
hai all jangan lupa tinggalkan jejak vote,like & komentarnya....El tunggu loh komen gokil kalian.....and keep stay here😉
🍀🍀🍀Cindrella step sister🍀🍀🍀
🍒happy reading🍒
langit sore nampak cerah dengan angin sejuk yang mampu membawa rasa damai setiap insan.namun berbeda dengan seorang gadis yang nampak selalu gelisah dan ketakutan tanpa sebab.
semenjak kembali ke rumah,dewi selalu nampak melamun dan tak jarang berteriak histeris ditengah malam.Hari dan Winda menjadi cemas dan nampak pusing melihat perubahan perilaku dewi.
"sayang,kamu ada apa sih,kalau ada masalah cerita pada mama?"tanya Winda membelai sayang rambut dewi.
dewi menggeleng lemas,tak lama menatap mata Winda dlam ada ketakutan disana.
"gak apa kok ma.oh ia ma keluarga Jhonatan ajakin kita makan siang besok"ucap dewi ,wajah yang semula cemas dan takut berubah senang penuh binar.
"benarkah?wah mama gak sabar bertemu lagi dengan calon besan"goda winda menatap wajah putri kesayangan nya itu.
wajah dewi bersemu merah,tak lama pesan dari teman teman nya masuk dan mengingatkan dewi bahwa ia ada janji hangout bareng dengan Mereka.
"ma dewi Izin keluar main sama monika dan irene"ucap dewi senang.
winda mengangguk dan tersenyum lembut.
"bersenang senanglah sayang"ucap winda tulus.
"bye mah,dewi sayang mama"dewi mencium pipi winda dan bergegas berlalu pergi.
***********
"hei,kau masih marah padaku?"ucap lingga bosan.
"kau bocah sial kurang ajar,karna dirimu aku harus berjalan pukul 2 malam tanpa ponsel,mobil bahkan dompetku.kau bed*bah laknat"maki Jeremi emosi.
kini lingga bersama Jeremi dan Gabriel tengah asik berbincang disebuah cafe elit membicarakan masalah perusahaan dan organisasi mereka.
"oh ayolah jangan seperti gadis yang sedang pms"ucap lingga dengan wajah sok polos yang minta digampar.
"tutup mulut kurang ajarmu itu,atau aku akan memaksamu menelan peluruku"emosi Jeremi .
Gabriel terus terkekeh geli mengingat cerita naas Jeremi akibat ulah usil lingga,dan lihatlah sekarang pria cantik itu malah asik sendiri dengan makananya tanpa perduli raut emosi Jeremi.
"hei bocah,kau minta maaflah .keusilanmu bisa membuat nyawamu hilang nanti"ucap Gabriel mulai bosan mendengar grutuan penuh emosi jeremi.
"oh ayolah aku bosan dan hanya ada Jeremi yang bisa kuusili.jika ada Alex atau Thomas mungkin lain ceritanya"ucap lingga santai minta ditabok.
"kya siapa pria itu tampan sekali"
"pasangan kah ,aduh romantis banget"
"tampan kenalan dong"
"bla bla bla"
tiba tiba suara gaduh mulai masuk ketelinga ketiga pria itu,lingga berdecak jengkel.
"hell,siapa tampan?palingan juga laki laki gendut dengan kepala botak jelek,apa mata perermpuan disini buta,sudah jelas disini ada seorang pangeran tampan malah dikacangin,hell kemana mana jelas lingga stevano pria paling tampan hahahah"ucap lingga panjang lebar tak sadar wajah kedua kawannya yang ingin muntah,dan wajah dingin seorang pria tampan yang menatapnya garang.
anggi cekikian melihat wajah kesal suaminya,belum lagi wajah menahan muntah jeremi dan gabriel mendengar kata kata narcis lingga.lingga,pria manis itu masih sibuk dengan ponselnya mematai matai Yura kekasih manisnya.
"khem"jeremi berdehem keras mencoba menarik perhatian lingga atas ponselnya.
nihil,lingga justru acuh tak perduli.
"heran sih orang jelek dibilang ganteng udah buta apa,ck ck ck wanita indonesia harus cek mata"ucap lingga semakin tenggelam dalam dunia mayanya.
"khem khem khem"kini gabriel mencoba menyadarkan lingga karna jeremi sudah angkat tangan masa bodo.
anggi duduk disamping lingga masih mencoba menahan tawanya,Rafendra semakin mengeluarkan aura dinginnya menanggapi sikap bodoh bawahanya itu.
"apasih kau batuk dikomik aja,pake OBH sana diapotik"kesal lingga tak perduli.
anggi sudah keram pada perutnya menahan tawa,Gabriel mendengus kesal,Jeremi menyumpah serapahi kebodohan rekan tengilnya itu.
"bodoh setidaknya lihat siapa yang kau ejek"batin Jeremi jengkel.
"matilah kau lingga"batin Gabriel iba.
"hahah lucu sekali wajah suamiku itu"batin anggi geli melihat wajah merah padam Rafendra menatap jengkel pada bawahan tengil nya itu.
"bodoh"umpat Jeremi.
"siapa yang kau sebut pria gendut,botak dan jelek"Suara dingin Rafendra terdengar sarkas.
"masa si bos tirani itu ada disini,ah paling juga ilusi karna kangen bebeb yura"batin lingga mencoba acuh.
Puft.....BWAHAHAHHA
akhirnya tawa anggi pecah disertai tawa canggung Jeremi dan Gabriel.
__ADS_1
lingga merasa hafal dengan tawa merdu itu,mengangkat kepala yang sedari tadi asik menunduk.
deg.......
"mampus,matilah aku"batin lingga kaget melihat wajah geli Anggi,sorot tajam sang bos dan wajah iba kedua kawannya.
"b....bos eh kenapa ke...kemari"ucap lingga gugup.
"kenapa tidak,memang ini cafe punyamu"ucap Rafendra dingin.
"nyesek bro,sakit hatiku mommy"batin lingga dramatis mendengar kata kata tajam sang bos.
lingga mendengus sebal,tak lama matanya melirik penampilan manis kakak iparnya.
Anggi tersenyum manis menatap raut kagum lingga dan Rafendra semakin jengkel dibuatnya.
"uwahhh siapa wanita cantik ini,maukah berkencan denganku"ucap lingga menggoda sang kakkak ipar,rupanya dia tak sadar ada singa ganas disamping nya.
Grep...........
Rafendra yang sudah jengkel bukan main langsung menarik rambut lingga,pria yang seenak jidat menggoda istrinya.
"aduh ampun bos,,sakit gila rambut cantikku"racau lingga meringis kesakitan,gila bosnya itu menjambakinya pake tenaga badak,sakit bro.
Gabriel dan Jeremi sudah terkekeh puas akhirnya bocah tengil itu kena karmanya juga.Anggi terus tertawa terbahak bahak tidak perduli mereka jadi bahan tontonan pengunjung cafe.lihat saja seorang wanita cantik yang sedang hamil nampak dikelilingi 4 pria tampan,siapa yang tidak mau coba....
"ampun bos...kau menyakiti pria lembut ini"ucap lingga sememelas mungkin.
Gabriel dan Jeremi sudah ingin muntah mendengar ucapan tidak sesuai umur dan image lingga sebagai salah satu ketua organisasi mafia.
Rafendra bukannya berhenti,malah semakin menarik kencang rambut pria Cantik itu agar sadar,anggi menggeleng takjub melihat kelakuan suami dan para bawahanya itu.
"kau masih berani menggoda istriku"ucap Rafendra dengan aura suram nya.
Glek.....
lingga meringis ngeri melihat sikap posesife sang bos,salahkan saja siapa suruh punya istri cantik.
"gila,jika begini terus bisa botak kepalaku"batin lingga bergidik membayangkan wajah tampan nya harus berkepala botak,hell big no.
cepat cepat lingga menggeleng setelah sang bos dengan teganya mengatukkan kepalanya pada meja didepan mereka.
"hell,bos sialana bisa benjol kepalaku"batin lingga jengkel.
kepalanya terasa pening,perlahan lingga mengangkat kepalanya yang terbentur meja oleh kelakuan tegaan sang bos.
"aku siapa,kau siapa ,dimana aku.mommy ada pria jahat menyiksaku"racau lingga mendramatisir sambil memegang kuat kepalanya seakan habis terhantam tembok saja.
Gabriel dan Jeremi melongo tak percaya akan kelakuan lingga,Rafendra menatap tajam pria itu seakan siap mencabik tubuhnya saat itu juga.lingga masa bodo ia meringis meminta pwrhatian dari kakak ipar cantiknya.
Rafendra melotot tajam tak terima tangan cantik istrinya mengelus pria lain.
"sayang,kau jang-"perkataan Rafendra terpotong saat melihat delikan tajam sang istri.
"apa,kau tidak lihat wajah tampan bocah ini kusut karena mu"ucap anggi ketus,kasihan juga melihat lingga mendapat siksa dari suaminya itu.
"what the hell,emang cucian kusut.kau terlalu kakak ipar,untung sayang"batin lingga jengkel.
"my Queen dia pantas kuhukum,masih untung kepalanya masih ditempat.kau malah membelanya"elak Rafendra tak terima disalahkan.
"sudah,ayo pulang kau tidak dimana mana emosi terus bikin kesal saja"ucap anggi ketus.
"sayang,jangan marah aku masih dapat jatahkan?"ucap Rafendra ambigu.
"jatah apa bos?"tanya lingga penasaran..
"kau bocah tidak perlu tau"ucap Jeremi jengah,tak taukah bocah bodoh ini semua terjadi karna ulah kekanakannya.
"sibuk kau,memang aku bicara denganmu gorila busuk"jengkel lingga,salahkan saja sikap penasaran tinggi lingga saat melihat wajah kakak Iparnya tiba tiba memerah.
"jatah ranjang kau puas"jawab Rafendra bosan.
"oh ranjang"ucap lingga dengan polosnya.
lingga memang playboy,Namun dia tetaplah pria yang masih polos dengan hubungan ppria wanita selain hanya sekedar peluk dan cium,jadi soal ranjang lingga masih polos seputih kertas.😂
1 detik......
2....3...5 detik on..........
"WHAT,BOS MAU BUAT ANAK LAGI.HELL YANG ITU AJA BELUM KELUAR BOS"teriak lingga heboh sendiri.
Plak......
Tak.....
Bugh.....
sontak Rafendra meninju perut lingga,Gabriel menoyor kepala kosong tak berisi lingga,dan Jeremi dengan sekuat tenaga menjitak kening lebar itu tanpa perasaan.
"SHIT,KALIAN MEMBUAT KEPALA CANTIKKU LECET"teriak lingga tak terima.Rafendra melotot horor dan lingga langsung kicep tak berkutik....
"hehehe lanjutkan bos"ucap lingga tertawa Canggung.
"kalian pria mesum sinting"ucap Anggi berjalan cepat sambil menyembunyikan rona merah pada wajahnya yang malu melihat tatapan geli Para pengunjung pada Mereka.
__ADS_1
"my Queen jangan cepat cepat nanti bayi kita kaget"ucap Rafendra panik melihat sang istri mulai berlari.
"huft,akhirnya si iblis pergi juga"hela lingga senang.
"bodoh"umpat Jeremi.
"idiot"tambah Gabriel jengkel...
"terima kasih ,aku memang tampan tak perlu memuji"balas lingga percaya diri.
asistensi mereka teralih saat mendengar Suara cekikian riang 3 orang gadis yang baru saja memasuki cafe .
"lingga,kita bertemu Dengan mangsa kita lagi"serigai Jeremi menatap kearah dewi dan kedua temanya.
"kalian kenal mereka?"tanya Gabriel heran melihat senyum jahat kedua kawannya itu.
"hanya mainan baru"jawab lingga santai..
"lingga aku maklum jika dia seorang playboy,tapi kau sudah menikah Jeremi sadarlah"ucap Gabriel bingung...
"bukan aku,hanya lingga saja.tugasku hanya memantau dan menjalankan tugas dari bos"jawab Jeremi santai...
Gabriel mengangguk saja tak mau ambil pusing.
"oh ia aku balik dulu,sebentar lagi ada meeting"ucap Gabriel sambil menatap jam tangan luxurius Miliknya..
"ok see you brother"ucap lingga riang...
"ya sampai jumpa Gabriel"tambah Jeremi lagi.
**********
Dewi,Monika dan Irene duduk dipojok cafe .tempat yang dapat leluasa melihat suasana cafe yang nampak ramai dan penuh dengan pasangan muda mudi.
mata Monika dan Irene menangkap keberadaan lingga dan jeremi.kedua pria tampan itu melempar senyum manisnya dan ......
"oh astaga,beruntung sekali kita datang kesini.lihatlah irene disana kkedua pria itu tampan sekali"_ucap monika berbinar.
"kau benar,lihat pria cantik itu tersenyum padaku"ungkap irene menggebu .
deg.....
jantung dewi tercekat,tubuhnya menegang takut melihat wajah lingga.jika wanita lain menganggap senyum pria itu amat memikat dan manis,namun bagi dewi senyum itu amat mengerikan layaknya senyum seorang psikopat.
dari jauh lingga menyerigai sinis menatap Dewi yang mulai ketakutan,namun gadis itu pintar ia dapat menyembunyikan rasa takutnya dengan tersenyum dan menanggapi kelakuan kedua temannya.
"tertawalah sebelum aku merenggut kebahagian kalian"sinis lingga tajam.
"lets have fun brother"_ucap Jeremi menyeramkan..
"lets play the game"balas lingga tak kalah .
"kyaaa mereka kemari monika"teriak heboh irene saat melihat lingga dan Jeremi berjalan angkuh ke arah meja mereka.
"astaga,gimana bedak dan lipstickku"ucap panik monika.
berbeda dengan kedua temanya yang nampak hebos,dewi sudah pucat pasi .tubuh gadis itu menegang kala melihat senyum pria cantik yang berdiri tegak dihadapannya ..
"nona kita bertemu lagi"ucap lingga menyerigai.
dewi ketakutan,sungguh bayangan mimpinya sangat jelas dimana saat lingga dengan sadis nya menyayat kulit dan wajahnya.
lingga mendekat dan meniup daun telinga dewi,jika dilihat dari jauh seakan pria Cantik itu tengah mencium pipi dewi.
"bagaimana mimpimu sayang,aku bisa mewujudkannya"ucap lingga saat lidahnya dengan gampangnya menjilat daun telinga dewi,gadis itu menegang rasa takutnya menguasai tubuhnya .
"aw romantis sekali"ucap Jeremi bosan.
"kalian,kondisikan air liur kalian itu menjijikkan"ucap lingga sinis.
kedua teman dewi langsung gelagapan penuh rasa malu ditatap remeh para pengunjung cafe,dengan ragu mereka mengusap bibirnya,nihil pria itu mempermainkan mereka...
"sialan kau mempermainkan kami"emosi irene merasa pria Cantik itu mempermainkan mereka.
"sudah ren,kita jangan buat ribut malu "ucap monika meski ia pun tengah emosi juga.
"bye sayang sampai jumpa lagi kalau kau masih hidup tentunya"ucap lingga riang dengan tawa geli Jeremi melihat kelakuan kawan tengilnya itu.
"mereka gila,ahhh tapi tampan"racau monika menatap lapar tubuh tegap atletis kedua pria yang sudah berlalu itu.
"hahah ingat adit "goda iren menatap geli monika.
"mereka iblis"ucap dewi pelan.
TBC............
say hallo from little Rafendra,Bimo,Alex dan lingga😉
Alex dengan bola basketnya.
lingga si imut rambut pirang.
Bimo si jenius IT memegang karangan bunga.
__ADS_1
dan sang pangeran El bocah tampan berwajah dingin dan serius dengan jas abu"silver nya.😁😁😁😁siapa lagi kalau bukan Tuan muda kita Rafendra Wiguna......