Cinderella Step Sister

Cinderella Step Sister
Akhir


__ADS_3

hai all jangan lupa tinggalkan jejak vote,like dan komentar ya guys.....


ok cekidot.....mampir ke novel El Princess of darkness juga thks๐Ÿ˜


ย 


๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€Cindrella step sister๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€


ย 


seorang wanita tengah terbangun dari tidurnya dengan nafas yang memburu serta keringat dingin yang mengalir membasahi seluruh wajah,punggung serta telapak tangannya.


"hah....hah.....hah....ap...apa itu tadi,kenapa mimpi ini begitu nyata.Ya Tuhan jantungku sampai berdebar kencang"wanita itu mengelus dada mencoba meredam rasa takut di hatinya.


Anggi menatap jam dinding yang menunjukkan pukul 12 malam,dilihatnya samping ranjangnya kosong?.


"Rafen,apa dia belum pulang?"anggi bergumam pelan sembari bangun dan berjalan keluar dari kamarnya.


sepi......


hening........


mansion mewah itu terasa sunyi akibat semua pengunianya mungkin sudah terlelap kecuali para penjaga diluar yang secara bergantian berpatroli.


ceklek..,..


anggi mengintip diruang kerja suaminya,berfikir mungkin pria tampan itu ada disana,dan binggo dengan kaca mata bertengger manis di atas hidung mancungnya dan membingkai manik hazel yang selalu tajam menatap lawan kini begitu serius mengamati layar monitor dihadapan ya.


"Rafen"panggil anggi pelan.


pria tampan itu menonggak dan tersenyum lembut dan menatap istri cantiknya.


"belum tidur hem?kenapa?"tanya Rafendra lembut sembari memberi isyarat agar anggi mendekat.


Grep...........


tubuh ramping itu kini duduk diatas pangkuan pemimpin WJC itu malu malu.


"kenapa hem?"tanya Rafendra kembali sembari mengelus lembut rambut panjang anggi.


"bad dream"jawab anggi sembari mendusel pada dada bidang Rafendra mencari kenyamanan didalam aroma maskulin yang menguar dari tubuh pria itu.


" dream? apa yang kau takutkan sayang,itu hanya bunga tidur.baiklah sekarang tidurlah lagi ini masih tengah malam sayang"bujuk Rafendra lembut.


"kau juga tidurlah,apa pekerjaan ini tidak bisa dilanjutkan besok?"tanya anggi jengkel.


"ya baikalh,untukmu aku akan menemani istri manis ku tidur dan menutup semua berkas ini"Rafendra mengalah dan membawa tubuh anggi menuju kamar mereka untuk beristirahat .


Rafendra melihat sang istri mulai terlelap,pandanganya menjadi dingin.diraihnya sebuah ponsel khusus di laci dan mendial salah satu nomor bawahannya.


"apa bos,kau tak tau ini sudah malam?oh please let me break for now"suara jawaban terdengar kesal dari sebrang membuat Rafendra memutar bola mata malas.


"fine,dan istirahatlah untuk selamanya"jawab Rafendra datar.


"eeeeeh....easy bos just kidding,so what can i do?"balas pria disebrang sana disertai kekehan canggung.


"cukup main main ya dan bawa tahanan itu besok,games its over"ucap Rafendra dingin.


"ok laksanakan bos"ucap suara di sebrang sana riang.


Tut..............


panggilan terputus dan Rafendra segera berbaring memeluk tubuh sang istri erat.


"night my Queen sweetdream"


Cup............

__ADS_1


Rafendra mengecup bibir anggi lembut sebelum sama sama menyapa sang mimpi.


************


dua orang pria berdiri pongkah sembari menatap bosan seorang wanita yang kini tergeletak lemas di atas lantai dingin beraroma anyir disebuah ruangan kedap suara.


"LEPASKAN AKU BEDEB*H"meski tenaga nya hampir habis,namun wanita itu masih bisa berteriak emosi.


"kau bodoh bit*h ,kau pikir semudah itu kabur dari kami.kami sudah tahu dari awal akan seperti ini,jangan membuat lelucon"Lingga berucap ponggah.senyum menghina twrgambar jelas di wajah yang kini terlihat lebih dewasa.


sosok itu,Dewi menggeram marah saat tahu ia dijebak,seorang pria memesan layanan s*ks darinya disebuah hotel,dan sialnya pria itu adalah salah satu bawahan dari lucifer berwajah malaikat tampan,Rafendra Wiguna.


dari sudut ruangan gelap,sebuah suara nampak terkekeh mengejek.


"kau rupanya mencoba mencelakai Queen kami dengan para gangster kecil ini,cih....mimpimu terlalu tinggi jal*ng"hina Alex.


3 orang pria menatap takut pada sosok yang kini telah mengikat mereka,sosok organisasi mafia yang paling dihindari di seluruh Inggris mafia yang tidak seorangpun ingin berkonflik dengan mereka Blood Eagle.


jika tau orang yang hendak mereka celakai adalah wanita sang pemimpin.jangankan mencelakai,menyentuh bahkan melirik saja butuh keberanian tinggi.sial,dewi wanita jala*g itu menipu mereka dan kini berakhir ditangan iblis kejam itu.


"bunuh mereka"


satu printah dari pria itu,Rafendra maka 6 orang pria berbadan kekar termasuk 2 tiang penyangga BE,Alex dan Lingga langsung mengarahkan kepala senjata api mereka ke kepala 3 anggota gangster itu.


"do it"


Dor....


Dor....


Dor....


Dor....


Dor....


Dor....


darah segar mengalir deras membanjiri lantai ruang eksekusi.bau amis dan pwngap semakin membuat dewi bergidik dan mual seketika.


"see?you play with the wrong person.stupid"suara dalam yang terdengar teramat santai dari sosok yang masih betah duduk didalam.kegelapan.


lampu menyala terang.Rafendra terlihat berjalan angkuh kearah sosok dewi yang masih terperangah dengan nafas memburu penuh ketakutan.


Rafendra mengeluarkan sebuah belati yang nampak berkilat tajam dan dengan santai nya menyayat pipi dewi hingga mengangga sampai ke telinga.darah segar mengalir deras disertai raungan penuh kesakitan .


"AAARRRKHHHH .......LEPASKAN AKU KAU IBLIS BRENGS*K"maki dewi disertai raungan menahan sakit dari bibirnya.


sayatan pada pipinya begitu lebar dan dalam,sungguh ia merasa ingin mati.tapi ini baru permulaan dari siksaan kejam yang dirasa bagai melody kematian untuk wanita itu .


"ck,lihatlah bibir yang selalu mendesah itu kala dijamah oleh pria pria haus belaian.tak sabar aku merobek nya"ucap Rafendra dingin.


para bawahan Rafendra menyingkir dan menyisakkan lingga dan Jeremi yang nampak sedang menonton tayangan sadis didepannya.


Srakh.........


AAAAARRRGGHHh.............


twrdengar suara jeritan penuh kesakitan kala bibir itu robek dengan sayatan melintang sampai ke pipi,Rafendra tersenyum miring,lingga menggeleng takjub dan Jeremi bergidik ngeri melihat jiwa psikopat Rafendra terlihat kembali setelah beberapa lama hilang .


teriakan teriakan pilu penuh permohonan serta sumpah serapah mengalun bak angin lalu tak berarti bagi Rafendra,kini tubuh dewi sudah penuh luka akibat sayatan sayatan berbentuk pola abstrak .


Deg.........


Lingga dan Jeremi melotot horor kala Rafendra menancapkan sebuah belati lebih besar ke jantung dewi.


AAAARRRGGGKKKHHHHH....................

__ADS_1


wanita itu berteriak kesakitan saat Rafendra mengoyak tubuhnya secara kasar,darah terus mengalir deras .kesadisan Rafendra sudah terbangun kembali dan sebelum korbanya mati ,pria itu tidak akan berhenti.


Rafendra tersenyum miring dan menginjak dada yang sudah berlumuran darah itu,menekan semakin dalam belati yang sudah menancap sedari tadi.tak perduli,seluruh tubuhnya terciprat darah bahkan sepatu pantofel mahal itu sudah berubah dari hitam menjadi merah.


Rafendra menyirigai melihat hasil karya kesadisannya.tubuh wanita itu tak bergerak dan tak bersuara lagi,tubuhnya bagai kanvas dengan torehan torehan luka berwarna merah pekat,tiada siapapun akan menyangka betapa Rafendra suka menyiksa musuhnya dengan keji dan tak berperasaan.


"bereskan tempat ini dan jadikan mereka santapan para Aligator dan piranha peliharaan Kansas"smirk Rafendra puas.


Tamat........


dewi sudah tamat meregang nyawa diatas kekejaman Rafendra sang Lucifer BE.dan dengan penutup dari lingga dan Alex kini bahkan jasadnyapun akan menjadi santapan para hewan peliharaan pria kejam seperti Rafendra.


ย 


๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพโ˜€โ˜€๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ


ย 


malam ini Zoya mengajak anggi menghadiri sebuah pesta peresmian resort hotel dari perusahaan Star D art acara yang diadakan oleh salah seorang partner bisnisnya atas keberhasilan kerja sama mereka.


Zoya tersenyum lebar melihat wajah anggi yang terlihat bosan.memandangi suasana hiruk pikuk keramaian pesta yang isinya hanya obrolan seputaran bisnis dan saling menjilat untuk mencari sokongan dalam bisnis.



"ayolah Valeri,mukamu jangan suram begitu .nikmati pesta ini dan bila perlu minumlah wine yang diracik bartender yang diundang pemilik pesta,apa salahnya?"ucap zoya geli melihat wajah kesal anggi.


"ck aku bosan disini,jangan hiraukan aku pergilah nikmati pestanya"ucap anggi jengkel.


"kau lagi Val sungguh aneh,untuk apa kau pakai jas stelan formal begitu?"tanya Zoya heran.



"malas saja memakai gaun"ucap anggi acuh.


"dasar aneh. aku tinggal nikmati saja anggin balkon ini"ejek Zoya.


"ia ia pergi sana"usir anggi malas.


terdiam beberapa waktu,tiba tiba sepasang lengan kekar merangkul pinggang anggi dari belakang,dari aroma parfumnya.anggi sudah bisa menebak siapa itu


"Rafen"ucap anggi menyebut nama pria yang kini merangkulnya mesra.


"kenapa disini sayang?"tanya Rafendra heran.


"harusnya aku yang bertanya,kenapa kemari.disini bukan acara WJC atau BE?"balik tanya anggi.


"aku hanya ingin melihat istriku"jawab Rafendra santai.anggi mendengus malas.


"disini ada Zoya,lagipula aku tidak mengajakmu ikut"sanggah anggi kesal merasakan pelukan Rafendra semakin erat,untung saja mwreka tidak terlihat tamu yang lain.


"ck aku tak ingin ada pria lain yang mengganggu istriku,untung saja aku bisa menahan diri tidak mencongkel mata mata lapar itu"kesal Rafendra pada setiap kaum adam yang menatap istrinya dengan pandangan eerr...dalam.


Anggi tersenyum lembut mendengar nada posesife dan kecemburuan suaminya itu jantung wanita itu tak pernah absen berdebar kencang saat Rafendra mulai menggodanya dengan kata kata manis penuh ketulusan.


"kenapa tak bergabung dengan Zoya ?"tanya Rafendra heran.


"aku malas terlalu ramai dan berisik"jawab anggi santai sembari bersandar pada tubuh kokoh Rafendra,berdiri dengan Rafendra yang memeluknya dari belakang.


"sayang,jika aku tidak kemari.apa kau akan disini terus dan tidak mencari teman bicara"ucap Rafendra menumpukan dagunya diatas pucuk kepala anggi sembari mengecup rambut beraroma vanila itu.


anggi tersenyum dan mengganguk pelan.


"mau pergi dari sini?"tawar Rafendra lembut.


"kemana?"jawab anggi tertarik.


"ikut saja kau pasti suka"Rafendra menarik tubuh sang istri menuju mobilnya dan berlalu meninggalkan tempat pesta.

__ADS_1


TBC.............


El masih gak enak badan jadi harap maklum kalau kurang puas dengan episode"CSS......


__ADS_2