Cinderella Step Sister

Cinderella Step Sister
Pertengkaran


__ADS_3

Hay hay para reader terkece,sebelum membaca budayakan memberi like and komentar terbaik kalian demi membangun semangat kami para penulis.



jangan lupa jadikan karyaku favorit kalianπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


apa sih lu thor gajeπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚




happy reading



Pagi hari yang cerah ini dengan kilau sang surya mulai merambat memasuki cerah celah gorden putih berenda dikamar seorang gadis manis bermata emerald.


segera ia mengerjapkan matanya,mengumpulkan seluruh nyawanya kembali,kemudian bergegas menuju kamar mandi untuk bersiap memulai harinya.



selesai mandi dia mulai memilih busana yang akan ia gunakan untuk ke kampusnya.


sebuah jumpsuit dilengkapi sepatu pumps berwarna putih susu,jam tangan mini Berwarna silver menjadi pilihan gayanya.


menggunakan make up tipis dengan lipstik berwarna peace serta rambut yang diikat tinggi memperlihatkan leher putih bersihnya.


"ok ready for to day"gumam anggi.



Anggi mematut dirinya didepan cermin ,kemudian menelfon rianti untuk datang menjemputnya.


setelah itu ia keluar dan mengunci kamarnya dan berjalan menuju tangga,dilantai bawah sudah berkumpul Hari,Winda dan juga Dewi di meja makan.


sekilas Anggi melihat tatapan amarah di mata dewi,tapi dia abaikan masa bodoh pikirnya.



"Anggi mari sarapan dulu sini"panggil winda


"ya Anggi mari duduk dekat mamamu"kata Hari


"gak perlu saya akan makan di kampus"jawab Anggi datar kemudian berlalu pergi dengan senyum dingin dan datar tanpa menoleh ke arah keluarga tirinya. belum beberapa jauh melangkah Anggi mendengar sindiran dewi.



"gak usah diminta pah,kalau orangnya emang gak mau,buang buang energi aja "kata dewi menghina



"buang buang energi,itu saya apa kamu dew,yang ada aku yang harus buang energi buat ngeliat drama queen kalian disini"balas Anggi tidak kalah pedas.


wajah dewi sudah merah padam mendengar kata kata Anggi,dia sudah mengepalkan kedua tangannya dibawah Meja.


"tunggu aja lo jalang,bentar lagi gue balas lo"gumam dewi dalam hati sambil tersenyum licik.



sementara diluar rianti sudah datang menunggu didalam mobil,begitu anggi masuk dan bertukar posisi karna Anggi yang menyetir.


"hey gi,kayaknya libur semester ini aku mau tengokin kak kris deh,Soalnya udah beberapa waktu ini dia susah banget dihubungi kayak menghindar gitu"kata rianti gelisah.


"masa sih ri,bukanya kak kris cinta banget sama kamu"tanya anggi.


"ia itu makanya aku mau tau alasan perubahan sikapnya sama aku,soalnya kalo aku ajak vidio call dia gak mau,katanya sibuk lah ini itu lah"jelas rianti sedih.


"ya udah ri,jangan sedih gitu,mungkin emang kak kris lagi beneran sibuk"bujuk anggi


"hemm "jawab rianti sambil menghela nafas panjang..



pagi ini Anggi dan rianti selesai mengikuti mata kuliahnya,mereka bergegas menuju kantin kampus karna tidak sempat sarapan tadi.


__ADS_1


"gi pesan apa nih kita"tanya rianti


"apa aja deh ri,yang penting cepat aku dah laper banget nih"balas Anggi


"soto aja kali ya sama es teh"tanya riant lagi.


"ok"jawab anggi singkat.



hari ini sampai lusa Devan sudah memberi tahu rianti bahwa dia akan ke bali mengurus sebuah project disana,karna Davin tidak bisa menghandlenya.



pesanan merekapun datang,Anggi maupun rianti makan dengan tenang,saat tengah asik menikmati makanan ya Anggi melihat dewi,monika dan rena datang ke arah meja duduk Anggi.


dengan gesture tubuh penuh emosi dewi menggebrak meja Anggi,namun Anggi tidak menggubris tingkah dewi,lain halnya dengan rianti,dia bahkan sampai tersedak karna kaget.


"mau apa lagi cewek gila ini"batin anggi .


dengan Wajah datar tanpa ekspresi Anggi tetap melanjutkan makannya.


sampai dewi benar benar naik darah melihat ketidak perdulian Anggi atas kemarahannya.



dengan suara meninggi dewi memaki Anggi,sampai memicu tatapan penasaran para pengunjung kantin,mungkin mereka penasaran cewek cantik dan perfeksionis seperti Anggi bagaimana bisa bermasalah dengan dewi,mereka sebenarnya tau memang Anggi lebih cantik daripada dewi,belum lagi gosip bahwa dewi Mengoperasi plastik hidungnya tentu membuat semua orang selalu mengutamakan Anggi,belum lagi reputasi cemerlang Anggi dikampus membuatnya menjadi most wanted di kampusnya.


jadi mereka bertanya tanya ada masalah apa antara sang most wanted dan dewi.



"HEY LO BENER BENER JALANG YA GI,LO UDAH JALAN SAMA KAK DEVAN,BELOM PUAS LO AMPE MAU NGEGAET TUNANGAN GUE HAH,JALANG"maki dewi berapi api Sambil berkacak pinggang.


Anggi hanya diam dan masih melanjutkan makannya dengan tenang,sampai semua orang heran dengan sikap santai Anggi,sedangkan rianti yang mulai bisa membaca situasi mulai menegur dewi.



"heh dewi,disini kamu kuliah kan bukan mulung sampah?tuh mulut isinya sampah semua gak punya etika"kata dewi emosi


"diem lo,heh rianti lo temenan sama jalang ini,pasti lo bantu diakan buat ngerebut kak davin dari dewi"kata monika temen uler dewi.


Dewi yang mendengar kata kata temannya semakin emosi ditambah lagi melihat sikap tidak perduli Anggi membuatnya merasa tidak dihargai oleh Anggi.


dewi bertekat untuk membuat malu Anggi di seluruh kampusnya.



"EH JALANG NGOMONG LO,BERAPA KAK DEVAN BAYAR LO,ATAU LO UDAH TIDUR BARENG DIA HAH"semakin dewi memprovokasi Anggi.



"HEH SEKARANG LO UDAH BISU YA,DASAR PEREMPUAN GAK PUNYA MALU NGEREBUT CALON TUNANGAN ORANG,MUKA AJA YANG SOK POLOS TAPI ISINYA BUSUK,LO KALO NGEJUAL DIRI JANGAN SAMA CWOK YANG UDAH PUNYA CEWEK DONG APA BOKAP LO GAK PERNAH AJARIN LO JADI CEWEK BENER HAH A N G G I T A V A L E R I A H E R M A W A N"


maki dewi dengan penekanan pada kata bokap dan namanya.


lama kelamaan kesabaran Anggi habis,dia tidak masalah jika dewi mengusik pribadinya,tapi kelancangan dewi membawa bawa nama ayahnya membuat murka anggi tidak bisa ditahan lagi.


rianti yang sudah tersulut emosi tidak bisa membantu Anggi karna sudah ditahan oleh rena dan monika.



seluruh mahasiswa dan mahasiswi yang menyaksikan pertengkaran Anggi dan dewi mulai merasa takut melihat perubahan wajah dingin dan aura mencekam yang merusuk keluar dari emosi Anggi,langsung anggi berdiri dan menampar keras dewi hingga dia terjatuh dengan pipi bengkak dan darah disudut bibirnya.



PLAK......



"heh cewek brengsek,udah selesai ngomongnya,ini kuping gue udah mau tuli denger suara lo ,kalo lo masih ngomong jelek tentang ayah gue ,gue gak akan segan segan buat ngasih pelajaran berharga buat mulut busuk lo"hardik anggi dengan kata kata dingin menusuk,sambil berjongkok menarik kerah baju dewi.hilang sudah sikap anggun Anggi.



dewi yang sudah kalap mata langsung menarik rambut Anggi,dan terjadilah pertengkaran mereka,saling menjambak dan menampar.


Anggi menendang perut dewi hingga jatuh tersungkur,sedang tadi dewi sudah lebih dulu meninju perut Anggi,dewi yang sudah dalam kondisi kacau berdiri dengar air mata mengalir menahan sakit,sedangkan Anggi masih terlihat tanpa ekspresi seperti dewi,seakan akan dia tidak merasakan kesakitan sama sekali.

__ADS_1



rianti yang sudah terlepas dari rena dan monika karna sibuk membantu dewi,segera rianti menghubungi davin,karna dulu mereka sempat bertukar nomor telfon,sedangkan nomor devan dia tidak tahu.



tut,,,,tut,,,,tut


tak berapa lama davin mengangkat telpon.


"hallo rianti,tumben kamu telfon kakak"tanya davin,mereka memang sudah mulai akrab semenjak bertemu dulu,karna rianti yang ramah dan ceria membuat davin tidak segan kepadanya.


"kak cepet ke kampus,itu dewi ribut sama Anggi gara gara kakak"jelas rianti panik.


"loh sebentar dulu ri,kok bisa"tanya davin bingung


"udah cepet datang aja sekalian ajak kak devan"pinta rianti,langsung menutup telfon sepihak.



sementara itu kantin yang sudah nampak ricuh mendatangkan pihak kampus untuk melerai keributan akibat pertengkaran Anggi dan dewi.



segera pihak kampus menelfon pak Hari wali dewi dan pak Bagas wali Anggi,Karna sampai sekarang Anggi belum mengizinkan pada Mamanya mengungkap Bahwa dia adalah anak tiri dari pak Hari.



Devan yang sedang melakukan rapat terkejut dan panik setelah adiknya davin memberi tahu keributan antara Anggi dan Dewi.


segera ia bersama davin bergegas menuju mobil Lamborghini hitamnya Bersama adiknya mereka menuju kampus Anggi.



tak berselang lama Hari,Bagas,Devan dan Davin tiba dikampus menuju ruang rektor,tempat Anggi dan dewi menunggu keputusan,setelah bertemu rianti sebelumnya.



betapa terkejutnya mereka semua menatap pada Anggi dan dewi dengan wajah penuh lebam dan darah dari sudut bibir keduanya,belum lagi penampilan yang sudah acak acakan,dewi sudah menangis lebay didepan semua orang seakan dia adalah korban,sedangkan Anggi memasang wajah dingin dan datar bahkan tidak ada air mata dan tangisan seperti dewi,seakan akan Anggi tidak merasakan sakit apapun pada tubuhnya.



pak Halim Sudrajat mulai buka Suara,



"maaf kepada kedua wali masing masing Mahasiswa saya,karna keributan yang disebabkan keduanya terpaksa kami skor selama 2 minggu untuk memperbaiki diri mereka,dan untuk Anggi kamu cukup seminggu saja mengingat prestasimu di kampus dan dari saksi yang sudah saya tanyain,mereka berkata bahwa kamu Tidak bersalah,kamu hanya membela diri".


setelah berbicara panjang lebar akhirnya mereka semua keluar dari ruang rektor dengan wajah kusut.



Devan begitu sakit melihat kondisi Anggi pujaan hatinya,namun Anggi bahkan tidak menangis seperti dewi,jadi Devan semakin bingung akan kondisi Anggi.


sedangkan Davin menatap murka pada dewi,bahkan dia tidak memperdulikan racauan dewi,davin malah berjalan disamping rianti untuk bertanya kejadian sebenarnya.



ok para reader terkece,ampe sini dulu yah ntar saya sambung lagi,cari ilham duluπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…



don't forget give me your supportπŸ˜‰








__ADS_1



__ADS_2