
hai all,El balik lagi nih smga suka cerita CSS and jangan lupa tinggalkan vote,like n komen buat El😄
ok cekidot
☕happy reading all☕
matahari semakin berlalu turun dari singgasananya.seorang gadis mulai mengerjapkan matanya dan berusaha bangkit dari ranjangnya.
dengan perlahan kesadarannya mulai terkumpul.
"oh astaga siapa kalian?"tanya anggi begitu terkejut melihat ada beberapa orang wanita dan seorang pria yang nampak sedikit gemulai berada di dalam kamarnya.
"hehehehe maaf nona,kami sudah menunggumu bangun sejak 30 menit yang lalu,dan kami adalah fasion style anda"jawab seorang wanita dengan rambut berwarna pirang sambil menatap geli pada wajah bingung anggi.
"apa maksudmu nona,fasion style siapa?dan siapa kalian ini"tanya anggi bertambah bingung.
"ok perkenalkan saya Teresa ahli hair style"ucap wanita berambut pirang yang pertama menyapa anggi.
"dan saya liora fashion style anda"ucap wanita berambut gelombang dengan busana sangat modis melekat ditubuh semampainya.
"oke and me Alpius,saya akan membantu anda untuk merawat tubuh anda,mari sebelum itu ikut saya terlebih dahulu"anggi langsung dibawa paksa oleh ketiga orang tersebut ke sebuah salon mewah dengan mata tertutup.
sementara Alpius sibuk mengurus anggi,kedua wanita rekannya sibuk dengan pekerjaan Mereka masing masing sementara menunggu anggi siap.
**********
Gridius salon and spa
Anggi sedang dibalur dengan racikan campuran dari berbagai macam bahan herbal kecantikan yang berorama menenangkan hingga tanpa terasa ia terlelap.
semua pegawai salon milik Alpius meluluri tubuh anggi dan memijatnya dengan sangat hati hati dan teliti,memastikan kulit calon Mrs Rafendra memiliki kulit putih yang bersinar.
anggi melakukan semua perawatan mulai dari lulur,scrup,manicure hingga padicure.
selesai dengan tugasnya,Alpius memanggil Teresa untuk mengerjakan bagiannya.
Teresa segera mengcrimbath rambut panjang anggi.
"wah,rambut nona ini sangat bagus terawat,panjang,hitam dan sangat halus"gumam Teresa kagum.
anggi langsung membuka matanya saat merasakan basah pada rambutnya.
"kau sudah bangun nona,wah tidurmu nyenyak sekali"kata Teresa sedikit heran karna tadi saat bersama Alpius,anggi tidak terbangun sama sekali.
setelah selesai dengan crimbathnya,anggi langsung dibawa ke meja rias dimana sudah menunggu Alpius dengan segala alat kosmetiknya.
"baiklah nona,Alpius akan meriasmu sedang aku akan menata rambutmu"ucap Teresa sambil mulai mengeringkan rambut panjang anggi.
Anggi diam saja melihat segala hal yang di lakukan oleh orang orang yang masih setiap merombak dirinya.
"ck,kemana pria itu,kenapa dia meninggalkan ku dengan orang orang aneh ini"batin Anggi sedikit jengkel karna tidak melihat sedikitpun batang hidung Rafendra sedari tadi.
Alpius meneliti wajah anggi dengan perasaan kagum menyelimuti diri pria gemulai itu.
"wah nona,kau memakai apa?wajahmu begitu putih merona mulus tiada celah?"Alpius berucap dengan rasa kagum yang berapi api.
Anggi hanya berdecak malas tanpa menggubris ucapan Alpius.
"dan kau tau Alpius,coba kau sentuh rambut nona anggi,begitu halus dan sangat lembut serta lebat sekali,wah aku sangat menyukai rambut yang seperti ini"puji Teresa sambil mulai mencari gaya tatanan rambut seperti apa yang cocok.
tak kurang dari 1 jam lebih ,Alpius sudah selesai dengan make up simple nan elegan memoles wajah cantik natural anggi.
(nih model gaya rambut anggi,bagus kan guys😄)
sedang Teresa merasa puas dengan model rambut set of 3 gold twigs with pearl leaf head peace gracian.
"wow this is so perfect"ucap Teresa berdecak kagum.
"ok next me"ucap liora mulai membawa anggi ke jajaran aneka gaun dan dress yang sudah terusun rapi di balik walk in closet.
sebuah homecoming dress bermotif bunga bunga menjadi pilihan liora ,dress motif dark green sleeveless embroidered sash coocktail dressed round next melekat sempurna pada tubuh anggi.
"wow,tubuhmu sangat bagus memakai busana apapun nona"puji liora tak kalah antusias seperti Teresa.
tak lama sebuah mobil limosin terlihat berhenti didepan salon tempat anggi dibawa melakukan perawatannya.
"wah,rupanya jemput an nona sudah datang,mari keluar"ucap liora menuntun anggi menuju jemputan nya.
seorang pria paruh baya keluar membukakan pintu dengan seutas senyum ramah diwajahnya.
"silahkan masuk nona,saya akan mengantar anda sampai tujuan,dan perkenalkan nama saya Ilham"ucap pria baruh baya bernama ilham.dengan bahasa indonesia yang sangat kental.
"terima kasih paman Ilham"balas anggi ramah.
*************
"Bimo,lingga semua sudah beres"ucap Rafendra dengan wajah penuh kecemasan walau nada bicaranya tetap dingin dengan wajah datarnya.
"santai bos,kita tunggu saja calon kakak iparku tiba"ucap lingga dengan seringgai jahilnya.
"benar bos,keluarga besar Wiguna serta Houston sudah diposisi mereka masing masing"balas Bimo tegas.
"bagus aku akan naik sekarang"Rafendra berlalu menuju sebuah panggung kecil yang ia sudah siapkan diresto tempat ia akan melakukan sebuah lamaran romantis untuk anggi.
sesuatu hal yang bahkan dalam mimpi sekalipun tidak akan ia lakukan.
tapi gadis bernama Anggita veleria Hermawan sudah menjungkir balikkan hidupnya.meski masih menjadi pria datar,dingin dan cuek terhadap wanita di sekitarnya kecuali keluarganya,namun pertemuan nya dengan Anggi membuatnya sadar bahwa hatinya yang dingin mulai menghangat.
__ADS_1
Cinta,satu kata yang dulu dianggap sebagai omong kosong oleh pria arogant seperti Rafendra,namun kini Cinta menjadi seperti sebuah keinginan terbesar dalam hidupnya.
**********
mobil mewah tumpangan anggi berhenti disebuah tempat yang nampak gelap sunyi dan sepi.
Anggi mengerutkan alisnya binggung.
"kenapa tempat ini gelap sekali paman?"tanya anggi tanpa sadar bahwa mobil itu sudah menjauh pergi.
"hei paman,berhenti kenapa meninggalkan ku disini?"anggi mencoba berteriak memanggil Ilham kembali,namun sayang mobil itu terus melaju hingga tidak terlihat lagi.
tiba tiba seseorang menepuk bahu anggi.
"hai nona"ucap Bimo mengagetkan anggi.
sontak dengan refleks karna terkejut ditambah dengan suasana remang,anggi menarik tangan Bimo kuat dan membating tubuh pria itu ketanah.
Brugh!!!
aaakkhhh
sontak Bimo yang tidak ada persiapan apapun atas reaksi anggi hanya bisa berteriak menahan sakit pada punggungnya yang beradu dengan tanah.
"tunggu nona ini saya Bimo"ucap Bimo panik melihat anggi yang tengah bersiap menginjak tubuhnya dengan hill yang dipakai oleh gadis itu.
"astaga,Bimo ngapain kamu ngagetin saya,maaf maaf saya refleks tadi,ya sudah ayo bangun"ucap anggi merasa bersalah sambil membantu Bimo berdiri.
"untung cantik mana calon istri bos,kalau nggak udah nyambar nih Glock 20"batin Bimo jengkel akibat bantingan anggi yang menyebabkan punggungnya terasa sakit.
"kenapa matamu itu,belum pernah dicolok pake hills"ucap anggi ketus melihat tatapan kesal Bimo padanya.
"huft,baiklah nona maafkan saya,sekarang tolong pake ini"ucap Bimo sambil menyerahkan sebuah kain hitam.
"buat apa?"tanya anggi binggung.
"tutup mata nona"ucap Bimo malas.
tak mau berlama lama,anggi akhirnya menuruti perkataan Bimo meski dengan kebingunggan yang cukup kuat.
anggi berjalan ke sebuah tempat cukup jauh,hingga akhirnya bimo mendudukan akan disebuah kursi.
"nona mohon tunggu dengan tenang"ucap bimo sambil membuka penutup mata anggi dan berlalu pergi meninggalkan anggi dengan sejuta pertanyaan dibenaknya.
tak lama anggi meneliti sejanak tempat ia berada.
"astaga,indah sekali tempat ini"ucap anggi melihat sekeliling tempatnya.
"my love,my angel,my future this is for you"terdengar sebuah suara bass maskulin disertai dengan simfoni indah petikan gitar dan melodi lantunan piano menyertai nya.
Beautiful in white
but when we first met
i got so nervous i couldn't speaks
in that very moment
i found the one end my life had found its missing piece
so as long as i live i love you
will have and hold you
you look so beautiful in white
and from now to my very last breath
this day ill cherish
you look so beautiful in white tonight
what we have is timeless
my love is endless
and with this ring i say to the world
you're my every reason
you're all that i believe in with all my heart heart mean every word
so as long as i live i love you
will have and hold you
you look so beautiful in white
and from now till my very last breath
this day ill cherish
you look so beautiful in white tonight
na na na
so beautiful in white tonight
and if a daughter what our future holds
__ADS_1
i hope she has your eyes
find love like you and i did yeah
i wish she fall in love and ill let her go
ill walk her down the aisle
she's look so beautiful in white
you look so beautiful in white tonight
tes!!!
tes!!!
tes!!!
kristal kristal bening mulai membasahi kedua pipi putih merona anggi,hatinya mulai bergetar melihat ketulusan serta kesungguhan Rafendra untuk bisa berada didalam hatinya.
lagu berakhir dengan Rafendra yang masih setia menatap anggi hangat.
berlahan pria itu turun dan berjalan dengan tenang nan gagah.
kedua keluarga memperhatikan mereka dalam diam,dalam hatinya yang sedang berjuang menahan sakit,Marvel tersenyum merelakan anggi,jika gadis itu memang berjodoh dengan pria seperti Rafendra.
"veleri,semoga kau bahagia"ucap Marvel sendu dibalik senyum nya.
dengan bucket bunga mawar putih dan sebuah kotak beludru berwarna merah,Rafendra berdiri tegak dihadapan anggi,tak lama ia berjongkok.
"Anggita veleria Hermawan,will you marry me,aku tahu,meski saat ini perasaanmu padaku masih abu abu,tapi aku berjanji akan membuatmu perlahan mencintaiku sebesar rasa cintaku padamu,aku akan selalu menemanimu dalam keadaan apapun,menjaga dan melindungi mu,kau adalah satu satunya wanita terakhir yang akan mengisi hari hariku,aku bukanlah pria yang romantis,bahkan ini semua bantuan lingga,hahaha,maaf sayang.tapi kumohon jangan menolak ku"Rafendra mencoba bergurau menelan kegugupan dihatinya.
Anggi menerima bunga pemberian Rafendra dengan senyum manis di wajah sembabnya.
perlahan Rafendra mengusap lembut air mata anggi,dan menatap mata teduh itu intens.
"suut,jangan menangis baby,air matamu terlalu berharga untuk jatuh"ucap Rafendra lembut sambil memeluk erat tubuh anggi yang semakin bergetar.
hiks
hiks
hiks
"baby,apa kau tidak mau menerima lamaran ku,hingga kau menangis terisak seperti ini?"Rafendra bertanya dengan nada sendu menangkup wajah merah Anggi akibat menahan tangisnya.
tidak tahan akan tangis Anggi,Rafendra merasa sakit di hatinya,dengan perlahan Rafendra bangkit dan hendak berlalu.
sadar akan kecewa dimata pria yang mencintainya,dengan segera Anggi menahan tangan Rafen dan dengan segera memeluk pria itu erat,anggi menenggelamkan wajahnya didada bidang Rafendra,ia menangis terisak hingga kemeja Rafen basah oleh air mata gadis itu.
deg!!!!
deg!!!!
deg!!!!
debaran jantung keduanya,kedua keluarga serta para anggota Blood Eagle yang hadir merasa terharu dengan perasaan bersorak bahagia menyaksikan akhirnya hati Rafendra sudah menemukan pelabuhannya.
"hiks bu bukan hiks aku tidak tau hiks kau begitu tulus padaku,hiks baiklah izinkan aku belajar mencintaimu seperti kau mencintaiku"jawab anggi ditengah tangisnya.
Rafendra tersenyum penuh suka cita
"kalau begitu mengapa masih menangis,kau ini ternyata sangat cengeng baby?"goda Rafendra sambil mengusap lembut wajah anggi yang penuh air mata.
"ck,kau ini apa sikap menyebalkan mu tidak bisa hilang?"ucap anggi kesal,hilang sudah moment romantis nya akibat kata kata menyebalkan Rafendra.
HAHAHAHA
"oh astaga,lihatlah semua,betapa manis dan menggemaskannya calon istriku"tawa Rafendra begitu lepas dan sangat indah terdengar oleh anggi.
prok
prok
prok
tak lama seluruh keluarga Houston serta Wiguna keluar dengan ekspresi penuh kebahagiaan.
"selamat,putri mommy akan segera menikah"ucap Hana sambil memeluk erat putri angkatnya itu.
"terima kasih sayang sudah menerima putra kami yang dingin serta arogan ini"goda Citra ibu dari Rafendra
"wah,sebentar lagi aku akan punya kakak ipar yang akan selalu menemani ku belanja"Selenia berucap dengan penuh semangat.
"selamat dude,kau harus selalu menjaga veleri dengan nyawamu"ucap Marvel tegas sembari menatap anggi penuh kasih sayang.
Rafendra mendengus kesal
"tanpa kau beri tahu,itu memang tugasku menjaga calon istriku"jawab Rafen tak kalah tegas sambil menekankan kata istri.
semua orang terlarut dalam suka cita,namun dalam relung hati anggi,ada ruang kosong,teringat akan keluarga nya di indonesia.
"ayah,aku merindukanmu"isak anggi sambil mencengkram lengan kemeja Rafendra erat,Rafendra menyadari hal itu dan semakin membawa anggi kedalam pelukannya.
"baby,aku berjanji akan membahagiakanmu bagaimanapun caranya"batin Rafendra penuh tekad.
malam semakin larut,tanpa sadar karna lelah menangis,anggi tertidur dalam pelukan hangat Rafendra.
"dad,mom persiapan sudah siap,aku akan membawa anggota kembali ke indonesia,dan memindahkan kantor pusat WJC GRUP kesana"ucap Rafendra sambil mengelus sayang rambut panjang Anggi.
"ia baikalah,jika kau sudah yakin,lakukanlah dad akan urus cabang disini bersama Alex serta Julius.kau bisa membawa Bimo serta lingga"
__ADS_1
TBC.........