Cinderella Step Sister

Cinderella Step Sister
Pemicu


__ADS_3

Setelah kejadian pertengkaran antara Anggi dan Dewi sebelumnya,kebencian dewi kepada Anggi semakin bertambah karna kedekatan keluarga Anggara semakin baik dengan Anggi melalui Devan.


bahkan calon tunangan ya sendiripun bersikap sangat ramah kepada Anggi,karna keluarga Anggara tau bahwa Sebenarnya kasih sayang yang diberikan Devan pada Anggi itu bukan kasih sayang seorang kakak kepada adik,namun kasih sayang alias cinta dari seorang pria ke wanitanya.




sudah hampir sebulan Devan selalu mengantar jemput Anggi dan Anggi tidak keberatan akan hal yang dilakukan devan,anggi menganggap wajar kalo seorang kakak begitu perhatian kepada adiknya,itu semua disaksikan oleh Rianti,sebagai sahabat rianti sangat bahagia melihat anggi bahagia.



siang itu tidak seperti biasa,Devan tidak bisa menjemput Anggi karna ada sedikit masalah di perusahaannya.


sehingga mau tidak mau Devan meminta tolong pada adiknya Davin untuk menjemput Anggi.



siang itu karna tidak ada mata kuliah dewi tidak masuk kampus,namun karna dapat info dari monika bahwa tunangannya menjemput Anggi,langsung emosi dewi tingkat tinggi.


dengan penuh amarah dia datang ke kampusnya,namun Davin dan Anggi sudah tidak ada.



sebenarnya saat pulang tadi Anggi tidak hanya Berdua dengan Davin,rianti juga ikut menumpang untuk diantar pulang,karna mobilnya sedang diservis,tapi sayang monika tidak melihat rianti dan hanya melihat Anggi satu mobil dengan Davin,sehingga dia asal saja memberi informasi pada dewi.



setelah mengantar rianti,Davin mengajak Anggi ke perusahaannya karna permintaan Devan.


bagi Devan tidak melihat wajah Anggi sehari Saja membuatnya tidak tenang,namanya orang udah kena virus Bucin,yah sah sah aja kelakuan absurdnya.



sementara itu di rumah dewi begitu Marah dia membanting semua barang di kamar nya.



"AWAS AJA LO DASAR JALANG SIALAN,KALO DAVIN NINGGALIN GUE,GUE AKAN BIKIN PERHITUNGAN SAMA LOE BRENGSEK" makin dewi.



saat ini tidak ada orang dirumahnya selain para pembantu,karna mama winda sudah menyusul Suaminya ke luar Kota,besok baru mereka kembali.




malam itu Devan mengantar Anggi pulang sambil berusaha menggombal receh Kepada Anggi.


"dek tau gak bedanya adek Sama bintang"gombal Devan.


"adek manusia kalo bintang bukan"jawab Anggi asal


"ck bukan dek,bedanya kalo bintang di langit,kalo adek dihati abang"ea ea,Devan bahkan merasa geli sendiri mengingat gombalanya,bahkan dulu saat menjadi playboy akut,bagi Devan tinggal melempar uang saja maka para wanita akan dengan senang hati melempar tubuh mereka diranjangnya.


"gadis manis ini susah banget sih di gombalin,kok gue ngerasa baper sendiri,mana nih Anggi mukanya biasa aja lagi,hadeh maluku diambon"batin Devan.


kembali lagi Devan mencoba menebar gombalan receh nya ke Anggi.



"adek tau gak Kenapa dalam gelap abang gak perlu lampu"kembali Devan mencoba menebar jala cintanya.


"mana ada kali kak Devan,kalo gelap ya harus pake lampu lah,kalo gak pake lampu yang ada ntar cari susah sendiri,gimana sih gak jelas banget"jawab anggi bingung dengan kata kata tidak penting Devan.


"haduh god help me please,kill me right here right now,Anggi ini di gombalin gak mempan banget sih,aduh malu banget nih abang dek"batin Devan Sambil menepuk jidat dan mengelus dadanya sendiri.


"bukan sayang,itu karna bagi abang wajah adek itu adalah pelita hati abang "ea ea,Devan sampe ingin muntah dengan kata kata ala abege alaynya.

__ADS_1


"ish abang,,,,,,abang emang abang tukang bakso apa,kak Devan sakitya kok jadi kayak orang linglung,bicaranya gak jelas,kalo kakak sakit kita kerumah sakit aja deh"jelas Anggi panjang lebar,bukan apa apa,sedari tadi di kantornya Devan ini mukanya datar and kejam banget sama karyawanya marah marah melulu,sekarang malah bicara tidak jelas sampe Anggi pusing sendiri.



"calm down Devan Anggara,everything will be okey,take it breath easy"batin devan.


"bukan dek,kakak hanya ingin membuat sedikit lelucon sama kamu"kata Devan sabar.


"leluconya garing kak,gak lucu aneh ia"jawab Anggi asal


"udah deh Van,mending diem aja udah malu bgt nih ,mana acara gombal nya gak berhasil lagi sabar,,,,sabar cinta memang membunuhku"batin devan.


"ya udah peluk kakak sini sebelum kamu masuk,kakak masih sebel kamu katain garing,mana capek lagi kakak ngomongnya kamu bilang aneh"kata Devan sambil memasang wajah pura pura Marah dan membentangkan kedua tangannya.


karna tidak enak hati Pada Devan yang sudah capek capek membuat lelucon tidak jelas menurut Anggi,akhirnya anggipun memeluk Devan erat.



tanpa membuang kesempatan Devan memeluk Anggi dan meletakkan dagunya diatas kepala Anggi,mencium wangi buah dan mawar dari rambut dan tubuh Anggi,membuat Devan memejamkan matanya.



hatinya selalu berbunga bunga seperti anak abege labil Saja,belum lagi jantungnya yang seakan bisa melompat keluar.



deg,,,,,deg,,,,,deg



dalam pelukan mesra yang dianggap Devan, dia bersyukur Tuhan mengirimkan Anggi dalam hidupnya,tapi entah apa yang ada dalam pikiran Anggi,gadis itu wajahnya biasa saja,tidak seperti Devan yang sudah blusing seperti seorang gadis Saja.



deg,,,,,deg,,,,deg....



"oh god please don't wake me up,biarkan aku menikmati wajah ini tubuh ini aroma ini semua dari


bidadari dalam wujud seorang Anggita"batin devan.



"udah dong kak peluknya,Anggi ngantuk nih pengen tidur"pinta anggi sambil menguap


"kamu mau tidur sayang,mau kakak nenenin gak"goda Devan sambil mengedipkan sebelah matanya.


"iuh noooo,sayang sayang emang lagu"kata anggi.


"lagu apa tuh dek"tanya Devan gemas.


"rasa sayange rasa rasa sayange


hey lihat nona dari jauh


rasa sayang sayange"celetuk Anggi sambil tertawa.


"hahahaha bisa aja kamu dek makin gemesin Aja"Devan menelus rambut panjang Anggi.



walaupun sampai sekarang Anggi hanya menganggap Devan seperti kakak tirinya tommi,devan tidak masalah selama bisa membuat gadis Pujaan nya ini selalu bahagia itu sudah cukup,Devan yakin cinta itu nanti akan datang dengan sendirinya.



"ya udah masuk sana"kata Devan.


sebelum benar benar masuk Devan memanggil Anggi lagi.

__ADS_1


"Anggi,coba sini bentar"panggil Devan,


begitu Anggi mendekat segera Devan mencium bibir Anggi kilat sebelum langsung masuk kedalam mobilnya takut mendapat amukan anggi.



cup,,,,,,


"emmmm manisnya "kata devan menggoda anggi.


Anggi diam mematung sambil memegang bibirnya.





"AHHHHH KAK DEVAN GILA,AWAS BESOK ANGGI LEMPARIN SEPATU"anggi berteriak pada mobil Devan yang sudah menjauh,didalam mobil Devan hanya tersenyum sambil mengusap bibirnya.


"emmm segini aja udah manisnya ngalahin madu,gimana nanti pas gue lumatya,aduh Anggi kenapa sih susah banget buat kamu sadar kalo gue itu cinta sejatuh jatuhnya sama kamu,my love"gumam Devan.



tanpa mereka sadari dewi mengintip dari balik jendela kamarnya.



"tunggu aja lo bitch besok gue bikin perhitungan sama lo"geram dewi dengan senyum penuh trik nya.


dia tidak sabar mempermalukan Anggi besok dikampus,dia berencana membuat Anggi malu karna sudah mencoba merebut Davin calon tunangannya,dan akan membuat kesan jelek didepan keluarga Anggara .



begitu masuk kedalam rumah Anggi tidak berjumpa dengan dewi,tapi Anggi masa bodoh toh mereka tidak sedekat itu.


bagi anggi dia berprinsip dalam rumah ini "KAMU YA KAMU SAYA YA SAYA JANGAN URUS MASALAH ORANG LAIN"


sampai dikamar,Anggi segera membersihkan diri dan memakai piyamanya dan beranjak tidur.



Rianti calling.....



"halo ri,kenapa?"jawab Anggi


"hehehe,mama kangen tuh sama kamu gi"kata rianti


"mana coba kasih tante hanphone Kamu ri"kata Anggi


tak lama rianti memberikan hanphone kepada maya


"halo sayang,kamu apa kabar kok jarang ke rumah tante Sama om lagi"tanya Maya.


"ia maaf tante,Anggi sibuk banget Siapa rencana beasiswa anggi yang keputusannya tinggal beberapa bulan lagi,nanti kalo ada waktu luang Anggi pasti berkunjung"jawab Anggi.


"ia sayang,kamu yang semangat ya biar sukses tante pasti doain kamu"kata maya


"ya udah tante Anggi mau istirahat dulu maaf ya tante"kata Anggi tidak enak


"ia gak papa kok sayang,tante ngerti ya sudah selamat malam sayang"jawab maya,setelah itu dia menutup telfon nya dan keluar dari kamar rianti.




ok para reader terkece don't forget give me like and coment ya guys😄

__ADS_1




__ADS_2