
hai all buat cast karakter,nanti ada sedikit perubahan sesuai masukan para reader yang udah mau memberi saran,so semoga pada suka jangan lupa tinggalin vote,like dan komen ya guys.....😁
ok cekidot....😉
🌹🌹🌹Cindrella step sister🌹🌹🌹
☕happy reading☕
matahari bersinar cerah dengan kicauan burung dan cuaca cerah yang mampu membuat setiap insan menjalankan segala aktivitas dengan senang hati.
Rafendra mengawali hari ini dengan senyum tipis di wajah tampan nya,bahkan saat setiap maid dan pengawal yang bekerja dimansion nya memberi salam ia akan membalas dengan senyum bahagianya dan entah mengapa itu justru terlihat mengerikan dimata mereka.
"hei kuharap bos tidak gila,melihat senyumnya kok aku jadi bergidik"ucap lingga sembari memeluk tubuhnya sendiri.
"kali ini kurasa kau benar ,entah mengapa serasa aku melihat lucifer menyerigai sadis jika bos sampai tersenyum begitu"Alex menimpali ucapan lingga sembari menggelengkan kepalanya prihatin.
"sudah diamlah dan lakukan pekerjaan kalian jangan seperti perempuan saja pagi pagi sudah bergosip"ucap Bimo cuek.
"ck dasar kau ,bilang saja kau juga aneh melihat kelakuan absurd bos kan?sudah lihat dan nikmati saja daripada melihat bos tirani mengamuk lebih baik begini kan"ucap Alex nampak menguap malas.
sejak duduk bersama untuk menikmati sarapan,Bimo Alex dan lingga nampak frustasi melihat sang bos terus tersenyum meski sangat tipis dan bahkan tidak menyentuh sarapannya sama sekali,entah apa yang ada dalam pikiran si bos tirani satu ini.
Anggi sudah datang dan ikut bergabung untuk sarapan bersama ia melihat ketiga bawahan kepercayaan suaminya itu terus menatap Rafendra dengan ekspresi prihatin yang sangat kentara.
saat melihat kedatangan sang istri tercinta,Rafendra kini bahkan merubah senyum tipisnya menjadi senyum lebar charming membuat anggi menggeleng pasrah sedang Bimo Alex dan lingga terkekeh geli.
Plak.........
sebuah tepukan sayang namun cukup keras mendarat di pipi Rafendra,pria itu bahkan tidak sadar saat anggi berjalan perlahan menuju kursi tempat ia duduk.
"cepat habiskan sarapanmu Rafen,jangan seperti orang tidak waras wajahmu nampak konyol"ucap anggi geli.
PUFT....BWAHAHHAHAHHAH
lingga tertawa puas melihat ekspresi syok sang bos,meski tidak keras tepukan anggi cukup membuat ia kaget.
kini nampak semua mata teralih menatap lingga yang masih asik dengan tawa nistanya.
Glek.......
"mati aku"batin lingga melihat aura hitam pada tatapan tajam sang bos.
"semoga kau selamat lingga"ucap Bimo prihatin.
"akan kudoakan kau kawan semoga berhasil"ucap Alex tersenyum tanpa dosa.
"sialan kalian,hei tolong aku"ucap lingga pelan seperti tikus yang sedang tercepit.
"lingga,ikut aku ke arena"Rafendra berlalu pergi dengan santai nya menyisakan lingga yang sudah berkeringat dingin.
"kakak ipar"ucap lingga memelas.
"semoga berhasil fighting"ucap Anggi sembari berlalu pergi menuju kamarnya.
lingga melempar pandangannya ke seluruh mansion dan ia hanya mendapatkan pandangan iba dari seluruh anggota BE yang bertugas dimansion itu.
"Tuhan selamatkan aku"lingga berjalan pasrah menuju ruang khusus arena latih tanding .
lingga menelan salivanya susah melihat sang bos kini sudah siap dengan sarung tinju dan menatapnya bak predator yang tengah menunggu mangsanya.
dengan berat hati lingga akhirnya memakai sarung tinjunya lemas.
"matilah aku,aku akan babak belur pasti dasar bos tidak punya hati ,jika wajah tampan ku sampai memar ku doakan semoga kakak ipar akan mengusirmu tidur diluar"batin lingga nelangsa.
"jangan berfikir aneh aneh,itu tidak akan pernah terjadi ,sekarang bersiaplah "Rafendra menyerigai puas melihat wajah pucat pasi bawahan paling mudanya itu.
"bos,tak bisakah sparingnya nanti saja"ucap lingga memelas.
"jangan banyak bicara rasakan ini"ucap Rafendra secepat kilat meninju perut lingga.
"TIDAKKKKKK"
dan seterusnya hanya terdengar suara tawa nista Rafendra dan teriakan memohon lingga yang tengah dihajar habis habisan oleh bos tirani arogant,datar dan dingin .Rafendra hari ini benar benar puas menyiksa lingga.dan lingga jangan ditanya tubuhnya sudah lemas tak bertenaga dengan wajah babak belur dengan lebam biru dimana mana.
"kuharap ia bisa keluar hidup hidup"Bimo menatap prihatin ruangan tempat sang bos menggemleng mental para anggota BE yang khusus bekerja di mansion.
"ck,kasihan bocah itu semoga saat keluar wajahnya bisa sedikit berubah manly"_tawa nista Alex mendengar suara memelas lingga .
__ADS_1
***************
saat ini zenit dan zeline tengah sibuk merawat para prajurit yang terluka akibat ulah para pemberontak di perbatasan Giza.
"bius dan bawa yang terkena luka tembak ke ruang operasi dan ambil beberapa alkohol diruang penyimpanan"ucap zenit tergesa gesa,hari ini nampak markas begitu kacau akibat ulah para pemberontak yang menyerang tiba tiba saat fajar.
seorang perawat wanita nampak berlari tergesa gesa dengan wajah panik dan nafas yang tersenggal senggal.
"DOKTER ZENIT"teriaknya dari arah pintu masuk ruang medis.
"ada apa kau berteriak seperti itu romanof"ucap zeline binggung.
zenit mendekat perlahan dan memandang rekannya itu menyelidik.
"hos....hos....hos.... dokter ,letnan Alarick ia ia"romanof berbicara dengan deru nafas memburu.
"kenapa dengan Alarick ,jawab romanof"panik mengingat sang kekasih yang bertugas memimpin para pasukan yang berjaga di perbatasan untuk menangani para pemberontak.
"ma...maaf dokter,letnan Alarick ia tertembak dan-"ucap romanof penuh sesal.
Duar.............
zenit jatuh lemas sembari memukul dadanya yang terasa sesak seakan dihantam batu besar.dan zeline menatap tak percaya pada romanof.
"di..dimana dia "_ucap zenit bergetar menahan sesak didada.
"di bascame komando satu"ucap romanof sendu.
dengan tergesa gesa zenit berlari menuju sebuah mobil jeep yang terparkir di arena kompi komando 3 tempat ia dan sang adik bertugas.
"kak,biar zeline yang nyetir,kakak lagi kalut duduk dan diam saja"ucap zeline tegas.
dengan kecepatan penuh zeline melajukan mobilnya ke area perbatasan komando satu tempat kekasih sang kakak bertugas.
ada kecemasan dan Kekawatir menjalar di hati zenit,namun gadis itu berusaha tegar dan berfikir positif bahwa semua akan baik baik saja.
sesosok tubuh pria berwajah tampan terbaring bersimbah darah diatas brankar.
"tidak hiks ......kenapa kenapa kau lakukan ini Alrick...hiks....kenapa kau tinggalkan aku,bukankah kau berjanji akan melamarmu setelah kita bebas tugas....hiks. ...bangun Alrick"isak zenit memeluk tubuh kaku sang kekasih.
nampak para tentara bawahan letnan Alarick menunduk dalam penuh kesedihan,sang letnan yang terkenal ramah dan tegas telah tiada dalam tugas.
"kak sudahlah ,ikhlaskan kak Alarick dia pasti tak ingin kakak seperti ini lihatlah bahkan ia tersenyum meski telah pergi"ucap zeline tegar.
"kenapa ini terjadi padaku zeline,kenapa Alrick meninggalkan ku"ucap zenit menatap hampa ruang pribadi Alarick yang telah kosong.
"bersabarlah kak,dan siapkan hatimu lusa masa tugas sukarelawan kita akan berakhir besok dan England sudah menunggu kita"zeline tersenyum hangat sembari menepuk pundak sang kakak.
"ia akan kakak coba line,selamat tinggal Alarick aku mencintaimu"ucap zenit sembari meninggalkan ruangan sang kekasih tempat yang menjadi saksi bisu perjuangan cinta mereka di perbatasan Giza.
***************
Rafendra dengan semangat penuh menyelesaikan semua berkas kerja sama yang menumpuk dimeja kerjanya,sembari bekerja mata tajamnya terus melihat ke arah jam dan pikirannya penuh dengan wajah cantik sang istri.
"huft,sayang bahkan tak sedetikpun aku bisa melupakanmu lama lama aku bisa gila"ucap Rafendra tersenyum geli.
"Bimo,kau selesaikan sisa sisa berkas ini,aku ingin segera pulang"ucap Rafendra setelah melihat jam pukul 1 siang waktunya lunch.
Rafendra dengan senyum tipis menyambar jas dan kunci mobilnya pulang menuju mansion.
*My love caling........
tut........tut.......tut*......
"ck sayang angkat telpon ku"ucap Rafendra gemas.
Klik.....
"ia kenapa Rafen"terdengar suara merdu anggi dari sebrang membuat senyum Rafen bertambah lebar.
"aku pulang kita makan siang bareng,tidak ada penolakan"ucap Rafendra telak dan langsung menutup sambungan telpon ya.
Rafendra tertawa geli mengingat sifat sang istri,pasti sekarang istri cantiknya sedang mengomel kesal karna ulahnya menutup telpon sepihak.
"hahhaha tak sabar aku mengecup pipi meronanya entah sekarang ia marah atau malu"Rafendra tertawa geli sembari melihat foto mmanis sang istri di ponselnya.
*************
"dasar suami gak waras,bossy,pemaksa,arogant,mesum aaaaarrrgh ingin sekali kucekik saja dia"anggi menggerutu kesal.
Cup.....
__ADS_1
Cup.....
"siapa yang kau sebut itu sayang,bibirmu ini harus diberi pelajaran agar tidak mengomel terus"ucap Rafendra sembari tersenyum geli melihat wajah syok sang istri.
anggi berdehem pelan sembari melempar tatapan tajam pada suami mesumnya ini.
"kenapa kau bisa berada disini,bukannya aku baru saja menerima telfonmu?"ucap anggi bingung.
"ck kau ini tentu saja ,akukan menelpon dirimu saat berada didepan mansion,lagipula mobilku memang cepat"jawab Rafendra tanpa beban
"ck dasar "grutu anggi pasrah.
"hehehehe,jangan cemberut gitu sayang,mau tuh bibir aku cium lagi"goda Rafen geli.
"apaain sih,gak usah senyum senyum aneh gitu"dengus anggi kesal melihat tingkah suami tampan nya itu yang semakin aneh sekaligus mesum akut.
"ck,suka suka aj apalagi liat kamu gini jadi makin cinta mana aku lagi bahagia sekarang"ucap Rafendra geli sendiri atas kelakuannya.
"bahagia kenapa?"tanpa sadar anggi bertanya penuh antusias pada Rafendra,dan pria itu hanya tersenyum geli melihat wajah penasaran sang istri.
"apa ya"ucap Rafendra menggoda istri cantiknya itu.
"ck,gak usah main tebak tebakan deh ,jawab aja susah banget"ucap anggi jengkel.
Rafendra menarik tangan sang istri dan mulai mengecupi jari jemari lentik istri cantiknya itu penuh cinta.
BLUSHHH...........
pipi putih anggi merona mendapatkan perlakuan romantis dari suami tampan seperti Rafendra.
"Rafen"ucap anggi pelan sembari menahan debaran keras pada jantungnya,wajahnya kini memanas dan anggi yakin pasti kini wajahnya sudah merona dengan semburat pink pada kedua pipinya.
"malu ya Mrs Wiguna"goda Rafendra sembari mengecup sayang pipi sang istri.
"ish,jangan gini aku malu"anggi menarik menarik tangannya,namun Rafendra semakin menggenggam erat penuh kehangatan dan tidak ingin melepas nya sama sekali.
"kita makan dimansion aja,aku gak mau pisah dari kamu sayang"ucap Rafendra sembari memeluk pinggang ramping sang istri.
"sayang sekali aku harus kembali kekantor,jika bukan karna ini meeting yang sangat penting,aku tidak akan kembali ke kantor"ucap Rafen sembari menyupi sang istri,meski anggi sudah menolak namun Rafendra kekeh dan kini terjadilah aksi suap suapan romantis keduanya.
"aku harus kembali sekarang sayang"ucap Rafendra pelan.
anggi menyandarkan kepalanya di lengan kekar Rafendra .
"aku tahu,cepat pulang"tanpa sadar anggi berucap seakan tidak rela ditinggalkan oleh Rafendra,Rafendra hanya tersenyum hangat sembari mengelus sayang rambut hitam panjang berbau vanila sang istri.
"aku tahu,istriku ini pasti tidak sabar melakukan proses pembuatan bayi aw....aw...aduh...sakit sayang kenapa kau malah mencubitku"ucap Rafendra sembari meringis mengelus pinggangnya yang telah mendapat cubitan sayang dari sang istri.
"malu Rafen,liat semua maid dan pengawalmu menahan tawa melihat sikap mesummu itu"ucap anggi jengkel.suaminya ini memang tidak bisa diajak beromantis sebentar sudah kembali kewujud pria mesum yang tidak tau tempat.
"kenapa malu biar saja mereka melihat,kau istriku wajarkan aku berkata dan berbuat mesum padamu"ucap Rafendra tanpa dosa.
Bugh.....Plak......
anggi dengan dongkol memukul perut sixpack itu meski tak keras dan menampar bibir frontal suaminya itu gemas.
"ck ,kenapa aku punya istri begitu bar bar?untung cinta"ucap Rafendra sembari mencuri lumatan singkat dibibir sang istri dan dengan kecepatan penuh berjalan pergi sebelum mendapat amukan sayang dari wanita cantik ratu hatinya itu.
"RAFENNNNN MESUMMM"teriak anggi kesal sembari menyentuh bibirnya yang sedikit membengkak.
HAHAHHHHAHAH
"TERIMA KASIH SAYANG BIBIRMU MANIS SEKALI"teriak Rafen tanpa dosa sembari memasuki mobil sport miliknya.
semua orang hanya bisa menggeleng geli melihat sikap absurd seorang Rafendra Wiguna.
****************
seorang gadis cantik dengan baju serta topi hitam berjalan keluar dari Bandara internasional England.
wajah manis namun style sedikit tomboy menarik perhatian berpasang pasang mata yang melihat nya namun gadis itu cuek dan berjalan santai menuju mobil jemputannya.
"Yuna"pangil seorang wanita yang sedang menggandeng seorang bocah lucu berusia 4 tahun.
"kak rianti"balasnya dengan senyum lebar di wajah manisnya.
"kakak gak nyangka kamu beneran datang"ucap rianti antusias.
"aku bakalan kuliah disini kak,beasiswa gitu,pulang yuk kak aku lelah"
"ok"ucap Rianti senang.
__ADS_1
ok chap selanjutnya akan El pasang cast para tokoh utama kita,semoga kalian suka.......El akan beri juga karakter animenya.....😁so keep stay here
TBC..........