Cinderella Step Sister

Cinderella Step Sister
Love & Tears


__ADS_3

hai all jangan lupa tinggalkan vote like n komen ya guys😁


ok cekidot.......


 


*🌺🌺🌺Cindrella step sister🌺🌺🌺


☕happy reading☕\*


 


Rafendra duduk dengan pandangan tajam berkilat penuh amarah di balkon lantai dua markas pusat bayangan BE,pandangan pria itu lurus ke bawah menyaksikan anak buahnya tengah menyiksa Takegawa beserta pengikut dan anak buahnya mendapat siksaan sadis dari para algojo yang bekerja pada BE.


meski Marvel harus dirawat karna sempat tertusuk pisau pada perutnya dan Xavier harus tertembak pada kakinya,itu semua sepadan demi kebebasan wanita yang pernah memiliki tempat di hati para pria itu.


lain Marvel & Xavier,Devanpun harus merasakan timah panas pada bahunya karna berusaha melindungi Davin saat salah satu anak buah Takeda menembaknya saat Davin tengah sibuk melawan Takeda.


kini semua berkumpul di markas pusat bayangan BE ,salah satu markas tersembunyi yang dibangun Rafendra sebagai tempat mengeksekusi musuh yang dianggap paling mengusik ketenangan sang bos tirani.


suara cambukan serta pukulan terdengar ditelingan Rafendra,namun pria itu seakan tuli dan hanya menampilkan wajah datar tanpa ekspresi.


kini takegawa ,Takeda dan Bastian terikat tali dan diangkat hingga tubuh mereka tergantung seperti salib,sedang monika wanita itu telah kehilangan tangan kanannya dan tengah terduduk di kursi kejut listrik sebagai hukuman telah mencari masalah pada sang istri tercinta sangat bos BE.


"kenapa berhenti?terus siksa mereka hingga mereka memohon untuk nyawa mereka,jika lelah ganti dengan yang lain"suara dingin Rafendra membuat bulu kuduk meremang.


CTAR.........


BUGH.......


SRAK.....


AAAKKGGHHHH.........


"SIALAN LEPASKAN KAMI ATAU KAU BUNUH SAJA LANGSUNG KAU IBLISH KEPA*AT"maki Takegawa menahan sakit disekujur tubuhnya.


Rafendra menyeringai setan menatap kondisi Takegawa dkk tak ada rasa iba sama sekali melihat kondisi musuhnya sudah penuh luka dan darah segar yang terus mengalir.


"kau ingin mati,sayang sekali aku belum ingin melihat kematian menyapa kalian dengan mudah"ucap Rafendra menatap tanpa ekspresi iba sedikitpun.


"BEDEBAH AKU LEBIH BAIK KAU BUNUH TIDAK SUDI AKU PADA IBAMU"teriak Takeda nyalang ditengah pukulan demi pukulan diterima oleh tubuh lemahnya.


"ra....raf...Rafendra.to....tolong ampuni kami,jika tidak maka bunuh kami langsung "mohon monika terbata bata menahan sengatan listrik pada tubuhnya.


"HAHAHHA SIALAN APA KALIAN KIRA AKU AKAN MEMBUNUH KALIAN DENGAN MUDAH,GARA GARA KALIAN ISTRIKU KOMA BRENGSEK,SEKARANG RASAKAN NERAKA KALIAN"tawa Rafendra menahan sakit dihatinya mengingat kondisi istri cantiknya tengah terbaring lemah dirumah sakit.


AARRGGHHH.......


teriakan monika menggema memenuhi seluruh tempat eksekusi tegangan listrik terus dinaikan oleh Rafendra perlahan hingga membuat tubuh monika seakan seluruh pembuluh darahnya hendak pecah.


Marvel,Xavier,Devan dan Davin serta semua kaki tangan Rafendra bergetar ketakutan melihat sisi lucifer Rafendra sudah menguasai seluruh akal pikiran pria itu.


"tambah tegangan nya dan begitu ia mati lempar mereka ke kolam para aligator biar mereka jadi santapan peliharaan ku,oh ia lempar saat mereka sekarat hahahha"tawa iblis Rafen menatap 10 ekor buaya aligator yang tengah berjemur di danau buatan Rafen dibelakang markas.

__ADS_1


Glek........


"gila,jiwa psikopat bos sudah bangun"batin lingga dan Alex saling melempar pandangan penuh arti.


"hais merepotkan sekali "batin Bimo bergidik melihat kumpulan buaya besar yang tengah berjemur dengan mulut mengangga lebar.


"aku tak menyangka kehidupan Rafendra seperti ini,aku bahkan tak yakin bisa menjaga anggi lebih baik darinya,apa aku harus menyerah atas cintaku?bahkan aku pikir diriku tak ada 1\2dari semua kekuasaan Rafendra pantas saja Marvel dan Xavier pun menyerah dan mengubur perasaan mereka pada anggi,sungguh Rafendra sangat berbahaya"batin Devan miris.


sudah beberapa hari Takegawa dkk tersiksa dengan penyiksaan yang begitu sadis namun Rafendra belum juga puas dan membiarkan para tawanannya menikmati penyiksaan dari nya,sungguh Rafen menikmati setiap teriakan penuh kesakitan yang sudah menyumpah serapahi dirinya,bagi Rafendra selama hukuman itu belum setimpal atas apa yang diderita sang istri,ia tak akan berhenti hingga Takegawa dkk mati dengan sendirinya dibawah penyiksaan


nya.


**********



disebuah ruang khusus seorang wanita cantik namun terlihat begitu kurus dengan wajah terlihat pucat tak ada rona yang biasa menghiasi wajah cantiknya tengah terbaring tak berdaya dengan selang oksigen dan detektor jantung disebelah kanan dan kiri ranjangnya.


Kriet..........


suara pintu tergeser dan menampilkan sosok pria tampan namun begitu suram dan tak ada senyum sama sekali di wajah tampan nya.


pria itu,Rafendra Wiguna tengah berjalan mendekati ranjang tempat sang istri terbaring.


dengan perasaan sakit Rafen menggenggam tangan mungil istri cantiknya itu,tetes demi tetes kristal bening mulai mengalir membasahi wajah tampan nya yang nampak lelah dan penuh kesedihan.


"sayang my baby istriku,sudah hampir seminggu kau tidur,tidak kah kau ingin membuka mata indah mu itu dan lihat lah suamimu ini tengah menunggumu"air mata Rafendra terus mengalir deras melihat wajah pucat sang istri


tes......


tes......


tes......


"sayang sampai kapan kau tidur,apa disana lebih indah hingga kau tidak ingin membuka matamu,aku aku sungguh merindukan senyum dan juga kemarahan mu ,tolong lah sayang jangan siksa aku seperti ini,bukanlah matamu kami semua menunggumu,Tuhan bolehkah aku meminta tolong jangan kau ambil istriku,kau boleh mengambil nyawaku tapi tolong jangan pisahkan aku dengan ya,aku tak sanggup"akhirnya tangis Rafen pecah sembari menggenggam tangan rapuh sang istri yang masih terpejam tak bereaksi apapun.


tanpa disadari oleh Rafendra,semua keluarganya begitu sedih dan terpukul melihat seorang Rafendra begitu jatuh terpuruk dibalik semua sikap dingin tak kenal ampun,pria itu tengah mencoba menutupi luka lebar di hatinya.


hiks....


hiks....


hiks....


"kakak betapa malangnya dirimu,semoga Tuhan berbaik hati menyatukan kalian hingga akhir hayat"ucap Selenia sembari terisak didalam dekapan Xavier.


"berdoa saja agar Rafendra dan Valeria selalu mendapat takdir yang terbaik"ucap Bagas bijak menatap kesedihan dimata semua orang.


Rafendra berjalan keluar dengan pandangan kosong tak menyadari semua keluarga dan anak buah serta kawan kawannya menatapnya iba dan miris.


Rafendra masuk kedalam mobil nya dan menangis menumpahkan seluruh beban dalam hatinya,untuk pertama kali dalam hidupnya Rafendra menangis,menagisi perjalanan kisah cintanya bersama sang istri yang begitu amat ia cintai dengan seluruh jiwa dan raganya.


tak lama setelah menormalkan seluruh gejolak dihatinya,Rafendra menghubungi Bimo.

__ADS_1


*tut.....tut.....


"ia bos"


"bunuh monika dan lempar ia pada alpha,biarkan takegawa Takeda dan Bastian melihat nya"


"baik bos eksekusi dilaksanakan"


"sebelum itu beri dia tegangan maksimum,aku ingin ia mati dengan semua pembuluh darahnya pecah"


"laksanakan*"


panggilan terputus dengan Rafendra tak berekspresi apapun hanya sorot mata tajam dan penuh amarah yang ada.


"sayang,my baby mereka akan merasakan siksaan sampai aku mencabut nyawa mereka untukmu,maafkan aku yang tak bisa melindungi dirimu hingga kau sampai koma seperti ini,maaf maaf "Rafendra kembali menangis sambil menyugar rambutnya frustasi tak lama ia mulai melajukan mobilnya menggila meninggalkan area rumah sakit miliknya.


***********


sementara itu semua orang juga ikut pulang dan hanya menyisakan Marvel ,Zoya,Xavier,Selenia serta Devan yang tengah duduk di sofa sembari menunggui Anggi yang tengah terbaring koma.


"kak Devan,bolehkah aku bertanya?"tanya Selenia ragu.


Devan mengangkat kepalanya menghadap Selenia.


"ada apa Selenia,silahkan jika ingin bicara dan bertanya"jawab Devan tersenyum paksa.


"sekarang bagaimana perasaan kakak pada kakak iparku?"tanya Selenia hati hati.


"entahlah Selenia,mungkin aku akan mencoba melepasnya nanti"ucap Devan tersenyum miris.


"maaf kak,tapi ku peringatkan jangan mencoba masuk kedalam kehidupan kak veleria lagi,aku akan menghalangimu bagaimanapun caranya,jadi cobalah mencari cinta yang lain kak,kak Rafendra dan kak Valeria sudah bahagia sekarang"tekan Selenia menatap tajam dan penuh tekat pada Devan tanpa gentar.


"kau jangan khawatir,aku sudah tau posisiku,aku hanya akan menjadi seorang kakak yang baik untuk Valeria tanpa melibatkan perasaan lagi"ucap Devan tersenyum getir menahan sakit hatinya.


"bagus,ku pegang janji kakak jangan ingkar"ucap Selenia puas.


sementara Marvel,Zoya dan Xavier hanya bisa menatap dalam dan tak ingin ikut campur pada apapun yang sedang dibicarakan oleh kedua insan berbeda gender tersebut.


"huft,sampai kapan nona Valeria seperti ini,bahkan sebulan ini kantor mulai menurun karna tak adanya nona Valeria,aku takut tak bisa menghandle semua proyek yang akan datang"ucap Zoya sendu.


"tenang lah sayang,setelah kita menikah nanti aku akan meminta Ethan mencari orang membantumu"Marvel mencoba menghibur kekasihnya itu.


"aku tak sampai hati menikah sebelum kak Valeria sadar"ucap Selenia miris.


"ya akupun sepertinya akan menunda pernikahan kami,hingga nona Valeria sadar,walau entah sampai kapan,kau tidak keberatan kan sayang?"tanya Zoya menatap Marvel getir.


"tak apa sayang,aku akan sabar menunggu adikku sadar dulu,lagi pun aku juga tak tega melihat Rafendra seperti saat ini"jawab Marvel tersenyum lembut pada Zoya.


tak lama sepasang kekasih itu berpelukan mesra saling menguatkan dan Xavier serta Selenia memberikan senyum terima kasih akan pengertian Marvel.


"baiklah aku pulang dulu,kasihan putraku dirumah sedang menunggu,aku akan kembali ke Indonesia duluan sampaikan salamku pada semuanya"pamit Devan sambil berlalu pergi membawa luka hatinya dan sadar akan keinginannya yang tak akan pernah tergapai sampai kapanpun.


terkadang perasaan cinta tak harus memiliki,cukup melihat dari jauh dan jadilah penopang bagi orang yang kita cintai ,berilah ia kebahagiaan dan tersenyumlah bersama saat ia bahagia dan menangis lah saat ia terluka,berbagi beban atas dasar hati tanpa harus memiliki,meski akan terasa sakit tapi percayalah tuhan sedang merencanakan sesuatu yang indah atas segala pengorbananmu jangan takut dan selalu berlapang dada pasti suatu saat kau akan mensyukuri segala keputusanmu .................

__ADS_1


🌻🌻 ~El~ 🌻🌻


TBC..........see you next part sayonara🌞🌞


__ADS_2