Cinderella Step Sister

Cinderella Step Sister
Kembalinya Dia


__ADS_3

hay hay para reader,chapter ini thor kasih visual tokoh davin setelah devan lho,so jangan jadi pembaca gelap ya kasih thor like,coment n bintang ya😉


☕happy reading all☕


tak terasa sudah lebih dari sebulan lamanya anggi menjalin hubungan dengan Devan dan hari ini Anggi akan pergi fitting gaun pernikahan bersama devan,dimana sebelumnya davin sudah menghubungi devan sebelumnya untuk bertemu di butik langganan keluarga Anggara.


hari ini Anggi sedang berada di panthouse milik devan,karna sebelumnya ia sudah dijemput sepulang kuliah.


saat ini devan langsung menyuruh anggi bersiap siap ikut denganya.


"sayang,cepat pake baju ini,kita akan pergi"kata devan sambil menyerah kan paperbag berisi sebuah dress selutut berwarna putih gading.


"kemana kak,kok tiba tiba"tanya anggi bingung,karna ia belum diberi tau devan akan pergi fitting baju.


"udah ikut aja sayang,udah ditungguin davin and rianti kita"jelas devan sambil bergegas kekamar mengganti baju formalnya ke baju yang lebih santai.


anggi yang belum tau atau tepatnya belum diberi tahu kemana mereka akan pergi hanya bisa menghela nafas frustasi,tanpa bertanya lagi anggi berjalan menuju kamar tamu ,karna kamar utama dipakai oleh devan.


lama anggi didalam kamar bersiap diri,hingga suara ketukan pintu mempercepat kegiatan nya.


tok tok tok


"sayang sudah belum"suara panggilan devan dari balik pintu.


segera anggi membukakan pintu,ternyata devan sudah berdiri dengan menampilkan senyum manis kearah anggi.


dengan kemeja berwarna berwarna merah maroon yang digulung sesiku,serta celana jeans hitam menyempurnakan penampilan ya.


"oh astaga,gak nyangka dia terlihat sangat tampan dan seksi,oh tidak ada apa dengan otakku sekarang"batin anggi sambil mengamati penampilan devan intens.


"sudah puas menikmati ketampananku sayang?,tenang saja setelah kita menikah kau bisa menikmati wajahku ini untukmu seorang"kata devan membuyarkan lamunan anggi,dengan seringainya yang menyebalkan.


"emmm mana ada,anggi gak gitu kok"jawab anggi berusaha menutupi rasa malunya karna ketahuan menatap devan intens,dan bisa dijamin pasti wajahnya sekarang sudah memerah.


"ya sudah kalo gak mau ngaku,ayo buruan"kata devan masih dengan senyum yang sangat menjengkelkan buat anggi.


sesaat tersadar anggi lalu bertanya prihal gaun yang dia kenakan.


"oh ia kak,ini dress siapa?"tanya anggi,karna setahu Anggi devan tidak memiliki saudari perempuan sehingga tidak mungkin ditempatnya ada beberapa gaun milik wanita,devan nampak menegang mendengar pertanyaan anggi,namun segera dia mengalihkan pembicaraan.


"tidak bisakah kau hanya mengenakan ya saja,tanpa harus bertanya milik siapa"kata devan sedikit emosi dan dia menatap anggi tajam.anggi sedikit terkejut dengan nada suara kekasihnya.setelah itu devan pergi meninggalkan anggi begitu saja.


#devan pov#


"kenapa anggi harus menanyakan itu sih,sial tidak mungkin aku mengatakan itu milik Kristi.lagi pula untuk apa aku marah,dia kan tidak tau apa apa"batinku


segera aku berbalik kembali ke panthouse ku untuk menjemput Anggi.


saat sampai di tempatku,segera anggi masuk dalam mobilku tanpa bicara apapun.


"maaf tadi kakak hanya sedikit teringat masalah kantor"kataku sedikit menyesal karna tadi sedikit membentaknya.


"gak apa ya sudah ayo jalan"_jawab anggi datar.

__ADS_1


aku tau dia marah padaku,namun lebih baik aku biarkan dulu sampai hatinya sedikit dingin.


beberapa lama mobilku melaju membelah jalanan kota,akhirnya kami sampai ke tempat tujuan.


"sudah sampai sayang"kataku sambil membuka seatbell kami,kemudian keluar membuka pintu mobil untuk anggi.


aku berjalan duluan didepan anggi.


anggi terlihat berjalan dengan wajah datarnya dibelakang ku.


akhirnya kami sampai didalam butik,dan sudah disambut oleh mrs jenie wanita pemilik butik.


wanita paruh baya yang masih terlihat cantik diusianya menyambut kami ramah.


"selamat datang tuan muda Devan,tuan muda Davin sudah berada didalam bersama calon istrinya,oh tunggu siapakah gadis cantik disamping anda?dia terlihat menggunakan gaun milik Kristi"tanya mrs jenie sopan.


wajah anggi terlihat nampak bingung dengan pertanyaan mrs jenie,segera aku mengalihkan situasi.


"aku butuh gaun pengiring terbaikmu mrs jenie dan dia adalah calon istriku"jawabku singkat,dan aku tak suka mendengar nama wanita masa laluku disebut lagi.


"oh maafkan kelancangan saya tuan Devan,mari lewat sini akan saya tunjukan koleksi terbaik butik saya"jawab mrs jenie gugup dan tau kalau aku tidak menyukai pertanyaan ya.


aku menggenggam tangan anggi sambil mengikuti mrs jenie hingga sampai diruang khusus tamu VVIP.


"maaf mrs jenie dimana davin dan rianti berada"tanya anggi datar.


"oh mereka ada di lantai dua mencoba baju pengantin ya"jawab mrs jenie sopan.


sambil berjalan anggi melepaskan gengaman tanganku.aku sedikit terkejut dengan sikap dinginya padaku,tidak mau menambah buruk suasana aku membiarkan anggi ikut mrs jenie mencoba gaunya,dan aku memilih duduk di sofa tunggu.


anggi dibawa kesebuah ruangan yang berisi banyak gaun yang nampak indah dan tentunya mahal,dan anggi diajak ke sebuah kamar ganti dibutik itu.


"ayo kita mulai ms anggi"kata mrs jenie,dia tersenyum penuh arti kepada anggi.


anggi mulai menganti bajunya dengan gaun yang diberikan oleh mrs jenie.


sebuah gaun shelter dress sepaha dengan belahan dada cukup rendah dan sangat tidak nyaman.


ketika anggi keluar ,devan menatapnya lama.


"tidak,terlalu seksi,aku tak mau tubuhmu dilihat pria lain sayang,cepat ganti dengan yang lebih tertutup"perintah Devan dengan suara sedikit membentak dan segala penilaian buruknya tentang gaun ini.


sudah lebih dari 10 gaun yang anggi coba dan semua ditolak Devan dengan berbagai alasan.


akhirnya aku memilih sendiri gaunku.


sebuah long dress berwarna biru langit menjuntai kelantai dengan bahan jatuh dan berbelah hingga paha namun tidak mengganggu ketika berjalan.belahan dadanya juga masih lumayan terkesan tidak terlalu terbuka,gaun ini membuat anggi terlihat cantik,elegant,dan sedikit seksi.


"wah ms anggi,tuan Devan pasti senang dengan gaun pilihan anda"kata ms jenie sambil melihat pantulan anggi dikaca besar di depan ya.


"terima kasih"_kata anggi datar.


anggi lalu teringat akan nama Kristi yang diucapkan mrs jenie tadi,dan reaksi yang ditunjukan Devan tadi.

__ADS_1


"mrs jenie,boleh aku bertanya?"tanya anggi ragu.


"tentu saja ms anggi,apa yang ingin anda tanyakan?"kata mrs jenie.


"maaf siapa itu wanita bernama Kristi?"


seketika mrs jenie menghentikan kegiatanya membenahi gaunku.dia nampak menghela nafas panjang dan mengajakku duduk di sebuah sofa panjang diruangan itu.


"Kristi adalah wanita yang pernah ada dimasa lalu tuan Devan,kau lihat dress yang kau pakai tadi untuk datang kesini?itu miliknya,dulu tuan Devan sangat menyayangi Kristi .dia rela melakukan apa saja demi kebahagiaan Kristi.tapi suatu hari wanita itu pergi dengan pria saingan bisnis keluarga Anggara,hal ini membuat tuan Devan menjadi seorang playboy dan suka bermain dengan wanita.kadang saya merasa kasian dengan tuan muda"jawan mrs jenie sambil menerawang kedepan.


mendengar itu entah mengapa hati anggi terasa sesak,suatu hal yang sama saat ibunya dulu pernah meninggalkan ya,anggi takut hal yang sama akan dilakukan Devan padanya jika suatu hari wanita itu kembali.


"tapi jangan khawatir,sekarang sudah ada ms anggi,saya dapat melihat tuan Devan sangat menyayangi anda"kata mrs jenie sambil menggenggam kedua tanganku.


"baiklah,akan ku coba untuk menerimanya sebagai takdir ku, mencoba sepenuh hati mencintainya dan tidak lagi menahan perasaanku biarkan hal ini mengalir "tekat anggi dalam hati.


setelah selesai dengan urusan gaun ,anggi sudah memantapkan hati untuk menerima cinta Devan sepenuh hati.dengan perasaan bahagia aku membuka pintu kamar ganti,namun seketika itu juga hatiku hancur.


anggi melihat devan berciuman panas dengan seorang wanita!!!


"astaga!!itu Kristi"pekik mrs jenie


anggi terdiam mematung kemudian refleks menarik mrs jenie masuk kembali ke ruang ganti.


"apa ini?devan berciuman dengan Kristi,wanita itu kembali,baru saja aku menetapkan hatiku,ya Tuhan takdir apa ini"batin Anggi.


kristal kristal bening mulai meluncur perlahan di pipi putih mulus anggi.


tanpa mereka sadari nampak dari jauh seorang gadis tersenyum puas melihat Anggi.


dan tak jauh dari tempat anggi berdiri sepasang kekasih menatapnya sendu,nampak kilatan amarah dimata sang pria.


ia mereka adalah dewi,lalu sepasang kekasih tersebut adalah Davin dan rianti.


mereka melihat semua yang dilakukan Devan pada wanita yang bernama Kristi.


dan reaksi datar anggi terhadap Devan saat menarik tangan mrs jenie keruang ganti.


"kak davin,aku gak tau siapa wanita itu,kenapa kak Devan berbuat seperti itu,aku gak akan maafkan dia kalo sampai menyakiti Anggi"kata rianti sendu.


"dia Kristi,wanita masa lalu kak Dev,aku gak tau kenapa bisa dia kembali,brengsek"maki davin menahan emosinya.


setelah itu diam diam mereka menyusul Anggi dan mengajak ia pulang meninggalkan Devan.


sementara dewi dengan senyum licik diwajahnya karna rencananya berjalan sesuai keinginanya.


"aku pastikan kau tidak akan menikahi devan,jalang"sambil tetawa dewi meninggalkan butik.


**masa lalu kelam membuatku menjadi pribadi yang tak tersentuh,bagaimana semua menjadi gelap tanpa cahaya,cinta aku tidak percaya cinta.


-Anggita valeria**-


gimana rasanya kalo nampak laki laki yang bilang cinta sama kita,tapi dia main belakng,sakit bro n sis😢

__ADS_1


nih aku kasih visual davin ya😉



__ADS_2