
hai all maaf kalau up x lama dan telat heheh๐ ๐
jangan lupa tinggalkan jejak vote,like dan comen kalian ya guys.........
ok cekidot.........
ย
๐๐๐Cindrella step sister๐๐๐
disebuah ruangan nampak seorang pria paruh baya tengah dilanda kepanikan luar biasa dilihat dari raut wajah gelisah dan keringat dingin di seluruh tubuhnya.
"kau,apa kau yakin merisa?"tanya pria yang tak lain Hari menatap tak percaya pada asistennya itu yang nampak tak kalah kacau darinya.
"be...benar pak Hari,restoran bapak yang ada di bandung kebakaran dan semua rata dengan tanah.3 orang koki luka parah,5 orang waitres meninggal dunia dan sekitar 20 orang pengunjung ikut terluka"lapor Merisa panik.
begitu mendengar berita itu,merisa yang tengah ada disalah satu restoran Hari di daerah jakarta utara langsung berlari panik menemui Hari selaku bosnya di jakarta selatan.dimana restoran pusat bisnis kuliner Hari berada.karna saat kejadian Hari sama sekali sulit dihubungi.
"APA,BAGAIMANA BISA TERJADI KEBAKARAN MENDADAK BEGINI MARISA?"teriak Hari panik,restoran di bandung merupakan restoran ketiga miliknya yang terbesar dari 5 restorannya di seluruh indonesia.
"kejadian masih diselidiki pakk Hari dan anehnya pihak penyidik bilang tak ada keganjalan apa pun,dan Mereka meminta kita menunggu"jawab Merisa gelisah.
"si*lan kenapa bisa begini"ucap hari terduduk pasrah.
"baik sekarang kita harus pergi meninjau lokasi,kamu tunggu di bandara dan pesan tiket ke bandung agar cepat saya akan mengabarkan keluarga saya dulu"ucap Hari cepat.
Merisa mengangguk cepat dan segera berlalu.
*********
seorang pria tengah menyeringai kejam melihat tayangan berita yang mengabarkan kebakaran sebuah restoran bintang 5 yang telah memakan lumayan banyak korban meski ada yang tewas,tapi itu cukup membuat pria tampan itu puas atas pertunjukan pembuka yang dilakukan oleh bawahannya.
"kerja bagus jeremi,kau memang cepat dan selalu rapi"ucap Rafendra datar dan Jeremi yang berdiri dibelakang sang bos hanya mengangguk pelan.
"rencana selanjutnya lakukan saat acara pertunangan wanita ular itu,hancurkan mereka"ucap Rafendra bengis.
"tak ada ampun ,akan ku buat kalian merangkak dan berlutut dibawah kaki istriku"senyum devil Rafendra membuat Jeremi merinding ngeri.
klik.....
suara pintu terdengar,Rafendra dengan cepat mematikan layar televisi tak ingin menambah buruk mood sang istri.dengan sekali lirik Jeremi melangkah pergi setelah memberi laporan hasil kerjanya pada sang bos.
Anggi tersenyum simpul menyapa jeremi dan dibalas senyum sopan oleh pria blasteran jerman Korea itu.
Rafendra mendelik jengkel melihat istrinya malah tersenyum pada pria lain meski itu anak buah Rafen sendiri,hey dasar suami posesif.
"my Queen jangan kau beri senyum manismu pada pria lain"ucap Rafendra jengkel sambil menyilangkan kedua tangannya didepan dada pose merajuk yang justru dilihat gemas oleh Anggi.hell,pria tampan arogan ini menjadi gila karna cinta.sungguh Anggi ingin tertawa sekarang melupakan sejenak kesedihannya.
Anggi berjalan mendekat dan mengelus lembut rahang tegas Rafendra.pria itu diam sembari memejamkan matanya menikmati sentuhan lembut penuh cinta dari istri cantiknya.
Kya.........
Rafendra dengan cepat menarik tubuh Anggi duduk di pangkuannya.anggi memekik kaget sambil melotot garang melihat tampang tak berdosa Rafendra ,pria dingin yang telah membuat anggi berasa spot jantung.
"ck kebiasaan ,kalau aku jatuh bagaimana?"tanya anggi mendelik garang sambil memukul pelan pundak kokoh suaminya itu.
hahaha
"oh ayolah sayang,jika ingin intim jangan setengah-setengah begitu.sekarang cepat cium aku"ucap Rafendra sungguh kelewat santai.bahkan tangan nya sudah bergerak nakal meraba punggung mulus sang istri dari balik piyama katun Anggi.
"aahhh Rafen,ahhh jangan gini "geli anggi merasakan usapan lembut saringan kapas dari tangan mesum suaminya itu.
Rafendra menyeringai puas melihat wajah merona anggi .
"sayang ,daddy boleh gak nengokin anak anak daddy?"tanya jail Rafendra sambil mengusap perut buncit sang istri.
"gak boleh"ucap anggi cepat sambil melotot tajam dan memukul cepat tangan Rafendra yang sudah bergerilya naik semakin naik.
"ck,ayolah sayang juniorku udah kangen pulang"ucap Rafendra memelas,sungguh melihat tubuh sintal sang istri yang semakin menggairahkan sejak kehamilannya membuat Rafendra harus berjuang setengah mati akibat larangan dokter sialan yang mengatakan tidak boleh sering sering berhubungan intim dalam masa kehamilan sebelum melewati usia 5 bulan karna kondisi kehamilan sang istri tidak seperti wanita normal lainya efek dari serum beracun yang diberikan Damian dulu.
dan kalian tahu,Rafendra terpaksa sering bermain solo sambil membayangkan wajah cantik sang istri.kedinginan malam membuat pria itu tersiksa,namun dengan teganya istri cantiknya malah bilang begini.
"sayang anak mommy lihat tuh daddy kalian kasihan sekali dia "ucap anggi sambil terkekeh geli mengusap perut buncitnya,dan Rafendra hanya mendengus kesal,untung cinta mati.
"ayolah sayang sekali aja"ucap Rafendra memohon sangat.
__ADS_1
Anggi diam memandang raut memelas suami tampannya itu dengan pose pura pura berfikir,yang justru terlihat membuat Rafendra gemas setengah mati.
"ok,inget pelan pelan nanti babynya lecet.satu ronde aja"ucap anggi kasian juga melihat raut wajah tersiksa Rafendra.
"2 ronde"tawar Rafendra tidak puas.
"gak "kekeh anggi.
"3 mungkin biar puas junior aku liatin anak kita"ucap Rafendra semakin ngawur.
"gak,2 aja gak kuberi.nih apa lagi kamu minta 3 BiG No"kesal anggi.suaminya ini dikasih hati minta jantung.
"kamu tuh ya udah-"
Cup.........
sebuah lumatan panas membungkam bibir ranum yang terus melayangkan protes dari tadi membuat Rafendra gemas dan langsung menyambar cepat membungkam celotehan unfaedah mereka.
"mmmmpphh le...mmmpph pas Rafen"ucap anggi mulai sesak,suaminya ini memang tidak ingat apa bahwa istrinya itu butuh oksigen.Rafendra semakin memanggut,*******,menghisap dan menyapu habis sudut bibir anggi.bahkan lidahnya terus bermain mengeksplore deretan gigi sang istri dan saling membelit lidah mesra.
dengan jengkel anggi memukul mukul dada bidang Rafendra sekuat tenaganya.
dengan berat hati Rafendra melepaskan panggutannya pada bibir sang istri yang sudah terlihat membengkak akibat ulah nya.
"mesum,kau mau membunuh istrimu"ucap anggi jengkel nafasnya masih terengah engah meraup oksigen dengan rakus.
"kau suka kan sayang,lagipula ini bibir dan seluruh tubuhmu milikku hakku ,seorang Anggita hanya milik Rafendra seorang.ingat itu my Queen"ucap Rafendra dengan sudah dipenuhi kabut gairah dilucuti semua pakaian yang dikenakan oleh sang istri dan juga dirinya sendiri.dan malam itu hanya terdengar suara desahan saling bersauhutan dalam kamar kedap suara tempat pergulatan panas kedua pasangan itu.
**********
nampak sepasang suami istri dan seorang gadis putri mereka tengah duduk bersimpuh menangis pilu melihat salah satu restoran mewah bisnis mereka tengah habis dilahap api yang berkobar dengan ganasnya.
"hiks....papa,kenapa bisa kebakaran begini"tangis Dewi melihat salah satu aset keluarganya musnah.
"papa juga gak tau dewi.semua terjadi begitu mendadak"pasrah Hari percuma meratapi kesialan mereka tidak akan membuat restorannya kembali berdiri.
restoran yang dulunya berdiri kokoh dan nampak mewah dengan para pelanggan berkantong tebal itu kini rata dengan tanah menyisakan sisa sisa abu bangunan yang telah habis dilahap api.
"sabar mas,kita harus ikhlas"ucap Winda menepuk pundak Hari yang merosot kacau melihat salah satu bisnisnya raup.
salah seorang pria berdiri tak jauh dari lokasi dan tersenyum devil melihat hasil kerja anak buahnya.
Jeremi entah mengapa sangat membenci gadis bernama dewi itu,yah saat kejadian ribut di mansion sang bos waktu itu,ia tak ada karna sibuk bertemu dengan Gabriel dan tak tau menahu keributan yang terjadi.tapi melihat keadaan mengenaskan Lingga dan kawan kawannya sudah cukup membuat Jeremi geram.
"ini baru pertunjukan awal,tunggulah permainan selanjutnya.siapa suruh kalian mencari masalah dengan nyonya muda kami"ucap Jeremi smirk evil.
***********
pagi hari datang dengan senyuman hangat sang surya dan kicauan burung yang terdengar merdu.
"lingga,apa kau sudah baikan ?"tanya anggi lembut menatap pria Cantik itu tengah berjalan menuju mobilnya entah mau pergi kemana.
Lingga tersenyum cerah berterima kasih atas perhatian istri sang bos.dalam hati ia bersyukur Rafendra mendapat istri sebaik anggi meski terkadang wanita cantik itu akan sangat menyeramkan jika marah.
"terima kasih sudah bertanya kaka ipar,aku sudah lebih baik sekarang.dan ya aku ada urusan sebentar"jawab Lingga sopan.dalam hatinya sekarang terncana keinginan balas dendam atas penderitaan akibat ulah gadis ular yang membuat ia dan kawan kawannya babak belur.
Anggi mengganguk saja dan tersenyum layaknya seorang kakak pada adiknya.
"berhati hatilah dan pulanglah saat makan siang"ucap anggi melambai pada lingga yang sudah masuk ke mobil sport ya.
"TIDAK JANJI KAKAK IPAR HAHA"teriak lingga yang mobilnya sudah menjauh keluar mansion.
"ck bocah itu"dengus anggi tak lama tersenyum lembut dimatanya ada perasaan bersalah kalau melihat luka lebam pada wajah tampan lingga,tak terasa air matanya mulai menetes.
"maaf lingga,tak seharusnya kau terluka seperti itu "ucap anggi sendu.Rafendra sendiri sudah pergi sedari tadi menuju kantor Gabriel memonitori kantor pusat.
Maya terlihat sedih melihat raut sendu dan tetesan air mata putrinya.dalam diam maya memperhatikan setiap pergerakan Anggi yang kini menuju ruang tengah dan nampak tertarik pada sebuah piano klasik miliknya dulu.piano satu satunya peninggalan sang ayah Aksan Hermawan yang dibawa suaminya dari rumah lama mereka dulu saat tinggal bersama alm sang ayah.
maya segera mengambil ponsel miliknya dan secara diam diam menyuruh semua orang menyingkir dan mulai mengambil vidio anggi yang mulai menangis dalam setiap melody lagunya.
*I miss you*
*i always needed time on my own
i never thought i'd need you there when i cry
__ADS_1
and the days fell like years when i'm alone
and the bed where you lie is made up on your side
when you walk away i count the steps that you take
do you see how much i need you right now
when you're gone
the pieces of my heart are missing you
when your gone
the face i came to know is missing too
when you're gone
the words i need to hear to always get me througt the day and make it ok
i miss you
i've never felt this way before
everything that i do reminds me of you
and the clothes you left,they lie on the flor
and they smell just like you i love the thing that you do
when you walk away i count the steps that you take
do you see how much i need you right now
when you're gone
the pieces of my heart are missing you
when you're gone
the face i came to know is missing too
when you're gone
the words i need to hear to always get me throught the day and make it ok
i miss you
we were made for each other
out here forever
i know we were,yeah
all i ever wanted was for you to know
everything i'd do ,i'd give my heart and soul
i can hardly breathe i need to fell you here with me,yeah
i miss you*............
alunan melody lembut disertai tangisan pelan menyayat hati mengalun sendu dari melody piano tua klasik yang tengah dimainkan oleh wanita cantik itu.
"ayah hiks.....aku merindukanmu,mama aku tak membencimu hanya kecewa padamu hiks.....kau lebih percaya padanya dari pada putrimu sendiri hiks....betapa sakit hatiku ma,andaikan kau tau i miss you mama,i miss so much ayah hiks..."isak anggi sembari jari lentiknya terus memainkan melody indah menyayat hati.
"hiks....hiks..kau bodoh Winda ,kau telah menyiayiakan sebongkah berlian murni dan lebih memilih sebuah batu"gumam maya berlalu pergi dengan isakanya,tak kuat lagi melihat kondisi rapuh putri angkatnya.
semua orang baik maid,dan para bodyguard sudah meneteskan air mata sedih melihat betapa nona muda mereka begitu rapuh dibalik senyum lembutnya pada semua orang.
"kau tunggu saja winda,kau akan menyesal nanti betapa putrimu amat menyayangimu dan saat itu semua sudah terlambat.hanya tuhan yang tau betapa anggi menyayangimu winda"batin Maya kemudian berlalu pergi menuju toko kue miliknya.
TBC....
hah gimana perasaan kalian pada part ini jgn lupa komen ya thanks all
__ADS_1