaaan Mr Jack pada anggi.


"kalian jangan khawatir,aku mencintai valy dan kalian dengarlah ,sebentar lagi setelah masalah ini selesai aku akan menikahi valy,jadi jangan coba menghalangi ku,dan aku tidak akan menyakiti wanita yang aku cinta"terang Rafen tegas.


semua orang membelalakan mata terkejut akan pernyataan Rafen namun tidak dengan anggi yang menatapnya kesal.


"maksudmu apa tuan Rafen?"tanya Mr Jack.


"kami akan menikah"jawab Rafen santai tanoa beban.


KYAAAA,BENARKAH


seorang gadis masuk dan berteriak histeris


nah lo sapa tuh???😲


ok dengan kepala pening dan hidung mampet El udah berusaha buat tetep up,jadi jangan pelit kasih support El ya guys😀

__ADS_1


__ADS_2