Cinderella Step Sister

Cinderella Step Sister
Funny moment


__ADS_3

hai all jangan lupa tinggalin vote,like n komen ya guys,nah kalau upx lama jangan tanya El kenapa,soalnya El juga gak tau MT lama kasih reviewx jadi sabar dan stay here ๐Ÿ˜€


.............


๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€Cindrella step sister๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€


terlihat seorang wanita dengan masih menggunakan piyamanya berjalan penuh kekesalan mendatangi setiap kamar tamu yang terdapat di mansion nya.


Duk........


Duk.........


Duk.......


dengan penuh kekesalan Anggi menggedor setiap kamar tamu tanpa memperdulikan kehadiran seorang pria tampan yang nampak cemas berdiri dibelakangnya,yah Rafendra sungguh menyesal akan kecerobohannya.


jam masih menunjukkan pukul 6 pagi,karna gedoran keras yang dilakukan anggi yang seakan melampiaskan segala kekesalannya pada pintu pintu yang tak berdosa.


"KELUAR KALIAN SEMUA,AKU TAU KALIAN PARA PRIA ADA DIDALAM KAMAR KAMAR ITU,KUHITUNG SAMPAI 3 JIKA TIDAK KELUAR JUGA LIHAT SAJA"teriak anggi jengkel.bagaimana tidak karna ulah ketiga pria pria itu perutnya mendadak keram dan mual.


sementara itu dikamar Selenia.


"aduh gimana ini honey,kak Veleria ngamuk tuh"ucap Selenia pada Xavier yang tengah duduk kaku ditambah ekspresi wajah pucat pasi mendengar amukan Anggi,wanita yang dulu pernah ada dihati suami Selenia itu.


"dasar Rafendra bodoh"gumam Xavier bergidik.


dilain tempat kamar Zoya.


"mati aku,apa yang sudah dilakukan Rafendra"ucap Marvel merinding mendengar teriakan amarah adik angkat nya itu.


"aduh kalian sih pake nyelinap kayak gini,jadi ngamukkan veleri"ucap Zoya cemas.


"aku kangen sweety makanya kami bertiga nekat masuk diam diam"bela Marvel tak ingin disalahkan.


"ya udah keluar sana hadapin tuh bumil lagi ngamuk"kesal Zoya.


"kamu juga bumil sweety"gemas Marvel.


"ck,keluar sana"ucap Zoya jengkel.


kamar Zeline,Zenit dan Yura.


"astaga kenapa tuh kak Veleria ngamuk pagi pagi"ucap yura panik.


"gak tau mending kita keluar aja"ucap zeline yang diangguki oleh sang kakak Zenit.


sementara para ibu sudah keluar dengan ekspresi panik dan cemas takut terjadi apa apa dengan putri serta menantu kesayangan mereka.


kini setelah para pria keluar dari kamar istri mereka masing masing dengan kepala menunduk sedikit takut melihat aura gelap sang Nyonya muda Mrs Wiguna.


"jelaskan"ucap anggi dengan suara berat menahan emosinya.


"maaf Val,sungguh kami merindukan istri kami"ucap Marvel gugup.


"hiks....tak bisakah kalian bersabar sehari saja hiks..calon bayiku sedang ingin bersama grandma dan aunty mereka"ucap anggi sesunggukkan,sungguh hormon kehamilan ini membuat emosinya naik turun.


Rafendra langsung gelagapan mendengar isak tangis sang istri,Marvel dan xavier menelan salivanya susah melihat delikan tajam para ibu dan istri mereka.


"sayang sudah jangan menangis,sungguh aku minta maaf kau bisa minta apapun pada kami demi menebusnya"ucap Rafendra tak tega melihat istri cantiknya itu tengah menahan isakannya dengan tubuh sudah bergetar hebat.


"kalian ini memang tak bisa dikasih tahu,lihat ulah kalian sekarang bereskan kekacauan kalian mommy pusing"ucap Mrs Citra jengkel.


"dan kenapa kalian bisa masuk"tanya Mrs Hana mendelik tajam menatap putra serta kedua sahabat putranya itu,heran pria tampan,mapan dan most wanted para wanita ini tidak bisakah bersikap dewasa dan menuruti sedikit keinginan para istri.


"gampang mom,semua keamanan disini rancangan Bimo jadi bukan masalah kami atasi"ucap Xavier enteng tanpa sadar orang yang dia sebut namanya tadi sudah merinding kejer melihat tatapan membunuh para wanita kepadanya,terutama istri bos mereka melihatnya seakan ingin menelan pria itu saat ini juga,Bimo sudah merapalkan segala doa dan menyumpah serapahi kebodohan Xavier yang sudah membawa bawa namanya kedalam kandang para iblis wanita yang sedang mengamuk.


"oh jadi kau Bimo yang sudah membantu mereka"ucap anggi pelan dan dalam ,maka percayalah sekarang ini Bimo sudah merasakan jantungnya seakan habis berlari marathon melihat tatapan membunuh istri sang bos BE itu.


"Yura,Zeline dan kau Zenit mulai hari ini sampai seminggu kedepan aku tak ingin melihat kalian bersama para pria menjengkelkan ini,jangan hiraukan mereka dan abaikan saja titik"ucap anggi mutlak dan diangguki pasrah oleh ketiga gadis itu,sungguh tak berani mengganggu wanita yang tengah hamil muda ,hormon ibu hamil memang mengerikan.


"TIDAK..."teriak Bimo frustasi.


"HELL "teriak Alex tak terima.


"ARE YOU KIDDING ME,BIG NO"teriak lingga seperti orang tak waras sambil menjambak rambutnya frustasi.


anggi menatap puas reaksi para bawahan suaminya itu.


"dan kalian bertiga"delik anggi pada suaminya Rafendra,Marvel serta Xavier tajam.


Glek.......


gugup ketiganya melihat smirk wanita cantik itu.


"please God don't do anything to me"batin Marvel sungguh takut melihat seringai adik angkatnya itu.


"please Val jangan lagi"batin Xavier nelangsa.

__ADS_1


"astaga apa lagi yang tengah direncanakan istriku ini,perasaanku tak enak"batin Rafendra gelisah.


"mulai.hari ini.kau kak Marvel dan kau Xavier istri kalian akan tinggal di mansion ini selama Seminggu dan kalian dilarang menemui mereka"tekan anggi menatap puas wajah pucat pasi Marvel dan Xavier serta senyum mendukung dari Selenia dan Zoya.


"TIDAK"teriak tidak terima Marvel dan Xavier menatap tak percaya pada keputusan mutlak anggi.


"please jangan Val,kau tega memisahkan kakakmu ini dari belahan jiwanya"_ucap Marvel memelas.


"tidak perduli itu hukuman kalian,gara gara kalian babyku merajuk dan sekarang perutku keram dan mual melihat kalian disini"ucap anggi tak iba sama sekali.


"kau tega sekali Veleri,aku tak bisa tidur tanpa memeluk istriku"ucap Xavier frustasi.


"tak perduli siapa suruh kalian merusak kesepakatan kemarin"ucap anggi mutlak.


Marvel dan Xavier sontak menoleh pada istri mereka dan naas kedua wanita itu hanya melihatnya dengan senyum puas atas ucapan mutlak anggi.


"hell,kau tega Selenia"batin Xavier pasrah sudah.


"nasib dasar Rafendra sialan semua ini salahmu"batin Marvel mendelik tajam pada Rafendra dan ditanggapi acuh oleh pria tirani itu tak perduli,dalam hati Rafendra sendiri tengah harap cemas menanti hukuman mutlak dari sang istri.


"nah sayang,kami akan pulang sekarang kalian selesaikan masalah ini karna kasian daddy kalian sudah menunggu dengan sabar tidak seperti pria pria ini"sindir halus Mrs Citra yang ditanggapi kekehan geli Maya dan Hana.


"ok bunda,mommy dan mom sering kemariya,Val tunggu"ucap anggi tersenyum cerah kepada para ibu angkat serta ibu mertuanya itu.


tak lama datanglah Bayu beserta Jack dan Bagas menatap kasihan pada Rafendra beserta Marvel dan Xavier.


"kalian harusnya bersabar boy,lihat sekarang kalian dapat apa ck ck ck sungguh malang"bukanya membantu ,Mr Bayu malah mengejek puas melihat wajah nelangsa putranya beserta Marvel dan Xavier.


"hahahha kasihan apa dad bilang ,jangan melawan keinginan wanita hamil sekarang rasakan sendiri konsekuensinya "ucap Jack tertawa sepuas hatinya.


"selamat menikmati ranjang dingin kalian boy"tambah Bagas tertular kelakuan Bayu serta Jack yang senang menistakan putra mereka sendiri.


"ck sabar Marvel itu dad mu"batin Marvel jengkel melihat ucapan penuh ejekan dari pria paruh baya yang berstatus ayahnya itu.


"God tega sekali kau daddy"batin Rafendra tak habis fikir akan tingkah sang ayah.


"hell,pria pria tua tidak waras ini sungguh menambah sakit kepalaku"batin Xavier jengkel.


"kenapa kalian melotot seperti itu


melihat ayah serta daddyku,kalian marah tidak terima?"ucap anggi ketus.


"tidak kok sayang hahaha kau sensitif sekali"ucap Rafendra tertawa canggung.


"benar veleria adikku yang cantik dan baik ,kau salah faham mana ada kami marah pada para pria tua itu"ucap Marvel gugup.


tak lama para ibu sudah keluar dan langsung pamit pulang bersama para suami mereka yang tengah tertawa puas melihat penderitaan para putra mereka.


Marvel,Xavier,Bimo,Alex dan lingga melihat penampakan Rafendra seakan tengah menunggu hukuman mati saja,namun nasib mereka pun tak kalah tragis akibat hukuman anggi yang disetujui dengan entengnya oleh istri mereka masing masing,poor husband.


Deg.....Deg


degub jantung Rafendra menggila menatap smirk terkesan sadis sang istri.


"i....ia sayang"gugup Rafendra.


"kau tidak boleh menemui ku selama seminggu ditambah jangan memeluk,jangan menciumku dan jangan tidur sekamar denganku setelah masa hukumanmu habis"ucap anggi mutlak.


Rafendra langsung berdiri mematung dengan ekspresi kaget seakan tidak mempercayai pendengaranya sendiri.


"tidak bisa begitu sayang,mana kuat aku tidak menyentuhmu jangankan sehari ,ini malah kau bilang seminggu .aku bisa gila"tekan Rafendra tak terima.


"tidak mau ya sudah,ku tambah jadi sebulan saja"jawab anggi enteng.


"TIDAKK"teriak Rafendra cepat.


"baiklah seminggu deal"ucap Rafendra akhirnya pasrah saja.


"dan kalian cepat pergi sekarang juga,melihat kalian perutku jadi kram dan mual"ucap anggi tak iba sama sekali melihat wajah frustasi dan tertekan Marvel,Xavier,Bimo,Alex dan lingga.


Rafendra.dengan wajah murung akhirnya beranjak dengan berat hati diikuti kawan kawannya.


"sayang,tak bisakah beri aku ciuman semangat demi hukumanmu"ucap Rafendra memelas.


"benar Selenia satu kecupan tak masalah"tambah Xavier penuh harap.


"honey,kiss bye please"ucap Marvel menatap sang istri memelas.


Cup......


Cup......


sebuah ciuman mesra mendarat di bibir Marvel dan Xavier membuat kedua pria itu bahagia tak terhingga.dan langsung beranjak pergi dengan suka rela sebelum para singa betina itu berubah fikiran.


"sayang"ucap Rafendra.menatap iri pada kedua kawannya itu.


"apa"balas anggi malas.

__ADS_1


"untukku mana,kau-"ucap Rafendra terdiam kaku.


Cup...........


"sudah ya sekarang pergilah "ucap anggi membelai sayang rahang tegas Rafendra,Rafendra pria itu begitu bahagia nya mendapat perlakuan manis istrinya itu.


"maaf ya aku sebenarnya tak ingin menghukum mu,tapi entah mengapa perutku akan kram hebat jika melihat kalian"ucap anggi bersalah.


"tak apa sayang,mungkin baby sedang kesal.dengan daddy dan para paman serta granphanya.aku tidak marah sayang percayalah"ucap Rafendra membelai sayang perut sang istri.


"anak daddy jangan nakal sama mommy dan jadilah anak yang manis"ucap Rafendra mengecup sayang perut anggi.


"udah romantis nya ayo pergi"ucap Marvel menarik paksa lengan Rafendra menjauh dari adik angkatnya itu.


"akhirnya tenang juga,kak aku mau bersiap kuliah.kak Zenit dan kak Zeline sudah bersiap ke rumah sakit"pamit Yura pada kakak sepupunya rianti.


"ia benar,aku juga harus ke kantor mengecek jadwal client kita veleri"ucap Zoya melihat jam sudah menunjukkan pukul 9 pagi.


"ia pergilah,nanti aku menyusulmu Zoya"ucap anggi .


"bagaimana denganmu Selenia,rianti?"tanya anggi setelah kepergian Zoya,zenit,zeline dan yura.


"kami free"_semangat Selenia.


"ok lets make breakfast we are hungry now"ucap Rianti semangat.


"lets go to kitchen "balas Selenia tak kalah semangat dan anggi hanya terkekeh geli melihat adik ipar serta saudarinya itu.


#flasback on#


Rafendra,Marvel,serta Xavier sudah tiba depan mansion Rafendra.terkejut Dengan kehadiran Bimo Alex serta lingga yang tengah duduk santai diatas kap mobil mereka masing masing mengamati situasi mansion.


"kalian disini"ucap Marvel melihat ketiga bawahan Rafendra itu.


"ia"jawab mereka serempak.


"bagaimana"tanya Rafendra datar.


"baik bos mereka aman"jawab bimo.


"kita masuk sekarang"ucap Xavier menatap keadaan mansion Rafendra.


"Bimo,matikan sistem alarm keamanan mansion,dan buka gerbangnya"ucap Rafendra tegas.


"bos alarm bisa dimatikan,tapi pagar besar itu akan bersuara keras saat terbuka,tak ada cara lain pagarnya kita panjat"ucap Bimo frustasi.


tak punya pilihan lain,akhirnya dengan segala sumpah serapah Rafendra dkk memanjat bak seorang maling profesional memasuki halaman mansion mewah seorang bos besar BE dan CEO WJC Grup.


"sialan kita jadi seperti pencuri saja"ucap Xavier jengkel.


"diamlah kau.mau bertemu istrimu tidak"kesal Marvel.


"berisik"jengah Rafendra .


"kau membuat pagar seperti pagar penjara saja ,shit"ucap Marvel kesal juga.


"itu demi keselamatan Kakak ipar veleria,kalau tidak bisa memanjat,jangan jadi lelaki"kesal lingga pada grutuan Marvel serta Xavier.


kini para pria itu sudah masuk dikamar para wanitanya masing masing.


Rafendra menatap intens pada wajah damai nan tenang istri cantiknya yang tengah terlelap,dan tak lama matanya menatap tidak suka pada piyama transparan sang istri yang menampakkan dada berbalut bra hitam menantang anggi.


"sialan akan kubakar baju itu nanti"ucap Rafendra geram menahan hasratnya.


"kenapa kau begitu menggoda sayang"ucap Rafendra.serak.


perlahan pria itu berbaring disamping tubuh anggi.


Cup.....


Rafendra mengecup sayang kening anggi dan memeluk tubuh sang istri erat.


"eh,apa ini kenapa dada istriku bertambah besar dan empuk sekali"ucap Rafendra merasakan tekanan pada dada bidangnya saat memeluk tubuh anggi.


mati matian Rafendra mencoba berbaring tenang sembari menahan hasratnya agar tak menerkam istrinya saat ini juga.


jam tanpa terasa menunjukkan pukul 5 pagi,mata Rafendra sudah memerah karna tak bisa tidur semalaman.


tanpa sadar tangan besarnya mere*as pay*dara berisi anggi gemas.


KYAAAAA...........


BRUKH...........


Issshhh.......


"RAFENDRA,DASAR MESUM "teriak anggi kaget merasakan remas*n pada dadanya.

__ADS_1


#off#


TBC.........


__ADS_2