
hai all jangan lupa tinggalkan jejak vote,like & komentar ya guys.......
El gak suka silent reader.........😉
ok cekidot.................oh ia guys,semua visual yang el kasih sebagai sarana aja buat imajinasi kalian so.....suka tidaknya El gak maksa lho😂😂
tapi El harap kalian suka....El susah lho browsing nyari gambaran tempat,karakter dan semua visual pendukung kisah ini...so jangan bully El ya😢😢
🌿🌿🌿Cindrella step sister🌿🌿🌿
saat kau tak ada atau kau tak disini terpenjara sepi.aku tak pernah bisa tak terhitung waktu tuk melupakanmu dan aku tak pernah bisa...............
⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
pagi hari matahari bahkan belum menampakkan wajahnya menyapa dunia.nampak keadaan mansion begitu ramai demi melepas kepergian
kembali sang tuan pemilik kembali ke England pergi memboyong sang istri.
seorang wanita manis tertidur begitu damai seakan tak bernyawa.
"Rafendra,apa kau yakin pergi seperti ini.istrimu bahkan belum terbangun dan kau sudah membawanya seperti ini.tunggulah sampai ia bangun"_ucap Bagas sedih.
"maaf ayah,aku memberi obat bius pada istriku.dan ia tak akan bangun selama 24 jam kedepan dan aku akan membawanya seperti ini"ucap Rafendra menatap wajah damai anggi lembut.wanita cantik itu berada dalam gendongan Rafendra ala bridal.bahkan sejenak saja pria itu tak ingin melepas sang istri.
Bagas,rianti dan Maya tercengang tak dapat mempercayai ucapan pria tampan itu.sungguh cinta membuat seseorang buta dan melakukan apa saja hal diluar akal sehat.
"kau membius istrimu,kenapa?kenapa kau lakukan itu?"tanya Maya cemas.
"maaf,aku tak ingin lagi melihat air mata istriku saat ia terbangun nanti.biarkan dulu seperti ini "ucap Rafendra sesak.
Bagas,Maya dan rianti serta Davin memandang sedih kehidupan seorang wanita setegar Anggita putri angkat mereka.
"baiklah,tolong jaga saudariku hiks...jika kami ada waktu kami akan berkunjung"isak sedih rianti.kali ini Rafendra benar benar akan membawa Anggi pergi dan tak akan kembali ke tanah kelahiran istrinya kelak.
"baiklah selamat tinggal ayah Bagas,bunda Maya.rianti,davin jaga diri kalian"ucap Rafendra dingin.
Rafendra mengganguk singkat kemudian berbalik dan berlalu pergi diikuti lingga dan Jeremi mengekor dibelakang dalam diam.
Bagas memeluk tubuh maya yang mulai terisak begitupun rianti,wanita itu menangis keras melepas kepergian saudari sekaligus sahabatnya itu.
"selamat tinggal putriku kami selalu menyayangimu"ucap Maya terisak sambil melambaikan tangan menatap rombongan mobil Rafendra yang berlalu menjauhi mansion.
"semoga kau selalu bahagia Anggi.aku selalu berharap untuk kebahagiaanmu saudariku"ucap rianti sendu.
"Aksan,putri mu.putri kita akan pergi jagalah dia untuk kami"batin Bagas miris.
tak lama sebuah mobil sedan berwarna putih masuk halaman mansion ,dibelakang mobil itu sebuah mobil jeep hitam juga namoak.dari masing masing mobil keluar seorang pria berlari tergesa gesa diikuti seorang wanita Cantik dibelakang nya.
"kak Tommy,mbak gladis"ucap rianti binggung.
"devan,sera kalian kenapa kemari?"tanya maya heran melihat kehadiran sulung Anggara itu.
Tommy beserta devan nampak terengah engah kelelahan memasuki mansion.
"rianti dimana adikku"ucap tommy panik.
"Nikolas menelpon,terjadi keributan disini apa anggi baik baik saja?"tanya devan panik tak sadar dibelakangnya Sera sang istri menahan pedihnya.
"maaf kak tommy,anggi sudah pergi dibawa oleh Rafendra kembali ke England dan mereka tak akan kembali"_ucap rianti sendu.
__ADS_1
tommy bahkan devan sudah terpukul telak terutama tommy.walau anggi bukan adik kandungnya,namun pria itu amat menyayangi anggi melebihi adiknya sendiri.tommy tau ini juga salahnya tak bisa menyadarkan kedua orang tuannya.nasi sudah menjadi bubur,dan kenangan pahit sudah tak akan bisa berubah menjadi manis.
tommy menangis terisak memeluk sang istri gladis.hatinya sakit penuh penyesalan dan ia hanya berharap anggi tidak ikut membencinya seperti wanita itu membenci ibu,ayah juga adiknya dewi.
devan berdiri kaku,satu hal yang ia sesali .tak ada kata penghibur yang ia ucapkan untuk permata hatinya meski permata itu bukan miliknya lagi.
"tak apa jika mereka tak datang kesini.maka kita bisa kesana menemui anggi,sudahlah jangan bersedih lagi .biarkan putriku terbang bebas"ucap Bagas bijak.
semua kepala hanya menunduk pasrah sambil berharap pada Tuhan semoga wanita sebaik dan setegar Anggi mendapatkan kebahagiaannya.
*************
sebuah pesawat pribadi berlambang seekor elang hitam mulai mengudara di udara,beranjak dari indonesia menuju tanah ratu Elizabeth.
England ..........
sore hari saat senja nampak menghiasi langit.sebuah mobil limosi membawa sepasang suami istri menuju arah mansion tujuan akhir peejalanan mereka.
seorang pria nampak tersenyum hangat sambil menyangga tubuh sang istri bersandar didada bidangnya.
"bos kita akan tiba 15 menit lagi"ucap lingga terdengar melalui HT ditelinga Rafendra yang tengah membelai sayang wajah sang istri.
"hm,pelan pelan saja"ucap Rafendra dingin.
"baik bos"balas lingga sambil menghela nafas berat.
"sayang tidurlah bersandarlah seperti ini.kau adalah permata dihatiku dan aku tak ingin ada sedikitpun retakan pada permata itu"ucap Rafendra sendu.
Cup........
sebuah kecupan manis mendarat dikening anggi lembut dan hangat.
tak terasa Rafendra dan rombongan telah tiba di mansion.
sebuah mansion bernuansa amerika klasik dengan sentuhan Eropa abad pertengahan karya desain sang istri.mereka sudah tiba dan para maid dan bodyguard segera berbaris rapi menyambut kedatangan tuan dan nyonya muda mereka.
Bayu dan Citra tersenyum haru menjemput kepulangan sang putra dan istrinya.Selenia dan Xavier bahkan menyempatkan diri berkunjung setelah mendengar kejadian yang terjadi pada anggi saat berada di indonesia.
"selamat datang tuan muda Rafendra dan nyonya muda veleria"ucap maid dan para penjaga serentak.
"diamlah,kalian tak lihat kakak iparku tengah tertidur,dasar bodoh"grutu lingga kesal.
semua orang menatap heran pada sosok nyonya muda mereka yang tertidur lelap digendongan sang bos.begitu romantis dan terasa membahagiakan.
"ada apa dengan menantuku Rafen?"tanya Citra khawatir.
"tak apa mom,hanya kelelahan.kami permisi dulu aku akan membawa istriku beristirahat"ucap Rafendra dingin.
kini suasana hati pria tampan itu sedang tidak baik,bahkan ia tidak perduli berkata dingin pada siapa saja termasuk keluarganya sendiri.dalam otak dan hatinya hanya ada nama sang istri.
semua orang mengangguk paham dan membiarkan Rafendra berlalu pergi.
"kasian kakak mom,aku tak habis fikir dengan ibu kandung kakak iparku.wanita itu sangat kejam dan tidak memiliki hati"ucap Selenia membuka suara mengeluarkan isi hatinya.
"kau benar honey.kuharap mereka tetap tegar"tambah Xavier miris.
"jangan bicarakan wanita buruk itu.mommy tidak mau kalian membuat kakak iparmu sedih selenia"ucap Citra sendu.
"baiklah mari masuk dan bersiap makan malam"ucap Bayu bijak.
**********
tak terasa waktu berlalu cepat.ketenangan sebelum badai,Rafendra meski terlihat tenang namun percayalah ia sedang merakit boom waktu yang siap ia lemparkan pada keluarga ibu kandung sang istri,wanita berhati batu yang sudah menyia nyiakan sebongkah berlian dan memilih sebuah batu.
"Bimo,bagaimana perkembangan kerja sama yang dimintai Barata pada perusahaan konstruksi WJC?"ucap Rafendra tenang.
"beres bos,aku sudah mengirim Alex dan Jeremi sebagai utusan penandatanganan kontrak"jawab Bimo cepat.
__ADS_1
"bagus,pastikan dia ikut bermain dan saat kelahiran anakku nanti mari kita lihat apa wanita tua itu masih keras kepala"smirk Rafendra bengis.
"seperti biasa kau selalu menghancurkan tanpa sisa"ucap marvel menyeringai.
"benar,wanita tua itu juga membuatku geram.putri tirinya
itu benar benar seorang j*lang,rasanya aku ingin tertawa melihat bukti bukti yang kau miliki Rafendra.kau akan membuat mereka habis"tambah Xavier santai.
"bagaimana bisa kau dapatkan semua ini"ucap marvel menunjuk sebuah DvD berisi semua hal boom penghancur bagi keluarga winda.
"kau tau siapa aku,hanya dengan satu kalimat perintah semua akan aku dapatkan"ucap Rafendra dingin dan arogant.
" cih,sikap menyebalkanmu itu masih sama saja arogant"Xavier berdecak jengkel.
"yes i'm"_jawab Rafendra acuh.
"oh ia sebentar lagi bayi kalian lahir bukan"ucap marvel menunjuk Xavier nampak berfikir .
"yah, sudah mau 9 bulan kurang 2 minggu lagi.kau marvel,anakku berbeda hanya 3 bulan darimu dan bayi Rafendra hanya beda 4 bukan dari anak kami"jawab Xavier berpikir.
"aku salut padamu,meski bayi yang dikandung Selenia bukan anakmu,namun kau berbesar hati menerimanya"ucap Marvel bangga.
"tidak,bayi itu tetap bayiku.anakku bersama Selenia dan jangan bahas ini lagi"jawab Xavier tajam.
"ok"putus Marvel .
***********
kini nampak seorang pria berjalan dari arah bandara menuju pusat WJC grup.perusahaan pariwisata terbesar yang telah melebarkan sayapnya ke segala bidang.
disisi lain seorang pria tampan dengan setelan jas Armani hitam mewah melekat sempurna ditubuh atletisnya.
*Tok......Tok....Tok.....
"masuk*"
"bos Mr Barata sudah tiba,dia datang langsung ingin bertemu denganmu"ucap Alex masuk kedalam ruang kerja CEO Rafendra.
"bagus,suruh dia langsung kemari"ucap Rafendra tegas.
nampak Bara,pria yang biasanya tegas dan tenang dalam bekerja nampak sedikit merasa takut dan terintimidasi melihat tatapan pria berkuasa dihadapannya.
Rafendra dengan pandangan mata tajam dan dingin duduk dengan angkuh diatas kursi kebesarannya.
"khem"bara mencoba berdehem pelan menghilangkan rasa gugupnya.
"jadi begini Mr Rafendra,mengenai proyek kerja sama ki-"ucap Bara terpotong ucapan Rafendra.
"dean,adikmu akan menikahi dewi putri Hari"ucap Rafendra dingin...
Glek......
Barata menelan ludahnya susah,aura Rafendra benar benar menakutkan ...
"ia benar,apa adakah masalah?"tanya Bara binggung.
"biarkan mereka dan ikut permainan ku.wanita yang ingin dinikahi adikmu adalah seekor ular jangan ikut campur dan kau akan kubiarkan Tenang"ucap Rafendra mutlak..
meski Bara tidak mengerti namun pria itu mengangguk saja tidak ingin mencari masalah.
"bagus,proyek ini kau datangi Bimo dan urus kontraknya"_ucap Rafendra dingin.
"baiklah terima kasih Mr Rafendra saya permisi"_ucap Barata sopan.
"hm"gumam Rafendra acuh.
"_bersiaplah kalian semua "smirk Rafendra tajam.
__ADS_1
**************
TBC....