
hai all jangan lupa beri CSS vote,like komen, El tunggu guys😄
☕happy reading all☕
pagi ini bibi mary sudah diperbolehkan pulang,dan kini nampak sorot kebahagiaan di wajah wajah tiga pria tampan yang tengah berjalan berdampingan dengan seorang gadis cantik yang sedang mendorong sebuah kursi roda.
Rafendra dengan perasaan bahagia yang amat sangat ia merangkul pinggang ramping Anggi,sedang ia munyuruh Xavier mendorong kursi roda yang awalnya di dorong oleh Anggi.
"kamu kenapa sih? lepasin tanganmu dariku"kata anggi menatap tajam Rafendra.
Rafendra menyerigai,ia membalas menatap intens manik mata anggi dan semakin mempererat rangkulannya.
"diamlah sayang,masih untung cuma aku rangkul,atau kamu maunya aku cium ya?"goda Rafendra tersenyum jail.
"ck,apaan sih,in your dream"balas anggi cuek.
sebenarnya Marvel merasa cemburu,namun ia sadar didalam hati anggi tidak ada cinta untuknya,yang Marvel bisa lakukan sekarang adalah selalu berada di sisi anggi sebagai seorang kakak yang baik.
sedang Xavier,jangan ditanya lagi,laki laki itu begitu iri melihat kedekatan anggi dengan Rafendra,Xavier tau meski anggi selalu cuek dan tidak jarang bersikap ketus pada Rafendra,tapi Xavier tau ada cinta dimata anggi untuk Rafendra,dan hal itu sudah cukup membuat Xavier tau diri,cukuplah ia jika anggi masih mau menganggapnya sebagai teman.
keluar dari rumah sakit kini sudah menunggu 3 buah mobil sport berwarna hitam milik Rafendra,putih milik Marvel,dan silver milik Xavier,mobil mobil itu dikelilingi oleh mobil mobil jeep anak buah masing masing.
(Lamborghini hitam milik pangeran kita😂)
( BMW seri 18 milik Xavier si tampan,tapi masih tampan prince Rafen😂)
(kalo ini milik babang Marvel yang tampan juga😂😂)
"nah sayang kamu ikut pulang sama aku kan?"tanya pasti Rafendra sambil melirik tajam kearah Marvel dan Xavier.
"emm,kayaknya aku mau pulang sama kak Marvel,udah kangen dad sama mom"jawab anggi yakin menatap Rafendra lembut.
"oh ayolah,aku sangat merindukanmu,pulang bersamaku ya my baby"Rafendra menatap memelas kepada anggi.
semua anak buah Blood Eagle hampir saja tertawa terbahak bahak melihat kelakuan manja sang bos yang terkenal sebagai pria es datar,dingin dan kejam itu bersikap seperti seorang anak berusia 5 tahun yang sedang merengek kepada ibunya.
"apa aku sedang berhalusinasi sekarang,kenapa bos Rafen jadi kayak anak kecil manja begini?batin Bimo sambil menahan tawanya sekuat tenaga.
"kenapa dengan wajah kalian,apa perlu ku tembak biar hancur sekalian"hardik Rafendra menatap semua anak buahnya tidak terkecuali Marvel dan Xavier yang sedang **** senyum meski hati mereka sedang terbakar rasa iri.
Anggi tersenyum melihat sikap manja Rafendra padanya.
"hei,sadarlah berapa umurmu,berhentilah Seperi anak kecil,tidak cocok"ucap anggi sambil mencubit pinggang Rafendra gemas.
"adu du duh sakit baby,jangan dicubit dong,ya udah kalo kamu mau pulang ke mansion Houston aku antar,jangan naik mobil kakak kw mu itu"ucap Rafen sambil menatap mengejek pada Marvel.
"hei apa maksudmu kakak kw?kau mau kita berduel disini,ayo siapa takut"kata Marvel tidak terima.
"berduellah,aku akan pulang naik taksi"omel anggi kesal.
"hehehe maaf,kita Bercanda kok baby,jangan marah ya"rayu Rafendra sambil mencuri cium pipi Anggi kilat.
"hei dasar kau ini pria mesum,jangan sembarangan menciumku"anggi mencubit. kembali pinggang Rafen lebih keras sambil terus mengomel.
"sudah baby sakit nih pinggang aku,ya udah masuk mobil aku cepet"Rafendra menuntun anggi halus memasuki Lamborghini miliknya.
"em,Xavier tlong rawat bibi mary,dan aku sudah memaafkanmu sekarang,jadi berhentilah mengacau dan jadilah pria yang lebih baik"anggi menatap Xavier lembut dan tersenyum manis sebelum berlalu pergi bersama Rafen diikuti oleh Marvel.
sepeninggalan Anggi,Xavier menatap sendu mobil mereka dari jauh.
"yah,mungkin ini sudah takdir ku,cukup melihat nya dari jauh dan menjadi teman yang selalu ada disaat apapun.tuhan,kenapa begitu sakit harus memendam perasaan ini,aku sangat menyesal,dasar kau memang bodoh Xavier"Xavier berucap parau meratapi kebodohannya.
"sudahlah tuan muda,mungkin non veleri bukan jodoh tuan,yakinlah suatu saat akan ada yang bisa mengisi hati tuan muda"mary berucap lembut menyemangati Xavier yang tengah patah hati.
__ADS_1
"emm,Deren kembali ke panthouse saja,aku tidak ingin kembali ke mansion"perintah Xavier kemudian masuk ke mobilnya dan melesat pergi.
************
mansion Houston.
"dad,mom,Rebecca veleri kembali nih"teriak Marvel memasuki mansion.
mendengar teriakan putra nya,Hana berjalan terburu buru diikuti Jack suaminya.
"oh astaga,putri momy akhirnya kembali"ucap Mrs Hana bahagia memeluk tubuh anggi erat.
"selamat datang Mr Rafendra,terima kasih sudah membawa putri kami kembali"ucap Mr Jack tersenyum tulus.
"tidak masalah Mr Jack,lagi pula valy adalah calon istriku,jadi sudah sewajarnya aku membawanya pulang"jawab Rafendra datar.
Anggi hanya memutar bola matanya malas melihat sikap terlalu percaya diri Rafendra.
"sembarangan,kapan kita berhubungan hingga kau selalu bilang aku adalah calon istrimu?"kata anggi ketus.
"hei,baby jangan seperti itu padaku,kau tau semenjak aku menciummu dulu,saat itulah aku sudah mengklaim mu sebagai milikku,hanya milikku,paham baby"jawab Rafendra lembut.
Blush!!!!
kedua pipi anggi memerah seketika mendengar kata kata frontal yang diucapkan oleh Rafendra tanpa malu akan tatapan seluruh keluarga Houston yang melihat mereka dengan pandangan yang sulit diartikan.
"sudah sudah,sayang apa kau tidak ingin beristirahat dan melihat keponakanmu,Rebecca sudah lahiran lho sayang,bayinya laki laki"kata Mrs Hana antusias.
"benarkah mom,wow apa yang sudah ku lewat kan,ayo mom aku ingin melihat mereka"anggi berlari meninggalkan Rafendra dibawah bersama Marvel serta ayah angkatnya Mr Jack Houston.
"baby,jangan lari lari nanti kau jatuh sayang"teriak Rafendra menatap gemas keantusiasan Anggi mendengar kelahiran keponakannya.
"hahaha,tidak masalah Mr Rafendra,dia akan menggunakan lift bukan tangga"tawa Jack melihat sikap over protektif Rafendra pada putri angkatnya.
"baiklah Mr Jack,saya harus kembali sekarang,tolong jaga calon istri ku,secepatnya akan datang keluargaku untuk membahas lamaran dari saya"jawab Rafendra sebelum pamit berlalu pergi.
sepeninggal lan Rafendra,Mr Jack dan Marvel saling bertatapan.
"tenanglah boy,dad yakin Rafendra memang sangat mencintai Val sepenuh hatinya"jawab Mr Jack tersenyum menenangkan Marvel putranya,bukannya dia tutup mata akan perasaan putranya pada anggi,namun bagaimana lagi cinta memang tidak bisa dipaksakan.
**********
sudah lebih dari seminggu hubungan anggi dan ketiga pria tampan yang ada disekelilinganya semakin membaik hari demi hari,terutama Rafendra.
kini Rafendra semakin manja dan over protektif pada Anggi,bahkan sekarang Rafen sendiri yang mengantar jemput Anggi saat hendak bekerja,sikap manis dan perhatian yang selalu diselingi sikap absurd dan mesum Rafendra menjadi warna dalam hubungan mereka.
hari ini Rafendra berencana membawa anggi ke sebuah pulau dengan resort pribadi milik WJC.
Rafendra sore itu datang ke mansion Houston,hari ini adalah weekend.
TINGTONG!!!!
( anggap suara bel😅)
pintu besar mansion terbuka.
"selamat datang Mr Rafendra,silakan masuk"seorang maid dengan sopan mempersilahkan Rafendra masuk.
didalam ruang keluarga sudah berkumpul semua anggota keluarga Houston,termasuk baby Kean lee Houston.
putra Kevin dan Rebecca.
"lho Mr Rafendra,ada apa ?kok sore sore begini kemari?"tanya Mr Hana menatap bingung kedatangan Rafendra diikuti oleh yang lainya.
"maaf ,saya ingin mengajak valy ke suatu tempat"jawab Rafen datar.yah Rafendra hanya akan bersikap hangat dan lembut hanya kepada Anggi,sedang orang lain selain keluarganya hanya akan mendapat wajah datar tanpa ekspresi darinya.
"tuan,nyonya santapan camilan serta tehnya sudah siap"seorang maid datang memberi tahu bahwa semua sudah siap untuk santapan.sore.
"baiklah Mr Rafendra,bagaimana jika kita menikmati.camilan sore sambil berbincang"tawar Mr Jack pada Rafendra.
__ADS_1
"emm,baik"jawab Rafendra singkat sambil menatap anggi yang sedang sibuk dengan bayi laki laki yang begitu lucu dalam gendongannya hingga melupakan keberadaan Rafen.
"ck,aku diacuhkan karna seorang bayi kecil menjengkelkan sekali"batin Rafen mencemburui pada seorang bayi.bagaimana jika orang lain tau dia jelous pada seorang bayi kecil,bisa hancur wibawanya sebagai pemimpin.(ck ck ck pri ce Rafen jangan gitu ntar ama thor aja manja manjax😂😂😂ngarep guys)
suara canda tawa mengisi taman belakang mansion keluarga Houston.
semua orang sibuk dengan kegiatanya masing masing.
Rafendra menatap intens anggi yang sedang mengaduk teh nya sambil melamun,lebih tepatnya hanya mengaduk aduk teh itu tanpa diminum sedikit pun .
semua sudah menyelesaikan acara camilan santai weekend mereka.
"baiklah baby,kita berangkat sekarang ya"Rafendra langsung menggandeng lembut tangan anggi.
"dad,mom semuanya kami pergi dulu"pamit anggi pada keluarga angkatnya itu.
"ya sayang hati hati dijalan"balas Mrs Hana sambil mengantar anggi dan Rafen hingga teras mansion diikuti oleh seluruh anggota keluarga Houston lainya.
didalam mobil anggi diam saja menatap keluar jendela mobil,sedang Rafendra sesekali mencuri pandang ke arah anggi sambil menggemudikan mobil sport miliknya.
"baby,kamu kenapa ada masalah?"tanya Rafendra lembut sambil sebelah tangan ya membelai surai panjang halus anggi.
"gak apa kok,kita mau kemana Rafen?"tanya anggi sambil membalas menatap Rafen tak kalah lembut.
Cup!!!
tiba tiba Rafen mengecup singkat sudut bibir anggi,Anggi terkejut dan sontak mencubit pinggang Rafen keras.
"ish,kau ini kenapa mesum sekali,please berhentilah mencium ku Rafendra"_omel anggi jengkel.
hahahaha
"kalau begitu mulai sekarang kau harus terbuka padaku,jangan menyembunyikan apapun masalah mu ya baby"ucap Rafendra tersenyum hangat menatap manik indah gadisnya.
dan kini perjalanan terasa begitu lama oleh Anggi,dan tanpa tersadar ia mulai tertidur.
Rafendra dengan perlahan menganjal kepala anggi agar tidak terantuk kaca jendela mobilnya dengan bantal yang disiapkan khusus didalam mobil nya.
tak terasa karna Rafendra begitu pelan dan hati hati membawa mobilnya karna tak ingin membangunkan tidur pulas gadisnya,sampai lah mereka pada waktu sore menjelang malam ke resort milik Rafendra di area pantai.
Rafendra menggendong anggi perlahan.
"emm nyenyak sekali tidurmu sayang,kau sungguh manis jika terlelap seperti ini"Rafendra tersenyum geli melihat wajah pulas anggi.
Cup!!!!
Cup!!!!
Cup!!!!
Rafen menciumi kening dan kedua pipi anggi lembut kemudian berlalu keluar dari kamar resort tempat ia membaringkan anggi.
Rafendra mengambil ponsel miliknya
"hallo,bim siapkan semua,aku akan berlibur beberapa hari,saat aku kembali semua harus sudah beres"ucap Rafen datar.
"tenang bos,semua pasti beres,Mr Bayu dan Mrs Citra sudah mengurus segalanya,kami hanya tinggal membereskan sisanya"jawab Bimo
klik....
sambungan terputus tanpa sempat Bimo mendengar balasan dari bosnya.
"huh,dasar bos batu es,untung bos "grutu Bimo kesal.
maaf ya guys El nulis segini dulu,lagi error idenya tersendat...so tunggu chap selanjutnya😂😂😂
don't forget to vote,like komen El tunggu.
__ADS_1