
ruang ballroom sudah mulai penuh,Anggi Serta Rebecca berjalan ke arah Keluarga Houston berkumpul.
"dady,momy"panggil Rebecca.
semua orang menoleh ke arah suara.
deg deg deg!!!
seketika Marvel tertegun melihat penampilan manis Anggi dengan balutan gaun yang ia beli.
"hei,kondisikan matamu itu Marvel,dia adikmu sekarang"Kevin menyikut Marvel pelan dan memperingati nya akan pandangan semua orang.
Marvel tersadar dan segera mencoba bersikap biasa,meski detak jantungnya sangat menyakitkan karna harus berpura pura semua baik baik saja,ia tidak mau hubungan baiknya dengan Anggi merenggang nanti.
"wah kedua princess dady begitu cantik"puji Mr Jack melihat kedatangan Anggi dan Rebecca.
"tentu saja sayang,siapa dulu mominya"bangga Mrs Hana.
"hai dad,mom apa kalian tidak bangga juga dengan putra tampan kalian ini?"tanya Marvel pura pura merajuk.
"huft,percuma kau tampan sampai sekarang kau belum memberi kami cucu"ejek Mrs Hana pada Marvel,Marvel hanya bisa mendengus kesal mendengar sindiran ibunya itu.
"sudah sudah,Marvel cepat naik ke atas panggung dan beri kata sambutan "perintah Mr Jack tegas.
"ck,kenapa tidak dady saja? bikin kesal saja"racau Marvel kesal,namun tak ayal dia tetap melangkahkan kakinya menuju podium.
"baiklah,selamat malam saya ucapkan kepada semua tamu terhormat,para kolega rekan bisnis Houston grup dan karyawan karyawan yang kami hormati.
malam ini perusahaan kami merayakan universary ke 30 sejak pertama kali berdiri.bla bla bla"_dari atas podium Marvel berbicara penuh wibawa,dan dibawah podium Para tamu wanita mulai berbisik bisik menatap lapar pada sosok Marvel.
anggi mendengus kesal,namun wajahnya terlihat tanpa minat.
"beca,jika dady and momy tanya,bilang saja aku mencari minuman disana"ucap anggi sambil menunjuk arah dimana terlihat tumpukan gelas dengan cairan berwarna merah,entah apa?.
"ok"jawab Rebecca
Anggi berjalan anggun menuju arah counter minuman,tak jarang ada saja pria yang mencoba menyapa bahkan merayu menggoda gadis itu,Anggi tidak perduli dan hanya melenggang santai.
selama menjadi putri angkat keluarga Houston memang statusnya itu dirahasiakan dari semua orang dan hanya orang orang kepercayaan Keluarga Houston saja yang tau,Karna Anggi tidak ingin orang lain berfikir ia meraih sukses hidupnya karna bantuan keluarga Houston.
tak jauh dari tempat anggi berbicara tadi bersama Rebecca,seorang pria yang tidak kalah tampan dari Marvel menatapnya dengan tatapan penuh kerinduan,namun tak lama kemudian tatapan mata hazelnya penuh kilatan kemarahan melihat pria pria yang mencoba mendekati gadisnya.
"tidak ku sangka,lelah aku mencari nona valy di seluruh London,ternyata gadis itu di kota California"tiba tiba Bimo datang menepuk pundak Rafen sambil berbicara dengan pandangan mata terarah ke sosok Anggi.
"sabar bos,kita sudah tau harus kemana mencari nona valy,tunggu saja bos"ucap Bimo melihat gelagat gelisah sang bos.
"huft,baiklah dan kau Bimo ,cepat cari tau apa hubungan valy dan Houston,kenapa ia bisa berada disini?"perintah Rafen tegas.
tak lama terdengar suara mc mempersilakan Anggi naik ke atas podium memberi sedikit pertunjukan permainan pianonya.
anggi dengan anggun mulai berjalan menaiki podium ,jari jemari lentiknya mulai bermain indah.
🎶🎵🎶🎵🎶
Never Enough
i'm trying to hold my breath🎶
(saya mencoba menahan nafas)
let it stay this way🎶
(biarkan tetap seperti ini)
can't let this moment end🎶
(tidak bisa membiarkan moment ini berakhir)
you set off a dream in me🎶
(anda memicu mimpi pada saya)
getting louder now🎶
(semakin keras sekarang)
can you heart it echoing🎶
(bisakah anda mendengarnya bergema)
take my hand🎶
(pegang tanganku)
will you share this with me🎶
(maukah anda berbagi ini dengan saya)
cause darling without you🎶
(karna sayang tanpamu)
all the shine of a thousand spotlights🎶
(semua cahaya dari 1000 lampu sorot)
all the star we stell from the nightsky🎶
(semua bintang yang kita curi dari langit malam)
will never be enough🎶
__ADS_1
(tidak akan pernah cukup)
never be enough🎶
(tidak pernah cukup)
tower of gold are still too little🎶
(menara emas masih terlalu sedikit)
these hands could hold the world but it'll🎶
(tangan tangan ini bisa memegang dunia tetapi akan)
never be enough2x🎶
(tidak pernah cukup)
for me🎶
(untuk saya)
never be enough 3x🎶
for me 3x🎶
all the shine of a thousand spotlights🎶
( semua cahaya dari 1000 lampu sorot)
all the stars we stell from the nightsky🎶
(semua bintang yang kita curi dari langit malam)
will never be enough🎶
(tidak akan pernah cukup)
never be enough🎶
(tidak pernah cukup)
tower of gold are still too little🎶
(menara emas masih terlalu sedikit)
these hands could hold the world but it'll🎶
(tangan tangan ini bisa memegang dunia tetapi akan)
never be enough2x🎶
( tidak pernah cukup)
for me🎶
(untuk saya)
for me2x🎶
never enough🎶
(tidak pernah cukup)
never 2x🎶
never enough3x🎶
(tidak pernah cukup)
for me 3x🎶
anggi bernyanyi dengan alunan merdu melodi permainan pianonya,semua orang begitu terkagum kagum melihat betapa indahnya dan suara tinggi yang mampu membangkitkan semangat siapapun yang mendengarnya.
"Mr Jack,siapakah wanita cantik yang sedang bermain piano itu?apa dia salah satu artis baru naungan perusahaan Houston grup?"tanya salah satu kolega Houston.
"hahahah bukan Mr,gadis cantik itu kerabat kami"jawab Mr Jack bangga.
"wah,sayang sekali putra saya sudah menikah,jika belum saya dengan senang hati pasti meminta gadis itu menjadi menantu saya"ucap kolega lainnya .
dan bla bla bla segara komentar serta pujian para kolega Houston untuk Anggi,namun tak jarang ada saja komentar sinis dari tamu tamu wanita yang sebagian adalah artis artis naungan perusahaan Houston.
Marvel mendengus kesal melihat tatapan lapar para kolega bisnisnya,terutama para eksekutif muda yang berstatus lajang, ingin sekali ia mengumpat namun semua harus ia tahan demi wibawanya.
"sial,ingin sekali aku menghajar pria pria lapar itu,tau begini veleri tidak ku izinkan kemari,brengsek"maki Marvel dalam hati.
beda Marvel beda lagi dengan Rafendra,wajah pria itu sudah memerah dengan geraham sudah mengeras dan gigi gigi sudah mengatup keras.
"tunggulah my babe,segera kau akan mendapat hukuman dariku"batin Rafendra dengan senyum menawan di wajah tampannya membuat para wanita Disekitarnya menahan nafas menikmati karya agung Tuhan.
tak lama setelah Anggi turun dari podium,diiringin tepukan tangan puas dari para tamu,segera Mr Jack naik kembali ke atas podium untuk memberikan penghargaan pada kolega bisnis mereka yang terbesar.
"hai sayang,momy seneng banget kamu memang tidak pernah mengecewakan"puji Mrs Hana begitu Anggi tiba menghampiri Mereka.dan dibalas senyum manis oleh anggi.
diatas podium
"baikalah semua,mari beri sambutan pada relasi bisnis Houston terbesar untuk memberi sedikit masukan,beri tepuk tangan pada Mr Rafendra Wiguna,selaku CEO dari WJC GRUP"tak lama setelah panggilan Mr Jack,seorang pria tampan dengan aura dingin penuh wibawa menaiki podium,terdengar suara suara jeritan kagum dari wanita wanita di bawah podium dan dengusan kesal dari para pria.
dari jauh Anggi nampak tersentak,kemudian tak lama ingatannya akan pria tampan itu mulai menari nari di otak cantiknya.
"damn it"maki Anggi kesal sekaligus kaget Anggi mengigit bibir bawahnya gelisah,Marvel disamping nya melihat bingung akan reaksi Anggi.
__ADS_1
"kamu kenal dia Val?"Tanya Marvel selidik.
Anggi diam membisu tidak mendengar ucapan Marvel disampingnya,mata indahnya terus menatap ke arah panggung,dan
deg!!!!!
pandangan mereka bertemu,Rafendra tersenyum manis pada Anggi dan berdampak pada keriuhan para wanita yang melihat senyuman bak dewa yunani itu.
jantung anggi tiba tiba meronta keras membuatnya sejenak sesak.
"kenapa dengan jantungku?"tanya anggi pada dirinya sendiri dalam hati.
diatas panggung
"baiklah saya tidak ingin berbicara panjang lebar lagi,mari kita mulai saja pesta dansanya"ucap Rafen dengan senyum manisnya.
"adakah wanita di sini yang ingin anda jadikan partner Mr Rafendra?"tanya sang Mc.
"tentu,wanita cantik bergaun peace berokat disamping Mr Marvel"ucap Rafendra sambil menunjuk ke arah Anggi .
anggi diam menegang,sementara Marvel mengepal kedua tangannya emosi.
"sudahlah kak,jangan marah jika kelak ada pria yang akan melirik valeri,sudah saat nya dia bahagia kak,kakak jangan menghalanginya lagi,carilah kebahagiaan kakak sendiri"ucap Rebecca lembut sambil menepuk bahu kekar kakaknya itu.
"benar Marvel,sudah cukup kau bermain dengan pria pria yang mencoba mendekati valeri selama ini,Rafendra itu bukan tandingan yang mudah,jangan mengusiknya"tambah Kevin mendukung istrinya.
"huft,baiklah"jawab Marvel pasrah,ia tau pria seperti apa Rafendra itu,laki laki yang tenang bagai air,namun mampu menelan siapa saja yang mengusiknya.
anggi masih diam dalam gemuruh pikirannya.
rasanya sekarang Anggi ingin mencekik leher Pria arogant seperti Rafendra itu.
"apa yang dipikirkan Pria arogant itu,hingga dia menunjukku menjadi partner dansanya?tuhan ingin sekali kucakar wajah tampannya itu,eh kenapa aku malah memuji nya?"batin anggi merasa geli atas pikirannya.
setelah semua usahanya kini takdir malah mempertemukan nya dengan pria yang hadir di masa lalunya,pria yang selalu memberikan bahu serta pelukan hangat saat anggi begitu terpuruk oleh Devan,mantan ya.
cinta?anggi juga tidak tahu apa arti perasaannya pada Rafendra.
pria tampan dengan segala kehangatannya.
bosan menunggu,Rafendra Akhirnya berjalan turun dari podium menghampiri gadisnya yang masih berdiri diam mematung.senyum manis tidak pernah hilang dari wajah tampannya.
tanpa anggi sadari,Rafen sudah berdiri tepat dihadapanya dengan senyum jail di wajah manlynya.
para tamu sudah mulai berdansa dengan pasangan masing masing dan sedikit mundur memberi jarak pada Rafen dan anggi.
"sialan,aku yang merencanakan semua ini agar bisa berdansa dengan valeri,malah Rafen sialan itu yang dapat,terkutuklah pesta dansa ini"maki Marvel dalam hati kemudian berlalu pergi .
"Ms Anggita Valeria Hermawan,we meet again my baby girl"sapa Rafendra dengan senyum menawan diwajahnya,Anggi memicingkan matanya menatap Rafen datar.
"Mr Rafendra,saya tidak menyangka akan bertemu anda disini"kata Anggi datar,Rafendra terkekeh pelan.
"kau tidak berubah,kenapa wajah cantikmu harus tertutupi ekspresi jelekmu itu,tidak manis sama sekali "kata Rafen tersenyum jail menatap wajah Anggi intens.
"kau tau,jika kau memberiku sedikit senyummu,mungkin aku akan menjadi satu satunya pria paling beruntung di dunia ini"_goda Rafen lagi.
"sudah tidak usah mengobral kata kata manis,aku tidak suka Mr Rafendra"jawab Anggi malas,sebenarnya sedari tadi entah mengapa jantung anggi seperti sedang ingin meloncat dari tempatnya.
sebenarnya bukan ia saja,Rafen justru lebih parah lagi,jantungnya seakan terasa nyeri terlebih saat ia berada tepat didepan gadis yang sudah ia cari begitu lama seperti orang gila saja.
Rafendra menarik tangan halus Anggi,seketika aliran listrik seakan menjalar di dalam darah keduanya.tak lama kegugupan menerpa anggi,Karna bahkan dulu saat bersama Devan,belum pernah ia merasakan rasa yang seperti ini.
"so,my baby girl ,are you ready to dance with your prince?"tanya Rafendra sambil menatap Anggi penuh cinta,rasanya tubuh Anggi seperti terbakar saat bersentuhan begitu dekat dengan pria arogant didepannya ini.
anggi berusaha meredam perasaan gejolak dalam dirinya.
"maaf Mr Rafendra,tetapi sepertinya saat ini saya tidak tertarik berdansa dengan anda"ucap Anggi mencoba biasa.
Rafendra tertawa pelan,yang sayangnya terdengar sangat seksi ditelingan setiap wanita yang berada tidak jauh dari Mereka,tidak terkecuali Anggi.
"sayang sekali,tapi aku Memaksa nona,dan mau tidak mau kau harus tetap berdansa denganku,my babe"kata Rafendra tersenyum memaksa.
"why me?"tanya Anggi penasaran.
"cause my heart choose you"bisik Rafendra sambil mencium singkat leher jenjang Anggi,seluruh bulu kuduk anggi langsung berdiri akibat ulah ciuman tiba tiba Rafen pada lehernya .
tanpa aba aba Rafendra langsung menarik pinggang ramping anggi,yang sontak membuat tubuh mereka merapat intim.
Rafendra mulai menuntun Anggi berdansa dan mengabaikan tatapan kesal gadis itu.
"lepaskan aku Mr Rafen,kau itu kenapa mesum sekali ,apa tanganmu bisa lepas dari khem,bokongku"omel Anggi malu.
Rafendra hanya tertawa geli melihat rona wajah Anggi.
"ini hukumanmu sudah pergi tanpa pamit padaku my baby"jawab Rafendra santai.
dan.
cup!!!
cup!!!
cup!!!
Rafendra terus mencuri cium ke wajah Anggi tanpa permisi,membuat anggi jengkel bukan kepalang.
"awas kau,Rafendra your bustard"maki Anggi kesal karna Rafendra tidak berhenti menciumi wajahnya menggoda.
"siapa suruh kau main kucing kucingan denganku,lagipula siapa yang memintamu menjadi begitu cantik malam ini,apa kau sengaja ingin menyambut suamimu ini baby"tanya Rafendra dengan ttatapan menggoda.
ok bsok Rafendra n Anggi balik lagi ya,don't forget give me like,bintang koin n coment.
__ADS_1
membuat novel itu susah susah gimana gitu,jadi hargailah cerita yang kalian baca dengan memberi dukungan dan janganlah jadi pembaca gelap,agar para penulis bisa tetap ssemangat😇makasih.