Cinderella Step Sister

Cinderella Step Sister
Fell afraid


__ADS_3

hai all jangan lupa tinggalkan jejak vote,like dan komentar kalian ya๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€


๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€Cinderella step sister๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€


Monika dan Irene menatap heran pada raut ketakutan di wajah dewi.gadis itu terus memilin kedua jemarinya disertai keringat dingin mulai terlihat di kening dan seluruh wajahnya.


"dewi,kamu kenapa sih?"tanya monika heran.


"ia ,dari tadi kita perhatiin kamu keliatan ketakutan gitu.memang cowok tadi bilang apa sama kamu?"ucap Irene curiga.


"gak,gak ada apa apa kok.oh ia mamaku suruh pulang cepat ada urusan katanya"ucap dewi mencoba tenang.


"ok,kalau ada masalah bilang aja wi,kita pasti bantu"ucap monika pasrah.


akhirnya ketiga gadis itu segera melanjutkan makan mereka yang tertunda tadi.


"monika,irene aku ke toilet bentar"ucap dewi cepat sambil bangun dan berlalu.kedua temannya itu hanya mengangguk mengiyakan.


**************


dewi tengah membasuh wajahnya di depan cermin toilet cafe,kepalanya menunduk menahan rasa pening hebat yang menghantam nya.ingatan kejadian dalam mimpinya terasa sangat mengerikan dan nyata,jantungnya berdebar dan pandangan matanya penuh kecemasan.


"sial,si*lan kau anggi karna dirimu aku jadi begini menderita.tunggulah akan ku buat kau menyesal j*lang"maki dewi emosi.


gadis itu mengangkat kepalanya dan bersiap keluar dari toilet saat dirasa penampilannya sudah jauh lebih baik.


deg..........


tubuh gadis itu menegang dengan mata melotot horor.seorang pria berwajah Cantik berdiri bersandar pada tembok dengan ekspresi dingin dan tatapan setajam elang.mata itu memandang wajah dewi tajam .


mati!!!!!


saat ini rasanya gadis itu lebih baik mati saja dan menghilang dari dunia ini saat pria dihadapannya mulai berjalan dengan langkah berat dan sebuah seringai mengerikan di wajah rupawan nya.


Brak..........


tanpa disadari tubuh dewi sudah menghantam dinding dibelakang nya.lingga,pria itu mendorong tubuh dewi dan mencekik leher gadis itu.


nafas dewi tercekat,dengan sekuat tenaga dewi memukul dada bidang lingga agar melepas cekikan pada lehernya.pria itu menyeringai kejam sambil telapak tangannya mulai mengeluarkan sebuah belati dari balik jaket kulitnya.


dewi semakin melotot horor,ketakutan mulai menguasai dirinya melihat belati itu mulai menjalar di area wajahnya.


"a...apa yang kau lakukan sialan"_cicit dewi takut,keringat dingin sudah mulai memenuhi kening dan wajahnya.


"apa yang aku lakukan,tidak ada hanya bermain sedikit"tekan lingga riang,namun percayalah mata tajam nya tak sesuai dengan nada suaranya.


dewi bergetar,air matanya mulai menetes kala belati itu mulai menggores kulit pada pipinya.darah segar mulai menetes dari luka sayatan yang lumayan dalam.


"hahaha wah,darah mu sungguh kotor dan busuk"ucap lingga tertawa remeh.


"bajing*n lepaskan aku,katakan apa jal*ng itu yang menyuruhmu "maki dewi sudah mulai emosi,ditelannya semua rasa takut dan menatap penuh dendam pada pria cantik itu.


grep.........


lingga mulai emosi dengan keras ,pria itu menarik rambut dewi hingga gadis itu meringis merasakan sakit pada kulit kepalanya seperti tercabut.


"kau j*lang tidak tau diri,bersyukurlah aku tidak membunuhmu.kau ingat aku tidak seperti kawan kawanku Bimo ,Alex atau Jeremi yang main halus.ingat aku bahkan bisa mengoyak jantungmu disini"ucap lingga dingin .


"AARRRKKKHH"dewi berteriak keras saat belati lingga menusuk lengan kirinya.darah segar mengalir deras dari luka tusuk itu.


"lingga cukup,jangan membunuh j*lang itu"ucap Jeremi bosan.


lingga mendengus jengkel,dewi merasa ketakutan.tubuhnya merosot jatuh saat cengkrMan lingga terlepas .


dewi merasa aneh kenapa cafe tiba tiba sepi dan tak terdengar suara apapun,dan kemana teman temannya.tak ada seorangpun yang datang ke toilet.


"kau beruntung j*lang,jika tidak berdoalah nyawamu masih ada"ucap lingga berlalu pergi begitu saja.


Jeremi menatap jijik pada dewi yang tengah menangis dengan tubuh berlumuran darah pada lengan kirinya,dan jangan lupa goresan lumayan dalam pada Pipinya.


"pergi dan obati lukamu,ingat jangan kau berani mengadu.jika tidak kau mati"ucap Jeremi acuh.


"kau akan kubalas anggi,tunggu saja"batin dewi penuh dendam kala melihat kedua sosok pria itu sudah hilang entah kemana.


dewi langsung menuju klinik untuk mengobati luka dan menyembunyikan semua dari kedua orang tuanya.tapi dewi sudah berjanji dalam hatinya bahwa ia akan membalas oada Anggi atas perbuatan kedua anak buah Rafendra pada dirinya.


diambilnya ponsel dari dalam tas mewah miliknya.


"hallo babe,kau meneleponku"


"aku ada pekerjaan untukmu,dan ingat jangan memanggilku seperti itu lagi.aku akan segera menikah dengan dean"


"baiklah katakan,dan berapa bayaran ku"


"20 juta,dan aku ingin kau menculik seseorang dan melecehkan wanita itu"

__ADS_1


"hahah itu gampang ,kapan?


"besok,aku mau kau membuat wanita itu jadi bahan cemohan semua orang,dan sebarkan semua didunia maya"


"baiklah aku lakukan besok dengan ketiga temanku"


"bagus aku tunggu"


dewi menyeringai puas saar menutup telpon ya.


"tunggulah kau j*lang sial,sebentar lagi kau akan jadi sampah paling menjijikkan didunia ini...hahahaha"tawa dewi sinis.


"cobalah,maka kau akan tau akibatnya"ucap seseorang dari balik sebuah pintu di klinik itu.


************


Anggi nampak berjalan santai dengan maya disampingnya,kedua wanita cantik beda generasi itu tengah asik memilih aneka buah dan sayur di sebuah supermarket tak jauh dari toko roti maya.


"bunda"panggil Anggi pelan.


"ia sayang,kenapa?"jawab maya sambil menoleh menatap wajah putri angkatnya itu.


"Anggi mau ketoilet bentar bun"ucap anggi nampak menahan sesuatu.


"ya sudah cepat sana,dan ingat hati hati sayang jangan lama lama"ucap maya kemudian melanjutkan aktifitasnya memilih buah.


tak jauh dari keberadaan anggi,nampak 4 orang pria saling menyerigai tajam menatap bak predator pada tubuh berisi Anggi yang tengah mengandung .


"wanita itu sangat cantik beni"ucap salah seorang kawan pria yang dipanggil beni itu.


"hahaha ,dewi memberi kita mangsa yang sangat empuk.aku tak sabar mencicipi tubuhnya"tawa beni disertai kekehan puas ketiga kawan kawannya.


"benar ben,kita sudah dapat uang dapat bidadari lagi.lumayan body montok gitu hahaha"ke4 pria itu terus tertawa tanpa sadar seorang pria cantik tengah mengepalkan tangan menahan emosi mendengar kata kata kurang ajar yang diucapkan pria-pria itu kepada istri sang bos.


"bede*ah ,tunggu dan tertawalah sebelum kucabut nyawa kalian"ucapnya tajam.


lingga,pria itu memberi kode pada para bodyguard anggota BE agar melangkah perlahan menyergap para pria ******** yang berusaha mencelakai kakak ipar nya.


#flasback on#


seorang pria anggota Be yang ditugaskan mengawasi pergerakan dewi segera melapor pada sang bos Rafendra Wiguna prihal apa yang ia dengar dari gadis saudari tiri nyonya mudanya itu.


Rafendra nampak menahan emosi mendengar laporan anak buahnya.kedua telapak tanganya mengepal erat,rahang mengeras serta gigi mengeratuk menahan geraman


Prank.....


sebuah vas melayang menghantam tembok hingga hancur tak berbentuk.Rafendra benar benar kalap mendengar rencana dewi atas istrinya.belum lagi keadaan sang istri yang tengah mengandung buah cinta mereka membuat kemarahan pria itu kian menjadi.


Rafendra memejamkan kedua matanya berusaha mengontrol amarah didalam dirinya.


"Bede*bah j*lang kurang ajar,baik kita ikuti permainannya"ucap Rafendra dengan aura dingin dan tekanan mengintimidasi yang sangat kuat.


"beritahu lingga dan suruh dia bersiap.dan pastikan kalian bawa j*lang itu menggantikan istriku"printah Rafendra disertai seringai kejam di wajah tampan dan dinginnya.


para anak buah Rafendra bergetar takut melihat kemarahan sang bos.pria dingin dengan aura tirani bak lucifer itu begitu menekan dan mengintimidasi dengan kuat.


"baik bos"maka saat itu juga anak buah Rafendra segera memberitahu lingga.dan dengan cepat lingga bereaksi sesuai tugasnya.


#flasback off#


ke 4 pria suruhan dewi hendak mendekati sosok Anggi yang akan berjalan kembali menemui Maya.namun terlihat 5 orang pria berbadan kekar dengan seorang pria berwajah cantik datang menghadang langkah mereka.


"hei kau banci,minggir dari jalan kami"cemoh Beni.pria mantan pacar dewi sekaligus ketua dari para penjahat yang dibayar dewi untuk mencelakai anggi.


"banyak omong"ucap lingga kemudian dengan cepat melempar 4 buah belati secara cepat dan tepat.


Swing......Syut.......


4 buah belati kecil namun tajam tiba tiba saja sudah melayang dan menancap dengan sempurna di kaki masing masing orang suruhan dewi itu.


"AAARRRRKKK"teriak ke4 pria itu .belum habis keterkejutan mereka,para anak buah lingga sudah memukul tengkuk mereka hingga jatuh tak sadarkan diri.


"cih...sampah berani bertingkah"ucap lingga sinis.


"bawa mereka ke hotel yang bos perintahkan"ucap lingga jijik.


lingga bernafas lega kala melihat mobil kakak ipar cantiknya sudah pergi menjauh bersama Maya tanpa sadar bahaya yang tadi mengancamnya.


**********


Bugh....


Bugh...


Krak....

__ADS_1


Rafendra memukul dengan kalap ke 4 pria suruhan dewi.


"BERANI SEKALI KALIAN MENCOBA MENYAKITI ISTRIKU"murka Rafendra.


Krak.......


AAAARRRKKKH


tanpa iba sama sekali Rafendra mematahkan lengan beni hingga suara retakan itu membuat siapa saja yang mendengarnya merasa ngilu.


Beni,pria itu berteriak keras merasakan tangan kirinya patah.menyesal,sungguh ia menyesal menerima tawaran dewi.jika saja ia tau orang seperti apa dibalik wanita cantik bernama anggi itu,sudah tentu ia akan menolak dengan keras tawaran dari dewi.nasi sudah menjadi bubur dan beni sangat takut melihat sosok pria bak iblis itu yang tak puas juga menyiksanya.


tubuh beni sudah memar biru disertai luka berdarah dimana mana.tangannya sudah tak sanggup bergerak akibat dengan mudahnya dipatahkan oleh CEO WJC itu.


kawan kawan benipun hanya bisa tertunduk pasrah tak berani melakukan apapun.


"kalian ingin merasakan tubuh istriku jangan harap bede*ah "maki Rafendra .suara pria itu terdengar dalam dan sangat mengerikan.


"lingga,sudah kau suruh j*lang itu kemari"ucap Rafendra dingin.


"sudah bos,Jeremi sudah melapor j*lang itu sudah di lobby"smirk lingga.


"lakukan,dan pastikan j*lang itu tau tempatnya"ucap Rafendra datar.


**********


dewi berjalan masuk kedalam hotel dimana tadi beni mengirim pesan bahwa rencana mereka berhasil.


dengan angkuh dan senyum puas diwajahnya.dewi memasuki hotel dan menuju kamar tempat Anggi disekap dalam pikiran ya.


ceklek.....


dewi masuk begitu saja.


gelap.......


tak ada tanda tanda keberadaan beni.


prok....


prok...


prok...


lampu menyala dan betapa dewi terlonjak kaget mendapati beni dan ke 3 kawannya babak belur tengah menatapnya penuh dendam.


tubuh dewi menegang kaku saat melihat keberadaan lingga,Jeremi dan seorang pria berwajah amat rupawan dengan aura iblis yang menguar dari sorot mata dingin dan tajam itu.Rafendra menatap dewi penuh amarah namun wajah tampan itu tetap tenang dan dingin.


"kau hendak menyuruh mereka melecehkan istriku"ucap Rafendra serak dan dalam sangat mengerikan.


dewi langsung terduduk jatuh sambil menggeleng keras penuh air mata ketakutan.


"ti.....tidak bu....bukan aku"ucap dewi ketakutan.


"lemparkan ia ke ranjang dan kau jika kau ingin melecehkan istriku maka silahkan nikmati tubuh j*lang ini dulu"tunjuk Rafendra pada beni sambil menatap dewi menyeringai.


"ti...tidak ja...jangan jangan "ucap dewi histeris.


"buat dia berteriak dan lakukan seperti apa yang kalian fikirkan untuk istriku.nikmati tubuhnya dan siksa dia"ucap Rafendra tanpa iba sedikitpun.


"TIDAKKKK"teriak dewi putus asa kala beni dan kawan kawanya menyeret tubuh dewi ke atas ranjang hotel.


begitu Rafendra keluar hanya terdengar suara jerit tangis dewi disertai desahan nikmat para ******** yang tengah menggilir tubuhnya.


Rafendra tersenyum puas diikuti smirk lingga dan Jeremi diluar.


"serahkan vidio itu pada bimo,dan ingat simpan hingga saat waktu yang sudah kutentukan"ucap Rafendra berlalu pergi.


"sekarang j*lang itu sudah benar benar melakukan tugasnya sebagai j*lang sejati hahaha"tawa lingga puas.


"setelah ini tugasmu lingga.habisi para ******** itu"ucap Jeremi berlalu menyusul sang bos.


"dengan senang hati"gumam lingga menatap kawan kawannya yang saling menyeringai sadis.


lingga menutup telinganya dengan earphone jijik mendengar suara suara desahan dan erangan nikmat dari kamar hotel tempat dewi berada.


"setelah puas bercinta,akan kucabut nyawa kalian "gumam lingga riang sambil mulai sibuk dengan suara sang kekasih Yura...


dewi hancur,tubuh dan jiwanya habis sudah.namun bukannya menyesal dendam gadis itu semakin dalam.kegadisannya sudah hilang dan saudari tirinya sedang hidup dengan segala kebahagianya.Rafendra pria itu sudah menghancurkan masa depannya.dan dewi akan membalas itu pada anggi.anggi harus merasakan sakit seperti dirinya.dan hanya Winda yang bisa mewujudkannya.


TBC.....



gimana puas belom hehe....prince Rafen ganteng gak๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

__ADS_1


__ADS_2