
hai all jangan lupa tinggalkan jejak vote,like n komentar ya guys............
kalau mau ngobrol nanya ttng CSS kalian cek profile Ellysa Amellia trus masuk ke grup chat guys....๐
ย
๐๐๐Cindrella step sister๐๐๐
ย
malam terasa begitu pekat dan terasa lebih mencengkram dari biasa.seorang gadis tengah terbaring diatas brangkar operasi dengan kondisi tubuh penuh luka lebam dan luka sayatan di seluruh tubuh.
seorang pria berwajah dingin tanpa ekspresi menyerigai sinis melihat kondisi gadis itu,tak ada pandangan iba sama sekali dari tatapan matanya.
dibelakang pria itu berdiri 3 orang pria yang berwajah sama dinginnya.
lingga berdiri disamping kiri sang bos Rafendra Wiguna.pria cantik itu menyeringai kejam melihat hasil kerja kawan kawannya.Jeremi menatap malas tubuh gadis yang terbaring dalam kondisi terbius.dan disamping lingga berdiri dokter Charles yang sudah siap dengan seragam operasinya.
"wah bocah,tak kusangka kau menyekapnya selama 3 hari"_ucap dr Charles menyeringai kejam.
"ukiranmu bagus juga lingga,lain kali ajak aku"tambah Jeremi santai.
"bisa diatur itu,kau tau rasanya puas merobek kulit palsu hasil oplas itu"ucap lingga terkekeh puas.
ketiga pria itu kemudian mengalihkan perhatian mereka melihat kearah sang bos yang tengah diam tanpa ekspresi apapun,dan nihil tak ada yang tau apa yang sedang dipikirkan seorang Rafendra.
lama,waktu berlalu membuat ketiga bawahan Rafendra menjadi gugup.pikir mereka apa mereka membuat kesalahan.
"b...bos a...apa aku membuat kesalahan?"gugup lingga karna sang bos sedari tadi tak bereaksi apapun.
Prok......
Prok.....
Prok.....
tiba tiba terdengar suara tepukan tangan Rafendra menggema di seluruh ruangan.lingga,Jeremi bahkan Charles mengeryit binggung.
"ada apa dengan bos?"batin Jeremi
"apa sekarang si lucifer ini mau main main?"batin Charles ngeri.
"bos DIA GILAKAH,OH NO KAKAK IPARKU BISA JADI JANDA"batin lingga berteriak ngawur.
Rafendra dengan langkah berat dan tegas berjalan menuju brangkar dewi.tatapan tajam nya begitu mengerikan bak seekor predator.
"lingga aku suka hasilmu,tapi ingat berhenti sekarang dan jangan mengacau rencanaku"suara Rafendra begitu berat sarat akan emosi terpendam.
lingga bergetar takut dan segera mengangguk cepat meski sang bos tak melihat reaksinya karna posisi Rafendra membelakangi mereka ber 3.
"gila untung aku tidak terkena amukan lagi,bisa bonyok wajah tampan ku"batin lingga ngeri.
"bocah bodoh"ucap Jeremi malas.
"sudah jangan berisik kalian"relai Charles jengah.
"ambil air garam cepat"printah Rafendra dingin.
dengan langkah 1000 lingga memerintahkan kawannya yang berjaga didepan ruang kerja Charles mengambil permintaan sang bos.
"ini bos airnya"ucap lingga cepat menyerahkan pesanan sang bos.
Byur.........
tanpa perasaan Rafendra menumpahkan air garam itu ke seluruh tubuh dewi.
AARRGGGKKKHHH......
__ADS_1
dewi terbangun kaget serta menjerit keras merasakan rasa pedih,panas pada sekujur tubuhnya.rasanya seluruh saraf saraf di tubuh gadis itu sudah mati rasa.
dewi menjerit jerit menahan rasa sakit yang teramat sangat saat air garam itu menyentuh luka luka disekujur tubuh hingga wajahnya.
dalam jerit tangisnya ,matanya langsung menangkap sosok pria tampan bersama 3 pria lainnya,dan dewi harus menelan kesakitannya saat tahu bahwa pria bak dewa itu adalah suami dari saudari tiri tak dianggapnya.Rafendra Wiguna suami tampan dan mapan,pria pemilik hati dari Anggita veleria Hermawan.pria berhati kejam,dingin dan tak kenal kata maaf.
"ap...apa yang kalian la....lakukan pa...padaku aaarrrggkkh sa...sakit"racau dewi,sungguh ia ingin mati saja sekarang.
Plak.......Plak.......
"beraninya kau menampar istriku,kau wanita j*lang"tamparan keras Rafendra membuat kedua sudut bibir dewi yang sudah sobek semakin terluka parah.ucapan Rafendra begitu dalam dan serak menahan emosinya.
"wah pasti sakit tuh,tangan bos kan tangan baja"batin lingga ngawur .
dewi menangis menjerit pilu,sungguh para pria disamping Anggi begitu mengerikan,kejam bak seorang iblis psikopat gila.dewi sungguh ingin berlari keluar dari cengkraman para pria tampan berhati iblis itu,namun apa daya tubuhnya lemas dan begitu sakit dengan luka dimana mana.
Grep........
"kau berani ingin menyentuh rambut istriku,sekrang bagaimana rasanya saat rambut burukmu ini kutarik hah"Rafendra berucap dalam sembari menarik kasar rambut dewi hingga gadis itu mendongak atas tarikan pada rambutnya.sakit,benar benar sakit.kulit kepala nya seakan ingin tercabut saat itu juga.
"hiks.....hiks ku mohon lepaskan aku .kau..bunuh saja aku hiks...hiks..."tangis dewi sungguh tubuhnya seperti terbakar akibat seluruh luka akibat lingga,dan sekarang Rafendra pria itu menambah lagi luka padanya.
Brak.....
tubuh dewi didorong kasar hingga jatuh terjerembab dari atas brangkar...
gadis itu menjerit begitu keras hingga rasanya nyawanya bisa tercabut kapan saja.
"astaga bos kalau sudah mode lucifer.tak berduli pria wanita tua muda ,semua disiksanya"batin Charles tak berani buka mulut melihat sorot mata bak iblis itu.
"kuyakin jika dibiarkan lebih lama lagi gadis itu akan mati"batin Jeremi mulai panik.
"wah gila ini,kau pasti mati ular.ck ck ck tenang saja aku pasti akan mengirim doa untukmu"batin lingga kasihan.
tak mau sang bos lepas kendali.Jeremi segera mendekat demi memperingati sang bos yang sedang terbakar Amarah nya itu.
"ini harus berhenti atau semua rencana kami akan hancur"gumam Jeremi membuang rasa takutnya demi menghentikan amukan Rafendra.
Rafendra seakan tuli dan mencambuki tubuh dewi dengan kalap.
"kau ,kau tak tau berurusan dengan siapa"
"kau wanita si*lan tak punya otak,kau tak sadar akibat perbuatanmu"
Ctar......Ctar......
"mati saja ,wanita sepertimu tak pantas hidup bedeb*h"Rafendra semakin kalap tak perduli dewi sudah terbaring tak sadarkan diri,darah akibat luka koyakan cambukan itu tercecer dimana mana menguarkan aroma anyir memenuhi ruangan.beruntung rumah sakit ini sudah dibeli oleh Rafendra menjadi salah satu aset WJC GRUP.
"BOS,WALAU KAU MEMBUNUHNYA APA MASA LALU HUBUNGAN NYONYA MUDA VELERI BERSAMA IBUNYA AKAN MEMBAIK,SADARLAH BOS "teriak Jeremi panik.
Rafendra diam membatu mendengar teriakan panik Jeremi,ia baru sadar gadis ini tak boleh mati atau semua rencana mereka akan berantakan.Rafendra,pria itu ingin ibu mertuanya menyesal hingga kedarah daging tulangnya .wanita itu harus melihat sendiri bangkai dari kelakuan buruk putri tiri kesayangannya itu.
"dasar Jeremi bodoh,kau mengganggu tontonan ku live killing machine"kesal lingga mendelik tajam melihat akhirnya sang bos berhenti,emosinya perlahan mulai terkendali.
"Charles buat tubuhnya kembali seperti semula dan pastikan dia kau kirim kembali ke hotel semula.ingat buat gadis ini sadar posisinya sebelum aku membunuhnya dengan tanganku sendiri"ucap Rafendra sembari berlalu pergi dengan ekspresi kembali datar seakan tak terjadi apapun.
lingga tersenyum aneh menatap Charles dan pria itu menghela nafas pasrah akan kelakuan absurd anggota BE termuda ini,pria Cantik ketua Tim delta.
"hei bodoh kenapa masih disini,kau tak lihat bos sudah pergi"ucap lingga menatap malas pada Jeremi.
Jeremi mendelik tajam tak terima kelakuan lingga padanya.
"bocah sial,siapa yang kau sebut bodoh?"maki Jeremi jengkel.
"kaulah siapa lagi ,kau itu sedang bertugas menjadi supir bos saat ini,jika bos pergi kau mau kembali naik apa.you know ini tengah malam brother"ucap lingga enteng .
Jeremi langsung terkesiap kaget,dengan langkah terburu buru ia berlari mengejar sang bos yang sudah berjalan jauh keluar rumah sakit.
__ADS_1
Charles menggeleng takjub melihat kelakuan usil lingga.
"kapan bos suruh Jeremi jadi supir?"tanya Charles heran.
"oh ayolah,aku menipunya tadi.saat dia sampai diparkiran pasti bos sudah tak ada"_ucap lingga menampilkan wajah kalem tanpa dosa.kekehan lingga membuat Charles binggung.
"lalu kenapa dengan wajah anehmu itu,tidak ada yang lucu mengapa kau tertawa?"tanya Charles lagi.
"hahahaha aku tak sabar melihat wajah kesal Jeremi besok,kau tau ini tengah malam dan tak ada kendaraan didaerah ini,dan para anak buah BE yang lain sudah kusuruh balik duluan dengan kakak ipar cantikku sebagai alasan.dia pasti mati kesal nanti...hahahahha Jeremi kau sungguh idiot"lingga tertawa terbahak bahak tanpa dosa.
"ck ck ck kau ini sungguh keterlaluan,kejahilanmu bisa membuat kepalamu putus.dan Jeremi bisa menelpon anggota kalian menjemputnya nanti"ucap Charles geli melihat tingkah lingga.
"hahahah ,bagaimana mau nelpon .kau lihat ini ponsel miliknya kucuri diam diam tadi,siapa suruh dia mengganggu tontonanku"ucap lingga tanpa dosa memperlihatkan smartphone milik Jeremi ditangannya ,Charles mengangga tak bisa berkata kata melihat tingkah absurd kawan tengilnya itu.
"kau niat sekali mengerjai Jeremi,dia bisa ngamuk nanti.dan bagaimana kau bisa mencuri ponselnya?"heran Charles.
"aku ini lingga,barang apapun bisa kudapatkan dengan sedikit trik.sudah aku pulang dulu sebelum dia kembali dan menghajarku,dan kau dokter pergilah jangan mengomel terus.kau pria tua cerewet"ucap lingga berlalu pergi tak perduli kini Charles sudah menyumpah serapahinya jengkel.
"BOCAH SIAL KEMARI BIAR KUSUNTIK MATI KAU"teriak Charles jengkel.
"TIDAK TERIMA KASIH TAWARANNYA,AKU TIDAK MINAT PAK TUA"balas lingga enteng.
sementara itu kini Jeremi sudah jengkel setengah mati ditinggalkan sang bos dan kawan kawannya yang lain,mobil tak ada,Charles sudah pulang,ponsel hilang tak ada yang bisa menolongnya.sungguh sial ,salahkan saja sang bos yang membeli rumah sakit dipinggir kota.
"SIAL,JIKA KUTAHU SIAPA YANG SUDAH MENCURI PONSELKU AKAN KUBUNUH MANUSIA ITU"teriak Jeremi berang,terpaksalah ia berjalan entah kemana mencari tumpangan kembali ke mansion.sungguh hari yang menjengkelkan.
**********
lingga nampak tertawa terpingkal pingkal hingga perutnya menjadi keram.
kawan kawan sesama anggota BE melihatnya heran dan tanda tanya besar diatas kepala mereka.dalam hati mereka berfikir apa lingga sudah menjadi gila akibat dihajar bos besar kemarin.
Rafendra menatapnya malas,Anggi mengeryit heran.tak biasanya lingga tertawa sampai seperti ini.
"wah sudah sampai di mana ya Jeremi sekarang hahahha apa dia hahaha berjalan kaki hahaha astaga perutku....perutku kram"tawa lingga pecah.
"lingga,ada apa denganmu.apa yang begitu lucu hingga kau seperti tidak waras tertawa sendiri?"tanya Anggi binggung.
"dia memang sudah gila dari lahir sayang,jadi jangan kau dekati si lingga itu atau kau akan tertular gila"ucap Rafendra tanpa dosa sambil memeluk erat pinggang istri cantiknya itu.
"what the hell,are you kidding me i'm not crazy man"ucap lingga tak terima.
"jadi apa yang membuatmu tertawa sendiri tak jelas seperti ini?"tanya anggi lagi.
"secret,just for me"jawab lingga berlalu pergi dengan tawa kerasnya.
"bocah gila"ucap Rafendra tak perduli.
"aneh"ucap anggi,pasangan itu saling tatap tak lama tawa lepas keduanya menggema di seluruh mansion.
HAHAHAHA
"sayang apa kau tau,lingga itu sangat aneh"ucap anggi setelah berhasil menghentikan tawanya.
"hahah,kau benar sayang.dia itu memang sedikit aneh dan gila"balas Rafen terkekeh geli.
"dimana Jeremi?"tanya Anggi mulai sadar salah satu bawahan suaminya itu tak ada.
" entahlah,sudah jangan cari dia.sekarng aku mau lihat calon bayiku"ucap Rafendra menggerling mesum.
"mesum"ucap Anggi jengkel,tak bisakah suaminya ini sehari saja tak berkelakuan nakal.dia selalu membuat tubuh anggi tak bisa berjalan seharian akibat ulah ganasnya diatas ranjang.
Kyaaaaa......
teriak Anggi kaget saat Rafen mengangkat tubuhnya ala bridal menuju kamar mereka.para maid dan bodyguard menganga takjub akan perubahan sikap dingin sang bos menjadi mesum .sungguh keajaiban dunia batin mereka.
selanjutnya pintu tertutup dan entah apa yang terjadi tak bisa didengar lagi saat dinding kedap suara itu menahan setiap suara yang hendak keluar dari kamar utama raja dan ratu Wiguna.
__ADS_1
TBC..........