Cinta Diam-diam

Cinta Diam-diam
Part 31: Rahasia Keluarga Lee


__ADS_3


Disekolah Elite ini, ada kelas khusus yang bernama Privat Class, ini adalah kelas pribadi yang biasanya akan diadakan dirumah untuk beberapa murid tertentu.


Biasanya fasilitas ini bisa diakses oleh siswa-siswa tertentu yang memiliki beberapa masalah misalnya beberapa masalah kesehatan atau masalah-masalah lainnya, juga beberapa permintaan khusus.


Itulah kenapa sekolah ini menjadi salah satu sekolah Elite dengan fasilitas lengkap yang sangat digemari oleh beberapa Keluarga Elite dikota ini.


Itu benar dengan adanya Privat Class ini, terkadang beberapa siswa-siswi sekolah ini yang yang memang sejak awal sudah akan diperkenalkan atau belajar bisnis oleh keluarganya akan memilih kelas ini dengan nyaman.


Karena tidak perlu hadir dikelas, dan bisa belajar dirumah juga disisi lainnya bisa belajar bisnis keluarga mereka lebih awal.


Itulah juga alasan kenapa Serra mulai tidak hadir kesekolah.


Setelah hari dirinya dimarahi oleh Kakeknya, Orang tuanya juga mulai memarahi, menamparnya, bahkan mengurung Serra dalam rumahnya.


Ya, bahkan sampai memutuskan kontak Serra dengan orang-orang yang ada diluar.


Mereka mulai marah pada Serra karena berhubungan dengan putra dari Keluarga Wilson itu.


Namun bahkan ketika Serra dimarahi habis-habisan dia tidak menjawab atau berkata apapun kepada orang tuanya apalagi menjelaskan jadi dirinya menerima beberapa tamparan dan pukulan dari Ibunya yang membuat wajahnya memar.


Dan itulah bagaimana Ibunya mendidik sejak dirinya masih kecil dan tidak pernah berubah sampai saat ini.


Ayahnya selalu sibuk diluar, dan Ibunya lah yang akan mengurus hal-hal yang berkaitan dengan Serra sehari-harinya.


Ini adalah kisah kelam keluarga Serra, dirinya dan Kakaknya Johan, bukan saudara kandung, mereka satu ayah namun beda Ibu.


Ibu Johan meninggal saat melahirkan Johan, dan satu tahunan setelah Ibu Johan meninggal, Ayahnya menikah dengan Ibu Serra.


Hal ini bisa disebut semacam tindakan yang tidak sopan dan tidak senonoh di kalangan kelas atas.


Apalagi dengan latar belakang Ibu Johan yang terbilang cukup tinggi.


Dan mulai bermunculan gosip-gosip miring soal hubungan gelap ayahnya dan ibunya di belakang ibu Johan.


Dan tentu saja Kakeknya tidak puas dengan pernikahan orang tua Serra.


Ibu Serra selalu mendapatkan perlakuan dingin dari Sang Kakek bahkan Ayahnya pun mendapatkan perlakuan dingin darinya.


Kecuali karena keberadaan Johan, Kakek Serra tidak puas dengan Putra Sulungnya itu.


Benar yang membuat Kakeknya puas dengan Ayahnya yaitu pernikahan Ayahnya dengan Ibu Johan. Itu adalah kebanggannya sejak dulu, juga putra mereka yang berbakat yaitu Johan Lee.


Putra keduanya yaitu Paman Serra, dari awal memang tidak membuat Kakek Serra puas, terutama pernikahannya dengan salah satu Artis yang bukan dari Kalangan Kelas Atas.


Dan kemudian kematian Menantu Kesayangannya itu, juga pernikahan kedua Putra Sulungnya benar-benar membuat Kakeknya merasa tidak puas dan membenci Ibu Serra.


Tapi sukurlah, Manantu kesayangan Kakeknya itu berhasil memberikan ahli waris yang layak dan hebat seperti Johan Lee.


Johan Lee terlahir dengan IQ yang cukup tinggi, dia semacam jenius sejak dia kecil, sudah bisa melakukan banyak hal sejak dia kecil.

__ADS_1


Johan saat kecil dibesarkan oleh Kakek dan Neneknya dari pihak Ibu sampai dia berumur lima tahun, namun perkembangannya selalu dipantau oleh Kakek Serra.


Kelahiran dua cucu Perempuannya tidak membuat Kakek Serra puas, terutama jika mereka berdua dibandingkan dengan Johan cucu kesayangannya itu.


Tapi untuk memberi muka kedua Putranya, dia membuat pengaturan, diantara dua cucu perempuan ini, yang akan membuatnya puas dengan prestasinya akan bisa mengambil alih sebagai Presiden Direktur salah satu Perusahaan Cabang.


Dan untuk Perusahaan Utama, ini adalah keputusan mutlak, akan diberikan pada Johan Lee.


Juga dari awal persaingan kedua saudara ini sangat buruk. Kedua kakak beradik ini sudah bermusuhan sejak mereka remaja, untuk menentukan siapa yang paling baik agar bisa meneruskan bisnis ayah mereka.


Namun pada kenyataannya kakak beradik ini mengecewakan ayah mereka. Dan begitulah bagaimana rencana Kakek Serra memberikan dan mewariskan bisnisnya pada Johan Lee.


Tentu persaingan kedua bersaudara ini belum selesai ini termasuk membawa Serra dan Serrly sepupunya untuk saling bersaing sejak kecil.


Bahkan Serra selain dibandingkan dengan sepupunya dia juga dibandingkan dengan Kakaknya yang begitu sempurna.


Bahkan ketika Serra masih kecil dia belum bertemu dengan kakaknya namun dia sudah dibanding-bandingkan dengannya. Tentang bagaimana Kakaknya sudah bisa membaca diumur 2 tahun dan sebagainya.


Sedangkan Serra cukup lambat jika bandingkan dengan kakaknya itu membuat Ibunya tidak puas.


Ibunya sangat paranoid, menuntut putrinya untuk menjadi sempurna dan selalu menghukumnya sejak kecil, atau jika dia dalam suasana hati yang buruk atau dia tidak puas dengan putrinya itu.


Serra yang saat itu masih kecil dan selalu dibanding-bandingkan dengan Kakaknya lambat laut menyimpan beberapa rasa iri dan kebencian pada kakak laki-laki yang belum ditemuinya itu.


...####...


Didalam kamarnya, Serra saat ini belajar. Ini sudah hampir dua minggu sejak dirinya dikurung disini, diawasi setiap saat.


Seperti seorang tahanan rumah yang bahkan tidak bisa berkomunikasi dengan orang-orang diluar.


Dirinya ingin keluar bertemu dengan Reno lagi.


Dirinya sangat rindu dengan Reno.


Lalu Serra membuka salah satu laci mejanya.


Di dalamnya ada beberapa barang itu adalah hadiah-hadiah yang dirinya kumpulkan yang berasal dari Reno.


Di sana juga terlihat ada sebuah foto album.


Serra mengambil foto album itu dan mulai membukanya.


Disana ada foto-foto Reno sejak dia masih kecil sampai Reno saat ini yang dirinya ambil diam-diam.


Ya sebuah rahasia kecil yang dirinya simpan dari Reno baik-baik.


Itu benar, ini benar-benar memalukan jika sampai Reno tahu dirinya mengambil foto Reno diam-diam.


Bahkan ketika memasuki SMA yang sama dirinya juga mengambil foto Reno diam-diam.


Ketika awal-awal masih Kelas 1 ketika mereka belum satu kelas, walaupun terkadang dirinya bertemu dengan Reno secara tidak sengaja, Reno tidak sadar akan keberadaan dirinya.

__ADS_1


Ini benar-benar lucu jika Serra memikirkannya.


Seperti yang pernah Reno bilang, tentang pertemuan pertamanya dengan Serra menurutnya adalah ketika dikelas saat dirinya memberikan catatannya pada Reno.


Padahal sebenarnya tidak, itu benar Serra selalu mengagap dirinya hanyalah tokoh yang lewat dalam hidup Reno.


Seperti pejalan kaki yang akan ditemui namun akan Reno lupakan segera.


Seperti ketika mereka bertemu di depan gerbang sekolah saat dirinya bertugas sebagai anggota OSIS ataupun ketika dirinya sedang bersama Farrel ketika mereka berkelahi, atau ketika bertemu acak dikoridor kelas.


Atau hanya akan dikenal sebagai seorang Ketua Kelas di kelasnya.


Namun hubungan mereka sudah berkembang ke arah ini walaupun mereka tidak benar-benar berkencan namun.....


Ini bukanlah sesuatu yang hanya dengan mudah dilupakan.


Itu karena saat ini mereka masih begitu muda dan belum bisa melawan keluarga mereka walaupun mereka ingin.


Buktinya saat ini ketika dirinya dikurung dirumah. Dirinya tidak bisa berbuat apa-apa bahkan walaupun dirinya mencoba lari, Keluarganya saat ini akan bisa menemukannya dengan mudah.


Benar-benar mengesalkan ketika Serra memikirkannya.


Lalu Serra mulai berpikir bagaimana keluarganya bisa tahu soal hubungannya dengan Reno?


Tunggu apakah ini Kakaknya?


Ketika Serra sibuk berpikir sebuah pintu kamar terbuka.


Ada sosok pemuda tertentu di sana, dia adalah Kakak Serra, Johan Lee.


Serra menatap kearah pintu tatapan mata mereka bertemu.


Sepintas Serra bisa melihat tatapan bersalah dari wajahnya.


"Apakah Kakak puas?" Kata Serra dengan dingin.


"Aku tidak pernah bermaksud seperti ini."


"Cukup! Aku tidak ingin mendengar penjelasan Kakak."


"Bukan aku yang melaporkan ini pada Kakek. Kamu harus percaya padaku,"


"Ya aku tahu kejadian yang hampir mirip seperti ini pernah terjadi bukan? Dulu ketika kita masih kecil?"


Ah, itu mengingatkan Johan pada kenangan masa kecil mereka.


Ketika dirinya pertama kali bertemu dengan Serra.


Yang pada akhirnya terjadi sebuah insiden.


Yang mungkin kita akan pernah Serra lupakan.

__ADS_1




__ADS_2