Cinderella Step Sister

Cinderella Step Sister
Wedding day


__ADS_3

hay all Chapter ini thor akan kasih visual beberapa cast,so enjoy aja ya😂😅


"bacot lu thor"


"ih sewot lu der"😅


* ini Bimo smith



* ini Alex lumiro



* ini lingga Stevano



* ini dokter charles luwis



gimana cocok gak,kalo buat Rafendra and Anggita nanti ya guys😉


--------------------------


Sudah berhari hari Rafendra uring uringan pasalnya ia tidak bisa menemukan anggi dimanapun,bahkan saat ia datang ke kampusnya,gadis itu tidak menampakkan batang hidungnya sekalipun seperti ditelan bumi,sedangkan alamat yang ia dapat tidak membantu sama sekali.


AAAAAAAKH


"kemana kamu sweet heart,sekarang aku benar benar yakin bahwa aku memang sudah jatuh cinta padamu"Rafendra mengacak rambutnya frustasi.


tidak ada satu orang pun yang berani mengganggu singa gila yang sedang mengamuk saat ini.


wajah tampan nya tertutup oleh penampilan nya yang berantakan yah,Rafen benar benar frustasi sudah beberapa hari ini ia tidak bisa tidur nyenyak,bahkan lingkaran hitam pada matanya membuatnya tampak mengerikan.


tok tok tok


suara pintu kamarnya diketuk dari luar.


Rafendra menarik nafasnya sejenak


"masuk"suara baritonya terdengar dingin mengintruksikan agar orang itu masuk.


"sorry bos,Alex dan lingga sudah tiba mereka ingin bicara"kata Bimo sedikit takut melihat bosnya seperti iblis yang baru bangun karna seringai mengerikan tercetak jelas diwajahnya begitu mendengar nama kedua orang itu disebut.


"bagus,suruh kemari cepat"perintah Rafen datar.


tak berama lama masuklah dua orang pemuda tampan yang nampak seumuran dengan Rafen mungkin hanya berbeda 2-3tahun saja.


"bagaimana?"tanya Rafen datar.


"rupanya si tua bangka grup Tansai itu biang keroknya bos,mereka mulai berani main main dengan saham WJC"jawab Alex dengan seringainya.


"benar bos,mereka bekerja sama dengan si keparat wakil menteri Lohan,mereka pikir kita bodoh"tawa lingga terdengar mengerikan.


"laporkan hasil penyelidikan mu lingga"ucap Rafen datar.


"mereka mencoba menipu dan memanipulasi harga saham setiap hotel dan resort WJC ,mereka juga mulai berbuat curang dengan campur tangan wakil menteri lohan.saham dan harga properti WJC grup di US sudah jatuh 30%,apa bos sudah cukup menonton?"terang lingga panjang lebar.


"benar bos,tuan Bayu sudah meneror saya terus menerus selama beberapa hari ini,karna bos belum juga mau bergerak"Bimo ikut menimpali.


HAHAHAHHA


suara tawa mengerikan Rafendra memenuhi ruangan.


ketika pemuda tampan itu hanya bisa mengangkat bahunya karna jika sudah begitu maka habislah orang yang mencoba mengusik bos mereka itu.


"bagus sekali ,memang aku sedang membutuhkan pelampiasan hahahaha,mereka akan kuberi hadiah yang manis"ucap Rafen sambil menghapus ujung matanya yang sedikit berair.


"Bimo mulai bergerak,hancurkan semua properti dan saham grup Tansai dan pastikan kedua orang tua bangka itu datang menemui ku,malam ini"titah Rafendra tegas.


"baik bos"kemudian Bimo,Alex dan lingga keluar meninggalkan Rafen.


saat tengah asik kembali memikirkan gadisnya hanphone Rafen berbunyi dan menampakkan nama Davin.


tut tut tut


"heem ada apa vin?"tanya Rafen malas.


"hei gila kamu Rafen,kamu sudah beberapa hari ini di indonesia,cuman sekali kita ketemu,itu juga pas aku ngamuk ama tuh kak dev"kata davin jengkel


" ia sorry,kenapa?"tanya Rafen datar.


"ck ,jgn lupa datang ke pernikahan aku dan rianti besok,oh ia pernikahan aku temanya pesta topeng,jadi jangan lupa "ucap davin jengkel akan sikap Rafen.


"oh ia hampir lupa,ok ya udah pasti aku datang"Rafen kemudian menutup telpon nya sepihak.


sementara davin memaki sikap Rafendra karna menutup telpon nya sepihak.

__ADS_1


"dasar aneh,nikah kok pake acara make topeng segala,hahahhaha menarik juga si rianti itu"gumam Rafendra


---------------


sementara ditempat lain


"seriusan ri,kamu minta tamu pakai topeng pas acara kalian besok?"tanya anggi tidak habis pikir ulah rianti.


"ya biar seru gi,supaya kamu gk perlu liat muka somplak Devan,Kristi,Dewi dan semua keluarga tirimu kecuali kak tommy.


mereka semua diundang sama papa Seno,demi sopan santun katanya"ucap rianti sebal.


"huft,tuan Seno benar ,jika hal itu tidak terjadi mungkin ia juga akan menjadi ayah mertuaku"jawab anggi sendu.


"hei,forget it besok setelah acara kamu langsung berangkatkan ?"tanya rianti.


"ia semua udah aku packing,jam 9 malam aku berangkat"kata anggi sambil tersenyum kearah rianti.


"ok yuks temui ayah sama bunda"rianti menarik tangan anggi keluar kamar menemui kedua orang tuanya.


diruang keluarga Bagas dan Maya sedang berbincang santai sambil menonton tv,Bagas sedang merangkul istri nya mesra.


"khem ayah,bunda"panggil rianti.


Bagas dan Maya kemudian menoleh melihat kedua putrinya berdiri sambil tersenyum jail kearah Mereka.


"ayah bunda hebat makin mesra aja"goda anggi.


"hahahah kalian ini,sini duduk"tawa Bagas


"ada apa sayang?"tanya Maya kepada kedua gadis itu.


"pa,ma Anggi akan langsung berangkat ke Inggris sehari setelah pernikahan rianti"jelas anggi pada orang tua angkatnya itu.


"apa harus secepat itu sayang?"tanya Maya


"ia Anggi apa tidak terlalu buru buru?"tanya Bagas.


"tidak pa,ma semua sudah direncanakan dari awal kok jangan khawatir"ucap anggi tegas.


"baiklah jika keputusan kamu sudah bulat"ucap Bagas pasrah.


setelah cukup lama mengobrol mereka kemudian masuk ke kamar masing masing.


pagi hari telah tiba,matahari memancarkan sinar hangatnya ,keluarga Bagas tengah bersiap siap untuk ucara pernikahan putri Mereka nanti malam.hari ini semua orang nampak sibuk,begitu juga dengan Keluarga Anggara mereka pun tak kalah sibuk mempersiapkan pernikahan putra kedua mereka.


ISLAND RESORT menjadi lokasi hadiah dilaksanakan ya pernikahan dari Rafendra untuk Davin dan Rianti,awalnya pasangan itu menolak,namun sikap arogant dan tidak ingin dibantah Rafen membuat keduanya tidak bisa berkata apa apa lagi.


malam sudah tiba,nampak lokasi tempat pernikahan Davin dan Rianti begitu ramai dan terkesan sangat romantis.



lampu lampu tergantung indah dengan nuansa putih menambahkan kesan eksotisme.pemandangan alam yang begitu indah dilengkapi dengan dekorasi mewah


yang terkesan simpel modern dan anggun mampu menyenangkan mata setiap tamu yang hadir.


Davin maupun Rianti tidak ingin mengadakan pesta yang mewah karna menginggat kejadian yang dialami Anggi,rasanya tidak enak jika Mereka mengadakan pesta mewah sedangkan Anggi masih dalam kondisi yang buruk.apalagi nanti mengingat Devan juga akan datang.


tempat itu mulai ramai dipadati oleh tamu tamu yang datang dengan memakai topeng yang disediakan panitian acara,


kedua keluarga nampak bahagia dan sibuk bersalaman dengan tamu tamu yang hadir.


rianti nampak cantik dengan gaun pengantin berwarna putih dengan bagian belakang yang menjuntai panjang kebawah dan bagian bahu yang terbuka,serta rambut yang disanggul dan sebuah tiara berwarna coklat menghiasi rambutnya menampilkan kesan elegant nan simple.



lain halnya Davin,Pria itu nampak begitu gagah dengan tuksedo berwarna hitam lengkap dengan dasi kupu kupu,pria yang pada malam itu bertambah tampan berkali lipat dengan senyum bahagia terus terpancar dari wajahnya.



Davin terus tersenyum bahagia di depan altar pengantin menunggu mempelainya tiba,rianti yang datang berjalan anggun bersama ayahnya.menuju kearah Davin semua pasang mata terus menyaksikan pasangan yang nampak sangat bahagia itu.


setelah mengucapkan janji suci,kini Davin Dan rianti sibuk menyalami para tamu undangan.


"sayang kamu udah siap tempur ntar malamkan?"goda Davin pada rianti istrinua itu.


"iih kak davin bikin malu ah"kata rianti sambil menutupi rona merah diwajahnya.


"duh istriku malu rupanya,mulai sekarang panggil mas aja ,jangan kakak kita udah nikah bukannya masih pacaran tau"goda Davin sambil mencuri cium pipi rianti.


semua para tamu hanya tertawa geli melihat sikap Davin pada Istrinya,sedangkan kedua orang tua mereka hanya menggeleng kepala melihat kelakuan pengantin baru itu .


"ish mas jangan disini dong,malu tau"omel rianti sambil mencubit pinggang suaminya,dan jangan lupa ekspresi cemberut yang nampak menggemaskan dimata Davin.


"oh sayangku ini rupanya kasih kode,minta mas cium toh"kata Davin jail.


"udah ah,mas itu kok jadi mesum begini sih"omel rianti jengkel


"ama istri sendiri sah sah aja kok,sebagai hukuman kamu berani cubit mas tadi,siap siap aja besok gak bisa jalan"Davin tersenyum sambil memainkan alisnya naik turun menggoda.

__ADS_1


rianti hanya bisa menelan salivanya pasrah,suami nya ini memang gila.


"tapi mas,kok Anggi belum keliatan sih?"tanya rianti bingung.


"bentar lagi mungkin sayang"jawab Davin santai.


tiba tiba suasana yang awalnya tenang hitmat menjadi riuh akibat kedatangan empat orang pria tampan dengan aura begitu maskulin,terutama pria yang memakai jas stelan berwarna putih gading berjalan didepan tiga orang pria lainya yang memakai setelan jas hitam,abu abu dan biru gelap.


bahkan hampir semua tamu wanita yang hadir tidak ada habisnya menatap lapar ke arah mereka berempat,terutama pria berjas putih gading


keempat pria maskulin itu berjalan kearah pasangan pengantin,walau memakai topeng namun aura berkarisma pria berjas putih gading itu nampak mendominasi.


Davin tersenyum kearah pria yang tak lain adalah Rafendra.


"selamat Davin atas pernikahan kalian,selenia sebentar lagi tiba"ucap Rafen sambil menyalami keduanya.


"thanks bro,oh ya mereka siapa nih?"tanya davin sambil melirik kepada ketiga pria dibelakang Rafen


"kenalkan mereka kawan kawanku,ini Bimo,Alex dan lingga"ucap Rafen sambil meminta ketiga bawahanya menyalami davin dan rianti.


"wah gak nyangka pengantin wanitanya cantik juga,jadi iri"goda lingga Sambil mengerling mata pada rianti.


"apa anda tidak pernah ingin merasakan mata anda keluar dari tempatnya saudara lingga"maki davin sewot,emosi istrinya digoda bawahan Rafen.


rianti dan alex hanya bisa tersenyum geli melihat sikap posesif davin,sementara Rafendra dan Bimo hanya menatap datar kepada pertengkaran tidak jelas ulah lingga.


"udahlah mas,jangan marah anggap aja angin lalu,lagian gak baik marah marah"tegur rianti akhirnya .


"ia udah deh,daripada istriku ngambek"ucap davin sambil merangkul pinggang rianti erat.


tak berapa lama Devan muncul bersama Kristi,sebenarnya Devan sangat tidak suka dengan sikap Kristi yang selalu menempel kepadanya,namun mau bagaimana lagi,pernyataan Kristi bahwa dia akan menyakiti dirinya jika Devan meninggalkan nya membuat Devan terpaksa menuruti keinginan kristi.walau status Mereka tidak jelas asal selalu bersama Devan bagi Kristi itu sudah cukup.


"wah wah wah,masih berani kalian nunjukin wajah kalian,gak usah sok kenal.kalian boleh datang tapi gak usah belagak bersalaman dengan kami"sinis rianti sambil menepis tangan Devan dan Kristi yang hendak menyalami dia dan Devan.


"dan oh ia,segera turun dari sini sebelum saudara iparku melihat kalian berdua"kata davin tak kalah sinis dari rianti.


Devan hanya menghela nafas pasrah akan kebencian sang adik serta rianti,bagaimanapun memang ini salahnya.


dari jauh Rafendra menatap heran pada ketegangan antara Kedua saudara itu.


"apa masalah mereka belum selesai"batin Rafen tidak mau ambil pusing.


tiba tiba seseorang menepuk pundaknya.


"hai kak"sapa Selenia sumringah.


"lama banget kamu sel"kata Alex


"hahah maaf namanya juga cewek,dandanya lama lah"jawab Selenia


"gak usah dandan tetep cantik kok"goda lingga.


"berisik banget kalian"kata Bimo datar.


"kalo gak mau berisik ,sana pergi ke gunung bertapa"jawab Selenia jengkel Pada sikap Bimo yang 11 12 dengan sang kakak.


sementara Rafendra hanya nampak datar dan tidak perduli akan sekitarnya.


dalam pikiran nya hanya dipenuhi keinginan bertemu dengan gadisnya valy(anggi).


dari jauh nampak sebuah keluarga memasuki area pesta,yah mereka adalah keluarga Hari Adijaya bersama Winda resti Adijaya istrinya serta Tommi dan Gladis istrinya dan Dewi lara putri bungsunya.


nampak keluarga Setiawan memicingkan mata tidak suka akan kedatangan keluarga Adijaya terutama Rianti,ia nampak sangat tidak suka terbukti dengan betapa eratnya ia menggenggam tangan Davin suaminya.


"tenang sayang jangan emosi,kita masih banyak tamu,lagian acaranya belum mulai"ucap davin menenangkan istrinya


"huft,baiklah mas"kata rianti mencoba tenang.


"Selamat ya rianti akan pernikahan ya"ucap winda tulus


"gak usah sok baik tante,saya tau kalian marah kan davin nikah sama saya"sarkas rianti sinis.


"jangan sembarangan ya lho ama mama gue rianti,mentang mentang davin milih lo,trus sekarang lo belagak depan gue"maki dewi emosi.


"sudah sudah malu diliatin tamu yang lain"kata Hari menengahi.


sementara Davin hanya melihat sinis kearah dewi.


"selamat ya ri,mbk sama mas tommy ikut seneng"ucap gladis.


"makasih mbak udah repot repot datang padahal kak Tommy masih belum bisa cuti,tapi kalian tetep datang"balas davin.


"oh ia Anggi mana ri?"tanya tommy.


"gak tau kak,bentar lagi datang kali"jawab rianti.


Rafendra yang nampak mulai jenuh,tiba tiba mencium bau parfum yang sangat lembut menyeruak masuk kedalam penciumannya.wangi manis vanila dengan kesegaran mawar.


pandangannya tertuju kearah area masuk menuju pesta,bukan ia saja rupanya yang menatap arah itu,rupanya semua tamu yang hadir pun sama terpukaunya dengan sesosok gadis cantik yang melangkah dari sana.

__ADS_1


__ADS_2