
holla,jangan lupa kasih like,coment,n koin bintang seikhlasnya ya😆😆
ok cekidot.
nih pick anggi versi thor semoga sesuai ekspektasi reader😉
☕happy reading☕
menemukan mu adalah kebahagian terbesar dalam hidupku,ketika akhirnya aku menemukan seseorang yang selama ini amat ku nantikan seseorang yang bagaikan obat dalam setiap lukaku,penyebab debaran jantungku ,tak akan ku sia siakan kepercayaan tuhan padaku,dirimu adalah hidupku ,jangan aku tak akan mengalah pada takdir,kau adalah milikku selamanya.
- Rafendra-
siang itu anggi sedang menuju sebuah hotel dimana salah satu dari lantai bangunan hotel itu akan menjadi tanggung jawabnya untuk mendesain ulang dekorasi nya,pemilik hotel menginginkan sebuah suasana baru hotelnya.maka dari itu anggi sebagai seorang desain interior yang sudah memiliki nama di kota ini menjadi yang paling diminati oleh para client dari star art desain and arsitektur.
Anggi melajukan mobilnya menuju ke hotel tempat ia memiliki janji dengan client Mrs smith.
tak berapa lama ia sudah sampai disebuah hotel dengan desain eropa klasik yang sangat memanjakan mata bagi setiap pengunjungnya.
"hallo Ms veleri,perkenalkan saya Mrs Jenner saya yang sudah menghubungi Mrs Smith meminta anda datang,mari ikut saya menuju lantai 10,itu adalah lantai yang baru selesai saya rehap dan ingin saya ubah sedikit gayanya"Mrs Jenner dan anggi membicarakan kerja sama mereka sambil berjalan menuju lift menuju lantai 10.
"nah Ms veleri,silahkan melihat lihat,tapi sebelumnya pakailah masker ini karna bangunan ini masih baru dan sedikit berdebu. jika sudah selesai silahkan ke ruangan saya ,kita bisa membahas masalah tema desain apa yang cocok"setelah tiba Mrs Jenner meninggalkan anggi sendiri untuk bisa mengamati keseluruhan ruang pada lantai 10 hotel dan dapat menentukan tema apa yang ingin ia pakai dalam pekerjaan nya ini.
"emm lantai ini lumayan luas,karna seluruh hotel ini mengambil tema gaya klasik abad pertengahan,ini akan sedikit sulit"batin anggi sambil mengamati seluruh isi lantai 10.
"sebaiknya aku segera kembali saja langsung kekantor untuk mengambil contoh tema desain interior bergaya eropa klasik sepertinya cocok,bodoh kenapa aku sampai lupa mengambil sample yang sudah kususun semalam"grutu anggi kesal.
anggi terus berjalan memasuki setiap kamar hotel yang masih kosong,mengambil beberapa foto letak ruang dan memperhitungkan segala model tema yang cocok dengan kondisi tata letak bangunan.
1 jam telah berlalu akhirnya anggi keluar dari lantai 10 saat menaiki lift,tiba tiba lift berhenti di lantai 8,saat menghubungi Mrs Jenner ,ternyata terjadi sedikit masalah pada daya nya,akhirnya setelah menyampaikan niatnya untuk langsung kembali ke kantornya anggi pun memilih memakai tangga darurat karna lift yang sedang bermasalah.
"haish, lift kenapa bisa bermasalah sih?bisa lama ini turun tangganya mana masih jauh lagi dari lobby,ish sial banget"grutu anggi kesal dan
Bugh!!!!!
seorang pria dengan kaca mata hitam dan masker senada menabraknya saat ia baru saja tiba di lantai 8.
"hei Mr kalau jalan hati hati dong"maki anggi geram,ia sudah lelah turun tangga dari lantai 10 sekarang malah dihantam badan kokoh seorang pria.
"i need your help young lady"suara pria itu nampak sedikit serak karna lelah,agak jauh dari arah belakang nampak beberapa pria berbadan Besar berpakaian serba hitam berlari menuju arah mereka.
#flasback on#
"bos yakin gak bawa bodyguard?"tanya Bimo was was .
"cerewet,gak masalah kamu tenang aja aku sudah bawa gun colt 1911,glock 20 dan desert eagle kau tenang saja"kata Rafendra santai sambil melenggang pergi menuju Bugatti mewahnya berwarna hitam kelam.
"tapi bos,kalo musuh tau bos pergi seorang diri ,nyawa bos bisa bahaya bos,jangan santai gitu kenapa bos"geram Bimo melihat sikap santai tanpa beban Rafen.
"sudah tenang saja,kau seperti wanita saja,aku hanya sebentar"tak lama kemudian Rafen melaju kencang dengan mobilnya menembus jalan kota Los Angeles.
saat memasuki hotel yang menjadi tempat ia menanamkan investasinya,mata Rafen mulai waspada,firasatnya merasakan beberapa orang sudah mulai mendekatinya dengan sikap yang mencurigakan.
Rafendra bukan orang yang bisa dianggap remeh,ia sudah mengasah instingnya sejak dini,tingkat kepekaan bahayanya lebih tinggi dari orang biasa.
pria itu diam duduk sebentar dilobby
hotel,tiba tiba beberapa orang masuk mulai mendekatinya.
Rafendra mulai melihat dari sudut matanya beberapa laki laki mulai mengeluarkan pistol dari balik jas hitamnya.
"shit,mereka mau cari keributan disini,ok lets play baby"smirk mengerikan mulai menghiasi wajah tampan Rafendra.
"Bimo bawa beberapa orang blood eagle ke hotel Mrs Jenner,ada tikus pengganggu yang harus kalian bereskan disini"perintah Rafen dari HT nya.
"astaga bos,kan saya sudah bilang tadi kalo-"omongan Bimo segera dipotong Rafen acuh.
"udah jangan banyak omong cepat"perintah Rafen tegas.
"huft,ok"balas Bimo kesal.
dor!!!!
dor!!!!
dor!!!!
suara tembakan mulai saling bersahutan,memicu kepanikan semua orang,para pengunjung tamu serta staf hotel semua berlarian keluar.
"hahahah cari mati kalian semua,rasakan"ucap Rafen mulai menembaki orang orang berjas hitam secara brutal namun telak tak meleset satupun.
"kalian cepat serang pria sombong itu"
"jangan biarkan dia lolos,tangkap dia"
"hei menyerah saja kami lebih banyak dari kau yang seorang diri"pria pria itu mulai menerjang Rafen membabi buta.
bugh!!!
bugh!!!
bugh!!!
dem!!
Rafendra mengelak,menangkis dan memberikan pukulan balik secara tepat dan akurat.
__ADS_1
"cih,sekumpulan sampah mau melawanku.mati saja kalian hahaha"ucap Rafen mulai menggila.
sret!!!
sebuah pisau menggores perut Rafendra musuh musuhnya mulai bertambah banyak.
"ck sial,peluruku sudah habis hanya tinggal Glock 20 ini saja,damn itu Bimo cepatlah"maki Rafendra kesal,ia mulai berlari sambil menekan perutnya lift yang sialnya sedang bermasalah dan terpaksalah ia menggunakan tangga darurat.
"brengsek,hotel apa ini,liftnya saja bermasalah,berani beraninya mengajukan kerja sama dengan WJC cari mati"maki Rafendra kesal.
bugh!!!!!
ia bertabrakan dengan seorang wanita yang sedang memakai masker menutupi wajahnya,seketika ide gila muncul diotaknya.
" i need your help young lady"
#flasback off#
"cari disetiap tempat,jangan sampai dia lolos atau bos besar akan membunuh kita"kata seorang pria yang nampak sebagai pemimpinnya.
"siap bos"jawab pria pria berbaju hitam serempak.
sebelum musuh musuhnya mendekat Rafendra menarik lengan gadis yang memakai masker itu ke salah satu kamar di lantai 8.
"hei tuan mau apa kau,lepaskan aku"maki anggi geram.
anggi mulai melayangkan tinjunya ke arah wajah pria dengan masker hitam senada dengan kaca mata yang laki laki itu kenakan .
namun anggi kalah cepat,pria itu menangkis pukulannya dengan begitu mudahnya.
"hei,kalau kau tidak ingin kucium disini ,cepat masuk saja"maki Rafen geram.
Anggi menelan rasa gugup nya dan mengikuti pria itu pasrah.
pelan pelan Rafen menutup pintu kamar 312 yang ia masuki.
ia menarik anggi menuju ranjang,dan melempar tubuh anggi begitu saja.
"ikuti saja permainan ku dan jangan melawan"ucap Rafen dingin.
anggi meronta hebat,ia berusaha menendang dan memukul tubuh pria yang sudah mengukung seluruh pergerakan tubuhnya dan.
srak!!!!
anggi menarik masker yang menutupi wajah Rafen,mata indah anggi terbelalak kaget.
Rafendra mengeram kesal.
"kau ingin kulempar dari kamar ini,jika mereka menangkap kita kau akan mati"maki Rafen kesal.
Rafendra menahan nafasnya terkejut,belum lagi posisi mereka yang begitu intim,tubuh atletis Rafendra yang berada diatas tubuh indah anggi.
manik hazel Rafendra memandang tubuh berbalut blouse putih tipis yang lumayan memperlihat kan lekuk tubuh indah gadisnya.
Rafendra menelan salivanya gugup sambil matanya menelusuri setiap jengkal diri anggi tanpa berkedip,anggi tiba tiba terserang rasa gugup luar biasa karna dipandangi begitu intens oleh pria tampan seperti Rafendra.
deg!!!
deg!!!!
deg!!!
degup jantung keduanya. dan
blush!!!
semburat merah merona menghiasi pipi putih anggi.
Rafendra menarik ujung bibirnya membentuk sebuah senyum sangat menawan.
"oh sayangku,apa kau malu? oh lihatlah wajah cantikmu itu merona sungguh menggemaskan"ucap Rafen mengelus pipi pink anggi lembut.
tiba tiba terdengar suara krasak krusuk dari luar pintu kamar mereka.
"ketua hanya kamar ini yang belum di cek"
"cepat buka tunggu apa lagi"
Anggi sudah mulai panik di dalam kamar itu.
"hei baby tenanglah,sekarang bukalah blosemu itu cepat"printah Rafen sambil membuka satu persatu kancing blouse anggi.
"ma mau apa kau,lepaskan"protes anggi gugup karna Rafen sudah membuka setengah kancing blousenya hingga nampaklah victoria secret berwarna hitam menutupi payudara anggi.
Rafendra tidak dapat mengalihkan pandangannya dari payudara Indah Anggi yang walau masih tertutup bra hitam yang cukup menantang.
seketika wajah keduanya memerah.
"oh my baby kau sangat seksi"racau Rafendra mulai menggelap.
ia mulai pusing,perlahan Rafendra mulai menciumi bibir ranum anggi
cup!!!
Rafendra mulai melumat,mencecap dan mencilati sudut bibir anggi penuh gairah.
"emmmmph"anggi menutup rapat bibirnya sekuat hati.
__ADS_1
"mendesah lah sayang,jika tidak orang orang bodoh itu tidak akan pergi"ucap Rafendra sambil mulai bermain di area dada anggi.
"ahhh cu cukup ahhhh hen hentikan akhhh your jerk ahhhh"racau anggi.
tok tok tok
"hei ada orang didalam,buka pintunya sebelum ku dobrak"teriak seorang pria dari luar,namun tidak dihiraukan oleh Rafen.
dan
brakh!!!
suara pintu terbuka paksa
seketika wajah pria itu memerah dan tergesa gesa langsung menutup pintu kamar tempat Rafendra sedang mencumbui anggi.
"seperinya aku salah masuk kamar,ini kamar khusus pasangan bulan madu"
"sial ayo berpencar cari lagi"
terdengar langkah langkah kaki yang mulai menjauh.
plak!!!
anggi mulai menangis
"APA YANG KAU LAKUKAN PADAKU JERK"maki anggi dengan air mata yang mulai meleleh membasahi kedua pipinya.
"maafkan aku baby,jika tidak begitu para bedebah itu tidak akan pergi,lagi pula aku tidak akan menyentuhmu lebih dari ini sebelum kita menikah,tolong jangan marah sayang"ucap Rafen menyesal.
kini Rafen mulai membenahi pakaian anggi dan memasang kembali kancing kancing bluse anggi.
anggi diam saja ia masih syok dengan apa yang baru saja dilakukan Rafen padanya.
tiba tiba mata anggi tertuju pada noda darah di salah satu area blosenya.
ia mulai mengecek seluruh tubuhnya,namun tidak ada luka sedikitpun dan
"oh astaga kau terluka Rafen,kenapa kau bodoh sekali"maki anggi terkejut melihat luka pada perut Rafendra.
"buka kemejamu cepat"printah anggi panik,seketika entah kemana kemarahanya untuk pria yang sudah berani mencumbuinya seenak jidat.
seulas senyum tertarik seketika dari wajah tampan Rafendra.
"apa kau khawatir padaku hem,baby"goda Rafendra sambil menahan sakit pada perutnya.
"ck ,kau ini aku hanya tidak ingin dijadikan tersangka jika kau mati kehabisan darah disini"ucap anggi jengkel melihat Rafen masih sempat sempat nya menggodanya dalam keadaan seperti ini.
"oh akui saja baby,lihatlah wajah merahmu itu tidak bisa berbohong"goda Rafen sambil dengan kurang ajarnga menciumi kedua pipi anggi.
cup!!!
cup!!!
"YA HENTIKAH BODOH,KAU MAU LUKAMU INI KUPUKUL LAGI" maki anggi kesal karna Rafen tidak berhenti menempelkan bibirnya dikedua pipi putih merona anggi.
"tidak masalah ,jika sehabis kau pukul aku bisa melahap habis dirimu lagi,hahahhaa"tawa menyebalkan Rafendra memenuhi seluruh ruangan kamar hotel itu.
"sudahlah percuma bicara dengan pria otak mesum sepertimu,ayo keluar mereka sudah pergi"anggi mulai bangun memapah tubuh kokoh Rafendra.
"sial,apa pria mesum ini tidak merasa sakit,lihatlah betapa tegapnya dia berjalan,menyesal sekali aku menolong nya"batin anggi sambil menatap Rafen dalam.
Rafendra berjalan sambil menggenggam erat tangan mungil anggi.
"kenapa,apa aku begitu tampan hingga kau menatapku begitu dalam baby"ucap Rafen santai.
seketika anggi tersentak malu karna tertangkap basah mengamati sosok pria tampan yang sedang menggenggam tangannya hangat.
"kau ini Pd sekali,oh ia apa perutmu itu tidak sakit?"_tanya anggi merubah topik pembicaraan Rafen dan menutupi rasa malunya.
"hahahaha oh my baby girl,kau tidak usah malu padaku,lagipula kau boleh mengagumi wajah calon suamimu ini"goda Rafen sambil menarik turunkan alisnya dengan wajah sangat menyebalkan dimata anggi.
"huft terserahlah malas berbicara dengan orang mesum akut sepertimu"jawab anggi frustasi.
"wah wah wah,tuan muda kau keluar juga"
"tunggu apa lagi tangkap mereka"
tiba tiba orang orang berjas hitam itu sudah berada tidak jauh dari Mereka.
"shit,kenapa mereka masih disini"maki Rafen geram.
"BOS KAMI DATANG" teriak Bimo dari kejauhan berlari bersama beberapa pria yang nampak seperti para bodyguard menuju Rafen dan Anggi.
Dor!!!!
tiba tiba sebuah peluru melesat mendekati Rafendra.
dan
dugh!!!!
"maaf,jaga dirimu"
terdengar suara tubuh mulai roboh setelahnya.
TIDAK!!!!!!! BRENGSEK MATILAH KALIAN
__ADS_1