
hay hay para reader chapter ini bakalan q kasih visual rianti,so jgn lupa tinggalkan jejak like,komen n ksih thor bintang x😉
☕happy reading all☕
didalam ruang ganti itu,tidak ada yang berbicara satu katapun,para pegawai dibutik serta Mrs jenie memutuskan membiarkan Anggi menenangkan diri,awalnya saat melihat devan,tak nampak raut emosi apapun di wajah anggi,namun saat ditinggalkan sendiri diruang ganti barulah kristal kristal bening mulai membasahi wajahnya,anggi menangis tanpa suara.
#devan pov#
aku sedang menunggu gadisku mengganti gaunya,aku merasa lucu karna entah sudah berapa kali aku memintanya mengganti gaunya,karna menurutku tak ada satupun dari gaun itu sesuai keinginanku,aku merasa semuanya menampakkan tubuh indah gadisku dan aku tidak suka itu.
sambil menunggu aku memilih melihat lihat majalah di depan ku,dan mulai membacanya.aku merasa bosan karna semua isi majalah itu hanya seputaran ragam model bentuk gaun wanita,walaupun tak ada yang menarik aku terpaksa tetap membacanya.
hingga tiba tiba seseorang mengambil paksa majalah dalam genggaman ku.
"hei!apa yan-"kata kataku terhenti.aku dapat merasakan seolah mataku tak bisa berkedip saat ini,aku sangat terkejut.
di depan ku saat ini ada wanita yang selalu menjadi alsanku merubah kepribadian ku menjadi seorang playboy.
dan dia wanita yang saat ini paling tidak ingin aku temui,wanita yang telah menghancurkan cinta ku dulu,wanita yang sangat aku cintai dengan seluruh hatiku.
"hai devan!"kau masih mengingatku kan?"tanya Kristi dengan nada manja seperti dulu.
"kris-kristi.apa yang kau lakukan disini?"tanyaku gugup.
aku benar benar belum siap jika harus bertemu lagi dengannya,jujur masih ada sedikit rasa yang tertinggal dihatiku.
"aku merindukanmu"jawabnya manja,sambil duduk di pangkuanku.
"kata Harul kau sedang menemani davin dan calon istrinya dibutik"jelasnya sambil memainkan keras kemejaku.aku tak menghindari perlakuannya,dan tidak juga menjawab pertanyaan ya.
Kristi berhenti memainkan kerah kemejaku,lalu tiba tiba menariknya keras hingga tubuhku ikut tertarik olehnya dan tanpa terelakkan bibir kami saling bertubrukan lembut.
Kristi mulai melumat lembut bibirku.aku terpaku dan mulai merasa panas.yah,aku ini lelaki normal,digoda seperti ini mana tahan terutama Anggi bahkan tidak pernah mau seperti ini padaku.
devan mulai membalas ciuman Kristi dan dapat kurasakan dia tersenyum disela selalu lumatan panas bibir kami.
dia menarik rambutku dan aku menarik tengkuknya untuk memperdalam ciuman kami.kami sama sama terhanyut dan mulai kehabisan nafas.hingga suara pekikan seseorang menyadarkan ku.
"astaga itu Kristi "
dari suaranya aku tau itu mrs jenie.
aku langsung melepaskan ciuman Kristi ,Anggi melihatnya aku dapat melihat tatapan datar diwajahnya dan senyum yang bahkan tak bisa kuartikan.
anggi kemudian menarik tangan mrs jenie masuk kembali ke ruang ganti.
aku tak dapat bergerak,ingin aku berlari memeluknya dan menjelaskan segalanya,tapi aku tidak bisa bergerak tubuhku seakan tertancap di tanah,hati dan pikiranku sudah meneriaki diriku tapi aku tak bisa.
aku sadar sepenuhnya ini bukan karna Kristi duduk di pangkuanku,aku bisa saja mendorongnya menjauh tapi entah mengapa aku serasa blank pikiranku kosong.
#devan POV end#
Anggi menghapus air matanya kasar,dan langsung mengganti gaunya dengan sebuah blouse dan rok kain yang dia beli langsung dari butik,anggi tidak sudi memakai dres pemberian devan tadi ,apalagi dress itu milik Wanita itu.
Anggi mematut dirinya didepan cermin,menarik nafas dalam dalam dan bergegas keluar menemui devan.
"maaf tuan devan,sepertinya anda sedang sibuk,maaf kami mengganggu aktifitas anda,silahkan anda lanjutkan kembali,saya permisi"kata Anggi dengan wajah datar namun suaranya terdengar sedikit bergetar.
baru selangkah berjalan Kristi memanggilnya.
__ADS_1
"hei tunggu sebentar,kita belum kenalan"kata Kristi tanpa beban sambil bangkit dari pangkuan devan.
Anggi langsung berbalik dan menampilkan wajah datar dan aura dingin,membuat Kristi sedikit takut.
"aku Anggi saudara calon istri davin,sepertinya kita tidak punya urusan apapun,saya permisi"terang anggi datar
"aku ingin devan yang mengenalkanmu padaku,honey kau tak ingin mengenalkan calon iparmu kepadaku"kata Kristi sambil memeluk lengan devan manja.
deg!!!
anggi merasa hatinya ditimpa sebuah batu besar.
hening
tak ada yang berbicara hingga Kristi merasa jengah dan memperkenalkan dirinya pada Anggi.
"baiklah aku akan memperkenalkan diriku sendiri padamu,aku Kristi Loren dan aku tunangan devan,bukan maksudku calon istrinya"jelas Kristi sambil mengulurkan tangannya ke Anggi.
anggi menatapnya datar dan tersenyum dingin kosong ,hatinya kosong dan teramat sakit.hanya tatapan nanar yang bisa dilihat oleh devan pada anggi.
entah mengapa senyuman anggi begitu menyakiti hati devan,tak ada cinta didalamnya,bahkan tatapan cemburu saja tak ada hanya tatapan kosong kekecewaan yang terlihat,yah anggi kecewa untuk yang kesekian kali dalam hidupnya.
"tidak ada yang perlu saya katakan pada anda,permisi"anggi tidak membalas jabatan tangan Kristi ,ia berlalu pergi meninggalkan devan yang dengan bodohnya masih berdiri mematung tidak bergerak..
#anggi POV #
aku berjalan perlahan dengan ekspresi datar didalam butik,tak ingin semua orang melihatku menangis.
aku tak ingin menangis hanya karna Devan,aku baru saja ingin benar benar membuka hatiku dan lihatlah sekarang,begitu ada celah dia langsung menusukku.dan aku sudah sadar aku bukan siapa siapa nya dan marah bukanlah hakku.
namun aku merasa hatiku menjerit hingga pertahananku runtuh.
hiks hiks hiks
dan sekarang akhirnya air mata ini meluncur dengan mulusnya dipipiku.
ku usap kasar wajahku dan mempercepat langkahku keluar butik.
#anggi POV end#
sesampainya diluar butik anggi kembali menarik nafasnya dalam berusaha menghilangkan rasa sesak Yang sungguh menyakitkan dihatinya.
anggi merasa saat devan membawanya menuju kebahagiaan cinta tertinggi,dan tak lama kemudian laki laki itu menghempaskanya kejurang terdalam menghancurkan hatinya berkeping keping.
anggi tak ingin ada orang lain yang melihatnya menangis,anggi memutuskan untuk pergi belum lama ia berjalan seseorang menarik tangannya,seorang gadis berambut sebahu memeluknya erat,yah rianti sahabatnya datang dengan perasaan kecewa dan mereka saling berpelukan erat berusaha menguatkan satu sama lain,ingat dulu bagaimana Anggi membantu rianti Dalam menghadapi masalahnya dengan kris.
sekarang entah mengapa anggi merasa dicampakkan seperti sampah.
"tenang gi,kami ada disini masih ada aku dan kak davin,menagislah jangan ditahan tumpahkan semuanya,berhentilah menjadi gadis yang kuat sekarang,keluarkan suaramu jangan diam"kata rianti sambil menepuk punggungku pelan.
namun anggi tetap tidak bisa mengeluarkan suaranya,isakanya seperti tertahan dia tersekat.
hanya tubuhnya yang bergetar hebat dengan air mata yang mengalir deras dikedua bola matanya yang sudah nampak memerah.
"BRENGSEK SIALAN ,KAKAK GAK NYANGKA KAK DEV BISA NGELAKUIN ITU KEKAMU GI,KEMANA SIH OTAKNYA"maki davin geram
"sudahlah kak,kita pulang aja dulu kasian anggi"kata rianti menenangkan emosi davin.
akhirnya mobil davin melaju meninggalkan butik.
__ADS_1
---------
sementara itu kristi meminta bertemu dewi direstoran dekat rumahnya.
"makasih lho dewi,kamu udah mempertemukan aku lagi sama Devan,kamu tau aku udah lama pengen ketemu dia tapi belum ada celah"kata Kristi.
"gak masalah kok,kalo butuh bantuan aku siap kapan aja,dan aku harap kalian segera menikah"jawab dewi dengan senyum licik diwajahnya yang tidak disadari Kristi.
#flasback on#
saat itu dewi melihat seorang wanita tengah berbicara dengan harul,asisten devan dikantor,tak sengaja dewi menguping pembicaraan mereka,yang intinya wanita itu ingin bertemu devan namun tidak diizinkan oleh asisten devan tersebut.
dari pembicaraan yang dewi tangkap ,wanita itu adalah kekasih masa lalu devan dan sekarang kembali ingin bersama devan lagi,Tanpa pikir panjang rencana jahat terbersit dipikiran dewi,bagaimana agar anggi bisa berpisah dari devan.yah wanita itu adalah kartu as dewi menghancurkan hubungan Anggi.
#flasback off#
anggi meminta davin mengantarnya kerumah lama milik ayahnya dulu.
disinilah anggi berada sendirian,ia sudah menyuruh rianti dan Davin pulang.
hanya kesunyian yang menyelimuti dirinya isak tangisnya memenuhi seluruh kamar dirumah kosong milik ayahnya dulu.
anggi merasa dadanya sesak bahkan bernafaspun terasa sulit.
"ayah aku tak pernah meminta dia berjanji apapun padaku,dia yang datang dan berjanji menyerahkan hatinya pada ku yah hiks hiks hiks.
jika aku tau dihatinya masih ada orang lain aku tidak akan pernah mencoba menerima kata cintanya.kenapa selalu begini selalu p
erasaan dikecewakan yang anggi dapat yah?anggi lelah yah,hik hik hiks.anggi menyesal percaya padanya ayah tolong anggi,sakit yah sakit banget ,anggi kira hati Anggi sudah cukup kuat,tapi ternyata masih belum cukup"batin anggi sambil duduk memeluk lututnya disudut ranjangnya.
sementara itu Devan menatap kosong langit langit kamarnya,pikiranya bercabang mengingat reaksi Anggi,bagaimana gadis itu tetap tenang bahkan tidak sama seperti kebanyakan wanita lain yang akan mengamuk Jika pasangan ya bersama orang lain terutama seorang yang disebut mantan.
Anggi seberapa banyak luka dihati gadis itu.sorot matanya begitu dingin namun setiap ucapan terdengar begitu pedih.
devan sangat frustasi entah mengapa ia tidak bisa menolak keberadaan Kristi didalam hidupnya.di satu sisi ia Sudah mencintai Anggi,gadis yang terlihat begitu kuat namun juga begitu Rapuh di satu sisi lain ya.
"akhh kakak harus apa dek?coba kamu Berbicara pada kakak,namun kamu malah diam saja,hatimu itu terbuat dari apa sih dek"jerit devan frustasi.
dia lebih memilih melihat Anggi marah atau bukan memukulnya namun gadis itu malah melihatnya datar dan malah memberikan senyum yang menyakitkan hatinya.
"plis dek maafin kakak,bicaralah pada kakak,izinkan kakak menjelaskanya padamu"batin Devan sambil mengacak rambutnya frustasi.
akhirnya devan memutuskan untuk mandi dan menyegarkan Pikiranya.
tak berapa lama setelah selesai mandi dan memakai kaosnya terdengar suara bel panthouse kediaman ya.
ting tong
ceklek
pintu terbuka.
"kalian"
ok semua gimana feelingnya dapet gak?
jangan jadi Pembaca gelap lho inget😀😀
nih thor kasih visual rianti n chapter selanjutnya dewi,semoga suka😉
__ADS_1