Cinderella Step Sister

Cinderella Step Sister
Love story


__ADS_3

hai all El kembali, maaf kalo gak bisa sering up kayak dulu berhubung banyak hal yang El kerjakan so.....tinggalkan vote like dan komen guys 😁


ok cekidot...........


🌺🌺🌺 Cinderella step sister🌺🌺🌺


 


☕happy reading☕


 


malam ini suasana begitu hangat penuh suka cita,kedua pasangan pengantin tidak ada hentinya menebar senyum bahagia sembari menyalami setiap tamu yang datang memberi ucapan selamat dan kini tibalah waktu dansa antar pasangan dan anggi memilih mengajak semua keluarganya duduk sembari berbincang hangat tanpa para orang tua yang tengah sibuk dengan para kolega mereka.


"wah sebentar lagi akan ada 2 wanita yang memproduksi anak hihihi"rianti terkekeh menggoda Selenia dan Zoya.


"ih apaan sih emang pabrik pake acara produksian segala,kakak ipar tuh belum kasih keponakan buat kita"omel Selenia tanpa sadar akan berubahan mimik wajah anggi,dan hal itu tidak luput dari pandangan tajam Rafendra.


"maafkan aku sayang,kuharap kau bersabar mungkin Tuhan belum memberi kepercayaan pada kita untuk bisa merawat seorang anak"ucap Rafendra pelan sembari menggenggam tangan sang istri,dan anggi membalas perkataan suaminya dengan seutas senyum lembut.


"hei rianti,itu bisa menunggu lagipula kami tidak ingin terburu buru"ucap marvel tenang.


"kau benar kalian berusaha keraslah,lagi pula sebentar lagi aku akan melihat kelahiran anakku dan Selenia,ia kan Honey"Xavier tersenyum hangat membelai pipi merona Selenia sang istri.


"hais,kau dengar istriku,bersiaplah malam ini aku akan menggempurmu biar aku bisa cepat melihat baby marvel nanti"ucap marvel enteng.


Blush.........


dan seketika rona merah menjalar di wajah Zoya dan terdengarlah tawa kekehan dari semua orang.


"ck,kamu tuh kalau ngomong asal aja malu maluin tau gak marvel"grutu Zoya sambil mencubiti lengan kekar suaminya itu.


"aduh aduh sakit sweety"marvel meringis sakit akibat cubitan Zoya yang lumayan keras.


"makanya jangan asal ngomong frontal gitu"omel Zoya ketus.


"dan kalian berhenti tertawa"ucap Zoya jengkel.


"hahahah lumayan hiburan gratisan"ucap lingga yang entah dari mana datang bersama bimo.


"ada apa Bimo?"tanya Rafen melirik singkat bawahannya itu.


"Alex sudah menangkap penyusup itu bos,dan sudah dibawa ke markas pusat bayangan"bisik Bimo sembari memperlihatkan laporan khusus yang dikirim alex melalui tabletnya.


"bagus,dimana Alex?"tanya Rafendra datar seperti biasanya.


"dia akan segera kemari setelah membereskan sedikit masalah di markas"jawab Bimo tersenyum menyeringai.


"bagus,kalian tak pernah mengecewakanku dan suruh alex bersihkan saja aku malas turun tangan"seringai iblis muncul di wajah tampan nya.


"ada apa Rafen?"tanya anggi penasaran melihat wajah suaminya yang berubah menakutkan.


"tidak ada apa apa sayang,lingga pergilah ke pelabuhan dan awasi kelompok Karter dia ingin bertransaksi malam ini"ucap Rafen datar.


"sekarang bos?"tanya lingga tak percaya.


"gak tahun depan"bukan Rafendra tapi bimo yang menjawab malas pertanyaan lingga,bocah ini benar benar menjengkelkan.


"ya sudah ,tapi transaksinyakan malam ini pukul 2 kalau tahun depan????kau jadi bodoh Bimo"ucap lingga dengan wajah tanpa dosa.


Marvel,Xavier,Bimo serta Rafendra hanya memutar bola mata malas menghadapi tingkah lemot lingga dan para wanita hanya bisa terkekeh melihat sikap childish lingga.


Pletak..........


tiba tiba Alex datang dan seenak jidat memukul pria manis itu.


"kau bodoh ya ,pergi sekarang Thomas sudah menunggumu dasar lemot"ucap Alex jengkel.


"hei bodoh kau datang datang main pukul orang sakit tau"kesal lingga sambil melotot garang pada alex,dan alex hanya cuek bebek.


"sudah masih mau ribut,kau mau sparing dengan ku lingga?"smirk Rafen mulai jengah melihat kelemotan bawahan paling mudanya itu.


lingga menggerutu kesal melihat wajah tanpa ekspresi sang bos dan aura gelap yang membuatnya merinding disco.


"sudah lingga pergilah,kalian berhenti menggodanya dan Rafen jangan terlalu keras padanya "ucap anggi mulai kasihan melihat lingga terkena pelototan semua orang dan tatapan membunuh dari suaminya itu.


"huft,untung masih ada kakak ipar yang masih berperikemanusiaan membelaku,terima kasih kakak ipar jadi makin sayang deh"ucap lingga dengan senyum lima jari yang membuat pria itu bertambah manis menurut para wanita dan menjijikan dimata para pria.


"hei jika kau belum pergi juga ku tembak wajah jelekmu itu"kesal Alex melihat lingga yang masih belum beranjak.


"ia ia dasar gagak hitam sukanya berkoar koar"grutu lingga sebelum berlalu pergi dengan wajah kesal .


"dasar playboy kadal"balas alex jengah.


"playboy?"tanya Zoya bingung.


"gitu gitu wajah cantiknya banyak menarik para wanita menjadi teman kencannya,tapi memang dianya saja childish jadi gak ada yang lama"terang Bimo menatap wajah penasaran Zoya.


"ia untuk ukuran pria dia terlalu baby face"ucap Selenia menimpali .


"bos kami permisi dulu mengurus beberapa hal"pamit Bimo yang diangguki Rafendra.

__ADS_1


***********


Bimo berjalan santai dengan HT dan tablet ditanganya dengan langkah tenang tidak ada seorangpun berani mengusiknya karna statusnya sebagai tangan kanan Bos WJC ditambah wajah tampan dingin menambah kesan tak tersentuh pada pria blasteran itu.


disisi lain nampak seorang gadis tengah berjalan tergesa gesa sembari menjawab sambungan telpon nya.


"ia kak aku udah nyampe duluan,kakak udah sampai mana?"


"kamu masuk aja duluan dek, kakak masih bicara sama letnan Alrick ,besok kakak sudah harus kembali ke Giza setelah 1 minggu kita sudah bebas dan bertugas di rumah sakit di England"


"baguslah,aku sudah lelah di Giza ,akhirnya bisa bebas tugas "


"ok kakak tutup dulu ya Zeline kamu langsung cari kak Zoya ,kakak akan datang 30 menit lagi"


"ok kak Zenit"


tut...........telpon terputus.


Bruk.........


tubuh Bimo menabrak seorang gadis bergaun biru langit cerah.


"duh kok gak jatuh?"ucap gadis itu dengan mata yang masih setia terpejam.


tanpa sadar Bimo terkekeh geli melihat ekspresi lucu sang gadis.


"sampai kapan kamu mau nutup mata girl,ternyata kamu berat juga ya"ucap Bimo sembari menatap wajah manis di dekapanya itu.


Deg........



(ini karakter zeline ,El pilih dia soalnya wajahnya manis bgt)😉


manik coklat sedikit gelap membuat Bimo terpaku seketika dengan jantung seakan ingin meloncat keluar.


"Cantik"tanpa sadar Bimo bergumam pelan.


"ma...maaf bisa lepaskan aku"zeline tergugup melihat seorang pria tampan tengah merangkul pinggangnya sembari terkekeh geli menatapnya intens.



"ma...maaf anda bicara apa?"gugup zeline sembari menahan nafasnya,baru kali ini ia berdekatan sangat intens dengan seorang pria.


"ah ia ,kubilang kau lumayan berat untuk gadis mungil seperti mu"ucap Bimo canggung.


"sembarangan ,jadi maksudmu aku gendut gitu?"ucap zeline tidak terima,baginya masalah berat badan itu adalah hal yang sangat sensitif bagi seorang gadis .


"hahhahaha tidak,kau ternyata galak juga nona,oh ia kau cantik siapa namamu?"ucap Bimo sembari tersenyum menatap kedalam manik coklat gelap zeline.


"ck,namamu nona?"Bimo jadi gemas sendiri melihat wajah kebingungan gadis manis dihadapannya ini .


Drettt.........


Zenit caling.........


"bentar kakakku nelpon"ucap zeline cepat.


"ah selamat lama lama deket pria itu tidak baik untuk jantungku"batin zeline tertawa geli.


sepeninggalan zeline ,Bimo tersenyum penuh arti.


"manis,kuharap kita bertemu lagi sayang sekali aku tidak tau namanya"gumam Bimo sembari berlalu pergi.


**************


diruang CCTV gedung,nampak Alex bingung melihat tingkah Bimo yang sedari awal masuk nampak melamun dan tersenyum tak jelas.


"hei kau melamun Bimo?"tanya Alex penasaran.


bimo masih diam dan sibuk dengan dunianya sendiri dan tak sadar Alex sudah mulai kesal melihat tingkahnya.


"WOY BIMO KAU TULI YA,SADAR BODOH"teriak alex geram.


Bimo tersentak kaget.


"sialan kau,ada apa sih "ucap Bimo jengkel.


"kenapa kau melamun,jika ada sniper menodongkan senjata padamu kau pasti tidak akan sadar,sudahlah bos suruh aku pergi mengawasi lingga,bocah itu memang tidak becus"ucap Alex sembari berlalu pergi meninggalkan Bimo yang terbengong melihat kekesalannya.


BLAM.........


"kenapa sih dasar pemarah"kesal Bimo menatap pintu yang habis ditutup kasar oleh alex.


***********


tiba di pelabuhan nampak alex melihat lingga dan Thomas nampak kesulitan melawan anak buah Karter.


"ck dasar bodoh,segini saja kau tidak bisa urus dengan cepat"kesal alex sembari mulai menyiapkan Glock 17 dan 20 miliknya.


"hei mereka licik,aku mana tau ia membawa banyak anak buah dan dengan cepat menyadari situasiku" ucap lingga membela diri.

__ADS_1


"cepat bereskan dan ambil peti senjata senjata itu dan box uang di dalam truck itu"geram alex kesal.


Dor......


Dor......


tak lama pertikaian tersulut pihak Karter tidak mau membayar pesanan senjata sesuai kesepakatan dan hal itu membuat Alex dan lingga berang..


"jika kita melepaskannya,bos akan mencabut nyawa kita"ucap Alex kesal.


malam itu kedua kubu saling serang tak mau mengalah dan kemenangan diraih oleh Alex dan lingga.


"hah,belatiku habis"lingga menatap lelah pada mayat mayat musuh BE.


"sudah kau kembali duluan ke mansion dan lapor pada bos,aku ingin jalan jalan sebentar .pergilah dengan Thomas"ucap Alex sembari bangkit dan berjalan pergi meninggalkan lingga yang mengumpatinya kesal.


"jangan lupa bereskan semua ini"ucap Alex sembari berlalu memasuki Mobilnya .


**********


"zeline,kakak balik duluan ke hotel soalnya kakak harus balik bersama letnan Alarick untuk melapor"ucap Zenit pada sang adik.


"kakak tidak mau pamit pada ibu dan kak Zoya?"tanya zeline.


"tidak bisa kakak akan berangkat pukul 5 pagi dan kembali seminggu lagi,dan kau bisa cuti 2 hari atas izin letnan"ucap zenit pasrah.yah sebagai kepala dokter medis di pasukan sukarelawan Giza membuat Zenit tidak bisa leluasa pergi sebelum masa tugasnya habis.dan karna sang kakak akan menikah maka dengan terpaksa ia hanya diberi waktu 3 hari menemui keluarganya.


"baikalh kak hati hati"ucap zeline lirih.


"ia bye dek"akhirnya Zenit benar benar pergi meninggalkan sang adik.


"sebentar lagi kak ,sebentar lagi kita bisa kembali "batin zeline lirih.


Zoya putri Prameswara adalah anak sulung dari pasangan Pratama Prameswara dan Gayatri maharwangi ia memiliki 2 orang adik perempuan.Zenita putri Prameswara, Zeline putri Prameswara ,ayah mereka tiada saat Zeline baru saja lulus sebagai seorang dokter bedah dan zenit saat itu dikirim oleh pemerintah sebagai salah satu dokter sukarelawan Giza.karna kejeniusan mereka tak butuh waktu lama untuk lulus sebagai dokter terbaik di universitas mereka .


*************


pukul 3 pagi,zenit melajukan mobilnya dalam keadaan lelah,namun panggilan dari atasannya tidak bisa dibantah dan waktu penerbangan nya membuat Zenit memaksa tubuhnya bergerak.


Brak.........


tanpa bisa dihindari,zenit menabrak sebuah mobil yang tengah menepi dipinggir jalan,meski hanya sedikit bagiannya yang rusak,tapi itu cukup membuat Zenit kaget dan langsung on seketika.


"oh tuhan apa lagi yang telah kulakukan aku lelah"ucap Zenit hampir menangis.


seorang pria dengan jaket kulit keluar dan menatap benyok pada belakang mobilnya dengan pandangan malas.


Alex keluar dan berjalan menuju mobil sedan putih yang sudah menabrak mobilnya.


Tok....Tok.....Tok....


"hei keluar,apa kau tidak lihat mobilku penyok"ucap alex malas.


pintu mobil terbuka dan keluarlah seorang wanita cantik dengan tubuh sedikit bergetar.



(ini cast karakter buat zenit,El pilih karna berasa cocok aja 😉)semoga kalian suka.


untuk sesaat Alex merasa terpana dan tanpa sadar menyunggingkan senyum tipis di wajah yang selalu menampilkan kesan malas.


"khem,nona kau merusak mobilku"ucap Alex terheran melihat wanita cantik didepannya hanya diam sembari menatap dalam mobil Alex yang nampak sedikit penyok pada bampernya.


"berapa?"tanya Zenit pelan.


"maksudmu?"ucap Alex bingung.


"aku akan menggantinya jadi bisakah urusan ini jangan berbelit tuan"ucap zenit sungguh ia amat lelah dan ingin menangis mengingat waktunya semakin mepet.


"aku tidak butuh uangmu nona,aku ingin kau bertanggung jawab dengan pergi bersamaku mengurus mobilku"ucap Alex tersenyum smirk.


Hiks.....Hiks.....Hiks......


Deg.............


"apa aku telah menyakitinya,kenapa ia menangis?"batin alex bingung dengan debaran jantungnya sendiri.


"bisakah kau tidak mempersulit ku tuan hiks....aku sedang terburu buru dan sangat lelah sekarang"tekan zenit dengan air mata sudah mengalir keluar akibat lelah dirasa pada hati dan pikirannya.


"hei hei aduh kenapa kau malah menangis nona,baiklah baiklah kau ku lepaskan tidak perlu ganti,sebagai tebusannya boleh ku tau namamu?"tanya Alex merasa sedikit perasaan aneh melihat wanita cantik dihadapannya tiba tiba menangis.


"ze-"belum.selesai bicara suara pesan masuk memotong ucapan zenit.


*Alarick


zenit cepat lah aku sudah selesai membereskan barang barang ,kutunggu langsung di bandara.Dokter Stephan sudah meminta kita segera berangkat sampai perbatasan pesawat khusus sudah menunggu*.


nampak zenit melihat pesan dari kekasihnya itu sedikit panik.


"maaf aku harus pergi,bisa minta nomor rekeningmu saja biar aku transfer biaya kerusakan mobilmu"ucap zenit cepat.


"tidak usah pergilah jika kau sedang terburu buru"ucap Alex sedikit tak rela melihat wanita yang sudah merasuki hatinya mulai beranjak .

__ADS_1


"kuharap kita berjumpa lagi"ucap Alex melihat mobil zenit menjauh.


TBC..........


__ADS_2