
hai all jangan lupa tinggalkan jejak vote,like dan komentar ya guys........
ok cekidot......
🌿🌿🌿Cindrella step sister🌿🌿🌿
Dewi hancur namun ia tetap berusaha berkelit.wanita itu mencoba membujuk Dean agar mempercayainya kembali.
"Dean kumohon itu hiks......hiks.....itu semua tidak benar,bagaimana bisa kau mempercayai mereka"ucap dewi terisak.
Bara menatap geram pada dewi,masih saja wanita itu membantah semua kejahatannya,meski semua bukti telah dilempar sekalipun diwajahnya namun memang dasar tidak memiliki malu.semua dewi sanggah tidak perduli.
"jadi maksudmu aku yang menipu keluargaku begitu?"tanya Bara sinis.
"dan satu lagi,Tn Hari apa kau tahu putrimu itu bersama istrimu mereka begitu tega membunuh bayi tidak berdosa yang bahkan belum terlahir ke dunia.mereka melakukan aborsi"ucap Bara enteng.
semua orang tercengang mendengar satu lagi fakta yang diucapkan oleh Barata.
"benarkah itu Winda,kau dan Dewi melakukan aborsi.JAWAB"naik sudah emosi Hari.ia merasa dibohongi dan tidak dianggap sebagai kepala keluarga.
Winda hanya bisa menangis pilu tak berani berbicara sepatah katapun.
"DAN ASAL TAU SAJA TUAN ADIJAYA,CALON CUCUMU ITU SUDAH BERUSIA 2 BULAN SAAT ISTRI DAN PUTRIMU ITU MEMBUNUHNYA.SUNGGUH PEREMPUAN BERHATI IBLIS"maki Barata emosi.
"oh Tuhan ampuni dosaku yang telah gagal sebagai seorang suami dan ayah bagi keluarga ku"ucap Hari sesak sambil memukul keras dadanya berusaha mengurangi kesakitan dihatinya.
dewi diam menatap benci pada Bara,dean bahkan kini diam menatap jijik padanya.
"aku menyesal tidak mempercayai kakakku ,dan aku merasa jijik hanya dengan melihatmu.bagaimana bisa aku tidur dengan wanita bekas pakai sepertimu dan darah di seprei itu,wah.....kau sungguh penipu ulung"dean menatap dewi jijik,tidak ada lagi pandangan penuh cinta disana yang tersisa hanya benci dan jijik.
dewi terisak dan mengepalkan kedua telapak tangannya penuh dendam.
"baiklah Bara sungguh kami minta maaf,sebagai orang tua kami seharusnya mempercayai dirimu putra kami sendiri.jadi papa mohon maafkanlah kami"sesal Louise menatap Bara dalam.
Bara terdiam menatap dingin pada kedua orangtuanya serta sang adik.
"menyesal hah,dari dulu sudah kuperingatkan dan sekarang aku tidak mau tau masalah ini lagi.jika kurva perusahaan anjlok karna berita ini,kalian bereskan sendiri aku tidak perduli dan urus para wartawan itu"tekan Bara emosi.
"baiklah Mr Wiguna,urusanku telah selesai sekarang izinkan saya permisi dulu"pamit Barata sembari menuntun langkah Galih.
"hm,silahkan lagipula kamipun hampir selesai"balas Rafendra kalem.
kini semua keluarga Jhonatan sudah pergi meninggalkan gereja tanpa lagi melihat kebelakang.
"wanita menjijikkan"sinis Dean menatap dewi jijik.
"INI SEMUA KARNA KALIAN,PARA PRIA BAJI*GAN KALIAN MERUSAK HIDUPKU.BAGAIMANA BISA KALIAN LAKUKAN INI"teriak Dewi kalap sudah.
HAHAHAHAHA
lingga tertawa terpingkal pingkal dan Rafendra menatap tak perduli terlalu malas mengurusi wanita seperti dewi.
"sikat lingga jangan kasih ampun"santai jeremi ikut ikutan duduk seperti sang bos sambil menikmati segelas wine.
"siip"binar lingga.
"KENAPA KAU TERTAWA DASAR KALIAN SEMUA ITU PRIA BRE*GSEK"maki Dewi emosi.
__ADS_1
Winda,Hari dan Tommy hanya diam sudah tak sanggup menambah malu di wajah mereka.
"tentu saja aku akan tertawa melihat kera yang sedang mengamuk hahahah"ejek lingga dengan santai nya.
"lagipula kau tak tau siapa kami,menghancurkan mu semudah membalik telapak tangan bagi bos kami.asal kau tahu kau sudah cari mati berurusan dengan Ratu kami"ucap lingga sambil menekankan kata terakhirnya.
"kapan aku mengusik ratu kalian dan siapa sebenarnya kalian ini"ucap dewi lemah.
"kakak ipar ku,ratu kami semua Anggita Valeri Hermawan.ratu dari BLOOD EAGLE organisasi mafia netral terbesar di tanah ratu Elizabeth ,istri dari Rafendra Wiguna CEO Wiguna Jaya Company .kau sudah cari mati *****"senyum puas lingga menatap wajah pias keluarga Adijaya,wajah syok sisa para tamu yang masih enggan beranjak karna masih ingin melihat sendiri sang bos besar serta CEO WJC turun langsung berada dihadapan mereka,dan jangan lupa wajah pucat pasi dewi.
Winda tak tahan lagi,wanita itu berjalan cepat menghampiri Rafendra suami dari putrinya.
"Rafendra,tolong hiks...biarkan aku menemui putriku hiks.....izinkan aku meminta maaf darinya,maafkan ibu pendosa ini"Winda jatuh bersujud dibawah kaki Rafendra yang menatapnya dingin.
"maaf katamu,bukankah sudah aku beri kesempatan tadi untuk mengakui putri dan juga cucumu.kemana saja kau nyonya Adijaya"ucap Rafendra dingin,ekspresi wajahnya bahkan tidak terbaca sama sekali.
"WOW,,,,ADA HUJAN EMASKAH HINGGA NYONYA WINDA SADAR...KASIHAN SEKALINYA BARU SADAR SUDAH MEMBUANG SEBONGKAH BERLIAN PERCUMA"heboh lingga penuh ejekan.
"tidak tau diri,tadi siapa yang begitu angkuh menghina ratu kami"sinis Jeremi jengah.
"ku mohon Rafendra beri kami kesempatan menemui putri kami"ucap Hari memohon.
"lingga siapkan pesawat pribadiku kita kembali sekarang ,sudah tidak ada lagi urusan disini"perintah Rafendra tanpa memperdulikan permohonan Winda dan Hari.
kini tamu satu persatu pergi meninggalkan gereja karna suruhan Jeremi agar memberi jalan leluasa pada sang bos.
"jangan mengharapkan apa yang sudah kalian buang karna aku tak akan pernah memberi kalian kesempatan lagi"Rafendra berlalu pergi meninggalkan keluarga Adijaya Dengan menyisakan jerit tangis pilu sang Nyonya.winda menangis meratapi dosa dan kesalahan nya.
"Jeremi pastikan bawa wanita itu keluar dari indonesia dan kurung dia di rumah sakit jiwa BE,jangan sampai ada yang tahu.wanita gila itu harus diikat dan jangan lagi berkeliaran didunia ini"bisik Rafendra pada Jeremi dan berlalu pergi.
"baik bos"
seorang wanita cantik kini tengah asik bercengkrama dengan 2 bayi tampan nya.
"anak mommy pinter gak rewel,ihh kok gemesin sih twin mom ini"gemas anggi melihat kedua bayi kembarnya tersenyum melihatnya dengan tatapan mata polos bayi itu.
oekk...ooeekkk.........
tiba tiba sang bungsu menangis kencang sambil menggerak gerakkan kedua tangan dan kaki mungil nya.
"aduh anak mommy laper ya"monolog anggi sambil mengangkat bayi bungsunya itu agar menyusu.
"nah diamkan,dasar bayi mommy ini nenenya kuat banget sih,Arkansas sabar ya sayang abis Arion nanti giliran kamu sayang"ucap anggi sembari menepuk pelan paha bayi sulungnya itu.
seorang pria tampan menarik sekilas senyum lembut di wajah adonisnya.
"Ck Arion itu punya daddy gantian dong"ucap Rafendra menatap geli putranya yang sedang menyusui itu.
"kapan pulang sayang"ucap anggi lembut.
"baru my Queen,sekarang tempat minum ku tambah gede ya"goda Rafendra menatap dada sang istri yang semakin berisi semenjak memberi asi buah cinta mereka.
"apasih mulai deh meseumnya,sayang mommy jangan ikutin daddy ya.daddy kalian memang gak waras"ucap anggi tanpa dosa sambil menciumi pipi gempal ke dua putranya.
"jangan twin aja dong dicium,daddynya juga mau sekalian sama main ranjang dong"goda Rafendra semakin gencar.
__ADS_1
wajah anggi bersemu merah mendengar kata kata gombalan frontal Rafendra suaminya itu,makin hari makin mesum saja pria itu.
kini Rafendra tengah menimang sang putra Arkansas hingga bayi tampan itu twrtidur pulas.
kedua twin tampan itu sudah tidur pulas didalam box bayi mereka.
Rafendra memeluk tubuh anggi dari belakang dan mencium mesra pipi chabby sang istri.
"sayang,aku haus"ucap Rafendra serak.
"ya udah ke dapur sana minum"balas anggi mulai merinding geli kala Rafendra mulai mencium leher jenjangnya bertubi tubi.
"wangi twin menempel di tubuhmu dan aku suka itu,masa twin aja yang kamu nenenin aku juga mau"goda Rafendra sambil merem*s dada anggi gemas.
"akkhhh sakit Rafen jangan kenceng kenceng"ringis anggi kala tangan besar Rafendra berada didadanya.asinya kini tumpah ruah dan dengan sigap Rafendra membuka kancing baju anggi dan menghisap asi istrinya itu.
"kamu tuh ngalahin twin"omel anggi menatap Rafendra yang seakan kehausan menghisap asinya.
"main yuks mumpung twin tidur"Rafendra kini semakin terbakar gairahnya sendiri menatap tubuh sang istri yang semakin montok saja.
"hm"jawab anggi pasrah.
Rafendra dengan cepat membawa tubuh sang istri berbaring di ranjang dan mulai mengagahi tubuh wanita yang sudah ia puja sembari pada pandangan pertama, dulu hingga kini mereka telah dikaruniai 2 bayi kembar manis nan tampan.
***********
Plak.........
"KAU SUNGGUH TEGA SEKALI DIRIMU DEWI,APA SALAH MAMA HINGGA KAU TEGA MENGHANCURKAN HUBUNGAN MAMA DENGAN ANGGI.KAU MEMBUAT MAMA JADI IBU YANG PALING BERDOSA DIDUNIA INI"maki Winda menampar dewi penuh emosi.
"MENGAPA KAU MENJADI SEPERTI INI DEWI,PAPA BENAR BENAR MALU DAN HANCUR KARNA DIRIMU"Hari tak kalah emosi memandang dewi penuh kekecewaan.
"itu salah kalian yang terlalu memanjakan ya kalian membentuknya jadi pribadi kejam dan jahat seperti ini.sudah kuperingatkan pada papa dan mama jangan terlalu menyakiti anggi.dan sekarang rasakan akibat perbuatan bodoh kalian"ucap Tommy muak.
"YA SEMUA MEMANG SALAH DEWI,DEWI TERLALU TAKUT KEHILANGAN MAMA.ANGGI TERLALU SEMPURNA UNTUK BERSAING DENGAN DEWI,DEWI BENCI ANGGI DEWI GAK MAU MAMA LEBIH MENYAYANGINYA "teriak dewi putus asa.
"apa kasih sayang mama kurang selama ini padamu,karnamu mama sungguh menimbun dosa pada anggi.mama kecewa dan menyesal memberi kasih sayang padamu"isakan winda mulai terdengar pilu penuh kekecewaan.
"ma maafin dewi ma,jangan benci dewi,dewi sayang mama dan tidak sanggup jika mama sampai membenci dewi"isak dewi mulai menangis.
"lalu bagaimana dengan anggi,dia selama ini hanya menerima kebencian dari mama dewi,apa kamu tau itu"sesal Winda,hatinya begitu sakit dipenuhi penyesalan tak terpatri.
hiks......hiks.....hiks........
Hari terduduk lemas meratapi hancurnya keluarganya.putranya pergi dengan kekecewaan besar,istrinya menangis pilu penuh penyesalan dan putrinya menjadi wanita berhati jahat dan berani menipu kedua orangtuanya sendiri.
"aku akan pergi mencari anggi ,aku tak perduli meski harus mati ditangan Rafendra kelak,selama aku bisa melihat dan meminta maaf pada anggi semua tidak masalah"tekad winda menatap Hari dalam.
"baiklah mah,papa akan antar mama ke mansion Bagas minta alamat anggi di England padanya.setelah itu kita berangkat"saran Hari merangkul lembut tubuh Winda yang bergetar menhan tangis.
kini semua orang telah pergi meninggalkan dewi.
"MAMA,JANGAN PERNAH MENEMUI ANGGI ATAU DEWI AKAN BUNUH DIRI DAN MENGAJAK ANGGI MATI BERSAMA"teriak dewi putus asa sudah.Winda dan Hari menegang,putri mereka sungguh gila sekarang.
"mama tidak perduli kau bukan lagi putriku sebelum anggi memberi maaf"tegas winda acuh lelah,ia lelah mengetahui watak buruk dewi dan winda menyesal kini.
"hahahahah aku akan membunuh mu anggi....hahahah kau harus mati aku akan menyusul mama dan mengambil nyawamu tunggu saja hahahah"dewi tertawa bak orang tak waras,sesekali ia menangis dan tak lama tertawa .fisik dan jiwanya kosong sudah tak lagi perduli akan apapun dalam hatinya hanya ada keinginan mati pergi bersama membawa kematian untuk anggi.
__ADS_1
TBC...........