
hai all,makasih buat kalian yang udah vote like n komen cerita ini,nah yang belum support jangan jadi pembaca gelap ya guys,before n after read,don't forget give me like.😁😁😁
ok cekidot😄
☕happy reading all☕
prank!!!!
prank!!!!
seorang gadis tengah mengamuk dengan luapan emosi tak terbendung,semua barang yang ada didalam ruangan itu tak lepas dari amukannya.
"DASAR JALANG SIALAN,BERANINYA DIA MENATAP HINA PADAKU,SIAPA DIA HAHAHA,AWAS KAU ANGGI AKU BERSUMPAH AKAN MEMBUAT MAMA MEMBENCIMU DAN SEMAKIN MEMBENCIMU,JANGAN PANGGIL AKU DEWI JIKA AKU TIDAK BISA MEMBUAT MAMA MEMIHAK PADAKU" dengan penuh emosi ,dewi mengamuk seperti orang kesetanan.
para maid yang bekerja di kediaman
Adijaya tidak bisa berbuat apa apa untuk menenangkan nona mereka yang temperamental.
dulu dewi sebenarnya adalah gadis yang baik yang haus akan kasih sayang seorang ibu,kehadiran Winda membuatnya berubah,dewi hanya tidak ingin berbagi kasih sayang seorang ibu,bahkan dengan Anggi sekalipun,gadis itu menjadi jahat,egois dan tidak perduli sekitar.bagi dewi cukup akan Winda selalu di sisinya menyayanginya dan selalu mengutamakan dewi tanpa melihat yang lain,bagi dewi ,winda hanya ibu nya dan Anggi tidak berhak atas winda.
setelah puas mengamuk dan menghancurkan barang barang di kamar nya,dewi keluar dan memerintahkan Art untuk membereskan seluruh kekacauan akibat ulahnya dan bersikap seakan tidak pernah terjadi apapun .
hari ini Winda dan Hari suaminya sedang ada undangan rekan bisnis Hari,sehingga dewi bisa berbuat sesukanya.
tak berapa lama Winda pulang bersama suami serta Tomi dan gladis istrinya.
maka mulailah dewi membuat drama.
"sayang,kenapa kamu menangis dan kenapa dengan pipi mu,beri tahu mama"ucap winda panik melihat pipi putri tirinya memerah seperti bekas tamparan.
(hello perasaan dia deh yang nampar anggi,kok bekas nya malah sama si dewi sih,aneh😩el)
"maaf ma,meski harus menyakiti diri sendiri,dewi harus buat mama benci Anggi"batin dewi dengan air mata yang terus mengalir deras.
penampilan dewi sangat menyedihkan,rambut acak acakan,mata memerah,pipi bengkak,serta baju yang sudah berantakan hingga membuat keluarganya menjadi panik dan bertanya tanya siapa yang menyakiti putri mereka hingga seperti ini.
"hiks hiks maaf ma,apa mama sudah tau Anggi menikah?"tanya dewi memandang sedih pada sang mama.
winda yang sedang memeluk putrinya sangat kaget akan penuturan putri angkatnya itu,Hari ,Tomy bahkan gladis mengangga tak percaya.
"kamu yang bener wi,jangan main main"ucap Tomy tak percaya.
"bener Dewi,Anggi sudah menikah?kapan,dan bagaimana kamu tau sayang?"Hari tak kalah terkejut dari putranya.
"ma,maafin dewi ya,sebenarnya dewi sudah berusaha hiks bicara dengan Anggi hiks...tapi Anggi malah nampar dewi ma,bahkan dewi sudah memohon pada dia agar menemui mama,hiks tapi dewi malah diseret keluar oleh bodyguard tuan muda Rafendra,Anggi bahkan menghina dewi ma hiks,,maaf ma sungguh dewi sudah berusaha membujuk anggi meski harus memohon padanya.anggi bahkan mempermalukan dewi di depan semua tamu undangan saat itu. bahkan mereka mengatakan dewi tamu tak diundang,belum cukup mempermalukan dewi, bahkan Anggi tega menghina mama hiks,maaf ma maafin dewi,dewi gak berguna buat mama,Anggi sudah gak menganggap mama"tangis dewi menatap wajah winda yang mulai menangis.
mendengar penuturan putrinya wajah Hari memerah menahan amarah,winda menangis terisak bahkan Tomy memandang tak percaya pada adiknya.
"mama gak bisa bicara apa lagi,sungguh mama lelah dengan sikap Anggi,apa sebegitunya rasa bencinya pada mama hingga dia menyakiti kamu nak,maafin mama dewi,mama sudah menyusahkan kamu,baikalah jika Anggi benar benar sudah tidak menganggap mama,mama akan menwmuinya dan bicara padanya.mama tidak mau Anggi menyakiti mu nak,cukup mama saja yang tersakiti"ucap Winda mengelus sayang rambut dewi,sungguh jika ada yang bisa melihat senyum licik diwajah dewi ,gadis itu sungguh tak akan selamat.
sambil terisak dewi memeluk Winda dan tersenyum penuh kemenangan.
"rasakan kamu Anggi,sekarang aku pastikan mama akan membencimu"batin dewi disela tangisnya.
Tomy tanpa banyak bicara hanya memandang datar pada sang adik.serta mama tirinya,dengan perasaan tak menentu ia bangkit dan membawa istrinya ke kamar mereka meninggalkan semua orang yang tengah termenung di ruang keluarga.
"Anggi kamu bukan gadis seperti itu,kamu tidak mungkin menyakiti dewi,pasti ada yang salah disini"ucap Tomy pelan memandang langit malam dari balkon kamarnya.
***********
"baby,kamu yakin mau membuka kantormu sendiri disini,gak usah kerja lah,dimansion aja ngurus suami tampanmu ini"Rafendra tampak memelas menatap wajah serius sang istri.
"ck,kamu ini gimana sih Rafen,aku bosen kalau di mansion terus,pokoknya aku mau kerja,buat apa aku kuliah tinggi tinggi kalau gak kerja"gemas Anggi melihat ke keras kepalaan suaminya itu.
"huft,baiklah biar aku akan urus gedungnya,kau diam dan tunggu saja semuanya beres,ingat baby jangan membantah lagi"ucap Rafen tegas.
"ya baikalah sayangku"jawab Anggi jengkel dan menatap tajam pada wajah arogant suaminya itu.
__ADS_1
cup!!
cup!!
Rafendra mengecup mesra bibir sang istri yang dari tadi terus mengomel akibat kelakuan mesumnya itu.
"gak usah ngambek,oh ia kamu bilang
apa baby,kamu panggil aku apa tadi,coba ulang aku gak denger tadi"goda Rafendra tersenyum menyeringai menatap wajah gelagapan Anggi,sungguh bahkan saat kesal sekalipun wajah istri akan sangat menggemaskan di mata Rafen.ingin rasanya Rafen menahan istrinya di dalam mansion agar tak ada pria lain yang menatap istri cantiknya itu.
"enggak ada ,kamu salah denger kali,udah aku mau buat sarapan dulu,kamu siap siap aja ke kantor sana"sebelum suami mesumnya itu mulai berulah,Anggi dengan langkah cepat keluar dari kamarnya dengan wajah kesal.
HAHAHAHA
"BABY KOK NGAMBEK SIH,MASIH PAGI LOH INI,APA YANG SEMALAM BELUM PUAS,MAU NAMBAH JATAH GAK"suara tawa Rafen menggema di seluruh mansion ,sungguh pagi yang menyenangkan menggoda istri bar bar nya itu.
wajah anggi memerah menahan malu akibat kata kata frontal tidak tau malu suaminya itu,sekarang lihatlah bahkan para maid dan penjaga seluruh mansion menahan tawa menatap wajah memerah anggi,lebih parahnya lagi,lihatlah Bimo Alex serta lingga sudah tertawa terbahak bahak menatap geli padanya.
"DASAR SUAMI GILA MESUM ,APA LIAT LIAT,SANA KERJAKAN TUGAS KALIAN"anggi tak kalah berteriak menahan rasa malunya,sungguh rasanya ia ingin menenggelamkan suaminya itu di laut sekarang.
HAHAHAHHAHA
BWAHAHHAA
sungguh rasanya anggi ingin menendang bokong lingga dan alex kini,mereka bahkan sampai sekarang tidak berhenti tertawa.
"oh sungguh kakak ipar,apa junior bos besar?"lingga langsung menggoda anggi dengan kata kata frontal yang masih disertai kekehan geli menatap wajah memerah istri bosnya itu.
"kau sungguh hebat nona veleri,tak kusangka kau bisa menundukkan bos iblis kami"kini alex tak mau kalah dari lingga menggoda anggi.
bugh!!!
bugh!!!
bugh!!!
lingga dihantam tepat diperutnya hingga pria itu meringis menahan bogeman tak main main dari istri bar bar bos nya itu.
Alex bahkan harus berjongkok menahan sakit pada pahanya akibat tendangan tiba tiba dari anggi,sungguh istri bos nya ini sangat bar bar dan pemarah.
krik
krik
krik
"apa ada yang melihara jangkrik disini"ucap bimo menahan tawa melihat wajah kesakitan kedua kawannya itu.
"kau mau juga Bimo"tanya anggi ketus menatap nyalang pada wajah panik Bimo.
"ng ngak Val,aku gak ikut ikutan"cengir Bimo tanpa dosa.
"ngeles aja terus kamu bim,gila sakit banget nih pahaku"ucap alex jengkel mendapat serangan tiba tiba dari istri cantik sang bos.
"aduh kakak ipar,cantik cantik kok bar bar sih,sakit nih perut aku"kini lingga menatap dongkol pada wajah anggi yang bahkan tidak ada rasa sesal sama sekali.
"gitu aja sakit,katanya mafia,udah sana sarapan gak usah ribut kayak pasar"ucap anggi dengan senyum tanpa dosa meninggalkan Bimo,alex,lingga yang nampak syok melihat sikap cuek tanpa dosa Anggi.
"udah bos kayak iblis,sekarang istrinya pun lebih nyeremin dari iblis,Tuhan tolong lah lingga yang tampan ini"ucap lingga mendramatisir.
plak
plak
dengan gemas,Bimo dan Alex memukul kepala pria cantik itu dan melenggang pergi tanpa dosa.
"YA KENAPA KALIAN MEMUKUL KU SIH,DASAR PRIA PRIA JOMBLO GILA"kesal lingga sambil berlari menyusul kedua kawannya itu.
__ADS_1
**********
"Alex,besok kembalilah ke England dan urus perusahaan WJC GROUP disana "ucap Rafendra tegas.
kini mereka (Rafendra,Bimo,Alex,serta lingga) sedang berada di kantor Wijaya Corp.Rafendra memindahkan pusat dari kerajaan bisnisnya di Indonesia mengikuti keberadaan sang istri tercinta.
"baik bos,saya akan kembali dan melaporkan keadaan disana jika aada masalah"jawab Alex segera undur diri mempersiapkan kepulangannya bersama Mr Bayu dan Mrs Citra ke England.
"dan Bimo,carikan sebuah lahan untuk membangun kantor desain istriku,selesaikan dalam bulan ini,pastikan jaraknya dengan wijaya corp tidak terlalu jauh"ucap Rafendra tegas sambil kedua manik kelamnya memeriksa setumpukan berkas berkas dimeja kerjanya.
"baik bos,itu tak masalah ,sekarang saya pamit dan langsung kerjakan"Bimo berlalu pergi meninggal kan Rafendra serta lingga.
"lingga,bagaimana penyelidikanmu mengenai insiden penyerangan terakhir?"tanya Rafendra tanpa mengalihkan konsentrasi dari pekerjaannya.
"pria itu Darius Dominic,kakak dari Sherly Dominic,wanita yang dulu bos tembak mati bersama kekasih selingkuhan nya"terang bimo sambil memberikan sebuah tablet berisi informasi mengenai pria bernama Darius.
Rafendra meraih tablet pemberian lingga dan dengan mata elangnya menelisik tajam informasi profile mengenai pria bernama Darius Dominic.
Darius Dominic,pria berumur 30 tahun pemilik bisnis ilegal penjualan senjata ,club malam,serta obat obatan terlarang.kakak dari Sherly Dominic wanita bodoh yang berani bermain api dengan seorang pria diktator seperti Rafendra dan harus berakhir mengenaskan dengan peluru menembus kepalanya.
"oh mau balas dendam rupanya,bodoh hahahah,baikalah mari kita bermain"seringai iblis menghiasi wajah tampan Rafendra.
"gila,sungguh mengerikan bos ku ini"batin lingga menatap horor pada ekspresi iblis bos nya.
"kirim mayat para penyusup dan mata mata itu kepada Darius,dan katakan aku menerima hadiahnya"ucap Rafendra samb mencium foto sang istri.
"baik bos,ada lagi"tanya lingga gelisah,sungguh ia tak kuat berlama lama.satu ruangan dengan aura mencekam sang bos.
"pergilah"ucap Rafendra datar.
tanpa banyak bicara lagi,lingga langsung angkat kaki dari ruangan sang bos tirani seperti Rafendra.
************
seorang wanita paruh baya tengah duduk berhadapan dengan seorang wanita cantik berbalut dress sederhana namun nampak anggun dan santai.
mereka dikelilingi oleh dua orang pria berbeda generasi dan dua orang wanita lainya menatap wanita cantik itu dengan pandangan berbeda beda.
"kalo tidak ada yang ingin dibicarakan ,tidak perlu menyusahkan saya untuk repot datang kesini"ucap anggi dingin menatap datar pada semua orang yang menatapnya penuh kekecewaan disana.
plak!!!
sebuah tamparan keras mendarat di pipi mulus anggi sehingga meninggalkan noda merah jelas disana.
"lihatlah betapa kau sungguh menghina ibumu ini,bahkan maya yang cuma ibu angkatmu kau undang ke pernikahan mu,tapi ibu kandungmu sendiri kau anggap tak ada,betapa kau sungguh menyakiti hati ibumu ini Anggi"ucap Winda menatap penuh amarah dan rasa kecewa pada putri kandungnya itu.
"kau bahkan menyakiti dewi,menghina dia dihadapan para tamu kalian,rasanya ibu menyesal melahirkanmu,apa sungguh begitu besar kebencianmu pada ibumu,tapi kau tidak seharusnya melampiaskan nya pada dewi,ibu sungguh kecewa akan sikapmu,ibu berusaha menebus semua kesalahan ibu padamu,tapi lihatlah apa hatimu sudah menjadi batu hingga kau menyakiti orang lain,jawab anggi "tangis Winda pecah menatap wajah datar Anggi.
Anggi memejamkan matanya serta menarik nafas panjang berusaha meredam emosi serta rasa kecewanya pada Winda ibu kandungnya.
"sudah bicaranya"tanya Anggi menatap Winda penuh kekecewaan dimata gadis itu.
"apa kau tau nyonya Winda melupakan tidak semudah mengucapkan kata maaf,kau ingat bagaimana kondisi kami saat kau meninggalkan ayahku saat ia terpuruk,dan sekarang kau berkata sesuka hatimu menuduhku,kau tidak tau apapun tentangku,bagaimana kehidupanku,apa yang aku sukai dan apa yang tidak kusukai,kau tidak tau penderitaan apa yang ayahku alami karna dirimu"ucap anggi sendu menatap Kecewa pada Winda.
tes!!!
tes!!!
tea!!
untuk pertama kali dalam hidupnya,Winda melihat air mata dari wajah.cantik putrinya.
winda merasa sesak di dadanya.untuk pertama kalinya putrinya menangis dihadapannya,dan itu semua karnanya.
"kecewa,tau apa kalian tentang kecewa,jangan bicara apapun jika kau tak tau apa apa.butuh tekad yang kuat bagiku menjadi seperti sekarang tanpa orang tua yang harus nya bersikap layaknya orangtua yang merangkul anaknya,tapi sayang semua itu kudapatkan dari orang lain,bukan darimu ibu kandungku sendiri" tekan Anggi menatap sendu wajah pucat pasi Winda.
__ADS_1
TBC............