Cinta Diam-diam

Cinta Diam-diam
Season 2 Part 49: Kedamaian Singkat


__ADS_3

Butuh beberapa hari untuk Serra akhirnya pulih dari luka dan trauma yang dialaminya selama penculikan itu.


Dia dirawat disalah satu Rumah Sakit milik Keluarga Wilson, atas perintah Reno.


Reno selalu mengawasi Serra sejak hari itu.


Terkadang, Reno masih bisa melihat Serra sedikit mengigau di tengah malam.


Seperti saat ini,


"Serra? Tidak ada apa-apa sekarang, ada aku disini, semua baik-baik saja, ok?"


"Reno...." Guma Serra pelan, lalu mulai memeluk Reno.


"Tidak apa-apa, aku disini, aku akan menemanimu, aku tidak akan membiarkan hal-hal seperti itu terjadi padamu lagi,"


"Hmm," guna gadis itu masih terus memeluk Reno.


Pelukan ini begitu hangat, Serra merasa ini tidak nyata.


Terkadang dirinya merasa kalau dirinya tidak akan bisa bertemu dengan Reno lagi, entah kenapa.


Namun saat ini Reno ada didepannya, dalam pelukannya, jadi semua baik-baik saja bukan?


Ya, tidak perlu lagi ada yang dikawatirkan.


"Aku juga sudah mencari tahu, siapa yang menjebakmu hari itu,"


"Siapa?"


"Sherry Lee."


"Ah... Aku sudah menduga,"


"Dia benar-benar....."


"Ya, dia memang memusuhiku sejak lama apalagi kejadian yang dia alami dengan Tunangannya,"


"Kejadian apa?"


"Tunangan Serrly selalu menjadi orang brengsek yang suka menggodaku,"


Disini, Reno hampir tidak bisa berkomentar soal itu, namun dia tetap memberikan komentar.


"Kenapa hanya ada orang-orang aneh yang mengejar mu?"


Serra sedikit tertawa mendengar komentar lucu Reno,


"Apakah kamu termasuk, Reno?"


"Mungkin?"


"Bagaimana kamu menemukanku? Saat sebelumnya juga...."


"Aku mungkin tidak sebaik yang kamu kira, Serra.... Mungkin aku juga salah satu yang termasuk seperti orang-orang itu bagaimana mereka terobsesi padamu..."


"Jangan katakan itu, kamu jelas tidak seperti orang-orang brengsek itu. Aku tahu kamu, kamu sangat menyukaiku, benar?"


"Ya, aku mungkin menyukaimu lebih dari yang kamu kira,"


"Kamu selalu boleh menyukaiku selama yang kamu suka, aku akan tetap menjadi milikmu, oke? Kamu juga bahkan boleh menggawasiku dua puluh empat jam,"


Mendengar pertanyaan Serra barusan, muka Reno memerah dan merasa malu.


Apakah GPS nya sudah terungkap sekarang?


Di sana, akhirnya Reno bisa melihat senyuman dari gadis itu.


Setelah semua hal buruk yang menimpanya, dia tidak lagi tersenyum, dan hanya wajah pucat tanpa ekspresi, juga diliputi keputusan.


Dirinya tidak mengira, kalau Serra harus menghadapi hal-hal sulit ini.


Dirinya bersumpah, kalau dirinya tidak akan membiarkan Serra mengalami hal-hal tragis ini.

__ADS_1


Ya dirinya juga sudah menyiapkan untuk menghukum para penjahat yang berani melakukan ini pada Serranya.


Awas saja mereka!!


Dan lagi, dirinya juga sudah menyiapkan hal-hal yang akan segera diumumkan ke Publik untuk mengembalikan nama baik Serra.


Semua berjalan dengan lancar.


Itulah yang direncanakan oleh Reno.


Namun dia tidak tahu, kalau ternyata ada seseorang yang mengawasi Reno selama ini saat di Rumah Sakit.


####


Saat ini, disebuah taman, terlihat dua orang satu pria yang lebih tua dan yang satunya, seorang gadis muda, sedang berbicara hal penting.


"Benar, kata kamu Veronica. Reno benar-benar berhubung dengan gadis Keluarga Lee itu. Reno bahkan berani memasukan gadis itu ke salah satu Rumah Sakit Keluarga kami!! Dia benar-benar diperdaya oleh penyihir itu!!"


"Benarkan, Kakek? Itu juga yang membuat hubunganku dan Reno tidak ada perkembangan selama ini,"


"Kamu tenang saja, Veronica. Aku tidak akan membiarkan ini. Kamu tetap satu-satunya yang akan menjadi cucu Mantuku, oke?"


"Aku percaya pada, Kakek. Jadi sebenarnya aku memiliki beberapa ide,"


"Apa itu?"


"Memberikan beberapa gertakan pada gadis itu,"


"Caranya?"


"Kakek pinjamkan saja anak buah Kakek, aku yang akan mengurusnya,"


"Ya, aku akan menyerahkannya padamu, namun jangan berlebihan,"


####


Selama hari-hari ini, Serra dan Reno menghabiskan lebih banyak waktu berdua.


Mereka menikmati hari-hari mereka dengan tenang.


"Kamu benar-benar sudah tidak apa-apa?" Tanya Reno dengan cemas.


"Aku sebenarnya sudah baik-baik saja sejak beberapa hari lalu, tidak ada luka berat yang menimpaku,"


"Ya, aku bersyukur tidak terjadi apa-apa padamu,"


"Terimakasih, kamu datang tepat waktu."


"Tidak, aku yang terlambat... Seandainya saja lebih cepat...."


"Tidak-tidak, Reno, aku tahu hal-hal yang menimpamu saat itu,"


"Ya, aku tidak mengira Mikael bisa begitu licik,"


"Aku juga tidak mengira,"


"Sudah-sudah, jangan terlalu dipikirkan, mari kita segera turun dari Rumah Sakit, dan menuju mobilku, aku akan membawamu ke Apartemen ku,"


"Eh?? Tapi...."


"Tidak aman untuk mu sendirian,"


"Tapi, aku takut itu akan memberikanmu beberapa rumor buruk jika sampai tersebar, dan... Keluarga mu...."


"Mari kita tidak perlu dulu memikirkan hal-hal buruk, oke?"


"Hmm, baiklah."


Lalu dua orang itu turun dengan lift, Reno meninggalkan Serra didepan pintu rumah sakit untuk mengambil mobilnya.


Dan Serra duduk dan menunggu disana.


Namun dia tidak tahu kalau sedang diawasi.

__ADS_1


Disisi lainnya, dari arah mobil tertentu terlihat seorang gadis menatap Serra dari kejauhan.


"Nona Serrly, itu keberadaan Serra. Kami baru menemukannya keberadaannya kemarin,"


Serrly tersenyum licik sambil menatap kearah Rumah Sakit.


Sejujurnya, dirinya tidak akan pernah mengira kalau sepupunya yang bernama Serra ini begitu licik.


Ternyata, Serra diam-diam memiliki hubungan dengan Pewaris Keluarga Wilson itu!!


Kalau tahu begini, dirinya seharusnya tidak perlu melakukan hal-hal merepotkan dengan menjebak gadas itu.


Hah, namun hal-hal terlah berlalu, hanya bisa melakukan langkah berikutnya.


Sekarang akhirnya, Serrly mengerti rencana licik Serra kenapa gadis itu ingin segera mengambil alih Perusahaan.


Hah....


Dia ingin kabur dan bersama dengan kekasih gelapnya itu bukan?


Sepupunya benar-benar licik!!


Tapi tenang saja, dirinya tidak akan membiarkan ini.


"Kalian sudah melaksanakan rencana yang aku buat?"


"Tentu. Semua berjalan lancar, kamu susah melakukan sesuatu pada mobil yang akan mereka tumpangi,"


"Ah, kalian selalu bisa membuat hal-hal berjalan dengan baik. Kalian akan aku beri bonus setelah ini."


"Terimakasih Nona Serrly,"


####


Disana, Serra sedang menunggu mobil Reno.


Dan akhirnya orang yang ditunggu datang beserta mobil yang dinaikinya, Serra lalu hendak menuju mobil Reno, namun malah ada beberapa orang yang tiba-tiba menghalangi mobil Reno.


"Kalian!! Kalian siapa!!"


"Mohon Tuan Muda Reno ikut kami. Ini adalah Perintah dari Kakek anda, anda harus dibawa pulang, anda tidak boleh berhubungan dengan Gadis Keluarga Lee itu."


"Jadi... Jadi Kakek akhirnya tahu dan mengirim kalian?"


"Benar, harap Tuan Muda menuruti perintah Tuan Besar,"


"Katakan padanya kalau aku menolak,"


"Kami tidak bisa melakukan itu, Tuan Muda. Jika Tuan Muda menolak, kami akan memaksa Tuan Muda,"


"Tangkap aku kalau kalian bisa!"


Disini, Reno segera menarik Serra ke dalam Mobilnya, lalu dia melewati mobil hitam didepannya, walaupun dia akhirnya diikuti oleh beberapa Mobil hitam yang mencoba mengkapannya.


Mereka naik mobil dengan kecepatan yang cukup tinggi, masih diikuti mobil-mobil hitam di belakang mereka.


"Reno, apa ini tidak apa-apa?"


"Tidak, aku akan menjelaskan pada Kakek kalau sudah saatnya,"


"Tapi..."


"Tenang saja, tidak apa-apa. Semua akan baik-baik saja."


Disini, saat mobil mereka melaju cukup kencang, Reno hendak mengeram mobilnya untuk melewati tikungan mencoba melarikan diri dari mobil dibelakang, namun siapa yang tahu kalau mobilnya tidak bisa direm.


"Awasss...Reno...."


CRATSSSSSS


Ini adalah tikungan yang cukup tajam dijalanan yang cukup sepi.


Ketika mobil yang berjalan cukup kencang itu menabrak sesuatu.

__ADS_1


####


Bersambung


__ADS_2