
hai all maaf El rada lama up,berhubung cuaca gak bagus dan bikin gak enak badan jadi El terpaksa gak nulis sering"karna kurang fit...sekali lagi gomen🙏
ok cekidot.......😁
🌹🌹🌹Cindrella step sister🌹🌹🌹
☕happy reading☕
Rafendra tengah menatap frustasi pada tumpukan berkas diatas meja kerjanya,berkali kali pria tampan berwajah tanpa ekspresi itu menghela nafas lelah sembari mata tajam nya terus fokus mempelajari setiap dokumen kerja sama yang diterima perusahaan miliknya.
"huft,aku merindukan istriku.sampai kapan aku harus melihat kertas kertas sialan ini"ucap Rafendra jengkel.
jam sudah menunjukkan pukul 21.30 malam dan itu membuat Rafendra semakin gelisah.sudah lebih dari sepekan waktu quality time bersama istri cantiknya berkurang mengingat perusahaan Rafendra semakin berkembang mencakup berbagai sektor membuat Rafendra semakin harus menguras waktu,tenaga serta fikirannya.
"Bimo keruanganku"panggil Rafendra melalui saluran khusus di ruangan nya.
tak lama bimo masuk dan menatap heran pada Rafendra sang bos yang sudah bersiap membereskan segala berkas yang memenuhi mejanya.
"kau urus sisanya dan setelah itu pulanglah"ucap Rafendra dengan wajah datar tanpa ekspresi meninggalkan Bimo yang menatapnya dongkol.
"ok bos "jawab Bimo pasrah.
yah,semenjak pindah ke England dan mulai fokus melebarkan sayap bisnisnya,kini BE sudah diurus oleh Alex bersama Thomas,dan lingga serta Bimo fokus membantu sang bos tirani mengurus perusahaan WJC yang kini resmi menjadi STAR D'ART W.CORP. dimana Rafendra sudah memasukan perusahaan desain milik sang istri ke dalam salah satu anak cabang dari WJC GRUP.
dengan kecepatan penuh ,Rafendra dengan lihai mengemudikan mobilnya menembus keramaian kita London menuju mansion tempat ia merindukan istri cantiknya.
***************
anggi sebenarnya merindukan tingkah romantis sekaligus kemesuman suami tamoannya itu,namun anggi sadar betapa Rafendra amat sibuk setelah ayah mertuanya Mr Bayu Wiguna benar benar resmi mengundurkan diri dan menyerahkan seluruh tanggung jawab atas WJC GRUP pada sang anak sulung Rafendra Wiguna dan memilih menetap di desa kecil nan asri bersama sang istri Citra Wiguna.
perlahan rasa kantuk mulai menyapa anggi ,seharian ini anggi harus bekerja keras demi memenuhi kontrak dengan para client nya yang semakin bertambah banyak.
saat hendak terlelap,anggi merasakan sebuah pergerakan aneh dari balik selimut tebalnya,ditambah keadaan kamar yang sedikit remang karna anggi menyukai tidur dengan keadaan minim cahaya.
"Rafen!!!!"anggi terpekik kaget saat wajah tanpa dosa suami tampannya secara tiba tiba keluar dari balik selimut dengan senyuman aneh di wajah adonisnya.
Rafen hanya menyengir tanpa dosa .ia memang muncul tiba tiba dari balik selimut sang istri,kini tubuh atletisnya tengah menindih tubuh ramping anggi dengan posisi wajah begitu dekat hingga anggi dapat mencium aroma mint dari nafas hangat suaminya.
Deg.....Deg.....Deg......
Blushhhhh...........
keduanya nampak terdiam,Rafendra dengan jantung berdebar menatap intens kedalam manik sebening kristal milik sang istri,Rafendra begitu menikmati pahatan sempurna yang terbaring dibawah kungkungannya.
bibir ranum semerah cerry,hidung mungil nan mancung,bulu mata panjang nan lentik,mata bulat yang bersinar serta kulit putih bak pualam begitu menyiksa Rafendra.
"ra...rafen ce...cepat turun"anggi mendadak berbicara seperti orang linglung sembari manik mata indahnya tak berani membalas pandangan mata tajam dari suami tampannya itu.
Cup...........
dengan perlahan Rafendra mulai mendekatkan bibirnya melu*at dan mencium rakus bibir manis sang istri.
"ahhhh ra....emmmpp..fen hen...mmmphh tikan"anggi mulai kehabisan nafas menerima ciuman lapar dari Rafendra.
"manis"ucap Rafen puas sembari dengan tak rela melepas bibir ranum anggi.
Rafendra terus menatap wajah serta tubuh sempurna anggi tanpa berkedip.
anggi mulai gugup dipandangi seperti itu oleh pria tampan seperti suaminya ini.
"mau apa?"tanya anggi gugup,semburat merah mulai menghiasi wajah cantik anggi saat tangan Rafen mulai bergerilya mengelus wajah hingga leher jenjang anggi.
"aaahhh"tanpa sadar anggi mendesah menikmati sentuhan seringan kapas dari Rafendra,dan Rafendra tersenyum puas.
__ADS_1
"managih hak ku sebagai suami"_ucap Rafendra enteng sembari membuka satu persatu kancing piayama tidur anggi.
"hak?"goda anggi memandang polos wajah frustasi suaminya itu.
"jangan pura pura sayangku"kesal Rafendra sembari mere*as gemas payu*ara montok anggi.
"aaakhhaaaaahh"lengguh anggi kaget menerima rem*san tangan Rafendra pada dadanya.
"hei,kenapa kau Merem*s nya"ucap anggi sembari mengatur nafasnya yang terngah.
"ini hakku,jadi suka suka akulah sayang"ucap Rafendra tersenyum puas.
"mesum"ucap anggi jengkel.
"mesum gini suami kamu sayang,kita mulai proses pembuatan Rafendra junior"ucap Rafendra enteng.
"sayang ini serum pemberian Charles aku akan menyuntikannya padamu"ucap Rafendra sembari menyuntikan sebuah cairan bening kedalam tubuh anggi.
manik Rafendra mulai berkabut,kini bibirnya mulai melu*at ganas bibir ranum anggi dikecupnya seluruh wajah cantik sang istri lembut.semakin turun kini Rafendra mulai menghi*ap ganas leher jenjang anggi hingga menimbulkan kiss mark yang nampak kontras dengan kulit seputih porselen itu.
"aaahhhhh"anggi mendesah pasrah menerima perlakuan suaminya itu.
Rafendra mulai terbakar gairahnya sendiri ,kini dengan tak sabar ia merobek ganas piayama sang istri hingga sekarang tubuh anggi hanya tertutup bra hitam dan celana dalam senada.
"kau sempurna sayang,bolehkah?"ucap Rafendra serak menahan diri agar tidak memakan sang istri secara brutal.
anggi mengganguk pasrah dengan wajah memerah .Rafen kini mulai melumat gunung kembar milik anggi perlahan dan penuh kelembutan.
"aaahhhhh ra...fen ahhhhahh "desah anggi menerima jil*tan pada puncak dadanya.
Rafendra.terus menyapu seluruh tubuh sempurna sang istri tanpa terkecuali meninggalkan begitu banyak tanda cinta disana.
"AAKKAAAHHHH "teriak anggi dikala seluruh tubuh mereka menyatu dan Rafen dengan sukses memberikan benihnya didalam tubuh sang istri.
"aahhh kau ahhh masih saja sempit sayang"ucap Rafendra serak.
"aahhhh pel....pelan ahhhh Rafen "racau anggi sembari menerima permainan panas dari suami tampan nya itu.
dan malam itu Rafendra dengan semua stamina nya menggempur tubuh anggi hingga fajar dengan beronde ronde yang tak dapat lagi dihitung oleh anggi sendiri,suaminya ini memang ganas bermain ranjang.
*************
anggi meletakkan kepalanya bersandar didada bidang Rafendra sembari kedua tangannya melingkar indah memeluk tubuh atletis suaminya itu.
"Rafen,kau tidak kerja"ucap anggi pelan sembari menatap wajah tampan suaminya yang masih setia terpejam.
karna tidak ada sautan,anggi memilih menatap dan menikmati wajah tenang Rafendra dalam diam.
wajah tampan dengan alis hitam tebal hidung mancung,bibir yang kisable dan garis rahang tegas serta pandangan tajam apabila manik kelam itu terbuka.
tanpa sadar anggi tersenyum lembut sembari mengusap wajah tampan Rafen lembut.
Grep...........
tiba tiba Rafen menarik tangan anggi dan memeluk tubuh sang istri erat.
"apa kau tidak lelah sayang,kau masih ingin beberapa ronde lagi,tenang saja aku masih sanggup "goda Rafendra sembari mengecup singkat bibir manis sang istri.
"dan jangan menatapku seperti itu,aku tau aku ini sangat tampan tapi kau jangan melihatku seperti itu kalau kau jatuh cinta nanti bagaimana?"goda Rafendra sembari mengusap perut rata anggi sehalus mungkin.
"aaahhhh sudah aaahhhh cukup berhenti menggodaku"ucap anggi frustasi menerima usapan usapan lembut Rafendra yang membuatnya hilang akal dan oada akhirnya tidak dapat berhenti mendesah menahan kenikmatan yang diberikan oleh Rafendra suaminya.
"hahahhahha kau bilang berhenti,tapi tubuhmu menikamatinya sayang"ucap Rafendra kini mulai Merem*s dada anggi yang sudah mulai menegang.
"aku sangat senang sayang,meski sudah berkali kali juniorku pulang ke rumahnya,kau masih saja tetap sempit"ucap Rafendra tanpa perduli akan desahan pasrah anggi atas permainannya yang menggerayangi tubuh sang istri tak berhenti.
Plak.........
anggi mulai kesal dan frustasi akan kelakuan mesum Rafendra yang tak membiarkannnya beristirahat barang sejenak.
"sempit Rafen,cepat mandi dan pergi kekantor sana"ucap anggi jengkel setelah puas membuat Rafen meringis atas tamparan nya tadi.
__ADS_1
"Rafen,kau memonopoli ranjang ini"ucap anggi jengkel.
"kalau sempit sini berbaring diatas tubuhku"ucap Rafen menyeringai .
"itu sih mau kamu"ucap anggi menatap tajam wajah mesum Rafen.
Rafendra terkekeh geli sembari mulai bangkit menuju kamar mandi dengan hanya memakai sebuah boxer menutupi area pribadinya.
"KYAAAA KENAPA KAU MALAH MEMBOPONGKU SEPERTI KARUNG BERAS"teriak anggi jengkel.
"mandi bareng hemat waktu sekalian bisa iya iya"goda Rafen sembari meremas bok*ng sintal sang istri gemas.
akhirnya acara mandi yang bisa anggi lakukan hanya 30menit kini menjadi hampir lebih 2 jam demi memuaskan hasrat gila Rafendra.
***************
"sayang mulai Skarng kau diam saja dimansion,kantormu sudah menyatu dengan perusahaan ku dan jika ada client minta saja Mrs Sarah ke mansion beri detailnya"terang Rafendra sembari menatap wajah cantik anggi yang tengah sibuk memasangkan dasi padanya.
"ia"jawab anggi pelan,sejujurnya ia masih lelah dengan olahraga ranjang yang dilakukan bersama suaminya hingga fajar,belum lagi harus bersambung selama hampir 2 jam dikamar mandi mengingatnya hampir membuat anggi gila.
"dan ingat nanti malam aku akan mengirim mu hadiah,pakai itu menyambut ku,lagipula aku memiliki sesuatu yang harus kulakukan nanti"ucap Rafendra tersenyum puas.
"apa?"tanya anggi curiga.
"yakin mau tau?"tanya Rafendra tersenyum menggoda.
"ck,bilang saja"kesal anggi sembari menatap tajam wajah tampan yang kini masih asik menggodanya.
"menyirami bibit Rafendra junior lah apa lagi"jawab Rafendra enteng.
"RAFEN MESUM"teriak anggi jengkel,namun Rafendra hanya ter tawa penuh kemenangan.
"hei,aku belum puas,dan aku harus rajin mengaduk bahan dan menabur benih bibit unggul untuk Rafen junior"ucap Rafen frontal.
"diam atau kau tidur saja diluar nanti"ucap anggi menahan rasa malu mendengar kata kata absurd bin mesum suamunya.
"aku harus memastikan semua bahan tercampur semourna didalam rahimmu sayangku"ucap Rafendra tersenyum geli melihat wajah kesal anggi.
"RAFENDRA"teriak anggi dongkol
HAHAHHAHHAHA
"kau dan tubuhmu sangat nikmat sayang"ucap Rafendra frontal menyebabkan semua maid dan penjaga yang bertugas dimansionya berblusing ria.
PRANG..........
sebuah vas bunga cantik melayang dengan indahnya mendarat menghantam pintu masuk ruang makan mansion.
"wow pagi pagi sudah mesum bos...ck ck ck kasihan kakak iparku pantas saja ia mengamuk"ucap lingga mendramatisir.
"diam apa kau mau kuhajar,cepat kekantor sekarang"ucap Rafendra.datar sebelum terkena amukan singa betina.istri cantiknya kalau sudah marah sangat mengerikan.
"tapi aku lapar bos,sarapan dulu kenapa"ucap lingga kesal setengah mati.
"jika kau mau dicincang oleh istriku"balas Rafendra malas sembari masuk ke dalam mobil disusul oleh lingga pasrah.
"dasar pasangan aneh,huaaa aku lapar"batin lingga menjerit.
pagi pagi ia datang demi sarapan masakan enak buatan kakak ipar cantiknya itu tapi sayang gara gara kelakuan sang bos menyebabkan kemarahan anggi,yang akhirnya lingga harus gigit jari tidak jadi sarapan gratis.
"kenapa melamun,kau mau ku lempar dari mobil"ucap Rafen dingin menatap malas wajah dongkol lingga.
"ia ia ck dasar tirani ,kau membuatku kerja rodi bos tanpa memberiku makan"ucap lingga mendramatisir.
Rafendra.hanya memutar malas bola matanya lelah melihat dan mendengar kelakuan absurd anak buah nya satu ini.
"kau makan saja di cafetaria kantor nanti,jika kau masih protes ku lempar sekarang juga jadi diam"ucap Rafendra mulai jengkel.
"ia ia diam nih,ck dasar tirani "gumam lingga menggerutu kesal.
TBC..........
__ADS_1
hahha El rada merinding nulis ginian,huh finally otak polos El terguncang guys...😫😫
jangan lupa vote.like n komen...arigatou